Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

L ATAR BELAKANG Digital City memang telah diterapkan di beberapa wilayah Indonesia. Namun penerapan Digital City dirasa belum optimal. Khususnya mengenai.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "L ATAR BELAKANG Digital City memang telah diterapkan di beberapa wilayah Indonesia. Namun penerapan Digital City dirasa belum optimal. Khususnya mengenai."— Transcript presentasi:

1

2

3 L ATAR BELAKANG Digital City memang telah diterapkan di beberapa wilayah Indonesia. Namun penerapan Digital City dirasa belum optimal. Khususnya mengenai e-Government, percepatan layanan pemerintahan ini belum mampu mengurangi campur tangan perantara/pejabat pemerintah dalam pengurusan layanan yang ada. Padahal misi dari e-Government ini adalah meningkatkan kecepatan dan efisiensi kegiatan pemerintahan secara menyeluruh. Namun yang terjadi selama ini, justru bertentangan dengan misi tersebut.

4 L INGKUP P ERMASALAHAN Berkaitan dengan e-Government, layanan ini belum sesuai dengan misinya yakni meningkatkan kecepatan dan efisiensi kegiatan pemerintahan secara menyeluruh. Pada website pemerintah (pusat/daerah) belum mampu menjelasan tentang program-program, maksud/tujuan peraturan perundang-undangan, penjelasan syarat-syarat / langkah-langkah pembuatan dokumen (KTP, sertifikat, surat izin usaha, dsb) belum dapat dilakukan secara on line (masih per desk). Sehingga yang terjadi bukannya efisien (low cost economy), melainkan high cost economy.

5 ARSIP BERITA; B ERITA MAMPU MENAMPILKAN BERITA - BERITA BARU

6

7 F ORUM PENGADUAN

8 Stand ar pelaya nan publik

9

10

11

12 P ANDUAN K RITERIA A UDITY

13

14 F OKUS A UDIT Kecepatan (Speed) Home Page Isi (Content) Konteks Kemudahan Dibaca (Readibility) Mobilitas Ketepatan (akurasi) Layanan 8.1 Ukuran Kualitas Interaksi (Usability) Hits Penggunaan Platform

15 H OME P AGE Kondisi / Temuan Kriteria Analisa Sebab Akibat Rekomendasi -Situs hanya akan tampil baik jika menggunakan internet explorer - Komposisi warna / bagus Pedoman penyelenggaraan e- gov Kemeninfo Republik Indonesia tahun rg/css-validator rticles/mag/tag/te s-teknologi- website/ Skrip CSS tepat competibel dengan beberapa browser) Skrip CSS harus tetapkompertebeldi pertahankan agar tetap competibel dengan beberapa browser. Melakukan ujicoba sebelum situs di- Online-kan Lakukan ujicoba dengan menggunakan alat bantu (tools)

16 L AYANAN Kondisi / Temuan Kriteria Analisa Sebab Akibat Rekomendasi Nama Modul Double Fitur>livecam- Livecam modul berfungsideng an baik (modul tidak terkoneksi dengan perangkat lain) Pedoman penyelenggaraan e- gov Kemeninfo Republik Indonesia tahun 2004 Kelalaian website Programer Kemungkinan ada fungsi lain dari modul yang dibuat dengan nama sama Adanya perangkat pendukung yang tidak berfungsi Buat perencanaan pembuatan Navigasi (peta situs) dan Lakukan sesuai perencanaan Perlu adanya pemantauan perangkat pendukung secara berkala

17 L AYANAN Kondisi / Temuan Kriteria Analisa Sebab Akibat Rekomendasi Nama modul tidak sesuai dengan informasi yang ditampilkan Informasi umum masih kurang (tentang Lembaga Pendidikan, Industri-industri yang ada pedoman penyelenggaraan e- gov Kemeninfo Republik Indonesia tahun 2004 UUD Nomor. 11 tahun 2008.Kurang telitinya website programer. Kesulitan mendapatkan data / izin resmi dari istansi diluar kepemerintahan Perlunya tim auditor redaksi yang akan menyeleksi apa yang akan ditampilkan pada situs e-gov Perlunya kerjasama dengan istansi lain baik di bidang ke pemerintahan, BUMN maupun dengan Pihak Swasta

18 K EAMANAN Keamanan situs palembang.go.id sampai saat ini cukup baik (thread level1 : Low). Untuk menjaga keamanan dapat menggunakan berbagai tool pembantu.

19 K ESIMPULAN Berdasarkan Fokus Audit yang dilakukan pada situs e-Government (http// dinas perkebunan kalimantan timur dan didapatkan beberapa temuan pada situs e-Government kalimantan timur 1. Pada Fokus HomePage ditemukan beberapa kekurang yaitu Halaman akan tampil dengan baik jika menggunakan Internet Explorer dan terdapat penumpukan warna pada design halaman. 2. Pada Fokus layanan dapat melayani pengguna webside dengan baik Untuk itu direkomendasikan untuk segera melakukan tindak lanjut dari beberapa temuan tersebut.

20 L APOR Laporan Auditor Independent Nama: DEWI PELITAWATI Unit Yang Di Audit : Situs e-Government http.//perkebunan e.go.id Fokus Audit: Kecepatan (speed), HomePage, Isi (content),Konteks, Kemudahan Dibaca, Mobilitas, Ketepatan, Layanan, Ukuran Kualitas Interaksi, Hits, Penggunaan Platform Pelaksanaan Tanggal: 14 maret 2012 Saya telah mengaudit situs e-Government dinas perkebunan kalimantan timurdengan alamat situs ; http.// perkebunan prov. Go.id tanggal 13tanggal 14 maret 2012 dengan fokus audit seperti dijelaskan diatas. Tanggung jawab saya terletak pada pernyataan pendapat sesuai dengan apa yang saya temukan pada fokus audit berdasarkan audit saya. Saya melaksanakan audit mengikuti panduan criteria audity yang mengharuskan saya merencanakan dan melaksanakan audit agar memperoleh keyakinan bahwa situs e- Government Palembang telah memenuhi criteria yang ada. Audit meliputi penilaian terhadap penyajian informasi yang ada pada situs e-Government perkebunanan kalimantan timursecara keseluruhan. Saya yakin bahwa audit saya memberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat. Menurut pendapat saya, situs e_Government Palembang secara garis besar telah mengikuti petunjuk Panduan oleh Depkominfo pada tahun 2004 tentang penyelenggaraan egov di pusat dan daerah yang berlaku, namun untuk beberapa hal perlu dilakukan penambahan dan perbaikan. Audit Independent Meiyi Darlies Palembang, 14 maret 2012

21 KUISIONER PENILAIAN WEBSITE PEMERINTAH DINAS PERKEBUNAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Nama: Jenis Kelamin:Laki-LakiPerempuan Pendidikan:SMU Sarjana Pasca Sarjana Pekerjaan:Mahasiswa Siswa Wiraswasta PNS Informasi Yang Diambil:Berita Profil Kependudukan dan Kebudayaan Pelayanan Perizinan Lain-Lain

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

32

33

34

35

36

37

38


Download ppt "L ATAR BELAKANG Digital City memang telah diterapkan di beberapa wilayah Indonesia. Namun penerapan Digital City dirasa belum optimal. Khususnya mengenai."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google