Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Dr. Anwar Ma’ruf, M.Kes., Drh Fakultas Kedokteran Hewan Unair

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Dr. Anwar Ma’ruf, M.Kes., Drh Fakultas Kedokteran Hewan Unair"— Transcript presentasi:

1 Dr. Anwar Ma’ruf, M.Kes., Drh Fakultas Kedokteran Hewan Unair
DEMOKRASI INDONESIA Dr. Anwar Ma’ruf, M.Kes., Drh Fakultas Kedokteran Hewan Unair

2 OTOSENTRISITAS DEMOKRASI
PROGRAM PEMERINTAH UNTUK OTOSENTRISITAS RAKYAT PEMILU: REKRUTMEN POLITIK LEGISLATIF OLEH PILKADA:REKRUTMEN EKSEKUTIF DARI PERDA: DPRD

3 PRAKSIS DEMOKRASI FOR THE PEOPLE BY FROM PERDA: DPRD
HAM: SOS, EK, POL, HUK, AG, DIK,DLL PROGRAM PEMERINTAH FOR HAM:POLITIK, HUKUM THE PEOPLE PEMILU: REKRUTMEN POLITIK LEGISLATIF BY HAM: POLITIK, HUKUM PILKADA:REKRUTMEN EKSEKUTIF FROM PERDA: DPRD HAM: SOS, EK, POL, HUK, AG, DIK, DLL

4 KRITERIA NEGARA DEMOKRASI (International Conference of Jurists, Bangkok,1965)
Supremacy of Law (Hukum di atas segala hal) Equality before the Law ( Persamaan di hadapan hukum) Constitutional guarantee of Human Rights (Jaminan konstitusional terhadap HAM) Impartial Tribune (Peradilan yang tidak memihak) Civic education (Pendidikan kewarganegaraan)

5 INTERRELASI DEMOKRASI, HAM, DAN TRANFORMASI KONFLIK
TRANSFORMASI KONFLIK DAN MANAGEMEN KEBERAGAMAN HAK AZASI MANUSIA (Hidup, sosial, ekonomi, politik, hukum dll KEDAULATAN RAKYAT PERADABAN DEMOKRASI

6 MULTIDIMENSIONALITAS DEMOKRASI
FILOSOFIS: IDE,NORMA, PRINSIP DEMOKRASI SOSIOLOGIS: SISTEM SOSIAL, POLITIK PSIKOLOGIS: WAWASAN, SIKAP, PRILAKU

7 DEMOKRASI FORMAL DEMOKRASI: (Torres:1998) SISTEM PEMERINTAHAH
SUBSTANTIVE DEMOCRACY : PROSES DEMOKRASI, MELIPUTI: PROTECTIVE DEMOCRACY > KEKUASAAN EKONOMI PASAR DEVELOPMENTAL DEMOCRACY > PARTISIPASI DEMOKRATIS EQUILIBRIUM DEMOCRACY/PLURALIST DEMOCRACY > INTERAKSI APATISME DENGAN PARTISIPASI PARTICIPATORY DEMOCRACY > PERUBAHAN SOSIAL DAN PARTISIPASI DEMOKRATIS

8 pemilu adil, jujur, berkala
DEMOKRASI (Huntington:1991) Demokratis= pemilu adil, jujur, berkala DINAMIKA PEMIKIRAN DAN PRAKSIS SEPANJANG SEJARAH DEMOKRASI MODERN SBG DEMOKRASI NEGARA KEBANGSAAN GELOMBANG DEMOKRASI DAN GELOMBANG BALIK DEMOKRASI

9 Demokrasi dlm Piagam Madinah (Sukidi dalam Tilaar:1999)
Kebebasan beragama Persaudaraan seagama Persatuan politik dalam meraih cita-cita bersama Saling membantu Persamaan hak dan kewajiban w.n. thd. Negara Persamaan di depan hukum bagi setiap warga negara

10 Demokrasi dlm Piagam Madinah (Lanjutan)
Penegakan hukum demi tegaknya keadilan dan kebenaran tanpa pandang bulu Pemberlakuan hukum adat yang tetap berpedoman pada keadilan dan kebenaran, perdamaian dan kedamaian Pengakuan hak atas setiap orang atau individu

11 KONSEP DAN PRAKSIS DEMOKRASI DALAM MASYARAKAT MINANGKABAU
CADIK CANDAKIO ULAMA Bulat air Karena Pembuluh Bulat kata mufakat KPTS; MUFAKAT PENGHULU ADAT

12 PILAR DEMOKRASI (USIS:1995)
KEDAULATAN RAKYAT PEMERINTAHAN BERDASARKAN PERSETUJUAN YANG DIPERINTAH KEKUASAAN MAYORITAS HAK-HAK MINORITAS JAMINAN HAK AZASI MANUSIA PEMILIHAN YANG BEBAS DAN JUJUR PERSAMAAN DI DEPAN HUKUM PROSES HUKUM YANG WAJAR PEMBATASAN PEMERINTAHAN SECARA KONSTITUSIONAL PLURALISME SOSIAL, EKONOMI, DAN POLITIK NILAI-NILAI TOLERANSI, PRAGMATISME,KERJASAMA DAN MUFAKAT

13 PILAR DEMOKRASI INDONESIA (UUD 1945, Sanusi:1998)
DEMOKRASI YANG BER-KETUHANAN YANG MAHA ESA DEMOKRASI DENGAN KECERDASAN DEMOKRASI YANG BERKEDAULATAN RAKYAT DEMOKRASI DENGAN RULE OF LAW DEMOKRASI DENGAN PEMBAGIAN KEKUASAAN NEGARA DEMOKRASI DENGAN HAK AZASI MANUSIA DEMOKRASI DENGAN PERADILAN YANG MERDEKA DEMOKRASI DENGAN OTONOMI DAERAH DEMOKRASI DENGAN KEMAKMURAN DEMOKRASI YANG BERKEADILAN SOSIAL

14 historical experience
PERKEMBANGAN DEMOKRASI (Bahmuller: 1996) the degree of economic develompent Element of civic culture a sense of national identity historical experience

15 APA CIVIC CULTURE DAN POLITICAL CULTURE?
PERANGKAT IDE DIWUJUDKAN DLM REPRESENTASI BUDAYA UNTUK MEMBENTUK IDENTITAS KEWARGANEGARAN ADAPTASI PSIKOSOSIAL CARA BERPIKIR KHAS DAN TERPOLA UNTUK MENJALANKAN KEHIDUPAN POLITIK DAN EKONOMI KONTEKS SOSIOPOLITIS

16 MENGAPA DAN BAGAIMANA CIVIC CULTURE (1)?
Partikular-terbatas POLITICAL CULTURE (Negara, Lembaga Politik) COMUNITARIAN CULTURE (Keluarga, suku, etnis, kelompok, daerah) Makro - Nasional CIVIC VIRTUE CIVIC CULTURE (Individu, Warga) Psikososial

17 CIVIC CULTURE SEBAGAI CORE PERADABAN DEMOKRASI
CIVIC KNOWLEDGE CIVIC DISPOSITION, CIVIC CONFIDENCE (Wawasan, sikap dan kepribadian demokratis) CIVIC VIRTUE (Kebajikan) CIVIC SKILLS, CIVIC COMPETENCE CIVIC PARTICIPATION, CICIC RESPONSIBILITY (Partisipasi politik yang cerdas dan bertanggungjawab CIVIC COMMITMENT (Kesediaan dan kemauan berdemokrasi) CIVIC CULTURE (Budaya kewarganegaraan) PERADABAN DEMOKRASI

18 DEMOCRACY IS NOT INHERRITED,
(DEMOKRASI TIDAKLAH DIWARISKAN DENGAN SENDIRINYA) DEMOKRASI PENDIDIKAN DEMOKRASI BUT IT IS LEARNED (TETAPI DITANGKAP DAN DICERNA MELALUI PROSES BELAJAR)


Download ppt "Dr. Anwar Ma’ruf, M.Kes., Drh Fakultas Kedokteran Hewan Unair"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google