Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Aristoteles Seni adalah bentuk pengungkapannya dan penampilannya tidak pernah menyimpang dari kenyataan dan seni itu adalah meniru alam.  Ki Hajar.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Aristoteles Seni adalah bentuk pengungkapannya dan penampilannya tidak pernah menyimpang dari kenyataan dan seni itu adalah meniru alam.  Ki Hajar."— Transcript presentasi:

1

2  Aristoteles Seni adalah bentuk pengungkapannya dan penampilannya tidak pernah menyimpang dari kenyataan dan seni itu adalah meniru alam.  Ki Hajar Dewantara Seni adalah segala perbuatan manusia yang timbul dari perasaan dan sifat indah, sehingga menggerakan jiwa perasaan manusia.

3  Jadi, Seni adalah ungkapan perasaan sesorang yang mengandung unsur keindahan dan dapat mempengaruhi perasaan orang lain.  Seni dapat dituangkan dalam bentuk gerak, rupa, nada, dan syair.  Sedangkan kesenian adalah bagian dari budaya dan merupakan sarana yang digunakan untuk mengekspresikanm rasa keindahan dari dalam jiwa manusia.

4  Budaya berasal dari kata buddhi(akal) dan daya(kekuatan) jadi bisa dikatakan bahwa budaya adalah hasil buah pikir manusia.  Kebudayaan adalah keseluruhan kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, seni, hukum, moral, adat, dan semua kemampuan lain dan kebiasaan yang diperoleh oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

5  Jadi, seni budaya adalah kreasi seni yang lahir dan berkembang serta dipelihara secara turun temurun oleh masyarakat di suatu daerah, dan menjadi ciri khas daerah tersebut.

6  Bahasa Jawa mengenal undhak-undhuk basa dan menjadi bagian integral dalam tata krama (etiket) masyarakat Jawa dalam berbahasa.  Terdapat tiga bentuk utama variasi, yaitu ngoko ("kasar"), madya ("biasa"), dan krama ("halus").

7 Penyebab munculnya variasi bahasa: 1. Tujuan bertutur 2. Wilayah tutur 3. Topik tuturan 4. Gaya penuturan

8  Penyebab adanya variasi yang disebabkan oleh tujuan bertutur artinya bahwa isi tuturan tersebut akan disesuaikan dengan apa yang akan dicapai oleh si penutur tersebut.  Kemudian faktor variasi ditinjau dari wilayah tutur yaitu dapat dibagi menjadi wilayah tutur yang dibatasi secara geografis dan wilayah tutur secara sosial.

9  Selanjutnya faktor penyebab terjadinya variasi bahasa bisa juga disebabkan oleh topik tuturan (topik pembicaraan). Maksudnya bahwa perbedaan tuturan juga akan menghasilkan bahasa jawa yang berbeda.  Terakhir bahwa faktor penyebab terjadinya variasi bahasa dapat disebabkan oleh gaya penuturan

10  Sejarah Sastra Jawa dimulai dengan sebuah prasasti yang ditemukan di daerah Sukabumi (Sukobumi), Pare, Kediri Jawa Timur. Prasasti yang biasa disebut dengan nama Prasasti Sukabumi ini bertarikh 25 Maret tahun 804 Masehi.

11  Sastra Jawa secara global bisa dibagi menjadi dua kategori yaitu yang ditulis dalam bentuk prosa atau puisi. Dalam bentuk prosa biasanya disebut gancaran dan dalam bentuk puisi biasa disebut dengan istilah tembang. Sebagian besar karya sastra Jawa ditulis dalam bentuk tembang mulai dari awal bahkan sampai saat ini. Tembang dalam Sastra Jawa. Dalam tembang Jawa terdapat 11 jenis tembang.

12 Jenis-Jenis Macapat: 1. Mijil : faktor dalam dakwah islam  sunan gunung jati 2. Pangkur : nyimpang + mungkur  larangan  sunan muria 3. Kinanti: kanthi + in  petunjuk  sunan giri 4. Dhandanggula: dhandang +gula  harapan yang manis  sunan kalijaga 5. Sinom: pupus  indah  sunan giri 6. Asmaradana: asmara + dana  suka memberi  sunan giri 7. Megatruh : megat + ruh  perintah  sunan giri 8. Durma : dur + ma  mundur saka M5 (madon, minum, madat, main, maling)  sunan bonang 9. Maskumambang : mas + kumambang  berat tapi indah  maja agung 10. Pocung : pocong  suci/ sempurnaa  sunan gunung jati

13 MetrumGatraIIIIIIIVVVIVIIVIIIIXX Tembang cilik / Sekar alit Dhandhanggu la 1010i10a8é7u9i7a6u8a12i7a Maskumamba ng 412i6a8i8a Sinom98a8i8a8i7i8u7a8i12a Kinanthi68u8i8a8i8a8i Asmarandana78a8i8é8a7a8u8a Durma712a7i6a7a8i5a7i Pangkur78a11i8u7a12u8a8i Mijil610i6o10é10i6i6u Pocung412u6a8i12a Tembang tengahan / Sekar madya Jurudhemung78a8u 8a8u8a8u Wirangrong68i8o10u6i7a8a Balabak612a3é12a3é12u3é Gambuh57u10u12i8u8o Megatruh512u8i8u8i8o Tembang gedhé / Sekar ageng Girisa88a

14  Kesenian tradisional adalah suatu hasil ekspresi hasrat manusia akan keindahan dengan latar belakang tradisi atau sistem budaya masyarakat pemilik kesenian tersebut.  Pertunjukan seni tradisonal jawa yaitu suatu hasil karya seni suku jawa yang disajikan dengan latar belakang tradisi budaya jawa yang tersirat pesan guna untuk di apresiasikan oleh penikmat pertunjukan

15  Pertunjukan seni tradional Jawa ada 3 kelompok besar yaitu  Banyumasan merupakan paduan antara budaya Mataraman dengan Sunda.  Jawa Tengah merupakan pusat kesenian Jawa  Jawa Timur yang memiliki berbagai kesenian yang merupakan paduan dengan kebudayaan Jawa Tengah.

16  Sub Etnis Jawa Kulonan a. Derahnya dekat dengan kebudayaan jawa yang berakar dari jawa tengah b. Sifat kebudayaannya disebut Solo oriented arinya berorientasi dari solo c. Seni tari yang berkembang tidak berbeda dengan seni tari yang berkembang di jawa tengah geraknya mengacu pada gerak jawa tengahan.

17  Sub Etnis jawa pesisir utara a. Tarinya bernafaskan keagamaan khususnya agama islam (bersifat/bernafas islami)  Sub Etnis jawa wetanan a. Derahnya memiliki dialek bahasa tertentu b. Dalam tarinya memiliki gerak yang dinamis c. Kesenian tradisinya memiliki corak tersendiri seperti wayang, topeng, ludruk, remo, berkalan.

18  Sub Etnis Jawa Tengger a. Letak dilereng gunung wilis b. Memiliki kebudayaan jawa dengan kepercayaan hindu c. Kesenian tradisi yang dimiliki yaitu sodoran karo  Sub etnis mandalungan a. Derah yang meliputi yaitu sepanjang pantai utara selat madura, masuk pedalaman sekitar jember dan lumajang. Bagian timur panarukan ke bondowoso. Perkawinan kultur madura dengan jawa menghasilkan corak khusus yang disebut mandalungan. b. Seni pertunjukan yang berkembang kuda kencak, glipang, terbang gending, topeng dalang, kenong telok.

19  Sub etnis madura Kebudayaan Masyarakat madura banyak memperoleh pengaruh kebudayaan islam, contohnya Pojian, Ajing, Rhodat, Hadrah, Disamping itu juga masih memiliki sisa-sisa kesenian Indonesia Hindu. Contoh : Topeng Dalang, Tari Gembu (gambuh), Pangkak, Pantil.  Sub etnis osing Daerah banyuwangi terletak diujung timur jawa timur, Seni tradisi yang berkembang antara lain : Tari barong, tari sanyang, tari seblang, tari gandrung dll. Di wilayah ini tidak luput dari pengaruh budaya islam, pengaruhnya terlihat pada seni pertunjukan hadrah, kuntul, pencak silat dsb.


Download ppt " Aristoteles Seni adalah bentuk pengungkapannya dan penampilannya tidak pernah menyimpang dari kenyataan dan seni itu adalah meniru alam.  Ki Hajar."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google