Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SENI BUDAYA VIII BAB VII APRESIASI KARYA SENI TEATER.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SENI BUDAYA VIII BAB VII APRESIASI KARYA SENI TEATER."— Transcript presentasi:

1 SENI BUDAYA VIII BAB VII APRESIASI KARYA SENI TEATER

2 PENGERTIAN TEATER TRADISIONAL Adalah Bentuk tetaer yang berakar pada tradisi budaya daerah setepat

3 SEJARAH TEATER TRADISIONAL Pada zaman pra sejarah sebagai upacara keagamaan/adat berupa : paduan suara, persembahan, doa, ataupun mantra yang magis dan puitis Sebagai sarana hiburan Sebagai pertunjukan

4 CIRI TEATER TRADISIONAL Proses kreatifnya didukung oleh sistem kebersamaan Tidak ada penonjolan pencipta karya Tidak ditemukan pengarang certa Berdasarkan intuisi para pemainnya Apa yang dilkukan dalam pementasan didasarkan atas kebiasaan bermain dan diwariskan secara turun – temurun Menggunakan erbagai media ekspresi : akting, dialog, nyanyian, gerak tari, bunyi-bunyian sebaga musik Menggambarkan tata cara kehidupan masyarakat setempat

5 BENTUK TEATER TRADISIONA 1. TEATER KLASIK 2. TEATER RAKYAT 3. TEATER TRANSISI

6 TEATER KLASIK Adalah teatertradisional yang bersifat feodalistik Muncul XIX di Jawa Tengah Bertujuan debagai sarana hiburan, penghormatan tamu, upacara ritual Sudah mapan dan teratur dengan cerita,pelaku, gedung yang memadai Cerita statis namun mempunyai daya tarik kreativitas dalang/pelaku Dialog panjang dengan sajak berirama Lakon sering diselingi monolog Kemanisan berakting diutamakan Cerita bersumber epos Ramayana dan Mahabarata Layar beber bergambar menjadi daya tarik tersendiri

7 CONTOH TEATER KLASIK Wayan kulit dari Jawa dan Bali Wayang orang Wayang Golek dari Jawa Barat Wayang Topeng dari Cirebon, Jateng, Malang, Madura

8 TEATER RAKYAT Adalah teater tradisi yang bersifat sderhana, improvisasi spontan dan menyatu dengan kehidupan rakyat Berasal dari seni tradisi yang berkembang secara turun- temurun Hadir dan berkembang diantara hamparan kebudayaan yang lebih luas Mengembangkan tradisi dan memelihara budaya daerah/tradisional

9 CIRI TEATER RAKYAT Memiliki lingkup dan jangkauan yang terbatas pada lingkungan budaya yang mendukungnya Berkembang secara perlahan sebagai akibat dinamika yang lamban dari masyarakat Merupakan bagian dari satu Kosmos kehidupan yang bulat dan utuh Bukan sebagai kreativitas individu, tetapi tercipta secara anonim bersama dengan sifat kolektifitas masyarakat

10 NAMA-NAMA TEATER RAKYAT Aceh : Didong dan Dangdeuruia Sumatera : Bangsawan, Demuluk,Randai dan Bakaba Riau : Mak Yong dan Mendu Jawa Barat : Banjet, Longser, Ubung, Tarling dan Ketuk Tiu Betawi : Lenong, Topeng dan Balantak Jawa Tengah : Kethoprak, Langendriyan, Gatholoco Jawa Timur : ludruk, Reo, Kentrung dan Srimulat Bali : Ara, Prembon, Drama Gong, Cak dan Barong Lombok : Anak Abir dan Cekepung Kalimantan : Mamanda, Tatayung, Belian dan Bapandung Sulawesi : Sinrili dan Masurat Papua : Wor

11 TEATER TRANSISI Adalah teater yang bersumber pada teater tradisional Gaya penyajiannya dipengaruhi teater barat

12 JENIS TEATER TRANSISI Wayang Parsi Komedi Bangsawan Komedi Stambul ( disajikan dalam bentuk komedi dengan kisah raja dan putri cantik )

13 UNSUR SENI TEATER NUSANTARA 1. Seni Sastra 2. Seni Peran 3. Seni Musik 4. Seni Tari 5. Seni Rupa

14

15

16

17

18

19

20 SENI BUDAYA VIII BAB VII APRESIASI KARYA SENI TEATER


Download ppt "SENI BUDAYA VIII BAB VII APRESIASI KARYA SENI TEATER."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google