Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Materi : 1. Kebijakan 2. Struktur Organisasi 3. Kepemimpinan 4. Budaya organisasi Referensi : Manajemen Strategik 1. John A Pearche II & Richard B / Robinson,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Materi : 1. Kebijakan 2. Struktur Organisasi 3. Kepemimpinan 4. Budaya organisasi Referensi : Manajemen Strategik 1. John A Pearche II & Richard B / Robinson,"— Transcript presentasi:

1 Materi : 1. Kebijakan 2. Struktur Organisasi 3. Kepemimpinan 4. Budaya organisasi Referensi : Manajemen Strategik 1. John A Pearche II & Richard B / Robinson, JR. (2009) 2. Fred. M. David (2008) 3. DR/ Yogi,MS,dkk (2007) 4. Setiawan Hari Purnomo (1999) 5. DR. Riant Nugroho (2010)

2 1. Kebijakan adalah : Arah yang dirancang untuk mempedomani pemikiran, keputusan dan tindakan manajer serta bawahannya dalam melaksanakan strategi perusahaan. (Dr. Yogi,MS,dkk,2009 : 159) Kebijakan atau keputusan politik berupa surat-surat keputusan dari jajaran pimpinan organisasi sebagai payung hukum kelembagaan dari strategi. Kebijakan dituangkan dalam prosedur operasi standar, dimana semua kebijakan harus diturunkan dari strategi operasional untuk mencapai tujuan operasional

3 2. Kebijakan mengacu pada panduan spesifik, metode, prosedur, aturan, formulir, dan praktik administrasi yang dibuat untuk mendukung dan mendorong pekerjaan melalui tujuan yang telah ditetapkan. (Fred R. David, 2008 : ) Kebijakan ini dioperasionalisasikan dalam bentuk taktik-taktik, yaitu detail strategi, yaitu program-program yang dilengkapi penganggaran program. Program didetailkan dalam proyek-proyek dan implementasinya berupa produk baik berupa pelayanan maupun barang

4 3. Model IARM Model ini dinamakan “Impact approach risk management” (IARM), yang didasarkan pada kemungkinan akibat yang terjadi di masa depan Gambar 1. Model IARM Sumber : DR.Riant Nugroho Perencanaan Strategis, (PT E.M.Komputindo,2010) hal.85

5 4. Setelah misi, visi, kemudian dirumuskanlah strategi, yang selajutnya diturunkan menjadi kebijakan, menjadi program-program kerja, menjadi proyek'proyek, dan kemudian kegiatan- kegiatan yang menghasilkan produk. Produk inilah yang merupakan "kinerja", yang merupakan materialisasi dari visi pemimpin dalam merealisasikan misi organisasi.

6 Sumber : DR.Riant Nugroho (2010:96) 2

7 5. Langkah Operasional untuk itu, perlu dipahami bahwa implementasi rencana strategi dapat ditata dalam tujuh langkah operasional, yang digambarkan sebagai berikut. Sumber : DR.Riant Nugroho (2010:112)

8 6. Struktur Organisasi Pengorganisasian Tujuan pengorganisasian (organizing) adalah untuk mencapai usaha terkoordinasi dengan mendefinisikan hubungan pekerjaan dan otoritas. Menurut David (2002), perlunya struktur organisasi menyesuaikan diri dengan strategi. Alasan pertama adalah menentukan arah bagaimana tujuan dan kebijakan ditetapkan. Alasan kedua adalah struktur organisasi menentukan cara pengalokasian sumber daya. Bentuk struktur organisasi. 1.Struktur organisasi fungsional 2.Organisasi geografis 3.Organisasi divisi 4.Organisasi unit usaha strategi 5.Organisasi matrik

9 7. kepemimpinan Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk memengaruhi orang lain atau sekelompok orang ke arah tercapainya suatu tujuan organisasi yang telah disepakati bersama sebelumnya. Menurut Stephen P. Robbins (2001), seorang pemimpin harus menguasai teori karakter kepemimpinan, yaitu teori-teori yang berkaitan dengan (1) mencari karakter kepribadian, (2) sosia], (3) fisik atau intelektual yang membedakan pemimpin dari bukan pemimpin. Kepemimpinan atau leadership adalah isu abadi manusia dan kemanusiaan. Louis Alien mengemukakan secara genial, The great question of our times is how to reconcile and integrate human effort so people everywhere can work good and not their common disaster. The answer largerly upon on the capabilities of leaders in all positions in all segments of society (1964: 1). Jadi, pemimpinlah yang pada akhirnya menentukan apakah sebuah bangsa menjadi besar atau kerdil.

10 8. Visi pemimpin pemimpin dapat membangun dua visi, yaitu core vision: visi yang dibangun selama ia mempunyai rentang akuntabilitas, yaitu sepanjang masa kerjanya dan expanded vision: visi yang merentang jauh ke depan dalam hal ini, tahap pertama dicapai melalui pencapaian core vision-nya. Dengan demikian, pemimpin mempunyai "jualan" untuk dijajakan kepada konstituten agar terpilih menjadi pemimpin dan ini hal yang wajar sepanjang visi yang dibangun adalah untuk kepentingan konstituten.

11 Masa kerja pemimpin masa kerja yang diangankan pemimpin Gambar 4. Dua visi yang dibangun pemimpin

12 Visi jangka panjang penting untuk dibangun, sepanjang mempakan visi yang bersifat makro dan mempunyai ruang inovasi yang luas sehingga tidak menjadi sandungan bagi setiap pemimpin yang muncul. Salah satu contohnya adalah visi jangka panjang General Electric: “We will become number one or number two in every market we serve, and revolutionize this company to have speed and agility of a small enterprises " Atau visi Toyota: “We want to set the tone for the era... green and affordable.. that means establishing a new paradigm for harmonizing personal transport with the environment. It means revolutionary cost saving in products and production processes "

13 9. Visi Indonesia 2025 visi Indonesia 2025 yang dljadikan sebagai Undang-Undang No. 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Siapa pun presidennya, pada periode hingga 2025, harus mengikuti undang-undang ini, termasuk prioritas dan strateginya. Kebijakan ini barangkali benar secara hukum, tetapi tidak etis, karena menjadikan batu sandungan bagi pemimpin masa depan.

14 10. Budaya organisasi Budaya perusahaan merupakan komponen yang menyebabkan mengapa suatu strategi dapat diimplementasikan pada suatu perusahaan, sementara suatu strategi gagal untuk di implementasikan pada perusahaan yang lain dengan kondisi yang relatif sama. Kultur (budaya) organisasi adalah sekumpulan asumsi penting yang dianut oleh semua anggota organisasi sehingga menjadi kebiasaan yang baik.

15

16 11. Tugas untuk diseminarkan: 1.Dikerjakan kelompok 2.Siapkan materi dan cetakannya 3.Dibahas pada minggu berikutnya 4.a. Kelompok 1 : Contoh gambar organisasi fungsional dan contoh budayabisnis China b. Kelompok 2 : Contoh gambar organisasi divisi dan contoh budaya Jepang c. Kelompok 3: Contoh gambar organisasi SBU dan contoh budaya Amerika d. Kelompok 4 : Contoh gambar organisasi geografs dan budaya organisasi Indonesia 5. Masing-masing kelompok berikan contoh aplikasi sistem imbalan di perusahaan Indonesia atau perusahaan asing dalam meningkatkan/suatu pendorong motivasi agar seseorang bekerja dengan giat. (kompensasi di luar gaji bulanan)


Download ppt "Materi : 1. Kebijakan 2. Struktur Organisasi 3. Kepemimpinan 4. Budaya organisasi Referensi : Manajemen Strategik 1. John A Pearche II & Richard B / Robinson,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google