Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sistem manusia-mesin 1 SISTEM MANUSIA MESIN 1. Pendahuluan 2. Sistem Kerja 3. Model Manusia-mesin.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sistem manusia-mesin 1 SISTEM MANUSIA MESIN 1. Pendahuluan 2. Sistem Kerja 3. Model Manusia-mesin."— Transcript presentasi:

1 sistem manusia-mesin 1 SISTEM MANUSIA MESIN 1. Pendahuluan 2. Sistem Kerja 3. Model Manusia-mesin

2 sistem manusia-mesin 2 Pendahuluan…(1) Seluruh sistem kerja terdiri dari komponen manusia dan komponen mesin pada suatu lingkungan tertentu Sistem manusia-mesin Kombinasi antara satu atau beberapa manusia dengan satu atau beberapa mesin, dimana salah satu mesin dengan lainnya saling berinteraksi untuk menghasilkan keluaran-keluaran berdasarkan masukan-masukan yang diperoleh

3 sistem manusia-mesin 3 Contoh: Sistem Manusia-mesin

4 sistem manusia-mesin 4 Contoh: Sistem Manusia-mesin

5 sistem manusia-mesin 5 Pendahuluan…(2) Mesin – arti luas Mencakup semua obyek fisik seperti peralatan, perlengkapan, fasilitas dan benda-benda yang bisa digunakan manusia dalam melaksanakan kegiatannya Penyelidikan manusia-mesin didasarkan kenyataan bahwa masing-masing mempunyai kelebihan dan kelemahan

6 Keterbatasan Manusia ( dibanding Mesin ) Tidak bisa menghasilkan tenaga fisik ataupun tekanan dalam jumlah besar, misalnya untuk memotong logam. Tidak bisa menggunakan kekuatan otot manusianya dengan intensitas yang tetap dan/atau tingkat akurasi yang tinggi. Tidak bisa menampilkan kecepatan kerja yang tinggi dan gerakan berulang tanpa ada rasa lelah, bosan, maupun timbulnya kesalahan sistem manusia-mesin 6

7 Keterbatasa Manusia ( dibanding Mesin ) Tidak bisa melakukan analisis dan perhitungan permasalahan yang komples secara cepat dan tepat. Tidak bisa mengerjakan berbagai macam pekerjaaan yang berbeda secara bersamaan dalam waktu yang relative sama. Tidak bisa menyimpan, memanggil/mengingat kembali sejumlah data dalam jumlah besar secara tepat dan akurat. sistem manusia-mesin 7

8 Keterbatasan Manusia ( dibanding Mesin ) Tidak bisa memberikan tanggapan secara cepat terhadap sinyal kendali yang berubah- ubah dalam frekuensi yang sering. Apabila kondisi lingkungan kerja berada di luar ambang batas kesanggupan, maka manusia tidak bisa memberikan performansi yang memuaskan. sistem manusia-mesin 8

9 Keterbatasan Mesin ( dibandingkan manusia ) Tidak bisa memberikan tanggapan terhadap “perintah-perintah” di luar batas kemampuan yang sudah dirancang sebelumnya. Tidak bisa memberi tanggapan terhadap kejadian-kejadian yang tidak diramalkan sebelumnya. Tidak bisa “berpikir” induktif, yaitu menarik kesimpulan umum dari hal-hal yang bersifat khusus. sistem manusia-mesin 9

10 Keterbatasan Mesin ( dibandingkan manusia ) Tidak bisa bertindak fleksibel, seperti menggunakan alternative-alternatif baru yang tidak dirancang/diprogramkan sebelumnya. Tidak bisa berpikir secara layak di luar batas beban atas kapasitas normalnya. sistem manusia-mesin 10

11 DifferenceMachineMan SpeedMuch superiorslow PowerConsistent at any level, large, constant standard forces 2Hp for 10 sec, 0.5Hp for few minutes, 0.2Hp for continuous work over a day ConsistencyIdeal for routine repetition, precisionNot reliable-should be monitored by machine Complex activity Multi channelSingle channel MemoryBest for literal reproduction and short term memory Large storage multiple access, better for principles and strategies ReasoningGood deductiveGood inductive ComputationFast, accurate, poor at error correctionSlow, subject to error, good at error correction Input sensitivitySome outside human senses, intensive to extraneous stimuli, poor for pattern detection) Wide range and variety of stimuli dealt with by one input, affected by heat, cold, noise, and vibration, good at pattern detection, can detect signals in high noise level Overload reliability Sudden breakdownGraceful degradation IntelligenceNoneCan deal with unpredictable. Can be anticipate Manipulative abilities SpecificGreat versability sistem manusia-mesin 11

12 sistem manusia-mesin 12 Model Manusia – Mesin … (1) Sistem kerja manusia-mesin sederhana terbagi menjadi 9 komponen 1. Komponen manusia dalam sistem kerja 2. Komponen mesin dalam sistem kerja 3. Lingkungan

13 Model Manusia – Mesin…(2) sistem manusia-mesin 13

14 sistem manusia-mesin 14 Model Manusia – Mesin…(3) Komponen manusia: 1. The Effectors 3 (Tiga) effectors utama dalah : tangan, kaki, suara 2. The Sensories The senses adl alat/cara manusia membangun kesadaran (memahami) terhadap kondisi sekitarnya 5 (Five) senses : sight, hearing, touch, taste, smell

15 sistem manusia-mesin 15 Model Manusia – Mesin…(3) Komponen manusia: 3. The processing Dalam melaksanakan aktivitas kerja, komponen manusia memerlukan energi dan informasi Energi untuk kerja otot diperoleh dari proses2 fisiologis, juga dihasilkan sisa pembakaran Otak merupakan pusat pengolah data, yang terdiri dari low-level programs untuk mengatur aktivitas kerja sensorimotor dasar, dan higher level cognitive mengatur kerja yang berkaitan dengan otak Manusia merupakan penghasil/sumber sekaligus pengguna energi

16 sistem manusia-mesin 16 Model Manusia – Mesin…(4) Komponen Mesin: 1. The Controlled Process Operasi-operasi dasar pd mesin yang dikontrol oleh manusia 2. Displays Aksi (gerak,kekuatan) yang muncul/ditunjukkan oleh satu atau lebih mesin yang bekerja 3. Controls Interaksi antara manusia dengan mesin didasarkan pd ketetapan pengontrolan (batasan) yg mampu dilakukan oleh effectors

17 sistem manusia-mesin 17 Model Manusia – Mesin…(5) Lingkungan (1) 1. Workspace Tempat dlm bentuk sesungguhnya (3 dimensi) di mana sebuah kerja bisa dilakukan 2. Environment (Lingkungan Fisik) Di dlmnya terdapat byk aspek yg mempengaruhi manusia. Pendekatan terhadap worksystems ditujukan pd cara yg mempengaruhi manusia dan mesin bekerja Kebisingan, getaran, pencahayaan atau unsur iklim dikaitkan dg aspek ergonomis

18 sistem manusia-mesin 18 Model Manusia – Mesin…(6) 3. Work Organization Pengertian dasar merujuk pada pengaturan langsung interaksi kerja antara manusia dg mesin Secara luas merujuk kepada struktur organisasi dimana aktivitas kerja berada yang didukung oleh sistem scr teknis maupun sosial

19 sistem manusia-mesin 19 Model Manusia – Mesin…(7) Dalam kaitannya dengan sistem manusia-mesin, dikenal 3 macam hubungan, yaitu : 1. Sistem Manusia-Mesin Hubungan Manual 2. Sistem Manusia-Mesin Mekanis/Semi Otomatik 3. Sistem Manusia-Mesin Hubungan Otomatis

20 sistem manusia-mesin 20 Model Manusia – Mesin…(8) Sistem Manusia-Mesin Hubungan Manual Dalam sistem ini input akan langsung ditransformasikan oleh manusia menjadi output Manusia memegang kendali secara penuh dalam melaksanakan aktivitasnya Peralatan kerja hanya sekedar menambah kemampuan atau kapabilitas dalam menyelesaikan pekerjaan. Contoh : petani mencangkul

21 sistem manusia-mesin 21

22 sistem manusia-mesin 22 Model Manusia – Mesin…(9) Sistem Manusia-Mesin Mekanis/Semi Otomatik Ada mekanisme khusus yang mengolah input atau informasi dari luar sebelum masuk ke dalam sistem kerja manusia, demikian pula reaksi yang berasal dari sistem manusia akan dikontrol melewati suatu mekanisme tertentu. Contoh : kerja sebuah mobil Ada instrument/display panel di dalam mobil, yang menunjukkan kinerja mobil : kecepatan, jumlah bahan bakar di dalam tangki, dsb. Manusia tidak bisa mengendalikan sumber tenaga penggerak mobil tersebut secara langsung, karena dalam system ini mesin yang akan membagi tenaga yang menyebabkan sistem berjalan. Manusia melaksanakan fungsi kontrol dengan menggunakan sensing input lewat display dan peralatan lain, seperti kemudi, rem, gas, dsb.

23 sistem manusia-mesin 23

24 sistem manusia-mesin 24 Model Manusia – Mesin…(10) Sistem Manusia-Mesin Hubungan Otomatis Mesin melaksanakan 2 fungsi sekaligus, yaitu menerima rangsangan dari luar dan pengendali aktivitas Fungsi operator hanya memonitor dan menjaga supaya mesin tetap bekerja dengan baik

25 sistem manusia-mesin 25

26 REFFERENCES Nurmianto, Eko Ergonomi Konsep Dasar dan Aplikasinya. Penerbit Gunawidya. Surabaya Proceedings Seminar Nasional Ergonomi Peranan ergonomi industri untuk meningkatkan daya saing global dalam memasuki era millennium ketiga. ed Wignjosoebroto dan Wiratno. Guna Widya Surabaya Sutalaksana, dkk, Teknik Tatacara Kerja. Penerbit JurusanTI ITB Tarwaka, dkk.,2004. Ergonomi untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Produktivitas. Uniba Press. Surakarta Wignyosubroto Ergonomi Studi Gerak dan Waktu. Penerbit Guna Widya Surabaya sistem manusia-mesin 26

27 TERIMA KASIH sistem manusia-mesin 27


Download ppt "Sistem manusia-mesin 1 SISTEM MANUSIA MESIN 1. Pendahuluan 2. Sistem Kerja 3. Model Manusia-mesin."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google