Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Mata kuliah Rancangan Percobaan Kode / SKS: THP50/ 3 SKS (wajib) Semester: IV / Genap Tujuan Pembelajaran Membekali mahasiswa dengan pengetahuan teori.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Mata kuliah Rancangan Percobaan Kode / SKS: THP50/ 3 SKS (wajib) Semester: IV / Genap Tujuan Pembelajaran Membekali mahasiswa dengan pengetahuan teori."— Transcript presentasi:

1 Mata kuliah Rancangan Percobaan Kode / SKS: THP50/ 3 SKS (wajib) Semester: IV / Genap Tujuan Pembelajaran Membekali mahasiswa dengan pengetahuan teori dan praktek menyelesaikan masalah / kasus / fenomena melalui penelitian dengan merancang percobaan yang benar dan tepat yang mampu menghasilkan kesimpulan penelitian yang dapat dipercaya, sehingga mahasiswa mampu menerapkan dalam kasus-kasus nyata yang sebenarnya, dan akhirnya mampumenjadi bagiandari masyarakat yang cakapdalam menyelesaikan masalah / kasus / fenomena yang berkaitan dengan proses penelitian.

2 Bab I,. PENDAHULUAN A. Sejarah Perkembangan Rancangan Percobaan 1834 : J.B. Boussinngault  memulai percobaan lapangan : L.B. Lawes dan J.H. Gilbert mendirikan Stasiun Percobaan 1870 : Nielson mengulang percobaan rumput (Pasture experiment) di Denmark dan E.S. Beaven dan Student menguji dua varietas gandum 1900 : Karl Pearson studi korelasi dan regresi 1909 : Rumusan Distribusi t-student : J.A. Harris mempelajari koefisien korelasi 1922 : R.A. Fisher menemukan konsep modern pengacakan dan teknik analisis variansi : Fisher memperoleh profesor

3 Awal perkembangan Rancangan Percobaan di dalam bidang pertanian dan biologi shg banyak istilah dari bidang tersebut : Misal : Seorang ahli pertanian menanam suatu varietas tanaman pada beberapa petak (Plots), lalu memberikan pupuk yang tersedia (Treatment)  diamati pengaruh perlakuan yaitu pupuk yang berbeda. Satu petak : satuan pengamatan hasil. Engineering : -Variabel bebas atau faktor yang mempengaruhi.

4 B. Rancangan Penelitian Penelitian : -Suatu proses belajar berulang -Usaha untuk mengembangkan ilmu dan teknologi -Suatu proses belajar yang terarah mengenai suatu masalah dan dilakukan secara iteratif (Berulang) *** deduksi induksi Pengetahuan diawali dari penemuan masalah atas dasar pengalaman  dikaji/dikenali/disarikan  Hipotesis(pernyataan yang dapat diuji)  model matematika  Percobaan/Experimen  data baru  analisis variansi  Tesis/Kesimpulan  Aplikasi  masalah baru

5 Induksi :  Penarikan kesimpulan berdasarkan keadaan khusus untuk diberlakukan secara umum  Penetuan kaidah umum berdasarkan kaidah-kaidah khusus. Deduksi : Kebalikan induksi Hipotesis awal  deduksi  sekumpulan akibat  bandingkan dengan data (penelitian)  penarikan kesimpulan (Induksi)  hipotesis baru. Peranan Statistika dalam percobaan : Supaya proses belajar lebih efisien Percobaan untuk memperoleh keterangan tentang respon obyek terhadap perlakuan yang diberikan pada berbagai keadaan tertentu yang ingin diperhatikan.

6 Harus diperhatikan : 1.Adanya keragaman alami : walaupun lingkungan percobaan dan perlakuan telah dikendalikan dengan cermat  tetap ada error 2.Statitika dapat membantu mengusut faktor penyebab keragaman respons Sehingga dalam merancang percobaan harus memperhatikan : 1.Respon yang ditimbulkan obyek 2.Keadaan tertentu yang sengaja ditimbulkan untuk menimbulkan respon 3.Keadaan lingkungan serta keragaman alami. Supaya percobaan dapat berhasil maka harus dirancang dengan baik : 1.Rancangan perlakuan 2.Rancangan Percobaan 3.Rancangan Respon

7 a)Rancangan Perlakuan Macam perlakuan ditentukan oleh :  Tujuan perlakuan / pertanyaan yang ingin dijawab  Tujuan yang benar-benar penting dan jelas Rancangan perlakuan yang baik adalah : 1.Menjawab bagaimana kaitan antar perlakuan dalam hubungannya dengan respon yang diamati. 2.Membandingkan berbagai perlakuan yang diamati 3.Seberapa jauh generalisasi yang dapat disimpulkan. Perlakuan dapat dogolongkan : 1.Tidak terstruktur :  Perlakuan tetap  Perlakuan acak 2.Terstruktur : Berhirarki, bergradien/regresi, Berfaktor.

8 b). Rancangan Percobaan Pengaturan pemberian perlakuan pada satuan-satuan percobaan agar error akibat keadaan lingkungan dan heterogenitas bahan/obyek minimal/Hilang Untuk merancang perlu diperhatikan : 1.Bagaimana keadaan lingkungan tempat percobaan 2.Bagaimana keadaan bahan/obyek percobaan Tujuan rancangan percobaan : Untuk menghilangkan dan mewadahi keragaman respons yang ditimbulkan oleh keadaan lingkungan dan keheterogenan bahan/obyek percobaan.  jangan sampai mengaburkan pengaruh perlakuan. Rancangan percobaan : Baku/standar Selain dengan rancangan percobaan cara terakhir untuk meminimalkan error adalah dengan pengacakan pemberian perlakuan kepada satuan-satuan percobaan.

9 c). Rancangan Respon Pemilihan sifat atau karakteristik satuan percobaan yang akan digunakan untuk menilai atau mengukur pengaruh perlakuan. Sifat/Karakteristik harus relevan dan dapat mencerminkan pengaruh berbagai perlakuan yang dipelajari. Sifat-sifat yang dapat digunakan : 1.Sifat obyektif : fisik, kimia, morfologi 2.Sifat subyektif : tingkah laku, selera, fungsi suatu organ atau individu dll Skala penilaian : 1.Nominal 2.Ordinal 3.Interval atau selang 4.Rasio atau nisbah 1 dan 2 skala kualitatif 3 dan 4 skala kuantitatif

10 Pengukuran respon harus dengan metode yang dapat diandalkan. C. Unsur-unsur rancangan percobaan 1.Prinsip utama rancangan percobaan a.Pengacakan b.Pengulangan c.Pengendalian lokal 2.Jumlah ulangan ( r ) dalam percobaan ditentukan oleh : a.Tingkat ketelitian yang diinginkan b.Tingkat keragaman dari bahan percobaan c.Sumber yang tersedia termasuk personel dan peralatan r : Jumlah ulangan t ; nilai t dari tabel t student pada taraf nyata α untuk derajat bebas yang sesuai dengan s 2 d : besarnya penyimpangan antara nilai dugaan dengan nilai sesungguhnya.

11 3. Efisiensi relatif rancangan percobaan 4. Langkah-langkan rancangan percobaan.


Download ppt "Mata kuliah Rancangan Percobaan Kode / SKS: THP50/ 3 SKS (wajib) Semester: IV / Genap Tujuan Pembelajaran Membekali mahasiswa dengan pengetahuan teori."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google