Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 PAJAK PENGHASILAN UMUM. Rika Lidyah,S.E.,M.Si2 Definisi Pajak Penghasilan : Pajak yang dikenakan terhadap Subjek Pajak atas penghasilan yang diterima.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 PAJAK PENGHASILAN UMUM. Rika Lidyah,S.E.,M.Si2 Definisi Pajak Penghasilan : Pajak yang dikenakan terhadap Subjek Pajak atas penghasilan yang diterima."— Transcript presentasi:

1 1 PAJAK PENGHASILAN UMUM

2 Rika Lidyah,S.E.,M.Si2 Definisi Pajak Penghasilan : Pajak yang dikenakan terhadap Subjek Pajak atas penghasilan yang diterima atau diperoleh dalam tahun pajak atau dalam bagian tahun pajak

3 3 Definisi Subjek Pajak: Segala sesuatu yang memiliki potensi untuk memperoleh penghasilan dan menjadi sasaran untuk dikenakan pajak penghasilan Meliputi: UU No.17 tahun 2000 pasal 2 ayat 1dan terakhir UU No.36 tahun Orang Pribadi, yang bertempat tinggal atau berada di Indonesia ataupun di luar Indonesia 2.Warisan yang belum terbagi sebagai satu kesatuan menggantikan yang berhak 3.Badan, sekumpulan orang dan/atau modal yg merupakan kesatuan baik yg melakukan usaha maupun yg tdk melakukan usaha (PT,CV,Fa,BUMN/D dll) 4.Bentuk Usaha Tetap, bentuk usaha yg dipergunakan oleh orang pribadi yang tidak bertempat tinggal di Indonesia, org pribadi yg berada di Indonesia tidak lebih dari 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan

4 4 Pembedaan Subjek Pajak berdasarkan letak geografis 1.Subjek Pajak Dalam Negeri 2.Subjek Pajak Luar Negeri Perbedaannya: a)DN : Pajak atas penghasilan dalam dan luar negeri LN : Pajak atas penghasilan di Indonesia b)DN : Pajak atas penghasilan netto dengan tarif umum LN : Pajak atas penghasilan brutto dengan tarif pajak sepadan c)DN : Wajib menyampaikan SPT LN : Tidak wajib menyampaikan SPT

5 5 Pengecualian Subjek Pajak: 1.Badan perwakilan negara asing 2.Pejabat-pejabat perwakilan diplomatik dan konsulat atau pejabat lain dari negara asing dan orang-orang yang diperbantukan pada mereka 3.Organisasi-organisasi internasional yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan 4.Pejabat-pejabat perwakilan organisasi internasional

6 Jenis Subjek Pajak Kewajiban Pajak Subjektif dimulai Kewajiban Pajak Subjektif berakhir DN - orang pribadi Saat dilahirkan Saat berada di Indonesia atau berniat bertempat tinggal di Indonesia Saat meninggal Saat meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya DN - Badan Saat didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia Saat dibubarkan atau tidak lagi bertempat kedudukan di Indonesia LN – melalui BUT Saat menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui BUT di Indonesia Saat tidak lagi menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui BUT di Indonesia LN – tidak melalui BUT Saat menerima atau memperoleh penghasilan dari Indonesia saat tidak lagi menerima atau memperoleh penghasilan dari Indonesia Warisan Belum Terbagi Saat timbulnya warisan yang belum terbagi saat warisan selesai dibagikan Rika Lidyah,S.E.,M.Si 6 Jenis Subjek Pajak Kewajiban Pajak Subjektif dimulai Kewajiban Pajak Subjektif berakhir DN - orang pribadi Saat dilahirkan Saat berada di Indonesia atau berniat bertempat tinggal di Indonesia Saat meninggal Saat meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya DN - Badan Saat didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia Saat dibubarkan atau tidak lagi bertempat kedudukan di Indonesia LN – melalui BUT Saat menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui BUT di Indonesia Saat tidak lagi menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui BUT di Indonesia LN – tidak melalui BUT Saat menerima atau memperoleh penghasilan dari Indonesia saat tidak lagi menerima atau memperoleh penghasilan dari Indonesia Warisan Belum Terbagi Saat timbulnya warisan yang belum terbagi saat warisan selesai dibagikan

7 Rika Lidyah,S.E.,M.Si7 Objek Pajak Penghasilan Setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan Wajib Pajak ybs dengan nama dan dalam bentuk apapun Pengelompokkan Penghasilan: a)Penghasilan dari pekerjaan dalam hubungan kerja dan pekerjaan bebas b)Penghasilan dari usaha dan kegiatan c)Penghasilan dari modal d)Penghasilan lain-lain

8 Rika Lidyah,S.E.,M.Si8 Pengecualian Objek Pajak: 1.Bantuan atau sumbangan, termasuk zakat yang diterima Badan Amil Zakat yang telah disahkan oleh pemerintah 2.Harta hibahan yang diterima oleh keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat 3.Warisan 4.DLL

9 Rika Lidyah,S.E.,M.Si9 Penghitungan Pajak Penghasilan Terutang Pajak Terutang : Tarif Pajak x PKP 1.Menghitung pajak penghasilan sendiri  menghitung PPh terhutang 2.Menghitung pajak penghasilan pihak lain  dilakukan pada saat WP membayarkan penghasilan kepada pihak lain dalam bentuk gaji, upah, tunjangan, honorarium, sewa, royalti dll.

10  1. Tarif PPh u/ WP Pribadi Dalam Negeri : Rika Lidyah,S.E.,M.Si10 Lapisan Penghasilan Kena PajakTarif Pajak s.d Rp % > Rp s.d Rp % > Rp s.d Rp % > Rp %

11  2. Tarif PPh u/ WP Badan DN & BUT ◦ Tahun 2009  28% ◦ Tahun 2010  25% ◦ Tarif PPh u/ WP badan DN yang berbentuk PT yang paling sedikit 40% dari jumlah keseluruhan jumlah saham yang disetor diperdagangkan di BEI dan memenuhi persyaratan tertentu  dikurangi 5% 3. Tarif PPh u/ penghasilan berupa dividen yg dibagikan kepada WP Pribadi DN adalah paling tinggi 10% dan bersifat final Rika Lidyah,S.E.,M.Si11

12  Jumlah PKP Akbar tahun 2009 adalah Rp ,- ◦ PPh terhutang Akbar = 5% x Rp ,- = Rp ,-  Jumlah PKP Chika tahun 2009 adalah Rp ,- ◦ PPh terhutang Chika = 5% x Rp ,- = Rp ,- ◦ = 15% x Rp ,- = Rp ,- ◦ PPh terhutang= Rp ,-  Jumlah PKP Dedy tahun 2009 adalah Rp ,- ◦ PPh terhutang Dedy= 5% x Rp ,-= Rp ,- ◦ = 15% x Rp ,-= Rp ,- ◦ = 25% x Rp ,- = Rp ,- ◦ PPh terhutang = Rp ,-  Jumlah PKP Hakim tahun 2009 adalah Rp ,- ◦ PPh terhutang Hakim= 5% x Rp ,-= Rp ,- ◦ = 15% x Rp ,-= Rp ,- ◦ = 25% x Rp ,- = Rp ,- ◦ = 30% x Rp ,- = Rp ,-  PPh terhutang = Rp ,- 12

13  WP Badan  WP Orang pribadi yang menyelenggarakan pembukuan  WP Pribadi yang menggunakan Norma Penghitungan  WP Bentuk Usaha Tetap  WP orang pribadi dalam negeri yang terutang pajak dalam satu bagian tahun pajak Rika Lidyah,S.E.,M.Si13

14  PKP = Penghasilan Netto  = Pengh bruto – biaya yg diperkenankan sesuai UU PPh  Contoh1 :  Penjualan brutoRp ,-  Retur penjualanRp ,-  Potongan penjualanRp ,-+Rp ,- Penjualan nettoRp ,- Biaya u/memelihara penghasilanRp ,- Laba kotorRp ,- Penghasilan diluar usahaRp ,- Biaya diluar usahaRp ,- Penghasilan netto diluar usahaRp ,- Total Penghasilan netto = Penghasilan Kena PajakRp ,- Kompensasi kerugian tahun lalu Rp ,- Total Penghasilan netto = Penghasilan Kena PajakRp ,- Rika Lidyah,S.E.,M.Si14

15  PKP = Penghasilan netto – PTKP  = (Penghasilan bruto - biaya yg diperkenankan sesuai UU PPh) – PTKP  Contoh 2:  Peredaran usahaRp ,-  Biaya u/ memelihara penghasilanRp ,- (-)  Penghasilan neto dari usahaRp ,-  Penghasilan dari pekerjaanRp ,-  Biaya u/ memelihara penghRp ,-Rp ,-  Pengh diluar usahaRp ,-  Biaya2 diluar usahaRp ,- Rp ,- +  Jumlah penghasilan nettoRp ,-  PTKP (K/2) :  Diri WPRp ,-  Tambahan kawinRp ,-  Tanggungan 2 anakRp ,-Rp ,- -  Penghasilan Kena PajakRp ,- 15

16  Bagi WP Pribadi yang membayarkan zakat atas penghasilan kepada Badan Amil Zakt (BAZIS), jumlah zakat yang dibayarkan dapat dikurangkan dari penghasilan neto sebelum dikenakan pajak.  PKP = Penghasilan netto – zakat atas penghasilan –  PTKP  = (Penghasilan bruto - biaya yg diperkenankan sesuai  UU PPh) – zakat atas penghasilan – PTKP  Misal Tn. X bayar zakat Rp ,-  PKP = Rp – Rp ,-  = Rp ,- Rika Lidyah,S.E.,M.Si16

17  Dalam hal WP membayar zakat atas penghasilan dan terdapat kerugian dari usaha tahun lalu, maka rugi tahun lalu tersebut dapat dikompensasikan dengan PKP tahun sekarang.  PKP = Penghasilan netto – zakat atas penghasilan –  kompensasi kerugian - PTKP  = (Penghasilan bruto - biaya yg diperkenankan sesuai  UU PPh) – zakat atas penghasilan – kompensasi  kerugian – PTKP  Misal kompensasi kerugian tahun lalu sebesar Rp ,- Rika Lidyah,S.E.,M.Si17

18 Rika Lidyah,S.E.,M.Si18 Cara menentukan Penghasilan Kena Pajak bagi WP DN: A.Penghitungan PPh dengan dasar pembukuan B.Penghitungan PPh dengan dasar pencatatan

19 Rika Lidyah,S.E.,M.Si19 Ad 1 Atas dasar pembukuan: a)WP Badan PKP = Penghasilan sbg objek pajak Biaya b)WP Orang Pribadi PKP = Penghasilan sbg objek pajak Biaya PTKP Ad 2 Atas dasar pencatatan a)Norma penghitungan penghasilan netto b)Norma Penghitungan peredaran brutto

20 Rika Lidyah,S.E.,M.Si20 Aspek akuntansi dan perpajakan dalam pengalihan aset Pengelompokkan harga perolehan suatu harta: i.Harga perolehan dlm hal terjadi jual beli harta ii.Harga perolehan dlm hal terjadi tukar-menukar harta iii.Harga perolehan dlm hal terjadi pengalihan harta iv.Harga perolehan dlm hal terjadinya: hibah, sumbangan v.Harga perolehan dlm hal terjadi pengalihan harta termasuk setoran tunai yg diterima oleh Badan sbg pengganti penyertaan modal

21 Rika Lidyah,S.E.,M.Si21 Harga Perolehan dalam hal terjadi jual beli harta: Ditentukan oleh: a)Yang tidak dipengaruhi hubungan istimewa -- pihak pembeli harga perolehan = harga yg sesungguhnya dibayar -- pihak penjual harga penjualan = harga yg sesungguhnya diterima b)Yang dipengaruhi hubungan istimewa -- pihak pembeli: jumlah yang seharusnya dikeluarkan -- pihak penjual : harga yang seharusnya diterima

22 Rika Lidyah,S.E.,M.Si22 Harga Perolehan dlm hal terjadi tukar menukar harta a.Pihak pembeli : harga yg seharusnya dikeluarkan berdasarkan harga pasar b.Pihak penjual : harga penjualan adalah harga yg seharusnya diterima berdasar harga pasar Selisih antara Harga Pasar dengan Nilai Sisa Buku Harta yg dipertukarkan Untung Pajak Penghasilan


Download ppt "1 PAJAK PENGHASILAN UMUM. Rika Lidyah,S.E.,M.Si2 Definisi Pajak Penghasilan : Pajak yang dikenakan terhadap Subjek Pajak atas penghasilan yang diterima."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google