Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 (UU NO.12/1985 jo. UU NO.12/1994) NJOP ? 3 (1 ). Dasar Pengenaan Pajak adalah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yaitu : Harga rata2 y g diperoleh dari.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 (UU NO.12/1985 jo. UU NO.12/1994) NJOP ? 3 (1 ). Dasar Pengenaan Pajak adalah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yaitu : Harga rata2 y g diperoleh dari."— Transcript presentasi:

1

2 1 (UU NO.12/1985 jo. UU NO.12/1994)

3 NJOP ?

4 3 (1 ). Dasar Pengenaan Pajak adalah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yaitu : Harga rata2 y g diperoleh dari transaksi jual beli yg terjadi secara wajar dan bilamana tidak terdapat transaksi jual beli, NJOP ditentu kan melalui perbandingan harga dg objek sejenis atau nilai perolehan baru atau NJOP pengganti ( Ps.1 angka 3 dan Ps. 6 a(1) 2). NJOP ditetapkan oleh ) Besarnya Nilai Jual Obyek Pajak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan setiap tiga tahun oleh Menteri Keuangan, kecuali untuk daerah tertentu ditetapkan setiap tahun sesuai perkembangan daerahnya. Men Keu R I.NOMOR 150/PMK.03/2010 Dasar Pengenaan (Ps. 6)

5 DASAR PENGENAAN PAJAK Yang dimaksud dengan: - Perbandingan harga dengan obyek lain yang sejenis, adalah suatu pendekatan/metode penentuan nilai jual suatu obyek pajak dengan cara membandingkannya dengan obyek pajak lain yang sejenis yang letaknya berdekatan dan fungsinya sama dan telah diketahui harga jualnya. - Nilai perolehan baru, adalah suatu pendekatan/metode penentuan nilai jual suatu obyek pajak dengan cara menghitung seluruh biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh obyek tersebut pada saat penilaian dilakukan, yang dikurangi dengan penyusutan berdasarkan kondisi pisik obyek tersebut. - Nilai jual pengganti, adalah suatu pendekatan/metode penentuan nilai jual suatu obyek pajak yang berdasarkan pada hasil produksi obyek pajak tersebut.

6 5 Tapi hrs diingat bahwa utk perhitungan PBB nilai yg diperoleh hrs di Konversi ke klas utk mendpt NJOP dengan melihat Tabel Klasifikasi T dan B Contoh : Luas tanah : M2 ; Nilainya Rp1 milyar Nilai tanah / M2 = Rp1 M : = Rp1 juta Nilai tanah Rp1 jt di Konversi ke Klas = Klas 065 Utk perhitungan PBB Klas 065 = Rp / M2 Luas bangunan : 400 M2 ; Nilainya = Rp800 juta Nilai bangunan / M2 = Rp800 jt : 400 = Rp2 juta Nilai bangunan Rp2 jt di Konversi ke Klas = Klas 19 Utk perhtungan PBB Klas 19 = Rp / M2 INGAT TABEL KLASIFIKASI !!!!

7 6 Yang dimaksud dengan klasifikasi Bumi dan Bangunan adalah pengelompokan Bumi dan Bangunan menurut Nilai Jualnya dan digunakan sebagai pedoman serta untuk memudahkan penghitung an pajak yang terutang. Dalam menentukan Klasifikasi diperhatikan Faktor faktor : Bumi / Tanah : 1.Letak ; 2.Peruntukan ; 3.Pemanfaatan ; 4.Kondisi Lingkungan dan lain- lain. Bangunan : 1.Bahan yg digunakan 2.Rekayasa 3.Letak 4.Kondisi Lingkungan dll KLASIFIKASI OBJEK PAJAK ( Ps. 2 a (2))

8 NoObyek Luas/ mHarga/ m2Jumlah 1Tanah620 Rp Bangunan144 Rp Jumlah

9

10

11

12

13 KLASIFIKASI NILAI JUAL OBJEK PAJAK BANGUNAN UNTUK OBJEK PAJAK SEKTOR PERDESAAN DAN SEKTOR PERKOTAAN

14

15 NoObyek Luas/ m2Harga/ m2KelasJumlah 1Tanah620 Rp Bangunan144 Rp Jumlah

16 NJOPTKP adalah batas NJOP atas bumi dan/atau bangunan yang tidak kena pajak Besarnya NJOPTKP adalah Rp dengan ketentuan sbb: 1. 1.Setiap WP memperoleh pengurangan NJOPTKP sebanyak satu kali dalam satu tahun pajak 2. 2.Apabila WP mempunyai beberapa objek pajak, maka yang mendapatkan pengurangan NJOPTKP hanya satu objek pajak yang nilainya terbesar dan tidak bisa digabungkan dengan objek pajak lainny NILAI JUAL OBJEK PAJAK TIDAK KENA PAJAK (NJOPTKP )

17 16 PPerMenKeu RI : NOMOR 67/PMK.03/2011 TTgl 4 April 2011 menetapkan NJOPTKP Maksimum : Rp 24 juta per WP dan ditetapkan secara Regional

18 17 KKPP Pratama berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota mengenai besaran NJOPTKP PBB untuk tahun berikutnya AAtas dasar usulan/Rekomendasi Pemerintah Kabupaten /Kota KPP Pratama membuat usulan besarnya NJOPTKP ke Kantor Wilayah DJP KKanwil Wilayah DJP atas usulan tersebut menerbitkan SK atas nama menteri Keuangan tentang besaran NJOPTKP masing- masing Kabupaten/Kota untuk tahun pajak berikutnya

19 18 Dari NJOP Dasar penghitungan Pajak adalah : Nilai Jual Kena Pajak ( NJKP ), yang ditetapkan : Serendah-rendahnya 20% dan Setinggi-tingginya 100% DASAR PERHITUNGAN PAJAK ( Ps. 6 a (3))

20 19 1.OP Perkebunan, Perhutanan, dan Pertambangan, NJKP = 40% dari NJOP 2. OP Lainnya : a.OP dengan nilai 1 Milyar / lebih NJKP = 40% dari NJOP b.OP dengan nilai < 1 Milyar NJKP = 20% NJKP: 20% atau 40 %

21 TARIF PBB adalah 0.5% Rumus Penghitungan PBB = Tarif x NJKP TARIF PBB

22 21 PBB= TARIF x NJKP x (NJOP-NJOPTKP) 0,5 % x 20 % x (NJOP-NJOPTKP) 0,5 % x 40 % x (NJOP-NJOPTKP) TARIF EFEKTIF FORMULA UU.No 12 / 1985 NJOP = NJOP BUMI + ( NJOP BNGN - BTKP ) FORMULA UU.No. 12 / 1994 NJOP = ( NJOP BUMI + NJOP BNGN ) - NJOPTKP

23

24 23 Contoh Perhitungan PBB OP - 1 OP - 2 NJOP tanah = Rp400 juta NJOP bng = Rp200 juta NJOP t+b = Rp600 juta NJOPTKP = 0 NJOP utk perht.PBB = Rp600 juta PBB = 0,5% x 20% x Rp600 juta = Rp ,- (TANPA NJOPTKP) NJOP tanah = Rp900 juta NJOP bng = Rp500 juta NJOP t + b = Rp1,4 M NJOPTKP = Rp 12 juta NJOP utk perht. PBB = Rp1,388 M PBB = 0,5% x 40% x Rp1,388 M = Rp ,- (DENGAN NJOPTKP) Nih, gue punye due2nye Jl.G.Subroto Jl.Sudirman

25 Contoh lainnya: Seorang WP hanya mempunyai objek pajak berupa bumi sbb : NJOP Bumi Rp NJOPTKP Rp – Tidak dikenakan PBB WP mempunyai dua objek pajak bumi dan bangunan masing- masing di desa A dan B Desa A : NJOP Bumi Rp NJOP Bangunan Rp NJOP Rp NJOPTKP Rp NJOP untuk perhitungan Rp Desa B : NJOP Bumi Rp NJOP Bangunan Rp NJOP Rp NJOPTKP - - NJOP untuk perhitungan Rp

26 25 Perhitungan PBB atas Rumah Susun / Apartemen Contoh : Perum Perumnas mendirikan Rumah Susun dengan data sebagai data sebagai berikut: a. Luas Tanah M2, NJOP = Rp / M2 (Kelas 072) b. Luas Bangunan Hunian: tipe 21 (200 unit) tipe 36 (100 unit) tipe 48 (50 unit) Luas Bangunan Hunian = M2 NJOP Bangunan Hunian = Rp / M2 (Kelas 028) c. Bangunan Bersama Tangga, Kaki Lima seluas M2, Kelas 028 d. Bangunan Sarana Jalan, Tempat Parkir, dll = M2, Kelas 028 Hitunglah PBB untuk masing-masing tipe hunian?

27 PBB Tipe 21 Tanah sendiri0 Bangunan sendiri21x Tanah Bersama21/10.200x7.000x Bangunan Bersama21/10.200x3.800x NJOP Dasar Pengenaan PBB NJOPTKP NJOP untuk Penghitungan PBB NJKP20%x PBB terutang0,5%x

28 27 Cara Penilaian : Sesuai dengan keterbatasan yang ada maka pelaksanaan PENILAIAN dilakukan dengan dua cara : 1. Penilaian Massal : NJOP bumi dihitung berdasarkan NIR yg terdapat pada setiap ZNT; NJOP bangunan dihitung berdasarkan DBKB; Perhitungan dilakukan terhadap OP konstruksi umum dng menggunakan program komputer ( Computer Assissted Valuation / CAV ). 2. Penilaian Individu : Diterapkan untuk OP yang bernilai tinggi (tertentu) baik OP khusus, atau OP umum yg telah dinilai dng CAVnamun hasilnya tak mencerminkan nilai yg sebenarnya krn keterbatasan aplikasi program.Proses penilaian dng memperhitungkan seluruh karakteristik OP.

29 28   Pendekatan Data Pasar (Market Data Approach) – –NJOP dihitung dengan cara membandingkan Objek pajak yang sejenis dengan Objek lain yang telah diketahui harga pasarnya. – –Pendekatan ini pada umumnya digunakan untuk menentukan NJOP tanah, namun dapat juga dipakai untuk menentukan NJOP bangunan.   Pendekatan Biaya (Cost Approach) – –Pendekatan ini digunakan untuk menentukan nilai tanah atau bangunan terutama untuk menentukan NJOP bangunan dengan menghitung seluruh biaya yang dikeluarkan untuk membuat bangunan baru yang sejenis dikurangi dengan penyusutan phisiknya.   Pendekatan Pendapatan (Income Approach) – –Pendekatan ini digunakan untuk menentukan NJOP yang tidak dapat dilakukan berdasarkan pendekatan data pasar atau pendekatan biaya, tetapi ditentukan berdasarkan hasil bersih objek pajak tersebut – –Pendekatan ini terutama digunakan untuk menentukan NJOP galian tambang atau objek perairan

30 29   Zona geografis yang terdiri atas sekelompok objek pajak yang mempunyai satu Nilai Indikasi Rata-Rata (NIR) yang dibatasi oleh batas penguasaan/pemilikan objek pajak dalam satu satuan wilayah administrasi pemerintahan desa/kelurahan tanpa terikat pada batas blok   NIR adalah Nilai Pasar rata-rata yang dapat mewakili nilai tanah dalam suatu zona nilai tanah. ZONA NILAI TANAH ( ZNT )

31 Diketahui Tuan Ali Marwan memiliki obyek pajak yang terletak di Jalan Syarifuddin Yos dengan luas tanah m dengan harga Rp ,- /m, sedangkan luas bangunan 142 m dengan harga Rp ,- /m. Hitunglah Pajak yang harus dibayar oleh tuan Ali Marwan yang jatuh tempo pada bulan Desember NJOPTKP 5 jt S i l a h k a n K e r j a k a n P a s t i B i s a

32 Bapak Azhari memiliki rumah dan tanah kosong yang letaknya terpisah dengan rincian sebagai berikut: Rumah Luas tanah : 600 m 2, NJOP-nya kelas 51 Luas Bangunan: 200 m 2, nilainya Rp250 juta Tanah Kosong Luas Tanah 1: 600 m 2, nilainya Rp1.8 milyar Luas Tanah 2: 400 m 2, nilainya Rp1 milyar BERAPA PBB masing2 objek pajak yang menjadi kewajiban Bapak Azhari tersebut bila NJOPTKP ditetapkan sebesar Rp10 juta?

33


Download ppt "1 (UU NO.12/1985 jo. UU NO.12/1994) NJOP ? 3 (1 ). Dasar Pengenaan Pajak adalah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yaitu : Harga rata2 y g diperoleh dari."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google