Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENELITIAN ILMIAH (Scientific Research). Difokuskan pada pemecahan masalah dengan tahapan yang logis, teorganisir dan metode yang cermat untuk mengidentifikasikan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENELITIAN ILMIAH (Scientific Research). Difokuskan pada pemecahan masalah dengan tahapan yang logis, teorganisir dan metode yang cermat untuk mengidentifikasikan."— Transcript presentasi:

1 PENELITIAN ILMIAH (Scientific Research)

2 Difokuskan pada pemecahan masalah dengan tahapan yang logis, teorganisir dan metode yang cermat untuk mengidentifikasikan masalah, mengumpulkan data, menganalisa, dan mengambil keputusan Tidak didasarkan pada pengalaman atau intuisi

3 Karakteristik Penelitian Ilmiah Purposive Rigor Testability Replicability Precision and Confidence Objectivity Generability Parsimory

4 Tahap Proses Hypothetice – Deductive Method (Karl Popper) 1.Mengidentifikasi Board Problem Area 2.Mendefinisikan Problem Statement 3.Mengembangkan Hipotesa 4.Menentukan Pengukuran 5.Mengumpulkan Data 6.Menganalisa Data 7.Intepretasi Data

5 Ruang Lingkup Penelitian Bidang TI (1) Bidang riset informatika lebih cenderung kearah ruang lingkup perangkat lunak: – Implementasi algoritma, – Perbandingan dua atau beberapa algoritma, – Penyelesaian masalah nyata di lapangan, – Pembuatan program bantu atau aplikasi

6 Ruang Lingkup Penelitian Bidang TI (2) Pilihan isi materi riset informatika dapat berupa : – Sistem informasi, – Sistem pendukung keputusan, – Pengolahan citra, – Komputasi dan mekanisme komputasi, – Program bantu, – Kriptografi dan security, – Kecerdasan buatan dan metode-metodenya, – Pembuatan game, – Bahasa pemrograman dan aplikasinya, – Instalasi dan driver perangkat keras komputer ataupun aplikasi bantu yang berhubungan;

7 Ruang Lingkup Penelitian Bidang TI (3) Berdasar latar belakang ide riset : – Berasal dari suatu dasar keilmuan tertentu (terapan), – Ide baru yang dikembangkan, – Pengembangan sesuatu yang telah terjadi.

8 6 Karakteristik Penelitian TI (Paul Leedy dalam Practical Research) (1) Riset berasal dari satu pertanyaan atau masalah: dengan menanyakan pertanyaan kita sedang berupaya untuk stimulasi dimulainya proses penelitian. Sumber pertanyaan dapat berasal dari sekitar kita. Riset membutuhkan tujuan yang jelas: pernyataan tujuan ini menjawab pertanyaan: “Masalah apa yang akan diselesaikan/ dipecahkan?” Tujuan adalah pernyataan permasalahan yang akan dipecahkan dalam riset.

9 6 Karakteristik Penelitian TI (Paul Leedy dalam Practical Research) (2) Riset membutuhkan rencana spesifik: untuk melakukan penelitian rencana kegiatan disusun. Selain menetapkan tujuan dari riset, kita harus menetapkan juga bagaimana mencapai tujuan tersebut. Beberapa hal yang perlu diputuskan misalnya: – dimana mendapatkan data? – bagaimana mengumpulkan data tersebut? – apakah data yang ada berelasi dengan permasalahan yang ditetapkan dalam riset?

10 6 Karakteristik Penelitian TI (Paul Leedy dalam Practical Research) (3) Riset biasanya membagi masalah prinsip menjadi beberapa submasalah: untuk mempermudah menjawab permasalahan, biasanya masalah yang prinsip dibagi menjadi beberapa sub masalah. – Masalah: Kompresi data dengan algoritma substitution – Sub-masalah: bagaimana melakukan kompresi data pada file teks hingga hasil kompresi 30% dari file asli? bagaimana melakukan dekompresi pada file teks tanpa mengubah isi?

11 6 Karakteristik Penelitian TI (Paul Leedy dalam Practical Research) (4) Riset dilakukan berdasarkan masalah, pertanyaan atau hipotesis riset yang spesifik: – Hipotesis: asumsi atau dugaan yang logis yang memberikan jawaban sementara tentang permasalahan riset berdasarkan penyelidikan awal. – Hipotesis mengarahkan kita ke sumber-sumber informasi yang membantu kita untuk menyelesaikan dan menjawab permasalahan riset yang sudah ditetapkan. – Hipotesis bisa lebih dari satu. – Hipotesis mempunyai kemungkinan didukung atau tidak didukung oleh data.

12 6 Karakteristik Penelitian TI (Paul Leedy dalam Practical Research) (5) Riset mengakui asumsi-asumi: Dalam riset, asumsi merupakan hal penting untuk ditetapkan. Asumsi adalah kondisi yang ditetapkan sehingga jangkauan riset jelas batasnya. Asumsi juga bisa merupakan batasan sistem di mana kita melakukan riset. Riset membutuhkan data dan intepretasi data untuk menyelesaikan masalah yang mendasari adanya riset: Pentingnya data bergantung pada bagaimana peneliti memberi arti dan menarik inti sari dari data-data yang tersedia. Di dalam riset data yang tidak diintepretasikan/ diterjemahkan tidak berarti apapun.

13 4/5/ Karakteristik Penelitian TI (Paul Leedy dalam Practical Research) (6) Riset bersifat siklus: spt pd Gambar berikut: Riset dimulai dg suatu masalah yg blm terpecahkan Definisikan tujuan riset dlm pernyataan permasalahan yg jelas Permasalahan dibagi menjadi bbrp sub masalah Tentukan hipotesis yg merupakan dugaan yg logis utk jawab permasalahan Mencari data dg berdasarkan hipotesis & permasalahan Interpretasi arti dari data utk Menjawab permasalahan

14 Types of Studies Used to do Research Reporting – Berisi suatu catatan atau ringkasan dari beberapa data yang mungkin berupa statistik Descriptive – Mencari jawaban atas pertanyaan mengenai ‘siapa, apa, bilamana, di mana, dan bagaimana’ Explanatory (penjelasan) – Lebih luas dari deskripsi dan berusaha menjelaskan alasan- alasan bagi suatu fenomena yang hanya akan diamati dalam studi deskripsi. Peneliti menggunakan teori dan hipotesis Predictive – Berisi suatu penjelasan yang masuk akal setelah suatu peristiwa terjadi, sehingga dapat digunakan untuk mengantisipasi kejadian yang serupa

15 Different Styles of Research Applied Research (penelitian terapan) – Menekankan pada penyelesaian persoalan secara praktis – Penelitian dilaksanakan untuk mencari jawaban atau pertanyaan khusus berkaitan dengan tindakan, kinerja, atau kebijakan Pure Research/Basic Research (penelitian murni atau dasar) – Bersifat menyelesaikan masalah – Bertujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan yang bersifat teoritis dan mempunyai dampak sedikit saja terhadap tindakan, kinerja, atau kebijakan

16 induktif Important Arguments in Research Deduction (deduktif) Berangkat dari adanya kesimpulan/teori/hipotesis kemudian dilakukan penelitian untuk membuktikannya Induction (induktif) Berangkat dari adanya fenomena-fenomena di lapangan kemudian dilakukan penelitian untuk mendapatkan kesimpulan Fakta Kesimpulan deduktif

17 Penelitian yang Baik Penelitian yang benar Penelitian yang tidak benar, tidak akan digunakan di praktek dan pendidikan karena hasilnya dapat menyesatkan

18 Kriteria Penelitian yang Baik Mengikuti standar metode ilmiah: – Maksud penelitian, atau masalahnya, harus didefinisikan dengan jelas dan tajam serta tidak ambigu – Proses penelitian yang dipakai harus diuraikan secara cukup rinci agar memungkinkan peneliti yang lain mengulangi penelitian tersebut – Desain prosedur dari penelitian harus direncanakan dengan seksama untuk memberi hasil-hasil yang seobyektif mungkin – Peneliti harus melaporkan sejujurnya, kekurangan-kekurangan dalam desain prosedurnya dan menduga pengaruhnya terhadap hasil penelitian – Analisis data harus cukup memadai untuk mengungkapkan arti pentingnya, dan metode analisis yang dipakai harus cocok – Kesimpulan harus dibatasi pada hal-hal yang akan ditunjang oleh data penelitian dan juga pada hal-hal yang mana data hasil penelitian dapat menjadi dasar yang cukup – Keyakinan pada hasil penelitian lebih besar jika penelitinya berpengalaman, mempunyai nama baik dalam bidang penelitian, dan mempunyai integritas

19 Judul – Analisis dan Perancangan Media Informasi Berbasis Multimedia sebagai Pendukung Promosi pada Central Notebook Yogyakarta Rumusan Masalah – Bagaimana cara menginformasikan central notebook dengan menggunakan peran multimedia interaktif kepada masyarakat Tujuan Penelitian – Membuat aplikasi multimedia untuk Central Notebook Yogyakarta

20 Kapan Penelitian Sebaiknya Dihentikan Ketika informasi tidak dapat diaplikasikan untuk pengambilan keputusan yang krusial Ketika resiko yang ditanggung dari pengambilan keputusan relatif besar Ketika tidak memiliki sumber daya yang mencukupi untuk melakukan penelitian Ketika biaya melakukan penelitian terlalu besar dan tidak sebanding dengan resiko yang akan ditanggung

21 Tipe Penelitian Macam Penelitian: 1. Study Kasus Melibatkan in-depth, analisis kontekstual dari situasi yang sama pada organisasi, dimana definisi dari masalah yang terjadi 1.Action Research Cocok untuk yang merencanakan perubahan. Diawali dengan problem yang sudah diidentifikasikan untuk memberikan solusi sementara. Solusi kemudian diimplementasikan, didefinisikan, didiagnosis dan peneliti melakukan hal ini sampai masalah benar-benar selesai


Download ppt "PENELITIAN ILMIAH (Scientific Research). Difokuskan pada pemecahan masalah dengan tahapan yang logis, teorganisir dan metode yang cermat untuk mengidentifikasikan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google