Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERTEMUAN 5 TEKANAN (STRESS) DAN INDIVIDU Stres Arti dan Pandangan Stres (Tekanan) –Stres adalah suatu kondisi dinamik yang didalamnya seorang individu.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERTEMUAN 5 TEKANAN (STRESS) DAN INDIVIDU Stres Arti dan Pandangan Stres (Tekanan) –Stres adalah suatu kondisi dinamik yang didalamnya seorang individu."— Transcript presentasi:

1

2 PERTEMUAN 5 TEKANAN (STRESS) DAN INDIVIDU

3 Stres Arti dan Pandangan Stres (Tekanan) –Stres adalah suatu kondisi dinamik yang didalamnya seorang individu di konfrontasikan dengan suatu peluang, kendala, atau tuntutan yang dikaitkan dengan apa yang sangat diinginkannya dan hasilnya dipersepsikan sebagai tidak pasti dan penting. –Stres adalah kondisi dinamis dengan rasa tegang dan cemas pada individu atau kumpulan individu dikarenakan ketidakseimbangan antara tuntutan dan kemampuan respon yang dihadapkan dengan kesempatan pembatas yang diinginkannya dengan ditandai oleh ketegangan emosional yang berpengaruh terhadap kondisi mental dan pisik.

4 What is Stress ?? Stimulus Tekanan adalah kekuatan atau perangsang yang menekan individu yang menimbulkan tanggapan terhadap ketegangan. Response Tekanan adalah tanggapan fisiologis atau psikologis dari seseorang terhadap tekanan lingkungannya, dimana penekannya berupa peristiwa atau situasi ekstern yang dapat berbahaya.

5 Stimulus-Response Tekanan adalah konsekuensi dari pengaruh timbal balik (interaksi) antara rangsangan lingkungan dan tanggapan individu. Kerja Tekanan adalah konsekuensi dari setiap tindakan ekstern (lingkungan), situasi atau peristiwa yang terlalu banyak mengadakan tuntutan psikologis dan atau fisiologis terhadap seseorang.

6 Stres Pengertian Secara Umum –Stres adalah suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berfikir dan kondisi seseorang. –Stres adalah suatu perasaan tertekan yang dialami seseorang karena adanya Ketidakpastian atau Opportunity.

7 Consequences of Stress? Akibat Subyektif ; kegelisahan, kelesuan, kebosanan, kemuraman (depresi), kelelahan, kekecawaan (frustrasi), hilang kesabaran, harga diri yang rendah, dan perasaan terpencil. Akibat Perilaku ; mudah terkena kecelakaan, penya-lahgunaan obat, emosi, makan berlebihan, merokok yang berlebihan.

8 Akibat Kognitif ; tidak mampu mengambil keputusan yang sehat, kurang konsentrasi, sangat peka terhadap kecaman. Akibat Fisiologis ; tingkat gula darah meningkat,denyut jantung atau tekanan darah naik, mulut kering, berkeringat, biji mata membesar, panas-dingin. Akibat Keorganisasian ; kemangkiran, produktivitas rendah, mengasingkan diri dari teman sekerja, ketidak-puasan kerja, menurunnya keterikatan dan loyalitas terhadap oragnisasi.

9 Penyebab TEKANAN dalam Pekerjaan Lingkungan Fisik ; penerangan, suara, suhu, polusi, udara, sampah, ruangan dan lay out. Penyebab Individual ; beban pekerjaan terlalu berat, tanggung- jawab yang terlalu besar, konflik peranan, tidak ada kemajuan karir. Penyebab Kelompok ; hubungan yg kurang baik dengan teman, bawahan, dan atasan. Penyebab Keorganisasian ; struktur organisasi dan kebijakan tidak jelas.

10 Tekanan ; Beban – Prestasi Tekanan Optimum Prestasi Rendah Prestasi Optimal Beban Terlalu RinganBeban Terlalu Berat - kebosanan - motivasi turun - kemangkiran - kelesuan -motivasi tinggi - tenaga tinggi - persepsi tajam - ketenangan - insomnia - lekas marah - kesalahan tinggi - kebimbangan

11 Mengelola Stres Stres: dapat dicegah atau dihadapi Mengelola stres: Berusaha mencegah timbulnya stres, meningkatkan ambang stres dari individu, dan menampung akibat fisiologikal dari stres. Tujuan mengelola stres: –Mencegah stres jangka pendek menjadi stres kronis. –Mengatasi stres kronis/stres yang negatif destruktif. –Mempertahankan stres stress positif konstruktif.

12 Reaksi terhadap stres: flight or fight –Flight (melarikan diri): Meninggalkan ruangan kerja. Mengundurkan diri. Melarikan diri secara psikologis: minum alkohol, ganja. –Fight (melawan dengan baik): Mengubah faktor dilingkungan agar tidak merupakan pembangkit stres. Mengubah faktor-faktor dalam individu agar: –Ambang stres meningkat. –Toleransi terhadap stres meningkat.

13 Teknik-teknik: –Kerekayasaan organisasi. Penetapan sasaran, merancang ulang pekerjaan, peningkatan keterlibatan karyawan, komunikasi organisasi. –Kerekayasaan kepribadian Manajemen waktu, meningkatkan latihan fisik, relaksasi, perluasan jaringan dukungan sosial. –Penenangan pikiran. –Penenangan melalui aktivitas fisik.

14 MEMANAJEMENI TEKANAN Relaxation (Pengendoran Urat Saraf) Meditation (Bersemedi) Biofeedback


Download ppt "PERTEMUAN 5 TEKANAN (STRESS) DAN INDIVIDU Stres Arti dan Pandangan Stres (Tekanan) –Stres adalah suatu kondisi dinamik yang didalamnya seorang individu."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google