Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ENDANG DWI WAHYUNI RESIKO DAN KETIDAK PASTIAN Ketidak pastian : adalah suatu keadaan dimana kemungkinan munculnya suatu kejadian tak dapat diperhitungkan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ENDANG DWI WAHYUNI RESIKO DAN KETIDAK PASTIAN Ketidak pastian : adalah suatu keadaan dimana kemungkinan munculnya suatu kejadian tak dapat diperhitungkan."— Transcript presentasi:

1

2 ENDANG DWI WAHYUNI

3 RESIKO DAN KETIDAK PASTIAN Ketidak pastian : adalah suatu keadaan dimana kemungkinan munculnya suatu kejadian tak dapat diperhitungkan sebelumnya Resiko : Adalah suatu keadaan dimana munculnya suatu kejadian dapat diperkirakan sebelumnya dengan menggunakan informasi yang relevan

4 RESIKO DAN TINGKAT PENGEMBALIAN Setiap Investasi, baik dalam real asset maupun financial asset mempunyai resiko. Investasi dalam real asset memiliki resiko yang lebih besar bila di bandigkan dengan financial asset, karena memiliki ketidak pastian yang lebih tinggi. Investasi dalam real asset dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar, bila dibandingkan dengan financial asset Dengan demikian, maka kita bisa melihat bahwa ada hubungan Positif antara resiko dan tingkat keuntungan.

5 Pengembalian atas investasi: selisih antara nilai kekayaan awal periode dengan akhir periode. Tingkat pengembalian: pengembalian yang dinyatakan dalam bentuk persentase, dan biasanya dalam periode tahunan.

6 PENGUKURAN TK PENGEMBALIAN: Berdasarkan data yang digunakan, tipe pengukuran atas pengembalian dan risiko investasi: 1. Pengembalian dan risiko historis (menggunakan data masa lalu); 2. Pengembalian dan risiko diharapkan (menggunakan data di masa mendatang). Berdasarkan asetnya, pengukuran pengembalian dan risiko dibagi menjadi dua macam: 1. Pengembalian dan risiko aset tunggal; 2. Pengembalian dan risiko portofolio.

7 INVESTASI YANG BERISIKO Investasi yang berisiko, investor tidak tahu secara pasti keuntung an yang akan diperolehnya. Yang bisa dilakukan adalah, memperkirakan berapa keuntungan yang diharapkan dari investasinya. Nilai yang diharapkan oleh investor dipengaruhi oleh distribusi probabilitas ( peluang terjadinya suatu kejadian) Tingkat keuntungan yang diharapkan : ER = P1R1 + P2R2 + …….Pn Rn

8 PENGEMBALIAN DAN RISIKO ASET TUNGGAL (1) Pengembalian aset tunggal historis pada periode t, (R t ) = (W t – W t-1 )/W t-1. Pengembalian rata-rata, E( R) =  R t /n. Risiko total,  2 ( R) =  [R t - E( R)] 2 /n. Risiko total,  ( R) =  2 ( R). Risiko sistematik,  = koefisien regresi antara pengembalian pasar saham dengan pengembalian saham yang diukur.

9 PENGUKURAN RISIKO Risiko investasi tunggal ( sendiri) Varian =  2 = ( R1-ER) 2 P1 + (R2-ER) 2 P2 + …… (Rn-ER) 2 Pn Standart Deviasi =  =   ( Ri-ER) 2 Pi Koefisien variasi =  / E (R)

10 Contoh : Usulan investasi AUsulan investasi B Probabilitas arus kasProbabilitas arus kas 0,10Rp300 0,05Rp300 0, , , , , , , , E(R)Rp500Rp500 SD (  )109,589,4 Cov. Var0,2190,178

11 Risiko portofolio E(R)p = W 1 R 1 + W 2 R 2 + …WnRn  p =  w 2 1    w 1 w 2  12  12 = Covarian saham 1 dan 2 =  12  1  2  12 = Korelasi saham 1 dan saham 2

12 Risiko Portofolio Risiko portofolio dapat dihitung dengan rumus varians dan standar deviasi :  P 2 = (Xi) 2 (  I) 2 +(Xj) 2 (  j) (Xi)(Xj)  (i,j)(  i)(  j)  P =  (Xi) 2 (  I) 2 +(Xj) 2 (  j) (Xi)(Xj)  (i,j)(  i)(  j) Keterangan simbol  : Koefisien korelasi  (i,j)(  i)(  j): Kovarian saham i dan saham j

13 Lanjutan ….. Korelasi Cov (A,B) r (A,B) = (  A ) (  B ) Kovarian Cov (A,B) =  ( A,B )(  A )(  B ) n =  (P i ) [ R Ai – E(R A )] [R Bi – E(R B )] I = 1 Keterangan : Pi = Probabilitas diraihnya pengembalian R Ai = Tingkat pengembalian aktual dari investasi saham A R B i = Tingkat pengembalian aktual dari investasi saham B E(R A ) = ER dari investasi saham A E(R B ) = ER dari investasi saham B

14 Contoh Data saham A dan saham B Periode R A R B 120 %15 % 215 %20 % 3 18 %17 % 421 %12 % Risiko portofolio ?

15 Penyelesaian E(R A ) = (20% + 15% + 18% + 21%) / 4 = 18, 5 % E(R B ) = (15% + 20% + 17% + 15%) / 4 = 16,75 % Varian dari investasi  A 2 = [(20% - 18,5%) 2 + (15% - 18,5%) 2 + (18% - 18,5%) 2 + (21% - 18,5%) 2 ] /4 = (2, ,25 + 0,25 + 6,25) / 4 = 5,25  B 2 = [(15% - 16,75%) 2 + (20% - 16,75%) 2 + (17% - 16,75%) 2 + (15% - 16,75%) 2 ] /4 = (3, , , ,0625) / 4 = 4,187

16 Penyelesaian Standar deviasi (risiko individual)  A =  5,25 = 2,29 %  B =  4,1875= 2,05 % Covarian Cov (A,B) = (20% - 18,5%)(15% - 16,75%) = - 2,625% (15% - 18,5%)(20% - 16,75%) = - 11,375% (18% - 18,5%)(17% - 16,75%) = - 0,125% (21% - 18,5%)(15% - 16,75%) = - 4,375% Total = - 18,500% = - 18,5 / 4 = - 4,625 % r (A,B) = -4,625 / [(2,29)(2,05)] = - 0,9852

17 Penyelesaian Jika dana yang diinvestasikan saham A 65 % dan saham B 35 %, risiko portofolio dapat dihitung :  p 2 =(0,65)2 (0,0229)2 + (0,35)2(0,0205)2 + 2 (0,65)(0,35)(- 0,9852)(0,0229)(0,0205) = 0, , – 0, = 0,  p=  0, = 0, = 0,7912 % Risiko individual dapat diperkecil dengan membentuk portofolio dengan koefisien korelasi kedua saham negatif

18 Risiko Sistematik Risiko Jumlah saham Risiko tidak sistematis Risiko sistematis Total risiko 0

19 Risiko Sistematis Suatu risiko yang tidak dapat dihilangkan dengan melakukan diversifikasi, karena fluktuasi risiko ini dipengaruhi oleh faktor makro yang dapat mempengaruhi pasar secara keseluruhan Faktor yang mempengaruhi : Perubahan tingkat bunga Kurs valuta asing Kebijakan pemerintah Risiko ini disebut risiko yang tidak dapat didisversifikasi – undiversifiable risk

20 Risiko Tidak Sistematis Suatu risiko yang dapat dihilangkan dengan melakukan diversifikasi, sebab risiko ini hanya ada dalam satu perusahaan atau industri tertentu Terdapat fluktuasi risiko yang berbeda antara satu saham dengan saham lain Faktor yang mempengaruhi : Struktur modal Struktur aset Tingkat likuiditas Risiko ini disebut risiko yang dapat didisversifikasi – diversifikasi risk

21 BETA (ß) Beta merupakan suatu pengukuran volatilitas return sekuritas atau portofolio terhadap return pasar. Beta suatu sekuritas menujukan risiko sistimatiknya yang tidak dapat dihilangkan dengan deversivikasi. Beta portofolio merupakan rata-rata tertimbang dari Beta masing-masing sekuritas.

22 CAPITAL ASSET PRICING MODEL Suatu model yang digunakan untuk mengestimasi return suatu sekuritas suatu model yang memformulasikan return suatu saham adalah sama dengan tingkat bunga bebas risiko ditambah premi risiko Ki = Krf + ( Km -Krf) bi

23 Hubungan antara Risiko dengan Return dalam CAPM SML Risiko Return Krf Premi Risiko =Km-Krf Km m


Download ppt "ENDANG DWI WAHYUNI RESIKO DAN KETIDAK PASTIAN Ketidak pastian : adalah suatu keadaan dimana kemungkinan munculnya suatu kejadian tak dapat diperhitungkan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google