Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Tahukah anda ? Pada tahun 1976, Frank Dance dan Carl Larson mencatat terdapat 126 definisi tentang komunikasi. Tahukah anda ? Pada tahun 1976, Frank Dance.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Tahukah anda ? Pada tahun 1976, Frank Dance dan Carl Larson mencatat terdapat 126 definisi tentang komunikasi. Tahukah anda ? Pada tahun 1976, Frank Dance."— Transcript presentasi:

1

2 Tahukah anda ? Pada tahun 1976, Frank Dance dan Carl Larson mencatat terdapat 126 definisi tentang komunikasi. Tahukah anda ? Pada tahun 1976, Frank Dance dan Carl Larson mencatat terdapat 126 definisi tentang komunikasi.

3  Secara etimologis atau menurut asal katanya, istilah komunikasi berasal dari bahasa Latin communication, dan perkataan ini bersumber pada kata communis. Arti communis disini adalah sama, dalam arti kata sama makna, yaitu sama makna mengenai suatu hal. Jadi, komunikasi berlangsung apabila orang-orang yang terlibat terdapat kesamaan makna mengenai suatu hal yang dikomunikasikan.

4  Secara terminologis, komunikasi berarti proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Dari pengertian itu, jelas bahwa komunikasi melibatkan sejumlah orang, dimana seseorang menyatakan sesuatu kepada orang lain

5  Untuk memahami pengertian komunikasi sehingga dapat dilancarkan secara efektif, para peminat komunikasi sering kali mengutip paradigma yang dikemukakan oleh Harold Lasswel. Laswell mengatakan bahwa cara yang baik untuk menjelaskan komunikasi adalah menjawab pertanyaan sebagai berikut: Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect.

6

7 Kotler menyebutkan tiga definisi pasar :  Secara tradisional : tempat fisik di mana pembeli dan penjual berkumpul untuk membeli dan menjual barang  Berdasar ahli ekonom : sekumpulan pembeli dan penjual yang bertransaksi atas suatu produk atau kelas produk tertentui  Berdasar pemasar : istilah yang digunakan pemasar untuk mencakup berbagai pengelompokan pelanggan. Pemasar memandang penjual sebagai industry, dan pembeli sebagai pasar.

8  Pemasar / marketer : seseorang ang mencari respons (perhatian, pembelian, dukungan, sumbangan) dair pihak lain (prospect)  Prospect : pihak yang merupakan sasaran dari marketer

9  Pemasaran adalah merupakan suatu kesatuan proses, yang dimulai dari tahap perencanaan hingga distribusi produk (baik barang maupun jasa) sampai ke tangan konsumen. Hal ini dilakukan dengan berbagai program yang bisa meningkatkan pendapatan dan juga memenuhi kebutuhan pelanggan, sehingga bisa diperoleh keuntungan bagi kedua pihak, baik perusahaan maupun pelanggan.

10  Barang (makanan, minuman, kebutuhan kantor dsb)  Jasa (bioskop, kantor pengacara, jasa pengiriman dll) Experience (Wahana Rama-Shinta, Sarana Terjun Payung dll)  Event (Pekan Raya Jakarta, Ngaben, Olimpiade)  Person (artis, olahragawan, public figure)  Tempat (area wisata, museum, situs sejarah)  Property (real estate, saham obligasi),  Organisasi (YLKI, Parpol, Yayasan Pecinta Satwa),  Informasi (ensiklopedia, film dokumenter, guides book, peta)  Ide / gagasan (solusi terhadap pemecahan masalah, konsultansi)

11 Pergeseran Praktik Konsumsi dari Masa Ke Masa

12 Konsumsi, awalnya, merupakan upaya manusia memenuhi kebutuhan, keinginan dan harapan. Tindakan ini dikendalikan sisi rasional dan emosional manusia, terkait upaya mempertahankan hidup, ekspresi diri maupun mewujudkan harapan yang bersifat spesifik bagi setiap individu. Konsumsi mendapat perhatian dari berbagai perspektif pemikiran, manakala aktivitasnya berubah menjadi konsumerisme. Lal & Nandy (2005), menyebutkan bahwa : Konsumerisme bukanlah pilihan utama umat manusia. Juga bukan merupakan kebutuhan dasar. Tak ada bukti sedikitpun yang bersumber dari psikologi kontemporer, anthropologi maupun ethnologi yang mengkonfirmasi bahwa konsumerisme merupakan bagian kealamian manusia, sehingga manusia tak dapat mempertahankan hidupnya melalui konsumsi tanpa akhir. Istilah konsumerismepun bukan istilah yang menunjukkan bahwa gejala ini, telah menjadi bagian hidup umat manusia sejak masa lampau. Paling tidak baru 5 dekade ke belakang, konsumerisme menjadi nilai dan gaya hidup manusia, sehingga mulai menjadi topik yang terus-menerus dibicarakan.

13  Dalam rangkaian produksi – distribusi dan konsumsi, terjadi 3 relasi sbb : › Produksi < Konsumsi = Periode Produksi › Produksi ≈ Konsumsi = Periode Distribusi › Produksi > Konsumsi = Periode Konsumsi

14  Produksi terbentuk untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia. Kebutuhan muncul akibat langkanya jumlah produk dibanding konsumen yang membutuhkan. Sehingga tujuan produksi adalah memenuhi kebutuhan dalam jumlah banyak di waktu yang singkat.  Gejala ini memunculkan, adanya perusahaan-perusahaan sejenis. Rasio kebutuhan dibanding pemenuhan yang mulanya condong pada tingginya angka demand, lambat- laun bergerak ke angka supply.  Hingga pada sebuah titik, angka pemenuhan produksi lebih besar dibanding kebutuhannya (Schultz, Tannenbaum, Lauterborn, 1992). Produksi mengalami kelimpahruahan.

15  Sekedar announcement  Bersifat sentral (mengutamakan manfaat langsung mengkonsumsi produk)  Menitikberatkan pada fungsi rasional (obat : penyembuh penyakit, jam : penunjuk waktu, mobil : moving, dan sebagainya).

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25  Pada periode produksi, komunikasi cukup menekankan pada pembentukan awareness.  Alat komunikasi tunggal dapat diandalkan dalam membentuk perilaku psikomotorik.

26  Ketika produksi mengalami kelimparuahan dibanding konsumen yang benar-benar membutuhkan, upaya mendistribusikan produk harus terus dilakukan. Investasi yang ditanamkan, telah terlanjur menggerakkan mesin-mesin untuk terus berproduksi. Pada keadaan yang harus diatasi ini, memaksa produsen untuk menyusun strategi maupun taktik yang menjamin aliran hasil produksi menjadi aktivitas konsumsi.  Sistem produksi digerakkan untuk menciptakan kebutuhan, yang seringkali bukan kebutuhan yang senyatanya : Ideologi konsumsi telah meyakinkan kita bahwa kita telah memasuki suatu era baru, dan bahwa revolusi umat manusia telah memisahkan masa produksi yang krusial dan heroik dari masa konsumsi, yang mana keadilan akhirnya dikembalikan pada manusia dan hasrat-hasratnya (Baudrillarad, 1970 :71)  Dalam strategi maupun taktik membangun sistem konsumsi, adalah menancapkan pesan-pesan maupun imaji kebutuhan terhadap produk, yang terorganisasi rapi, memanfaatkan media massa.

27  Terjadi aliran tekanan persaingan menuju distribusi dengan memanfaatkan komunikasi : kemampuan produsen menciptakan imaji kebutuhan. Output pilihan strategi dan taktik komunikasi pada penciptaan imajinasi konsumen adalah maraknya aplikasi-aplikasi periklanan, public relations, komunikasi bisnis dll. Jargon yang berlaku : tak akan ada produk unggul, tanpa campur tangan komunikasi pemasaran yang disiarkan melalui media massa.  Sistem produksi beroperasi lebih halus tanpa selalu disadari konsumennya. Obyek konsumsi terselip dalam aktivitas- aktivitas konsumen secara samar.  Salah satu cara yang digunakan agar konsumsi dapat dipastikan, sistem produksi menyelipkan obyek konsumsi sebagai bahasa, yang digunakan dalam interaksi sosial. Aplikasinya obyek konsumsi berkembang sebagai petanda dan penanda dalam sistem tanda, yang membentuk makna signifikan.

28  Akibat terjadi persaingan produk sejenis, produsen bersaing memperebutkan “kapling” ingatan konsumen › Lebih menekankan pada pembentukan harapan › Mengharapkan keterlibatan konsumen › Lebih kuat pada aspek peripheral (bersifat art, sangat dipengaruhi oleh creative )

29 People are hammered by : Over 7,000 TV Commercial Spots Over 30,000 Radio Spots Over 3,000 print ads In ONE day alone

30  Konsumsi air minum dalam kemasan pada 2002, terjadi kenaikan 30 persen dibandingkan tahun 2001 dari 5, 4 miliar liter menjadi 7,1 miliar liter. Tahun ini, ditargetkan peningkatan hingga 20 persen menjadi 8,5 miliar liter. (sumber : Sinar Harapan 2003)  Market share mi instant berubah secara signifikan, dibanding pada tahun 2002 yang sekitar 68% milik Indomie saja, dan bila ditotal dengan Indofood Grup (Sarimi, Supermie) di atas 80%, sekarang berbeda. Sudah sekitar 20-an persen pasar mie instant mulai bergeser ke Mie produk dari Wings Food (mie sedaap) dan sekitar 10% lainnya ke GagaMie, Alhami, Salamie, Kare, dll. (Sumber sapto Anggoro. Detik.Com)  Meski telah menguasai pangsa pasar produk teh siap minum kemasan botol hingga 71% di Indonesia, nampaknya tak membuat PT Sinar Sosro berhenti berpromosi. (sumber Suara Merdeka 2005)

31

32

33

34  Komunikasi pada periode distribusi-Konsumsi lebih ditekankan pada upaya pemastian mengalirnya produk yang dihasilkan ke tangan konsumen.  Konsumen dibujuk rayu, kebutuhan tidak selalu berarti kebutuhan namun berupa imajinasi kebutuhan

35  Sistem produksi melakukan pencanggihan strategi dan taktiknya sehingga makin samar dan tak terhindar oleh konsumen.  Namun, perlawanan konsumen juga makin gencar. Muncul sikap kritis mewaspadai imaji kebutuhan, menolak obyek konsumsi sebagai sumber pemaknaan.  Langkah-langkah sistem produksi, tetap saja, sebatas menggoda ketertarikan konsumen, tak dapat memastikan konsumsi.

36  Apa yang dapat dilakukan dilakukan sistem produksi ?  Harapan yang dapat dilakukan adalah mengikuti perubahan masyarakat yang berkembang seiring kemajuan teknologi, terutama teknologi informasi.  Teknologi informasi berkembang terutama dengan dimediasi komputer. Informasi semacam ini mampu menghubungkan individu tanpa batas geografis maupun pemerintahan dan bersifat real time. Masyarakat dunia disatukan di dalam satu perkampungan, global village, dalam ekologi media ( McLuhan, 1964 dalam West & Turner 2007).  Satu-satunya syarat untuk terus eksis dalam jaringan informasi ini adalah dimilikinya teknologi yang sama untuk berinteraksi satu dengan yang lain. Pada akhirnya, teknologi informasi yang seragam inilah mendorong munculnya network society. Siapapun dapat berada dalam global vilage, sepanjang memiliki perangkat dan persyaratan yang dikehendaki sistem. Tiadanya perangkat dan syarat tersebut, menyebabkan terlemparnya anggota keluar dari network.  Inilah harapan itu, sistem produksi dapat meletakkan obyek konsumsinya sebagai bagian dari perangkat dan syarat untuk tetap berada dalam network society.

37  Tidak nyata sebagai penawaran produk  Peran komunikasi pemasaran sedang dijalankan dengan komunitas dan tidak dapat ditolak

38

39

40

41

42

43  Kebutuhan adalah suatu keadaan dimana manusia merasakan tidak adanya kepuasan dasar tertentu. Hal ini disebabkan karena kebutuhan- kebutuhan yang muncul dalam diri manusia bukan diciptakan oleh pihak lain seperti masyarakat, lingkungan ataupun pemasar. Kebutuhan ini sudah ada dan akan selalu melekat dalam tubuh dan setiap kondisi manusia. Misalnya saja kebutuhan manusia akan pangan, sandang, rumah, perasaan aman, perasaan memiliki, harga diri dan lain sebagainya.

44  Keinginan merupakan kehendak yang kuat untuk mendapatkan pemuas yang spesifik dalam rangka pemenuhan akan kebutuhan-kebutuhan secara lebih mendalam.

45  permintaan adalah keinginan akan produk yang spesifik yang didukung dengan kemampuan dan kesediaan untuk membelinya.

46  Nilai suatu produk dapat diukur berdasarkan kegunaannya. Nilai kegunaan suatu produk merupakan taksiran konsumen mengenai kapasitas keseluruhan suatu produk untuk memuaskan kebutuhannya.  Rumus Nilai

47  Menurut Duncan (2002:15) marketing communication is the collective term for all the communication functions used in marketing a product. Komunikasi pemasaran adalah kerja kolektif dari fungsi-fungsi komunikasi dalam usaha memasarkan sebuah produk. Fungsi-fungsi komunikasi tersebut antara lain: advertising (periklanan), public relations (hubungan masyarakat), direct-response marketing, sales promotion dan lain-lain.  Lebih lanjut dijelaskan oleh Duncan bahwa komunikasi pemasaran adalah bagaimana sebuah organisasi mengirimkan pesan tentang merek untuk konsumen, potensial konsumen, penyadang dana ataupun pemilih.


Download ppt "Tahukah anda ? Pada tahun 1976, Frank Dance dan Carl Larson mencatat terdapat 126 definisi tentang komunikasi. Tahukah anda ? Pada tahun 1976, Frank Dance."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google