Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TEORI PORTOFOLIO DAN HASIL PENGEMBALIAN. Pengertian Teori Portofolio-Resiko Teori P0RTOFOLIO Adalah teori yang menunjukkan sekumpulan berbagai surat berharga.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TEORI PORTOFOLIO DAN HASIL PENGEMBALIAN. Pengertian Teori Portofolio-Resiko Teori P0RTOFOLIO Adalah teori yang menunjukkan sekumpulan berbagai surat berharga."— Transcript presentasi:

1 TEORI PORTOFOLIO DAN HASIL PENGEMBALIAN

2 Pengertian Teori Portofolio-Resiko Teori P0RTOFOLIO Adalah teori yang menunjukkan sekumpulan berbagai surat berharga atau aset yang dimiliki oleh seorang investasor. JIka seorang memiliki 10 jenis surat berharga yang terdiri dari saham dan obligasi dan lainnya “potofolio”

3 Pengertian Teori Portofolio-Resiko Dalam Teori ini ada 2 hal penting: 1.Keuntungan portofolio berpola (multi variate) distribusi normal. 2.Para investor bersikap tidak menyukai resiko ( Risk Averter) Jadi portofolio adalah gabungan beberapa investasi surat berharga dengan diversifikasi tertentu. Harga pasar portofolio adalah penaksiran konsessus padar akan nilai portofolio.

4 Teori Portofolio-Resiko RESIKO Adalah suatu kemungkinan bahwa keuntungan sebenarnya dari pemilikan suatu “asset portofolio” akan menyimpang dari keuntungan yang diharapkan. Semakin besar penyimpangan maka semakin besar resiko yang timbul. Seorang investor dia mengharapkan keuntungan atau 1. Faedah atas investasi dalam portofolio ini untuk (maximization of utility). Hal ini disebut juga “expected utility” fungsi dari keuntungan yang diharapkan dan resikonya. 2. Individu “risk averse” akan mensyaratkan penambahan expected return yang sebesar-besarnya yang diukur dengan standar deviasi.

5 Mengukur Resiko Portofolio Menentukan resiko aset sebagai suatu kelompok (portofolio of assets) sangat penting karena aset secara individu dan independen dengan aset lainnya.

6 Resiko dan hasil penembalian Portofolio Contoh perhitungan : Tabel berikut ini menggambarkan “return” yang dihasilkan pleh asset X,Y dan Z. Tahun X Y Z % 32% 16% % 28% 20% % 24% 24% % 20% 28% % 16% 32%

7 Diminta: a.Resiko Aset X, Y dan Z secara individual. b.Resiko Portofolio X,Y (50%X + 50%Y) dan XZ (50% + 50% Z) c.Kesimpulan.

8 Solusinya : Menentukan Expected value aset X,Y danZ(Ē) ĒX=16%+20%+24%+28%+32%)/5 = 24% ĒY dan ĒZ = dengan cara yang sama hasilnya sama – 24%

9 Menghitung Standar deviasi. Rumus dari standard deviasi Dimana N = jumlah observasi. t = waktu K = Pengembalian yang diharapkan P1 = Probabilitas pengembalian K = Pengembalian aktual. Untuk data diatas, Asset X” dapat djuga dihitung sbb:

10 N Ei Ē (Ei- Ē) (Ei –Ē) (Ēi – E) 2 = 160 X = 160/5 = 5,66% Untuk standar deviasi Y dan Z, hasilnya sama atau 5,66%.

11 Return, Expected Value dan Standar deviasi portofolio Berdasarkan hasil perhitungan di atas maka dapat dibuat tebel sbb: Return,Expected value dan standard deviasi aset X,Y dan Z secara individual dan Portofolio XY dan XZ Assets Portofolio. Tahun X Y Z XY(0,5X+0,5Y) XZ(0,5X+0,5Z) % 32% 16% 24% 16% Expected. value (%) Standard Deviasi(%): 5,66 5,66 5,66 0 5,66

12 Kesimpulan : a.Aset X dan Y menunjukkan korelasi negatif, karena hasil yang berbeda. b.Aset X dan Z korelasinya positif karena hasilnya sama. c.Portofolio XY lebih rendah dari pada resiko aset X dan Y secara individu dan ldebih rendah daripada portofolio XZ, karena standard deviasinya portofolio XY = 0. Sedangkan standard deviasi portofolio XZ dengan standard deviasi aset X,U dan Z secara individu adalah 5,66% yang berarti tingkat resiko dihadapi adalah sama.

13 ĒX =( 16%+20%+24%+28%+32%)/5 = 24%. ĒY = (32%+28%+24%+20%+16%)/5 = 24% ĒZ =(15%+20%+24%+28%+325)/5 = 24%

14 Resiko Portofolio dan Kovarian Untuk mengukur resiko potofolio dengan kovarians dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu: 1.Diversifikasi dengan menambahkan sekuritas dalam portofolio 2. Kovarians.

15 Kurva Indiferen dari Rata-rata Varian Tingkat risiko bisa diukur dengan hasil varian hasil pengembalian atau dengan akar varian (standard deviasi;  (R)) dan bila hasil pengembalian itu diukur de ngan menghitung hasil yang diharapkan, yaitu E(R), maka dapat disusun suatu kombinasi sebagai rata-rata dan deviasi standard yang menghasilkan jumlah utilitas yang sama

16 Kurva Indiferen Rata-rata Mean dan Varian dari Satu Aktiva pi =probabilitas dari setiap tingkat pengembalian (Ri) Ii IV III II V A C B E(r) σ

17 Hasil pengembalian rata-rata = N E(R i ) =  p i R i T = 1 Var(R i ) N =  pi[Ri-E(R)] 2 T = 1  (R i ) = √ Var(R i ) Hasil yang diharapkan dari porto-folio aktiva : E(R p ) = W E (R A ) + (1-W) E (R B )

18 Varian dari suatu portofolio : N COV (R A R B ) =  pi [R A -E(R A )][R B -E(R B )]) T = 1 Var(Rp) = W 2 Var(R A )+2W(1-W) COV(R A,R B ) + (1-w) 2 Var(R B ) Korelasi dan Kovarian : ρ AB = COV (ab) atau COV( A,B ) = ρ AB  A  B σ A σ B

19 Efficient Frontier portofolio aktiva tetap. Untuk dapat mengukur Efficient Frontiwer dari portofolio aktiva tetap dengan menggunakan rumus sbb: 1.Harapan keuntungan portofolio : E(R p ) = 2.Resiko Portofolio : σ p =

20 3.Harapan keuntungan portofolio : E(R p ) = xE(R 1 )+(1-x)E(R 2 ) 4.Resiko Portofolio : σ p = x 2 σ (1-x) 2 σ x(1-x)(r 12 σ 1 σ 2 ) dimana : E(R 1 )= harapan keuntungan seluruh aktiva lama

21 E(R 2 )= harapan keuntungan proyek baru σ 1 = resiko aktiva lama σ 2 = resiko proyek baru x= proporsi dana yang ditanam dalam aktiva lama (1-x) = proporsi dana yang digunakan dalam proyek baru.

22 Contoh: Aktiva lama dan proyek aktiva baru dalam berbagai kondisi ekonomi datanya sbb : Kondisi Proba Laba dr Laba dari Binsis bilitas Aktiva lama Proyek baru a.Resesi 0,20 R11 = 0,03 R21 = - 0,04 b.Depresi berat 0,30 R12 = -0,08 R22 = 0,01 c.Ekonomi buruk 0,40 R13 = 0,08 R23 = 0,06 d. Pertumbuhan eko. 0,10 R14 = 0,14 R24 = 0,26 Jika proporsi dana aktiva lama x=0,40 maka dana diserap dalam poryek baru (1-x) = (1-0,40 ) = 0,60.

23 Harapan keuntungannnya Perhitungan: 1. Harapan keuntungan aktiva lama: =(0,03)(),2) + (-0,08)(0,30)+(0,08)(0,4) +(0,14)(),3) = 0, Harapan keuntungan proyek baru. =(0,-014)(0,2)+(0,01)(0,3) + (0,06) (0,4)+(0,26)(0,1) = 0,045.

24 Resiko Aktiva lama dapat dihitung sbb : 2 Kondisi Proa R1i-E(R1) [R1i –E(R1)] 2 [R1i-E(R1i)] 2 P(R1i) Binsis bilitas ………………………………………. a. 0,20 0, 002 0, , b. 0,30 -0,108 0, , c. 0,40 0,052 0, , d. 0,10 0,112 0, ,

25 Varian σ 1 2 = = 0, Simpangan baku σ 1 = = = 0,076394

26 Resiko Poryek Baru dengan rumus : 9.Varian : Kondisi Proba R 2i -E(R 2 ) [R 2i –E(R 2 )] 2 [R 2i -E(R 2 )] 2 Pr(R 2i ) Binsis bilitas ………………………………………. a. 0,20 - 0, 085 0, , b. 0,30 -0, 835 0, , c. 0,40 0,015 0, , d. 0,10 0,215 0, , Rumus Varians. Hasilnya = 0, Simpangan Baku dengan rumus = = 0,

27 : Resiko Portofolio Aktiva Lama dan Proyek baru Kondisi Proa R1i-E(R1) R2i –E(R2) Kolom Kolom Binsis bilitas ……………… (3)x(4)…… (2)(5) a 0,20 0, ,085 -0, , a. 0,30 -0, ,035 0, , c. 0,40 0, 052 0,015 0, , d. 0,10 0, 112 0,215 0, , Cov(A dan B) = Koefisien korelasi

28 Rumus Cov (A dan B) Hasilnya = 0, Rumus Koefisien Korelasi: = r12 hasilnya = 0,619 Maka resiko Portofolio A dan B dapat dhitung sbb : Rumus : =(0,4) 2 (0,005836) + (0,60) 2 (0,006525) + 2(0,4)(),6)(0,619)(0,076394)(0,080777) = 0, Resiko protofolionya adalah : Rumus

29 Kesimpulan : a. Resiko Aktiva Lama σ 1= b.Resiko Proyek Baru σ 2 = 0, c.Resiko Portofolio σ p = 0,0715 Resiko proyek yang secara individual > Resikonya aktiva lama yaitu sebesar σ 2 > σ 1 = tetapi kalau dikombinasikan akan membentuk suatu Fortofolio, maka resiko perusahaan keseluruhan akan turun dibawah aktiva lama yaitu sebesar σ 2 > σ 1.


Download ppt "TEORI PORTOFOLIO DAN HASIL PENGEMBALIAN. Pengertian Teori Portofolio-Resiko Teori P0RTOFOLIO Adalah teori yang menunjukkan sekumpulan berbagai surat berharga."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google