Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL Dr. Anwar Ma’ruf, M.Kes., drh Fakultas Kedokteran Hewan Unair.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL Dr. Anwar Ma’ruf, M.Kes., drh Fakultas Kedokteran Hewan Unair."— Transcript presentasi:

1 POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL Dr. Anwar Ma’ruf, M.Kes., drh Fakultas Kedokteran Hewan Unair

2 PENDAHULUAN KEDUDUKAN POLSTRANAS DLM PKn  Disebut POLSTRANAS Diberikan sejak 1974/1975  KEWIRAAN 2000  KEWARGANEGARAAN 2000  KEWARGANEGARAAN  Kedudukan POLSTRANAS dlm KEWARGANEGARAAN

3 TANNAS TANNAS (doktrin) (doktrin)W A ATHG S T A A POLSTRANAS TANNAS TUJUAN N N (bangnas) (kondisi) NAS T N A A R S ATHG A TANNAS (metode) (metode)

4  Wasantara : cara pandang (sikap) bangsa Indonesia tentang dirinya (yg bhineka) dan lingkungannya yg berwujud negara kepulauan, berdasarkan pancasila dan UUD 1945 bertujuan utk mewujudkan persatuan dan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional dan turut serta menciptakan perdamaian dunia dalam rangka pencapaian tujuan nasional.  Wasantara : pedoman dan arah untuk mencapai tujuan nasional  Wajah Wasantara : 1. Sebagai wawasan nasional, melandasi kosepsi ketahanan nasional 2. Sebagai wawasan dlm penyelengaraan pembangunan nasional mencakup: Perwujudan kepulauan nusantara sbg a. satu kesatuan politik Perwujudan kepulauan nusantara sbg a. satu kesatuan politik b. satu kesatuan ekonomi c. satu kesatuan sosial budaya d. satu kesatuan pertahanan keamanan 3. Sebagai wawasan kewilayahan 4. Sebagai wawasan pertahanan keamanan

5  Ketahanan Nasioanal (TANNAS) : merupakan kondisi dinamis suatu bangsa yg meliputi segenap aspek kehidupan nasional yg terintegrasi berisi keuletan dan ketangguhan yg mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional didalam mengatasi segala, ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yg datang dari dalam ataupun luar, yg langsung maupun tdk langsung membahayakan integrasi, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional.  Ketahanan Nasioanal : meliputi ketahanan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan  Wajah Ketahanan Nasional : 1. Sebagai Kondisi - kondisi dinamis yg merupakan integrasi dan kondisi aspek - kondisi dinamis yg merupakan integrasi dan kondisi aspek kehidupan nasional kehidupan nasional - kondisi berwujud suatu spektrum : daya kekebalan, tangkal, pukul - kondisi berwujud suatu spektrum : daya kekebalan, tangkal, pukul - kondisi wujud pembangunan nasional - kondisi wujud pembangunan nasional

6 2. Sebagai Doktrin : cara terbaik yg ada guna mengimplementasikan pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan secara seimbang, serasi dan selaras dlm kehidupan nasional secara seimbang, serasi dan selaras dlm kehidupan nasional 3. Sebagai Metode : - untuk memecahkan masalah nasional, demi kelangsungan hidup - untuk memecahkan masalah nasional, demi kelangsungan hidup dan perkembangan kehidupan bangsa dan perkembangan kehidupan bangsa - metode ketahanan nasional adl astagrata yaitu metode - metode ketahanan nasional adl astagrata yaitu metode integralistik, komprehensip atau kesisteman integralistik, komprehensip atau kesisteman  Hubungan Wasantara-Tannas-Bangnas 1. Wasantara merupakan sistem nilai yg pd dasarnya dunia ideal yg ingin dicapai ingin dicapai 2. Tannas adl dunia nyata yg perlu diwujudkan melalui pembangunan nasional nasional 3. Wasantara menentukan perwujudan Tannas dan Tannas menentukan lingkup, volume dan ketetapan Bangnas menentukan lingkup, volume dan ketetapan Bangnas 4. Berhasilnya Bangnas meningkatkan Tannas selanjutnya Tannas yg tangguh mendorong Bangnas yg tangguh mendorong Bangnas

7 TINJAUAN TEORITIS PENGERTIAN DAN KONSEP POLITIK NASIONAL  Pengertian Politik dan Pengembangannya - Politik dari kata POLIS : 1. negara/kota 2. segala masalah yg dihadapi negara 2. segala masalah yg dihadapi negara - Socrates, Plato, Aristoteles sampai cendikiawan abad 20  POLITIK : segala masalah yg dihadapi negara POLITIK : segala masalah yg dihadapi negara - Negara : organisasi masyrakat tertinggi yg menyelenggarakan kepentingan bersama (kepentingan nasional) dari seluruh kepentingan bersama (kepentingan nasional) dari seluruh masyarakat bangsa tersebut masyarakat bangsa tersebut - untuk mencapai kepentingan nasional negara memainkan peranan penting yi mengambil tindakan dan memilih caranya penting yi mengambil tindakan dan memilih caranya - Tindakan negara utk memecahkan masalah nasional guna mencapai kepentingan nasional inilah yg disebut POLITIK NASIONAL kepentingan nasional inilah yg disebut POLITIK NASIONAL

8 - Politik : politik adl segenap kegiatan negara yg berpengaruh dan penting mengenai penetapan alokasi nilai yg mengikat masyarakat penting mengenai penetapan alokasi nilai yg mengikat masyarakat utk dapat memecahkan masalah negara dg sebaik-baiknya utk dapat memecahkan masalah negara dg sebaik-baiknya - Nilai : - pedoman utk menentukan baik buruk, indah tdk indah - pedoman umum dlm hubungan antar manusia - pedoman umum dlm hubungan antar manusia - aturan aturan atau peraturan peraturan - aturan aturan atau peraturan peraturan - Aturan : pedoman yg lebih khusus yg menyatakan hak dan kewajiban manusia yg bersangkutan dlm pergaulan atau hubungan. Aturan ini manusia yg bersangkutan dlm pergaulan atau hubungan. Aturan ini bisa tertulis atau tdk tertulis bisa tertulis atau tdk tertulis - Bila alokasi nilai diganti aturan maka POLITIK adalah segenap kegiatan negara yg berpengaruh dan penting mengenai penetapan kegiatan negara yg berpengaruh dan penting mengenai penetapan peraturan yg mengikat masyarakat utk dpt memecahkan masalah peraturan yg mengikat masyarakat utk dpt memecahkan masalah negara dg sebaik-baiknya negara dg sebaik-baiknya

9 Dalam kehidupan bernegara di dunia kita dapat melihat kenyataan bahwa pd hakekatnya negara itu mengatur. Pd awalnya negara mengatur yg sifatnya terbatas, ibarat polisi mengatur lalu lintas di jalan raya. Tetapi makin maju atau makin modern kehidupan masyarakat, negara mengatur semua aspek kehidupan masyarakat.

10  Pemahaman Beberapa Konsep Politik 1. Budaya Politik a. Budaya politik : sistem kepercayaan dan sistem nilai yg a. Budaya politik : sistem kepercayaan dan sistem nilai yg berwujud suatu tingkah laku tertentu baik berupa perbuatan berwujud suatu tingkah laku tertentu baik berupa perbuatan maupun simbol, dimana tingkah laku dan simbol tersebut maupun simbol, dimana tingkah laku dan simbol tersebut menjadi suatu keadaan yg mewarnai kegiatan atau aktivitas menjadi suatu keadaan yg mewarnai kegiatan atau aktivitas politik politik atau : sikap dari warga negara suatu negara yg dilatarbelakangi oleh sistem nilai dan sistem kepercayaan terhadap kehidupan oleh sistem nilai dan sistem kepercayaan terhadap kehidupan pemerintahan dan politiknya pemerintahan dan politiknya b. Penggolongan Budaya Politik berdasarkan sikap, nilai, informasi b. Penggolongan Budaya Politik berdasarkan sikap, nilai, informasi dan kecakapan politik : dan kecakapan politik : 1. Budaya Politik Partisipan : orang melibatkan diri dlm kegiatan politik paling tdk ikut dlm pemilihan umum, kegiatan politik paling tdk ikut dlm pemilihan umum, memperoleh informasi tentang kehidupan politik melalui memperoleh informasi tentang kehidupan politik melalui media masa media masa

11 2. Budaya Politik Subjek : Org yg secara pasif patuh pd UU dan pejabat pemerintah ttp tdk melibatkan diri dlm kegiatan politik pejabat pemerintah ttp tdk melibatkan diri dlm kegiatan politik atau tdk memberikan suara dlm pemilu (GOLPUT) atau tdk memberikan suara dlm pemilu (GOLPUT) 3. Budaya Politik Parochial : org yg sama sekali tdk menyadari atau mengabaikan adanya pemerintahan dan politik atau mengabaikan adanya pemerintahan dan politik 2. Struktur Politik atau Kelembagaan Politik adalah kerangka hubungan formal antara rakyat-pemerintah- adalah kerangka hubungan formal antara rakyat-pemerintah- wilayah dan kedaulatan wilayah dan kedaulatan Struktur umum politik : a. Kelompok Kepentingan Struktur umum politik : a. Kelompok Kepentingan (interest group) supra struktur b. Partai Politik b. Partai Politik c. Badan Legislatif c. Badan Legislatif infra struktur d. Eksekutif infra struktur d. Eksekutif e. Birokrasi e. Birokrasi f. ……………….. f. ………………..

12 3. Proses Politik adalah kegiatan politik dlm kenyataannya yg motivasinya adalah kegiatan politik dlm kenyataannya yg motivasinya bersumber budaya politik dan dilakukan dalam rangka struktur bersumber budaya politik dan dilakukan dalam rangka struktur politik yg ada politik yg ada 4. Partisipasi Politik adalah kegiatan seseorang atau sekelompok org utk ikut aktif dlm adalah kegiatan seseorang atau sekelompok org utk ikut aktif dlm kehidupan yaitu dg cara turut serta memilih pimpinan negara dan kehidupan yaitu dg cara turut serta memilih pimpinan negara dan secara langsung atau tdk langsung mempengaruhi kebijaksanaan secara langsung atau tdk langsung mempengaruhi kebijaksanaan pemerintah. pemerintah. Atau : kegiatan warga negara sebagai pribadi yg dimaksud Atau : kegiatan warga negara sebagai pribadi yg dimaksud mempengaruhi pembuatan keputusan oleh pemerintah mempengaruhi pembuatan keputusan oleh pemerintah Sifat Partisipasi : Sifat Partisipasi : a. Individual/Kolektif b. Terorganisasi/Spontan c. Mantap/Sporadis d. Damai/Kekerasan e. Legal/Ilegal

13 Zaman Modern Partisipasi politik makin meluas Myron Weiner  5 hal penyebab timbulnya partisipasi politik lebih luas Yaitu : 1. Modernisasi yg mendorong terjadinya : a. Komersialisasi di bidang pertanian b. Industrialisasi c. Perbaikan baca tulis d. Perbaikan pendidikan e. Pengembangan media komunikasi masa 2. Pengaruh intelektual dan komunikasi massa melemparkan ide tentang demokrasi, egaliterisme, nasionalisme, melemparkan ide tentang demokrasi, egaliterisme, nasionalisme, baik lisan atau tertulis melalui trasnformasi komunikasi modern, baik lisan atau tertulis melalui trasnformasi komunikasi modern, mempengaruhi masyarakat yg dpt mendorong tuntutan rakyat utk mempengaruhi masyarakat yg dpt mendorong tuntutan rakyat utk melakukan partisipasi politik melakukan partisipasi politik 3. Purubahan Struktur Sosial proses industrialisasi dan modernisasi mendorong terbentuknya proses industrialisasi dan modernisasi mendorong terbentuknya kelas pekerja baru dlm masyarakat yg memperluas kelas kelas pekerja baru dlm masyarakat yg memperluas kelas menengah menengah

14 4. Konflik diantara Pimpinan Politik Konflik yg terjadi antara pimpinan politik dpt mengakibatkan Konflik yg terjadi antara pimpinan politik dpt mengakibatkan pecahnya partai politik. Masing masing pihak mencari pecahnya partai politik. Masing masing pihak mencari pendukungnya sehingga terjadi partisipasi politik dari rakyat yg pendukungnya sehingga terjadi partisipasi politik dari rakyat yg bersifat massal bersifat massal 5. Keterlibatan Pemerintah yg meluas dlm urusan sosial budaya dan ekonomi masyarakat. yg meluas dlm urusan sosial budaya dan ekonomi masyarakat. Aktivitas pemerintah yg meluas akan merangsang timbulnya Aktivitas pemerintah yg meluas akan merangsang timbulnya tuntutan yg terorganisasi akan kesempatan utk ikut serta dlm tuntutan yg terorganisasi akan kesempatan utk ikut serta dlm pembuatan keputusan politik pembuatan keputusan politik  Politik dan Policy Sering salah kaprah : berganti Mendiknas berganti pula politik pendidikan

15 POLITIK (Kepentiingan Umum) : suatu rangkaian asas/prinsip, keadaan serta jalan cara dan alat yg akan digunakan untuk mencapai tujuan, ATAU suatau keadaan yg kita kehendaki disertai dg jalan cara dan alat yg akan digunakan utk mencapai keadaan yg diinginkan. POLICY (Kebijaksanaan) : penggunaan pertimbangan pertimbangan tertentu yg dianggap lebih menjamin terlaksananya suatu usaha atau cita-cita, keinginan atau keadaan yg dikehendaki POLITIKPOLICY membenuk AZAS, JALAN memberikan pertimbangan bagaimana CARA & ALAT melaksanakan AZAS, JALAN, CARA CARA & ALAT melaksanakan AZAS, JALAN, CARA dan ALAT sebaik-baiknya dan ALAT sebaik-baiknya

16  Hakikat Politik adalah pembinaan masalah bangsa dan negara Pembinaan diartikan mencakup Perencanaan, Pengembangan, Pemeliharaan dan Pengendalian  Pengertian Politik Nasional adalah azas, haluan, usaha serta kebijaksanaan tindakan dari negara tentang pembinaan dan penggunaan secara totalitas segenap potensi nasional, baik yg potensial maupun yg efektif utk mencapai tujuan nasional

17  TINJAUAN TEORITIS PENGERTIAN DAN KONSEP STRATEGI NASIONAL a. Pengertian Strategi dan Pengembangannya 1. Asal kata STRATEGOS (Yunani) The Art of The General The Art of The General Ilmu Memimpin Militer Ilmu Memimpin Militer kemenangan perang tgt Panglima kemenangan perang tgt Panglima

18 Misal : 1. Alexander Agung ( SM) 2. Hambal ( ) 2. Hambal ( ) 3. Yulius Ceasar 3. Yulius Ceasar 4. Genghis Khan ( ) 4. Genghis Khan ( ) 5. Napoleon Bonaparte ( ) 5. Napoleon Bonaparte ( ) Jadi strategi (Militer) : pengetahuan tentang penggunaan kekuatan militer utk memenangkan perang 2. Perkembangan Pengertian Strategi abad 20 Sebelum abad 20 kemenangan perang  Sebelum abad 20 kemenangan perang  kekuatan militer STRATEGI MILITER kekuatan militer STRATEGI MILITER 

19 Akibat Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi pd abad 20 cara berperang : Bidang Politik, utamanya konsep demokrasi Bidang Politik, utamanya konsep demokrasi Sebelum abad 19  konsep otokrasi Sebelum abad 19  konsep otokrasi (partisipasi rakyat dlm pemerintahan belum (partisipasi rakyat dlm pemerintahan belum ada)  hanya militer yg berkewajiban utk ada)  hanya militer yg berkewajiban utk perang perang Abad 20  Konsep demokrasi (rakyat Abad 20  Konsep demokrasi (rakyat berpartisipasi dlm pemerintahan)  rakyat berpartisipasi dlm pemerintahan)  rakyat berpartisipasi dlm perang berpartisipasi dlm perang

20 PERKEMBANGAN PENGERTIAN STRATEGI Strategi Kekuatan Strategi Kekuatan Militer Militer Militer Militer Grand Grand Strategis PERANG Strategis PERANG Strategi =keamanan Nasional Strategi Kekuatan Non Militer Non Militer Non Militer Non Militer Strategi Kekuatan DAMAI Strategi Kekuatan DAMAI Non Militer Non Militer =kesejahteraan Non Militer Non Militer =kesejahteraan Pembangunan Pembangunan

21  Strategi Nasional : pengetahuan tentang penggunaan kekuatan nasional (kekuatan militer + kekuatan non militer) untuk usaha perang (keamanan) dan usaha damai (kesejahteraan) untuk menuju kepencapaian Tujuan Nasional.  Strategi – Militer - Non Militer - Non Militer - Grand Strategi Andre Beaufre - Grand Strategi Andre Beaufre - Strategi Nasional - Strategi Nasional Strategi : seni menggunakan kekuatan sehingga kekuatan itu memberi sumbangan yg paling efektif utk mencapai tujuan yg ditentukan oleh kebijaksanaan di bidang politik

22 b. Teori Strategi 1. Tujuan Terbatas, Tujuan Tdk Terbatas apabila terjadi peperangan antara dua negara dg tujuan terbatas, maka apabila salah satu pihak mengangkat bendera putih, menyerah, maka selesailah perang. apabila tujuan perang tak terbatas, perang dianggap selesai bila satu pihak atau keduanya telah habis- habisan. Contoh : upaya mempertahankan proklamasi 17 Agustus 1945 Strategi ini dpt diterapkan dlm bidang politik, ekonomi maupun sosial budaya

23 2. Pendekatan Langsung, Pendekatan Tidak Langsung Langsung Implementasi dlm perang antar dua negara Negara B Negara B I Negara A Negara B Negara A Negara B Negara B Negara B II II

24  Pendekatan Langsung Negara A langsunh menghancurkan kekuatan pokok negara B, dg syarat negara A mempunyai kekuatan lebih besar dari negara B  Pendekatan Tidak Langsung Bila negara A kekutannya lebih kecil dari negara B, maka yg diserang oleh negara A bukan kekuatan pokok negara B, tetapi kelemahan negara B yaitu kekuatan B I atau B II  Keadaan ini dpt diimplementasikan pd penyelesaian konplik atau persaingan baik dibidang politik, ekonomi, maupun sosial budaya

25 3. Operasi Garis Dalam, Operasi Garis Luar  Dalam perang, operasi garis dlm artinya suatu negara dikepung oleh musuh-musuhnya Musuh Musuh Musuh Musuh Negara A Musuh

26  Operasi garis Luar, implementasi suatu negara mengepung musuhnya. Negara tersebbut ada di luar kepungan, sedangkan musuhnya ada di dalam kepungan Negara A Negara A Negara A Negara A MUSUH MUSUH Negara A Negara A

27  Implementasi dibidang politik sidang MPR 2001 PKB dikepung PAN, PPP, PDIP berhasil menjatuhkan Gus Dur sebagai presiden  Untuk memperoleh strategi mana yg akan diterapkan, ditentukan oleh : 1. Tujuan/sasaran 2. Situasi lingkungan 3. Tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yg diantisipasikan gangguan yg diantisipasikan 4. Kemampuan atau ketahanan sendiri


Download ppt "POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL Dr. Anwar Ma’ruf, M.Kes., drh Fakultas Kedokteran Hewan Unair."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google