Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERTUMBUHAN POPULASI (POPULATION GROWTH) Pertumbuhan Populasi Eksponensial Pertumbuhan eksponensial sering dikenal sbg pertumbuhan geometrik atau pertumbuhan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERTUMBUHAN POPULASI (POPULATION GROWTH) Pertumbuhan Populasi Eksponensial Pertumbuhan eksponensial sering dikenal sbg pertumbuhan geometrik atau pertumbuhan."— Transcript presentasi:

1 PERTUMBUHAN POPULASI (POPULATION GROWTH) Pertumbuhan Populasi Eksponensial Pertumbuhan eksponensial sering dikenal sbg pertumbuhan geometrik atau pertumbuhan Malthus. Pertumbuhan populasi ini terjadi pd populasi sp yang memenuhi asumsi sbb : a) Individu-individu di dlm populasi seragam dgn laju reproduksi yg tetap sepanjang waktu. b) Tidak ada persaingan diantara individu-2 di dlm populasi. c) Selalu ada ruang dan pakan yg cukup.

2 Pertumbuhan populasi secara eksponensial, (Malthus) sbb : Nt = No e rt atau dN = r N dt No= Jumlah populasi awal, pd waktu t = 0 Nt = Jumlah populasi pada waktu t e = Dasar logaritma natural (e≈ )e r= Konstante / kecepatan instrinsik pertumbuhan scr wajar. dN= Kecepatan berubah populasi / waktu pd saat tertentu. dt= Interval waktu

3 2) Pertumbuhan Populasi Logistik / Sigmold Menurut Verhulst rumusnya : Nt = No e r (K – N) t atau dN = r N (K – N) K dtK N = jumlah individu di dlm populasi (pd sembarang waktu/saat) No= populasi pada saat awal pengamatan. Nt = populasi pada saat waktu t. K= jmlah maksimum yg dapat dicapai oleh suatu populasi dgn kondisi-2 tertentu atau besarnya populasi pd harkat asimtotnya (taraf kejenuhan). e= dasar logaritma dasar. t= waktu r= kecepatan intrinsik dari pertambahan secara wajar

4 Gambar Grafik Nt = No e rt

5 Model r > 0  model pertumbuhan eksponensial. r < 0  model peluruhan eksponensial. Model pertumbuhan populasi eksponensial  meramalkan ukuran populasi terus naik tanpa batas. Model pertumbuhan populasi eksponensial dalam jangka panjang tidak realistik, karena kalau ini terjadi dunia ini sudah dipenuhi makhluk hidup.

6 Gambar Hubungan potensi biotik dan hambatan lingkungan dalam menentukan harkat populasi yg dapat dicapai oleh suatu sp (Kendeigh, 1962)

7

8 A : Kurva potensi biotis = kurva eksponensial (keadaan serba ideal). B : Kurva sigmoid, dalam keadaan jenuh (pop mantap / konstan). C : Kurva populasi dengan frekuensi menurut musim (ada hambatan lingkungan). Kurva Kecepatan Tumbuh Populasi dalam keadaan Ideal maupun Wajar

9 Ada perhitungan versi ahli lain, yaitu Thompson (1925). Jumlah progensi = p. Z n p = populasi awal Z = keperidian x seks faktor n = generasi yang dihitung Contoh : Hama lalat buah misalnya keperidian lalat betina = 35, lama hidup setelah menetas dari pupa = 47 hari. Nisbah kelamin 1 : 1, seks faktor = 0,5. Dengan demikian lalat buah satu tahun menurunkan : 365 = ± 8 generasi 47 Jumlah progeni satu tahun = 1 x (35 x ½) 8 = ekor (ini tanpa gangguan)

10 Fluktuasi Populasi Ciri populasi adalah adanya perubahan setiap waktu atau disebut fluktuasi. Didalam ekosistem pertanian, ada fluktuasi serangga musiman dan tahunan. Hal tersebut dipengaruhi oleh musim tanam/buah atau perbedaan tahunan dalam lingkungan/fisis. Serangan belalang ke daerah pertanian ada dugaan kuat adanya siklus tahunan.

11 Ambang ekonomis (economic threshold) : batas terendah populasi serangga yang dapat mengakibatkan kerusakan tanaman maupun kerugian secara ekonomis.

12 LIFE TABLE Data hypothetical insect population, an average female will lay 200 eggs. Half of these eggs (on average) will be consumed by predators, 90% of the larvae will die from parasitization, and three-fifths of the pupae will freeze to death in the winter. (These numbers are averages, but they are based on a large database of observations.) StadiaJmh hidup Factor kematian Jmh mati % mortalita s Telur200Predator10050 Larva100Parasitasi90 Pupa10Freezing660 Imago4 Jika sex ratio 1:1, maka ada 2 jantan-2 betina

13 Stage Mortality factor Initial no. of insects No. of deaths Mortality (d)Survival (s) k-value [- ln(s)] Egg Predation, etc EggParasites Larvae I-III Dispersion, etc Larvae IV-VI Predation, etc Larvae IV-VIDisease Larvae IV-VIParasites Prepupae Desiccation, etc PupaePredation PupaeOther AdultsSex ratio Adult females 10.4 TOTAL Example. Gypsy moth (Lymantria dispar L.) life table in New England (modified from Campbell 1981)

14 STRATEGI HIDUP Strategi r Makhluk hidup yang hidup di habitat sementara, Beradaptasi untuk memperoleh makanan sebanyak- banyaknya dalam waktu yang singkat, Ukuran populasinya berfluktuasi tanpa terkendali. Biasanya berukuran kecil, Selalu berpindah-pindah, Memiliki waktu generasi yang pendek.

15 Strategi K Makhluk hidup strategi hidup K hidup di habitat yang stabil Ukuran populasinya mendekati daya dukung habitat. Biasanya berukuran besar, Jarang berpindah-berpindah, Waktu generasinya panjang.


Download ppt "PERTUMBUHAN POPULASI (POPULATION GROWTH) Pertumbuhan Populasi Eksponensial Pertumbuhan eksponensial sering dikenal sbg pertumbuhan geometrik atau pertumbuhan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google