Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sampling klaster dapat juga diaplikasikan dalam sampling berstrata. Sesuai dengan prinsip strata yaitu membagi populasi menjadi sub-populasi Alasan :

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sampling klaster dapat juga diaplikasikan dalam sampling berstrata. Sesuai dengan prinsip strata yaitu membagi populasi menjadi sub-populasi Alasan :"— Transcript presentasi:

1

2 Sampling klaster dapat juga diaplikasikan dalam sampling berstrata. Sesuai dengan prinsip strata yaitu membagi populasi menjadi sub-populasi Alasan : - efisiensi, disesuaikan tingkat penyajian - penyesuaian dengan keadaan adminisrasi  estimasi dilakukan melalui masing-masing stratum dan kemudian dilakukan estimasi populasi Utk. penduga total, dilakukan penduga masing-masing stratum, dijumlahkan menjadi penduga total populasi. Utk. penduga mean dihitung penduga mean per stratum, penduga populasi ditimbang dengan banyaknya unit pada masing-masing stratum.

3 One stage Cluster Sampling Stratified Cluster sampling Setiap blok adalah strata (kumpulan dari cluster) Setiap blok adalah cluster Unit Sampling adalah cluster, sample seluruh unit dlm cluster yang terpilih Unit sampling adalah cluster Sampel dari setiap stratum Perbedaan antara Cluster dan stratified Cluster sampling

4 Populasi klaster Stratum 1 klaster Stratum 2 klaster Stratum L klaster Stratified cluster sampling

5 Tujuan: Mengurangi error dari cluster sampling dengan membentuk strata dari cluster Kumpulan cluster

6 Stratified cluster sampling mengkombinasikan antara elemen dari Stratifikasi dan cluster:  Pertama-tama harus di define clusternya  Kemudian cluster dikelompokkan sehingga membentuk strata dari cluster dengan mempertimbangkan cluster-cluster yang sama kedalam strata  sampel diambil secara random pada setiap strata  Custer yang terpilih dari dalam strata yang akan diamati karakteristik yang akan diteliti.

7 Ada 2 cara untuk membentuk estimator dari rata- rata populasi yaitu separate estimator dan combine estimator. Jika separate estimator diterapkan maka jumlah elemen pada setiap strata harus diketahui untuk memperoleh penimbang untuk setiap strata. Oleh karena biasanya jumlah elemen tiap strata tidak diketahui maka pada sesi ini hanya combine yang akan dibahas.

8 Untuk mengestimasi pada Stratified cluster sample digunakan combined ratio estimator : Dimana adalah jumlah cluster pada masing-masing strata

9 Ada 2 kota masing-masing terdiri atas: Diambil diambil Contoh:

10 Kluster ke- Jumlah residen ( ) Total pendapatan per kluster Kluster ke- Jumlah residen ( ) Total pendapatan per kluster 18$ $

11

12 Estimasi dari rata-rata populasi dari cluster: Estimasi dari rata-rata ukuran dari cluster: Estimasi dari rata-rata populasi per elemen adalah:

13 Dimana: = total elemen dalam populasi yang bisa diestimasi dengan menggunakan: jika tidak diketahui = adalah varians pada stratum1 = adalah varians pada stratum2

14

15 Estimasi variansnya adalah:

16 Untuk Stratum 1: Untuk Stratum 2: Rata-rata pendapatan per kapita untuk dua kota tersebut combine adalah

17 1) 2) 3) Rumus-rumus utk sampling klaster stratifikasi Nilai mean atau total disesuaikan dengan metode penarikan sampelnya

18 Optimum Cluster Size

19 Cluster Size Naik, maka:  Varians Naik  Biaya Turun Banyaknya Cluster Terpilih Naik, maka:  Varians Turun  Biaya Naik Bagaimana agar OPTIMUM

20 Optimum cluster size dan banyaknya cluster terpilih Biaya tetap varian minimum dan varian tetap biaya minimum

21 C = C 0 + C 1 n + C 2 nM

22 Bila biaya antar cluster diperkirakan sebanding terhadap dan diharapkan besar, maka: Lebih lanjut akan dibahas pada saat pembahasan Sampling bertahap.

23


Download ppt "Sampling klaster dapat juga diaplikasikan dalam sampling berstrata. Sesuai dengan prinsip strata yaitu membagi populasi menjadi sub-populasi Alasan :"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google