Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SURAT KETETAPAN PAJAK 1 15 MEI 2011Surat Ketetapan Pajak.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SURAT KETETAPAN PAJAK 1 15 MEI 2011Surat Ketetapan Pajak."— Transcript presentasi:

1 SURAT KETETAPAN PAJAK 1 15 MEI 2011Surat Ketetapan Pajak

2 SURAT KETETAPAN PAJAK (Pasal 1 Angka 15) SURAT KETETAPAN PAJAK ADALAH SURAT KETETAPAN YANG MELIPUTI : SURAT KETETAPAN PAJAK KURANG BAYAR (SKPKB), SURAT KETETAPAN PAJAK KURANG BAYAR TAMBAHAN (SKPKBT), SURAT KETETAPAN PAJAK NIHIL (SKPN) DAN SURAT KETETAPAN PAJAK LEBIH BAYAR (SKPLB) 15 MEI 20112

3 Surat Ketetapan Pajak Pasal 1 Angka 16 : SURAT KETETAPAN PAJAK KURANG BAYAR (SKPKB) ADALAH SURAT KETETAPAN PAJAK YANG MENENTUKAN BESARNYA JUMLAH POKOK PAJAK, JUMLAH KREDIT PAJAK, JUMLAH KEKURANGAN PEMBAYARAN POKOK PAJAK, BESARNYA SANKSI ADMINISTRASI, DAN JUMLAH PAJAK YANG MASIH HARUS DIBAYAR Pasal 1 Angka 17 : SURAT KETETAPAN PAJAK KURANG BAYAR TAMBAHAN (SKPKBT) ADALAH SURAT KETETAPAN PAJAK YANG MENENTUKAN TAMBAHAN ATAS JUMLAH PAJAK YANG TELAH DITETAPKAN Pasal 1 Angka 18 : SURAT KETETAPAN PAJAK NIHIL (SKPN) ADALAH : SURAT KETETAPAN PAJAK YANG MENENTUKAN JUMLAH POKOK PAJAK SAMA BESARNYA DENGAN JUMLAH KREDIT PAJAK ATAU PAJAK TIDAK TERUTANG DAN TIDAK ADA KREDIT PAJAK Pasal 1 Angka 19 : SURAT KETETAPAN PAJAK LEBIH BAYAR (SKPLB) ADALAH SURAT KETETAPAN PAJAK YANG MENENTUKAN JUMLAH KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK KARENA JUMLAH KREDIT PAJAK LEBIH BESAR DARIPADA PAJAK YANG TERUTANG ATAU SEHARUSNYA TIDAK TERUTANG 15 MEI 20113

4 Surat Ketetapan Pajak KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK Pasal 11 ayat (1) ATAS PERMOHONAN WAJIB PAJAK SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PASAL 17, PASAL 17B, Pasal 17C, ATAU PASAL 17D DIKEMBALIKAN, DENGAN KETENTUAN BAHWA APABILA TERNYATA WAJIB PAJAK MEMPUNYAI UTANG PAJAK, LANGSUNG DIPERHITUNGKAN UNTUK MELUNASI TERLEBIH DAHULU UTANG PAJAK TERSEBUT. 15 MEI 20114

5 Surat Ketetapan Pajak KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK Pasal 11 ayat (1a) KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK AKIBAT DARI : 1. SK. KEBERATAN, 2. SK. PEMBETULAN, 3. SK. PENGURANGAN SANKSI ADMINISTRASI, 4. SK. PENGHAPUSAN SANKSI ADMINISTRASI, 5. SK. PENGURANGAN KETETAPAN PAJAK, 6. SK. PEMBATALAN KETETAPAN PAJAK, DAN 7. PUTUSAN BANDING, ATAU 8. PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI, SERTA 9. SK. PEMBERIAN IMBALAN BUNGA, DIKEMBALIKAN KEPADA WAJIB PAJAK DENGAN KETENTUAN JIKA TERNYATA WAJIB PAJAK MEMPUNYAI UTANG PAJAK, LANGSUNG DIPERHITUNGKAN UNTUK MELUNASI TERLEBIH DAHULU UTANG PAJAK TERSEBUT. 15 MEI 20115

6 Surat Ketetapan Pajak JANGKA WAKTU PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN Pasal 11 ayat (2) Pengembalian kelebihan pembayaran pajak sbgmn dimaksud pada ayat (1) dan ayat (1a) dilakukan paling lama 1 (satu) bulan sejak permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak diterima sehubungan dengan diterbitkannya SKPLB sbgmn dimaksud Pasal 17 ayat (1) atau sejak diterbitkannya SKPLB sbgmn dimaksud Pasal 17 ayat (2) dan Pasal 17B, atau sejak diterbitkannya SKPPKP sbgmn dimaksud Pasal 17C atau Pasal 17D, atau sejak diterbitkannya : SK. Keberatan, SK. Pembetulan, SK. Pengurangan Sanksi Adm. SK. Penghapusan Sanksi Adm. SK. Pengurangan Ketetapan Pajak SK. Pembatalan Ketetapan Pajak, SK. Pemberian Imbalan Bunga, Atau sejak diterima Put. Banding, Atau Putusan Peninjauan Kembali YANG MENYEBABKAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK 15 MEI 20116

7 Surat Ketetapan Pajak IMBALAN BUNGA Pasal 11 ayat (3) APABILA KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK DILAKUKAN SETELAH JANGKA WAKTU 1 (SATU) BULAN, PEMERINTAH MEMBERIKAN IMBALAN BUNGA SEBESAR 2% (DUA PERSEN) PERBULAN ATAS KETERLAMBATAN PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK, DIHITUNG SEJAK BATAS WAKTU SBGMN DIMAKSUD PADA AYAT (2), BERAKHIR SAMPAI DENGAN SAAT DILAKUKAN PENGEMBALIAN KELEBIHAN. 15 MEI TATA CARA PENGHITUNGAN Pasal 11 ayat (4) TATA CARA PENGHITUNGAN DAN PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK DIATUR DENGAN ATAU BERDASARKAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN.

8 Surat Ketetapan Pajak MEMBAYAR PAJAK TERUTANG TIDAK TERGANTUNG PADA ADANYA SURAT KETETAPAN PAJAK Pasal 12 ayat (1) SETIAP WAJIB PAJAK WAJIB MEMBAYAR PAJAK YANG TERUTANG SESUAI DENGAN KETENTUAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN PERPAJAKAN, DENGAN TIDAK MENGGANTUNGKAN PADA ADANYA SURAT KETETAPAN PAJAK. 15 MEI MEMBAYAR PAJAK TERUTANG TIDAK TERGANTUNG PADA ADANYA SURAT KETETAPAN PAJAK Pasal 12 ayat (2) JUMLAH PAJAK TERUTANG MENURUT SURAT PEMBERITAHUAN YANG DISAMPAIKAN WAJIB PAJAK ADALAH JUMLAH PAJAK YANG TERUTANG SESUAI DENGAN KETENTUAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN PERPAJAKAN. TERDAPAT BUKTI SPT TIDAK BENAR Pasal 12 ayat (3) APABILA TERDAPAT BUKTI BAHWA JUMLAH PAJAK TERUTANG MENURUT SURAT PEMBERITAHUAN YANG DISAMPAIKAN WAJIB PAJAK SEBAGAIMANA DIMAKSUD PADA AYAT (2) TIDAK BENAR, DIREKTUR JENDERAL PAJAK MENETAPKAN JUMLAH PAJAK YANG TERUTANG.

9 Surat Ketetapan Pajak SKPKB DAPAT DITERBITKAN DLM JK WAKTU 5 TAHUN APABILA : Pasal 13 ayat (1), (2) dan (3) Huruf a Berdasarkan hasil Pemeriksa an atau Keterangan lain Pajak yang terutang Tidak atau kurang dibayar Huruf b SPT tdk disam paikan dlm jk. wkt. sbgmn Ps. 3 (3) dan setelah ditegur, tidak di laporkan sbgm ditentukan dalam surat teguran Huruf c Berdasarkan hasil pemerik saan atau ket lain mengenai PPN/PPnBM ternyata tidak seharusnya di kompensasi atau tdk seha rusnya dikenai Tarif 0%. Huruf d kewajiban sbgmn di maksud Ps 28 atau Ps 29 tdk dipe nuhi sehing ga tdk dpt diketahui be sarnya pajak terutang. Huruf e kepada WP diterbitkan NPWP/PKP secara jaba tan sbgmn dimaksud dlm Ps 2 (4a) Jumlah kurang bayar dalam SKPKB sbgmn dimaksud huruf a dan huruf e, ditambah dengan Sanksi Adm. Berupa bunga 2% per bulan, maks. 24 bulan. Jumlah kurang bayar dalam SKPKB sbgmn dimaksud huruf a dan huruf e, ditambah dengan Sanksi Adm. Berupa bunga 2% per bulan, maks. 24 bulan. Jumlah kurang bayar dalam SKPKB sbgmn.dimaksud huruf b, c dan d, ditambah sanksi kenaikan : b.50% dari PPh yg tdk atau kurang dibayar dalam satu tahun pajak; c.100% dari PPh yg tdk atau kurang dipotong/di pungut/disetor,dan dipotong/dipungut tapi tdk atau kurang disetor; d.100% dari PPN dan PPnBM yg tdk atau kurang dibayar. Jumlah kurang bayar dalam SKPKB sbgmn.dimaksud huruf b, c dan d, ditambah sanksi kenaikan : b.50% dari PPh yg tdk atau kurang dibayar dalam satu tahun pajak; c.100% dari PPh yg tdk atau kurang dipotong/di pungut/disetor,dan dipotong/dipungut tapi tdk atau kurang disetor; d.100% dari PPN dan PPnBM yg tdk atau kurang dibayar. 15 MEI 20119

10 Surat Ketetapan Pajak SPT MENJADI PASTI SETELAH JANGKA WAKTU 5 TAHUN Pasal 13 ayat (4) BESARNYA PAJAK TERUTANG DALAM SPT, MENJADI PASTI DALAM JANGKA WAKTU 5 (LIMA) TAHUN SEBAGAIMANA DIMAKSUD PADA AYAT (1), SETELAH SAAT TERUTANGNYA PAJAK, ATAU BERAKHIRNYA MASA PAJAK, BAGIAN TAHUN PAJAK, ATAU TAHUN PAJAK, TIDAK DITERBITKAN SURAT KETETAPAN PAJAK 15 MEI

11 Surat Ketetapan Pajak SKPKB DAPAT DITERBITKAN SETELAH 5 (LIMA) TAHUN Pasal 13 ayat (5) WALAU JANGKA WAKTU 5 (LIMA) TAHUN TELAH LEWAT SKPKB TETAP DAPAT DITERBITKAN DITAMBAH SANKSI ADMINISTRASI BERUPA BUNGA SEBESAR 48 % DARI JUMLAH PAJAK YANG TIDAK ATAU KURANG DIBAYAR, APABILA : 1. WAJIB PAJAK SETELAH JANGKA WAKTU TERSEBUT DIPIDANA KARENA MELAKUKAN TIDAK PIDANA DI BIDANG PERPAJAKAN, ATAU 2. TINDAK PIDANA LAINNYA YANG DAPAT MENIMBUL KAN KERUGIAN PADA NEGARA BERDASARKAN PUTUSAN PENGADILAN YANG TELAH MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM TETAP. 15 MEI

12 Surat Ketetapan Pajak TIDAK DIKENAI SANKSI PIDANA (Pasal 13A) WAJIB PAJAK YANG KARENA KEALPAANNYA TIDAK MENYAMPAIKAN SPT, ATAU MENYAMPAIKAN SPT, TETAPI ISINYA TIDAK BENAR ATAU TIDAK LENGKAP ATAU MELAMPIRKAN KETERANGAN YANG ISINYA TIDAK BENAR, SEHINGGA DAPAT MENIMBULKAN KERUGIAN PADA PENDAPATAN NEGARA TIDAK DIKENAI SANKSI PIDANA APABILA : 1.KEALPAAN TERSEBUT PERTAMA KALI DILAKUKAN WAJIB PAJAK, 2.WP WAJIB MELUNASI KEKURANGAN PEMBAYARAN JUMLAH PAJAK YANG TERUTANG BESERTA SANKSI KENAIKAN BERUPA KENAIKAN 200% DARI JUMLAH PAJAK YANG KURANG DIBAYAR, YANG DITETAPKAN MELALUI PENERBITAN SKPKB 15 MEI

13 Surat Ketetapan Pajak SURAT TAGIHAN PAJAK (STP) (Pasal 1 Angka 20) SURAT UNTUK MELAKUKAN TAGIHAN PAJAK DAN/ATAU SANKSI ADMINISTRASI BERUPA BUNGA DAN/ATAU DENDA 15 MEI PENERBITAN STP Pasal 14 ayat (1) huruf a, b, c, dan d DIREKTUR JENDERAL PAJAK DAPAT MENERBITKAN SURAT TAGIHAN PAJAK APABILA : a. Pajak Penghasilan tahun berjalan tidak atau kurang dibayar, b. Dari hasil penelitian terdapat kekurangan pembayaran pajak sebagai akibat salah tulis dan/atau salah hitung, c. Wajib Pajak dikenai sanksi berupa denda dan/atau bunga, d. Pengusaha yang telah dikukuhkan sebagai PKP, tetapi tidak membuat faktur pajak, atau membuat faktur pajak tetapi tidak tepat waktu.

14 Surat Ketetapan Pajak PENERBITAN STP Pasal 14 ayat (1) huruf e Pengusaha yang telah dikukuhkan sebagai PKP yang tidak mengisi faktur pajak secara lengkap sbgmn dimaksud dlm Pasal 13 ayat (5) UU PPN dan perubahannya, selain : 1. Identitas pembeli sbgmn dimaksud Ps. 13 (5) huruf b UU PPN 1984 dan perubahannya, 2. Identitas pembeli serta nama dan tanda tangan sbgmn dimaksud Ps. 13 (5) huruf b dan huruf g UU PPN 1984 dan perubahannya, dalam hal penyerahan dilakukan oleh PKP pedagang eceran. 15 MEI

15 Surat Ketetapan Pajak SURAT TAGIHAN PAJAK Pasal 14 ayat (2) SURAT TAGIHAN PAJAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM YANG SAMA DENGAN SURAT KETETAPAN PAJAK 15 MEI SANKSI DALAM SURAT TAGIHAN PAJAK Pasal 14 ayat (3) JUMLAH KEKURANGAN PAJAK YANG TERUTANG DALAM SURAT TAGIHAN PAJAK SBGMN DIMAKSUD PADA HURUF a DAN HURUF b, DITAMBAH DENGAN SANKSI BERUPA BUNGA SEBESAR 2% PER BULAN UTK PALING LAMA 24 BULAN, DIHITUNG SEJAK : SAAT TERUTANGNYA PAJAK, ATAU BERAKHIRNYA MASA PAJAK, BAGIAN THN PAJAK, ATAU TAHUN PAJAK SAMPAI DITERBITKANNYA SURAT TAGIHAN PAJAK

16 Surat Ketetapan Pajak SANKSI DALAM SURAT TAGIHAN PAJAK Pasal 14 ayat (4) TERHADAP PENGUSAHA ATAU PENGUSAHA KENA PAJAK SEBAGAIMANA DIMAKSUD PADA AYAT (1) HURUF d, HURUF e, ATAU HURUF f MASING-MASING, SELAIN WAJIB MENYETOR PAJAK YANG TERUTANG, DIKENAI SANKSI ADMINISTRASI BERUPA DENDA SEBESAR 2% (DUA PERSEN) DARI DASAR PENGENAAN PAJAK 15 MEI SANKSI DALAM SURAT TAGIHAN PAJAK Pasal 14 ayat (5) TERHADAP PENGUSAHA KENA PAJAK SEBAGAIMANA DIMAKSUD AYAT (1) HURUF g DIKENAI SANKSI ADMINISTRASI BERUPA BUNGA SEBESAR 2% PER BULAN DARI JUMLAH PAJAK YANG DITAGIH KEMBALI, DIHITUNG DARI PENERBITAN SKPKPP SAMPAI DENGAN PENERBITAN STP BAGIAN DALAM BULAN DIHITUNG PENUH 1 (SATU) BULAN

17 Surat Ketetapan Pajak SKPKBT Pasal 15 ayat (1) DIREKTUR JENDERAL PAJAK DAPAT MENERBITKAN SURAT KETETAPAN PAJAK KURANG BAYAR TAMBAHAN (SKPKBT) SETELAH SAAT TERUTANGNYA PAJAK, ATAU BERAKHIRNYA MASA PAJAK, BAGIAN TAHUN PAJAK, ATAU TAHUN PAJAK APABILA DITEMUKAN DATA BARU YANG MENGAKIBATKAN PENAMBAHAN JUMLAH PAJAK YANG TERUTANG SETELAH DILAKUKAN TINDAKAN PEMERIKSAAN DALAM RANGKA PENERBITAN SKPKBT. 15 MEI SKPKBT Pasal 15 ayat (2) JUMLAH KEKURANGAN PAJAK YANG TERUTANG DALAM SURAT KETETAPAN PAJAK KURANG BAYAR TAMBAHAN (SKPKBT) DITAMBAH DENGAN SANKSI ADMINISTRASI BERUPA KENAIKAN SEBESAR 100% (SERATUS PERSEN) DARI JUMLAH KEKURANGAN TERSEBUT.

18 Surat Ketetapan Pajak TIDAK DIKENAKAN KENAIKAN 100% Pasal 15 ayat (3) KENAIKAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD AYAT (2) TIDAK DIKENAKAN APABILA : SKPKBT DITERBITKAN BERDASARKAN KETERANGAN TERTULIS DARI WAJIB PAJAK ATAS KEHENDAK SENDIRI; DGN SYARAT DIRJEN PAJAK BELUM MULAI MELAKUKAN PEMERIKSAAN DALAM RANGKA PENERBITAN SKPKBT TERSEBUT. 15 MEI

19 Surat Ketetapan Pajak SKPKBT DAPAT TERBIT SETELAH LEWAT 5 (LIMA TAHUN) Pasal 15 ayat (4) APABILA JANGKA WAKTU 5 (LIMA) TAHUN TELAH LEWAT, SKPKBT TETAP DAPAT DITERBITKAN DITAMBAH SANKSI ADMINISTRASI SEBESAR 48 % DARI JUMLAH PAJAK YANG TIDAK ATAU KURANG DIBAYAR DALAM HAL : 1. WAJIB PAJAK STL JK. WAKTU 5 (LIMA) TAHUN DI PIDANA KARENA MELAKUKAN TINDAK PIDANA DI BIDANG PERPAJAKAN, ATAU 2. TINDAK PIDANA LAINNYA YANG DAPAT MERUGI KAN PENDAPATAN NEGARA BERDASARKAN PUTUSAN PENGADILAN YANG TELAH MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM TETAP. 15 MEI

20 Surat Ketetapan Pajak PENERBITAN SKPLB Pasal 17 ayat (1), (2) dan (3) DIREKTUR JENDERAL PAJAK DAPAT MENERBITKAN SURAT KETETAPAN PAJAK LEBIH BAYAR (SKPLB): (1).APABILA JUMLAH KREDIT PAJAK ATAU JUMLAH PAJAK YANG DIBAYAR LEBIH BESAR DARIPADA JUMLAH PAJAK YANG TERUTANG; (2).APABILA TERDAPAT PEMBAYARAN PAJAK YANG SEHARUSNYA TIDAK TERUTANG; (3).SKPLB MASIH DAPAT DITERBITKAN LAGI, APABILA BERDASARKAN HASIL PEMERIKSAAN DAN/ATAU DATA BARU, TERNYATA PAJAK YANG LEBIH DIBAYAR JUMLAH NYA LEBIH BESAR DARIPADA KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK YANG TELAH DITETAPKAN. 15 MEI

21 Surat Ketetapan Pajak SURAT KETETAPAN PAJAK NIHIL Pasal 17A DIREKTUR JENDERAL PAJAK SETELAH MELAKUKAN PEMERIKSAAN, MENERBITKAN SURAT KETETAPAN PAJAK NIHIL, APABILA : 1. JUMLAH KREDIT PAJAK ATAU JUMLAH PAJAK YANG DIBAYAR SAMA DENGAN JUMLAH PAJAK YANG TERUTANG; ATAU 2. PAJAK TIDAK TERUTANG DAN TIDAK ADA KREDIT PAJAK; ATAU 3. TIDAK ADA PEMBAYARAN PAJAK. PENERBITAN SURAT KETETAPAN PAJAK Pasal 17B ayat (1) DIREKTUR JENDERAL PAJAK SETELAH MELAKUKAN PEMERIKSAAN ATAS PERMOHONAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK, SELAIN PERMOHONAN KELEBIHAN SBGMN DIMAKSUD PASAL 17C DAN 17D, HARUS MENERBITKAN SURAT KETETAPAN PAJAK PALING LAMA 12 (DUA BELAS) BULAN SEJAK SURAT PERMOHONAN DITERIMA SECARA LENGKAP. 15 MEI

22 Surat Ketetapan Pajak PERLAKUAN PEMERIKSAAN THD BUKTI PERMULAAN TINDAK PIDANA Pasal 17B ayat (1a) KETENTUAN SBGMN DIMAKSUD PADA AYAT (1) TIDAK BERLAKU TERHADAP WAJIB PAJAK YANG SEDANG DILAKUKAN PEMERIKSAAN BUKTI PERMULAAN DI BIDANG PERPAJAKAN, KETENTUANNYA DIATUR DENGAN ATAU BERDASARKAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN. PENERBITAN SKPLB LEWAT JK. WKT. PEMERIKSAAN Pasal 17B ayat (2) APABILA SETELAH MELAMPAUI JANGKA WAKTU SEBAGAIMANA DIMAKSUD PADA AYAT (1) DIREKTUR JENDERAL PAJAK TIDAK MENERBITKAN SUATU KEPUTUSAN, PERMOHONAN PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK DIANGGAP DIKABULKAN, DAN SURAT KETETAPAN PAJAK LEBIH BAYAR HARUS DITERBITKAN PALING LAMA 1 (SATU) BULAN SETELAH JANGKA WAKTU TERSEBUT BERAKHIR. 15 MEI

23 Surat Ketetapan Pajak IMBALAN BUNGA KARENA SKPLB TERLAMBAT TERBIT Pasal 17B ayat (3) APABILA SKPLB TERLAMBAT DITERBITKAN SBGMN DIMAKSUD PADA AYAT (2), WAJIB PAJAK BERHAK MENERIMA IMBALAN BUNGA SEBESAR 2% PER BULAN DIHITUNG SEJAK BERAKHIRNYA JANGKA WAKTU SAMPAI DENGAN DITERBITKAN SKPLB. 15 MEI

24 Surat Ketetapan Pajak PENAGIHAN PAJAK DENGAN SURAT PAKSA Pasal 20 ayat (1) 1. STP; 2. SKPKB; 3. SKPKBT; 4. SK. PEMBETULAN; 5. SK. KEBERATAN; 6. PUTUSAN BANDING; 7. PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI MENYEBABKAN JUMLAH PAJAK YANG MASIH HARUS DIBAYAR BERTAMBAH JUMLAH PAJAK YANG MASIH HARUS DIBAYAR BERDASARKAN : YANG TIDAK DIBAYAR OLEH PENANGGUNG PAJAK SESUAI DENGAN JANGKA WAKTU SBGMN DIMAKSUD DLM Ps. 9 (3) atau (3a) DILAKSANAKAN PENAGIHAN PAJAK DENGAN SURAT PAKSA 15 MEI

25 Surat Ketetapan Pajak PENAGIHAN SEKETIKADAN SEKALIGUS Pasal 20 ayat (2) DILAKUKAN APABILA : Penanggung Pajak akan meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya atau berniat untuk itu; Penanggung Pajak memindahtangankan barang yang dimiliki atau dikuasai dalam rangka mengecilkan atau menghentikan kegiatan perusahaan atau pekerjaan yang dilakukannya di Indonesia; Terdapat tanda-tanda bahwa Penanggung Pajak akan membubarkan usaha, menggabungkan atau memekarkan usaha, atau memindahtangankan perusahaan yang dimiliki atau yang dikuasainya, atau melakukan perubahan bentuk lainnya; Badan usaha akan dibubarkan oleh negara, atau Terjadi penyitaan atas barang Penanggung Pajak oleh pihak ketiga, atau terdapat tanda- tanda kepailitan. 15 MEI

26 Surat Ketetapan Pajak PENAGIHAN PAJAK DENGAN SURAT PAKSA Pasal 20 ayat (3) PENAGIHAN PAJAK DENGAN SURAT PAKSA DILAKSANAKAN SESUAI DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2000 TENTANG PENAGIHAN PAJAK DENGAN SURAT PAKSA 15 MEI


Download ppt "SURAT KETETAPAN PAJAK 1 15 MEI 2011Surat Ketetapan Pajak."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google