Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

11 PERAN SERTA TNI DALAM PROGRAM REHABILITASI SEKOLAH, PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA, DAN BANTUAN PENYEDIAAN PENDIDIK 1 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "11 PERAN SERTA TNI DALAM PROGRAM REHABILITASI SEKOLAH, PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA, DAN BANTUAN PENYEDIAAN PENDIDIK 1 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar."— Transcript presentasi:

1 11 PERAN SERTA TNI DALAM PROGRAM REHABILITASI SEKOLAH, PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA, DAN BANTUAN PENYEDIAAN PENDIDIK 1 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 31 Januari 2012 Oleh: Prof. Suyanto, Ph.D. Direktur Jenderal

2 2 Sistematika Paparan PROGRAM REHABILITASI SEKOLAH 1 PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA 2 BANTUAN PENYEDIAAN PENDIDIK 3

3 3 1. PROGRAM REHABILITASI SEKOLAH

4 44 Nota Kesepakatan No.16/IX/KB/2011-Kerma/20/IX/ September 2011 Menteri Pendidikan Nasional dan Panglima Tentara Nasional Indonesia

5 5 Tentang: Kerjasama dalam bidang perluasan layanan anak usia dini, non formal dan informal, pembinaan pendidikan dasar, menengah, tinggi, pendidikan layanan khusus, kebahasaan, penelitian dan pengembangan, serta pengembangan sumberdaya manusia pendidikan yang bersinergi dengan kegiatan optimalisasi peran Tentara Nasional Indonesia 5

6 6 Sebagai tindak lanjut kemudian telah ditanda-tangani: Kesepakatan Kerja Sama Antara Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Asisten Teritorial Panglima Tentara Nasional Indonesia No.2482/C/DS/2011-Kerma/22/IX/ September

7 7 1.Peningkatan akses pendidikan dasar; 2.Peningkatan mutu sarana dan prasarana; 3.Pengembangan kapasitas sekolah-sekolah binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kemdikbud. (sebelumnya Kemdiknas) 7 RUANG LINGKUP

8 88 Kegiatan kerjasama diprioritaskan di wilayah perbatasan, pulau terdepan/terluar, daerah terpencil, daerah tertinggal, daerah konflik dan paska konflik dan/atau daerah korban bencana Pelaksanaan Kerjasama: Pelaksanaan kegiatan diatur lebih lanjut dalam JUKLAK yg disusun dan ditetapkan kedua pihak.

9 99 Kondisi Ruang Kelas SD dan Ruang Belajar SMP Tahun 2010/2011

10 10 Kondisi Ruang Kelas SD Tahun 2010/2011 Baik 67,4% Rusak Berat 12,3% Rusak Sedang 20,3% Sumber Rembuk Nasional Tahun 2011 SD Negeri (58,76 %) 87,18% SD Swasta (8,64 %) 12,82% Jumlah (67,40 %) 100% SD Negeri (18,76 %) 92,42% SD Swasta (1,54 %) 7,58% Jumlah (20,30 %) 100% SD Negeri (11,54 %) 93,81% SD Swasta6.841(0,76 %) 6,19% Jumlah (12,30 %) 100% Ruang KelasJumlah Sekolah% RK SD Negeri ,42% SD Swasta ,58% Nasional % 10

11 11 Baik 57,98 % Rusak Berat 14,23 % Rusak Sedang 27,79% SMP Negeri31.520(10,57 %)74,29 % SMP Swasta10.908(3,66 %)25,71 % Jumlah42.428(14,23 %)100 % SMP Negeri63.927(21,43%)77,12 % SMP Swasta18.965(6,36 %)22,88 % Jumlah82.892(27,79 %)100 % Ruang Belajar Jumlah Sekolah % RB SMP Negeri ,33 % SMP Swasta ,67 % Nasional % 11 SMP Negeri (39,32 %)67,82 % SMP Swasta55.655(18,66 %)32,18% Jumlah ( 57,98 %)100 % Kondisi Ruang Belajar SMP Tahun 2010/2011

12 Sebaran Ruang Kelas Rusak Berat Per Provinsi, Tahun 2010/11 Total = Total = SD (negeri dan swasta) SMP (negeri dan swasta) 16.9% 12.4%

13 13 Kegiatan Rehabilitasi Ruang Kelas SD dan Ruang Belajar SMP Tahun 2011

14 14 Sasaran dan Realisasi Pembiayaan Rehabilitasi Ruang Kelas SD Rusak Berat TA 2011 PROGRAM Rehabilitasi Tahun 2011 Jumlah Ruang (ruang) Anggaran (Rp) Reguler ,111 Rehabnas ,870 Jumlah ,981 (Juta Rupiah) 14 TOTAL RUANG KELAS RUSAK BERAT :

15 15 DISTRIBUSI LOKASI REHABILITASI RUANG KELAS SD KERJASAMA DENGAN TNI TAHUN 2011 NoProvinsi Juml Sekolah Implementasi Sumber Dana 1NTT 202Rehabnas-TNI APBN & APBN-P 2Papua 34Rehabnas-TNI APBN-P 3Maluku 2Rehabnas-TNI APBN-P 4Jawa Barat 1Rehabnas-TNI APBN JUMLAH 239

16 16 PROGRES FISIK REHABILITASI RUANG KELAS SD KERJASAMA DENGAN TNI TAHUN 2011 (20 Januari 2012) NoProvinsi Juml Sekolah Juml Ruang Kelas Progress 1NTT % 2Papua % 3Maluku 21235% 4Jawa Barat 11080% JUMLAH Progress Fisik Rata-rata 40%

17 17 Sasaran dan Realisasi Pembiayaan Rehabilitasi Ruang Belajar SMP Rusak Berat TA 2011 PROGRAM Rehabilitasi Tahun 2011 Jumlah Ruang (ruang) Anggaran (Rp) Reguler ,560 Rehabnas ,090 Jumlah ,650 (Juta Rupiah) 17 TOTAL RUANG KELAS RUSAK BERAT :

18 18 NoProvinsi Jumlah Sekolah Implementasi Sumber Dana 1NTT 99Rehabnas-TNI APBN & APBN-P 2Papua 24Rehabnas-TNI APBN-P 3Papua Barat 15Rehabnas-TNI APBN-P JUMLAH 138 DISTRIBUSI LOKASI REHABILITASI RUANG BELAJAR SMP KERJASAMA DENGAN TNI TAHUN 2011

19 19 PROGRES FISIK REHABILITASI RUANG BELAJAR SMP KERJASAMA DENGAN TNI TAHUN 2011 (20 Januari 2012) NoProvinsi Juml Sekolah Juml Ruang Belajar Progress 1NTT % 2Papua % 4Papua Barat % JUMLAH Progress Fisik Rata-rata 31% Progres Keuangan 100% Progress Fisik Rata-rata 31% Progres Keuangan 100%

20 20 PROGRES PELAKSANAAN REHABILITASI RUANG BELAJAR SMP 4.05 % % %

21 21 RENCANA DAN PROGRES PELAKSANAAN REHABILITASI RUANG BELAJAR SMP Periode 05 November 2011 s/d 20 Januari 2012

22 22 Rencana Rehabilitasi Ruang Kelas SD dan Ruang Belajar SMP Tahun 2012

23 23 Menuntaskan Rehabilitasi Ruang Kelas SD Rusak Berat sejumlah ruang dan Ruang Belajar SMP Rusak Berat sejumlah ruang di seluruh Indonesia 23 RENCANA KEGIATAN TAHUN 2012

24 24 Sasaran dan Rencana Pembiayaan Rehabilitasi Ruang Kelas Rusak Berat SD TA 2012 NOSumber Dana Rencana Rehabilitasi 2012 Jumlah Ruang 1DAK APBN Jumlah

25 25 Rencana Distribusi Sasaran Rehabilitasi Ruang Kelas Rusak Berat SD TA 2012 NOPROVINSI RENCANA 2012 NOPROVINSI RENCANA 2012 DAKAPBNDAKAPBN 1 Banten Sulawesi Utara DKI Jakarta Gorontalo Jawa Barat Kalimantan barat Jawa Tengah Kalimatan Selatan DI Yogyakarta Kalimantan Tengah Jawa Timur Kalimantan Timur Bali Aceh Nusa Tenggara Barat Sumatera Utara Nusa Tenggara Timur Bangka Belitung Maluku Sumatera Barat Maluku Utara Jambi Papua Bengkulu Papua Barat Sumatera Selatan Sulawesi Barat Lampung Sulawesi selatan Kepulauan Riau Sulawesi tengah Riau Sulawesi tenggara TOTAL

26 26 Sasaran dan Rencana Pembiayaan Rehabilitasi Ruang Belajar Rusak Berat SMP TA 2012 NOSumber Dana Rencana Rehabilitasi 2012 Jumlah Ruang 1DAK APBN Jumlah41.027

27 27 Rencana Distribusi Sasaran Rehabilitasi Ruang Belajar Rusak Berat SMP TA 2012

28 28 Kemdikbud Sekolah Rehabilitasi/ Pembangunan Kemkeu Kabupaten/Kota APBN DAK Block Grant 2011 melalui Kontraktual Tahun 2012 melalui Block Grant BPKP/TNI/ Perguruan Tinggi Pendam pingan Swakelola Informasi data kerusakan sekolah 28 Mekanisme Pelaksanaan

29 29 1.Kegiatan rehabilitasi dilaksanakan dengan mekanisme block grant kepada sekolah dengan melibatkan partisipasi masyarakat (swakelola) 2.Kerjasama dgn TNI, dalam Pendampingan Pelaksanaan Program Rehabilitasi untuk Provinsi (1).NTT; (2).Papua; (3).Papua Barat; (4).Maluku; (5).Maluku Utara. Strategi Pelaksanaan Kegiatan

30 30 3.Melanjutkan Kerjasama dengan BPKP dan Perguruan Tinggi dalam rangka quality assurance implementasi Program Rehabilitasi Nasional Ruang Kelas SD dan Ruang Belajar SMP Tahun Sekolah yang sudah dibangun/rehabilitasi melalui DAK tidak boleh mendapatkan input bantuan lagi dari APBN. Strategi Pelaksanaan Kegiatan (Lanjutan)

31 31 2. PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA

32 32 KARAKTER BANGSA Karakter bangsa: pilar penting dlm kehidupan berbangsa-bernegara. Karakter bangsa ibarat kemudi dlm kehidupan berbangsa-bernegara. Karakter bangsa: pilar penting dlm kehidupan berbangsa-bernegara. Karakter bangsa ibarat kemudi dlm kehidupan berbangsa-bernegara. Fenomena keseharian menunjukkan perilaku masyarakat belum sejalan dg karakter bangsa yg dijiwai oleh Falsafah Pancasila PERLU REVITALISASI PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA Sumber: Kemdiknas 2010

33 33 Mengembangkan karakter bangsa agar mampu mewujudkan nilai-nilai luhur Pancasila Pengembangkan potensi dasar, agar “berhati baik, berpikiran baik & berperilaku baik”. Pebaikan thd perilaku yg kurang baik dan penguatan perilaku yg sudah baik. Penyaring budaya yg kurang sesuai dg nilai-nilai luhur Pancasila. TUJUAN: FUNGSI: Keluarga; satuan pendidikan; masyarakat sipil; masyarakat politik; pemerintah; dunia usaha; media massa. RUANG LINGKUP PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA Sumber: Kemdiknas 2010

34 34 KARAKTERKARAKTER PERILAKUPERILAKU PENGARUH LINGKUNGAN Fitrah Illahi...jati diri berinteraksi dengan lingkungan sehingga membentuk karakter, sedangkan karakter akan mempengaruhi perilaku... Konsep Karakter Bangsa PENGARUH LINGKUNGAN Sumber: Kemdiknas 2010 JATI DIRI

35 35 JATI DIRI KELU- ARGA MASYA- RAKAT WILAYAHWILAYAH PRIBADI NASIONALNASIONAL...karakter pribadi-pribadi akan membentuk karakter masyarakat, yang pada akhirnya akan membentuk karakter bangsa... PENGARUH LINGKUNGAN Sumber: Kemdiknas 2010

36 36 Karakter bangsa dibangun: Berlandaskan Pancasila, sehingga berdasarkan Ketuhanan YME, menjunjung tinggi kemanusiaan yg adil dan beradab, mengedepankan persatuan Indonesia, menjunjung tinggi demokrasi dan HAM, mengedepankan keadilan dan kesejahteraan rakyat. Dapat juga dikaitkan dg konsep psikologi SQ, IQ, EQ dan AQ, Kepribadian Dapat juga dirujukkan dg sifat utama : sidiq, amanah, tabligh, fathonah. Dapat dikaitkan dengan sifat sosiologis manusia: believer, thinker, doer, networker. Pengembangan karakter bangsa dpt dilakukan melalui konsep pendidikan, yaitu olah hati, olah pikir, olah raga, dan olah rasa/karsa. Pendidikan Karakter bagi Generasi Muda Masa Depan Diadopsi dari Kemdiknas 2010

37 37 Strategi Pembangunan Karakter Bangsa 37 A. Sosialisasi : Penyadaran semua pemangku kepentingan akan pentingnya karakter bangsa. Media cetak dan elektronik perlu berperanserta dalam sosialisasi B. Pendidikan : Formal (sekolah), non formal (kursus), informal di rumah, tempat kerja & masyarakat. C. Metoda : Intervensi regulasi serta pelatihan dan habituasi (pembiasaan). D. Pemberdayaan : Memberdayakan semua pemangku kepentingan (orang tua, sekolah, ormas, dsb.) agar dapat berperan aktif dalam pendidikan karakter. E. Pembudayaan : Perilaku berkarakter dibina dan dikuatkan dengan penanaman nilai-nilai kehidupan agar menjadi budaya. F. Kerjasama : Membangun kerjasama sinergis antara semua pemangku kepentingan.

38 38 Dengan Tuhan: Bertaqwa/Religius Nilai Karakter Dengan Diri Sendiri: Jujur, Bertanggungjawab, Bergaya Hidup Sehat, Disiplin, Kerja Keras, Percaya Diri, Berjiwa Wirausaha, Kreatif, Inovatif, Mandiri, Mempunyai Rasa Ingin Tahu Nilai Kebangsaan: Nasionalisme dan Menghargai Keberagaman, Pemahaman terhadap budaya dan ekonomi Dengan Sesama dan Lingkungan: Sadar hak dan kewajiban, Patuh pada aturan sosial, Menghargai karya orang lain, Santun dan demokratis, Peduli sosial dan lingkungan Sumber: Kemdiknas 2010

39 39 KARAKTERISTIK YANG DIBUTUHKAN GENERASI MUDA MASA DEPAN (GMMD) BERILMU BERBUDAYA BERADAB Diadopsi dari Arief Rachman 2011 KNOWLEGDE SOCIETY CULTURED SOCIETY CIVILIZED SOCIETY KEHIDUPAN ERA GLOBAL

40 40 TAHAPAN PEMBENTUKAN KARAKTER Mengetahui Memahami Membiasakan Meyakini Melakukan sesuai 1,2,3,4 Memper- tahankan

41 41 Pembangunan Karakter Bangsa Melalui Bidang Pendidikan Sumber: Kemdiknas 2010 Generasi Muda Masa Depan

42 42 PENDEKATAN 1.Keteladanan 2.Pembelajaran 3.Pemberdayaan dan Pembudayaan 4.Penguatan terus Menerus 5.Evaluasi

43 43 PRINSIP Berkelanjutan. Melalui Semua Mata Pelajaran. Pengembanagan Diri dan Budaya Satuan Pendidikan. Nilai tidak Diajarkan tapi dikembangkan melalui Proses Belajar. Proses Pendidikan dilakukan Peserta Didik secara aktif dan Menyenangkan.

44 44 Pelaksanaan Pendidikan Karakter di Sekolah Sumber: Kemdiknas 2010

45 45 Pembinaan Karakter Generasi Muda Masa Depan melalui Kegiatan di Sekolah Sumber Nilai Karakter: Agama Pancasila UUD 1945 NKRI Kearifan Lokal SUMBER NILAI Pembiasaan Akhlak Mulia MOS OSIS Tatakrama dan Tata Tertib Kehidupan Sosial Sekolah Kepramukaan Upacara Bendera Pendidikan Pendahuluan Bela Negara Pendidikan Berwawasan Kebangsaan Kewirausahaan UKS PMR Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba/Miras Pencegahan Merokok dan Penyimpangan Seks PROSES INTERNALISASI Siswa (GMMD) yang berkarakter: Innovatif, Kreatif, Sidiq, Amanah, Fathonah, Tabligh, Disiplin, Simpati, Empati, Jujur, Percaya Diri, Kompetitif, Kooperatif, Leadership, Imaginatif, Bersih, Sehat, Peduli, Adaptif, Toleransi, Suka Menolong, dll HASIL

46 46 hasil/informasi dari sarasehan nasional pendidikan karakter pengalaman inspiratif di 10 sekolah sudah cukup banyak sekolah yang berhasil mengembangkan pendidikan karakter dengan berbagai cara. masing-masing sekolah punya ciri penekanan yang berbeda BELAJAR DARI PENGALAMAN SUKSES 1.Pendidikan karakter tidak memerlukan sarana istimewa. 2.Memerlukan keteladanan dari pimpinan dan guru. 3.Memerlukan sandaran nilai-nilai kemuliaan hidup sebagai acuan karakter. 4.Memerlukan konsistensi pelaksanaan. semua sekolah punya kemiripan cara: melalui pembiasaan kehidupan keseharian di sekolah dengan keteladanan guru dan disertai dengan penanaman nilai-nilai kemuliaan hidup. Sumber: Kemdiknas 2010

47 47 CONTOH PEMBIASAAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GERAKAN PELUK AYAH IBU!

48 48 3. BANTUAN PENYEDIAAN PENDIDIK

49 49 Persyaratan Menjadi Guru Baru 1.Memiliki latar belakang Pendidikan S-1 sesuai dengan jenjang/mata pelajaran yang diajarkan (guru SD memiliki latar belakang S-1 PGSD, guru Agama, guru Penjas; guru Fisika berlatar belakang S-1 Fisika) 2.Memiliki sertifikat pendidik

50 50 Guru Daerah Khusus 1.Bagi sekolah/daerah yang kekurangan guru, khususnya di daerah khusus dapat mengajar dengan skema: a.Multy grade teaching (beberapa kelas diajar oleh 1 orang guru) b.Double Subject teaching (1 Guru dapat mengajar beberapa mata pelajaran serumpun) 2. Guru-guru yang mengajar di daerah khusus (terpencil, terluar, terisolir, perbatasan, terkena bencana atau konflik sosial), Kemdikbud memberikan tunjangan khusus sebesar 1 x gaji pokok per bulan bagi PNS atau Rp. 1,5 Jt per bulan bagi Non PNS

51 JMLHJMLH KABUPATEN KABUPATEN TERTINGGAL% NoPROPINSI 1Aceh Sumatera Utara Kepulauan Riau Sumatera Barat Bengkulu Sumatera Selatan Bangka Belitung Lampung Banten Jawa Barat Jawa Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Timur Kalimantan Selatan Gorontalo Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Tenggara Sulawesi Utara Maluku Maluku Utara Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Papua Papua Barat JUMLAH JUMLAH PERSENTASE KABUPATEN TERTINGGAL (Daerah Khusus)

52 52 Grafik Persentase Kabupaten Tertinggal (Daerah Khusus)

53 53 NOSTANDAR K O M P E T E N S I GURU A. Pedagogik 1.Menguasai karakteristik peserta didik 2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik 3.Pengembangan kurikulum 4. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 5.Pengembangan potensi peserta didik 6.Komunikasi dengan peserta didik 7.Penilaian dan evaluasi B. Kepribadian 8. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial dan kebudayaan nasional 9.Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 10.Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru C.Sosial 11.Bersikap inklusif, bertindak obyektif, serta tidak diskriminatif 12. Komunikasi dengan sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua, peserta didik, dan masyarakat D.Profesional 13. Penguasaan materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu 14.Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif

54 54 SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN MELALUI PORTOFOLIO SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN MELALUI PPG DALAM JABATAN POLA REKRUTMEN UJI KOMPETENSI SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN MELALUI PLPG L L TL PEND PRAJABATAN S1/D4 DIK PPG (LPTK) GURU PROFESIO - NAL PENGEMBANGAN KARIR T UNJANGAN P ROFESI PTP PKG PKB PKR UJI KOMPETENSI PEMBINAAN TL POLA REKRU I TMEN L L L L S1/D4 NON DIK Keterangan : PLPG = Pendidikan dan Latihan Profesi Guru LPTK = Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan PKB = Pembinaan Keprofesian Berkelanjutan L = Lulus TL = Tidak Lulus PPG = Pendidikan Profesi Guru PKG = Penilaian Kinerja Guru PKR = Peningkatan Kinerja Rendah PTP = Pemutusan Tunjangan Profesi PROSES SERTIFIKASI GURU

55 55 Alur Sertifikasi Guru Tahun 2012 SERTIFIKAT PENDIDIK PEMBINAAN L L TL TMP MP UJI KOMEPETNSI PLPG  GURU S-1/D-IV  GURU BELUM S-1/D-IV - USIA ≥ 50 DAN MASA KERJA ≥ 20 - GOL.IV/a GURU DALAM JABATAN  GURU S-2/S-3 dan GOL.IV/b  GURU GOL.IV/c VERIFIKASI DOKUMEN PENILAIAN PORTOFOLIO UJI KOMPETENSI L TL POLA PSPL POLA PORTOFOLIO POLA PLPG VERIFIKASI PORTOFOLIO SKOR ≥ PG SKOR < PG PLPG PSPL = PEMBERIAN SERTIFIKAT PENDIDIK SECARA LANGSUNG

56 56 PLPG PK Guru Formatif PKB PK Guru Sumatif PROSES SERTIFIKASIPEMBINAAN PASCA SERTIFIKASI NAIK PANGKAT PROMOSI SANKSI NILAI KURANG BLM CUKUP CUKUP Pembinaan 2 tahun NILAI KURANG Refleksi dan Penilaian diri Penilaian Formatif Awal tahun ajaran Profil Kinerja (14 kompetensi Untuk guru Mapel, dan 17 untuk Guru BK Rencana PKB per tahun. 56

57 57 KERANGKA PENGEMBANGAN KARIR PERTAMA (III/a, III/b) MUDA (III/c, III/d) MADYA (IV/a, IV/b, IV/c) (IV/a, IV/b, IV/c)MADYA UTAMA (IV/d, IV/e) INDUCTION PROGRAMME CERTIFICATED GRADUATE CPD focus on improving professional competencies CPD focus on improving student achievement & management CPD focus on school development CPD focus on development of profession Career Path Sumber: Permenneg PAN & RB No. 16 tahun 2010

58 58 Instrumen Penilaian Kinerja Guru Kelas/ Guru Mata Pelajaran NoRanah Kompetensi Jumlah KompetensiIndikator 1Pedagogik745 2Kepribadian318 3Sosial26 4Profesional29 Total1478 NoRanah Kompetensi Jumlah Kompetensi Indikator 1Pedagogik39 2Kepribadian414 3Sosial Profesional736 Total1769 Instrumen PK Guru BK/Konselor

59 59 Rasio Siswa:Guru di SD (Negeri & Swasta) Tahun 2009/2010 Sumber: diolah dari PSP dan PMPTK Nasional = 18 Rasio Minimal Siswa:Guru JenjangPP 74/2008Permendiknas No. 41/2007 SD1:201:28 Secara Nasional Rasio SD saat ini adalah 1:18 ini artinya sudah berada di bawah standar minimal PP 74 dan Permendiknas No.41

60 60 Rasio Siswa:Guru di SMP (Negeri & Swasta) Tahun 2009/2010 Sumber: diolah dari PSP dan PMPTK Rasio Minimal Siswa:Guru JenjangPP 74/2008Permendiknas No. 41/2007 SMP1:201:32 Secara Nasional Rasio di SMP saat ini adalah 1:17 ini artinya sudah sama dengan standar minimal PP 74 tetapi masih di bawah standar minimal Permendiknas No.41 SMP Nasional = 17

61 61 PERAN TNI DALAM KERJASAMA PENDIDIKAN 1.Man power untuk menangani kekurangan tenaga pelaksana rehab di daerah-daerah khusus 2.Man power untuk menjadi instruktur/nara sumber pendidikan karakter bangsa dan bela negara 3.Man power untuk menangani kekurangan tenaga pendidik di daerah-daerah khusus 61

62 62 Terima Kasih

63 63 MONEV SDN ASAM 03 KABUPATEN KUPANG (27 Januari 2012)

64 64 MONEV SMPN 2 KOTA KUPANG PROV. NUSA TENGGARA TIMUR

65 65 MONEV SMPN 2 KOTA KUPANG PROV. NUSA TENGGARA TIMUR

66 66 MONEV SMPN 2 KOTA KUPANG PROV. NUSA TENGGARA TIMUR

67 67 MONEV SMP K. DEWANTARA KOTA KUPANG PROV. NUSA TENGGARA TIMUR

68 68 MONEV SMP ADYAKSA KOTA KUPANG PROV. NUSA TENGGARA TIMUR

69 69 MONEV SMPN 15 KOTA KUPANG PROV. NUSA TENGGARA TIMUR

70 70 MONEV SMPN 7 KOTA KUPANG PROV. NUSA TENGGARA TIMUR

71 71 MONEV SMPN 6 KOTA KUPANG PROV. NUSA TENGGARA TIMUR

72 72 MONEV SMPN 2 SABU BARAT DI KAB.SABU RAJUA PROV. NTT

73 73 MONEV SMPN 2 SABU BARAT DI KAB.SABU RAJUA PROV. NTT


Download ppt "11 PERAN SERTA TNI DALAM PROGRAM REHABILITASI SEKOLAH, PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA, DAN BANTUAN PENYEDIAAN PENDIDIK 1 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google