Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROTEIN. Sekuens: 1.Komposisi dan ciri-ciri protein 2.Struktur protein 3.Klasifikasi protein 4.Struktur asam amino 5.Sifat-sifat asam amino 6.Jenis-jenis.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROTEIN. Sekuens: 1.Komposisi dan ciri-ciri protein 2.Struktur protein 3.Klasifikasi protein 4.Struktur asam amino 5.Sifat-sifat asam amino 6.Jenis-jenis."— Transcript presentasi:

1 PROTEIN

2 Sekuens: 1.Komposisi dan ciri-ciri protein 2.Struktur protein 3.Klasifikasi protein 4.Struktur asam amino 5.Sifat-sifat asam amino 6.Jenis-jenis asam amino 7.Asam amino dalam teknologi pangan 8.Kebutuhan protein tubuh 9.Fungsi protein bagi tubuh 10.Kandungan protein pada bahan pangan

3 1. Komposisi dan ciri-ciri protein  Protein adalah sumber asam-asam amino yang mengandung unsur-unsur C, H, O, dan N yang tidak dimiliki oleh lemak atau karbohidrat.  Dalam tubuh, protein terdiri dari protein struktural (mengandung S) dan protein inti (mengandung P)  Memiliki BM 6000 –  Merupakan campur bersifat Koloid  Tingkat kelarutan protein tergantung pada struktur dan fungsi  Terhidrolisis menjadi asam-amino oleh asam atau basa kuat.  Terdapat 20 asam amino (Albumin : 19 asam amino, Insulin : 16 asam amino).

4 2. STRUKTUR PROTEIN Struktur primer - sifat kovalen pada ikatan peptida stabil, tidak dipengaruhi oleh : pH, pelarut. - Atom-atom C, H, N terletak pada satu bidang datar - R diproyeksikan pada arah tertentu pada bidang Struktur sekunder - Terbentuk karena ikatan hidrogen - Bentuk spiral (α helix) - Gugus karbonil dari setiap asam amino membentuk ikatan hidrogen dengan gugus amino dari asam amino ke tiga di sepanjang rantai polipeptida

5 Struktur tertier - Dibentuk oleh interaksi antara gugus samping (R) dari asam – asam amino. - Hasil interaksi : pelipatan α – helix struktur globular, gugus R yang hidrofobik disembunyikan di dalam lipatan protein menjadi sangat larut dlm air. - Contoh : insulin, hemoglobin dan albumin telur - Ditemukan : ikatan disulfida, jembatan garam, ikatan hidrogen, atraksi hidrofobik.

6

7

8 3. KLASIFIKASI PROTEIN Berdasarkan fungsi biologik dalam tubuh a. protein struktural : protein serat kolagen, elastin, keratin, fibrin. b. enzim c. hormon d. toxin e. antibodi f. Hemoglobin Berdasarkan Komposisi - Protein sederhana - Protein terkonjugasi “gugus prostetik” - Contoh : khromoprotein, fosfoprotein, glikoprotein, lipoprotein, nukleoprotein.

9 4. Struktur asam amino Protein tersusun atas asam amino dengan struktur sebagai berikut: O NH 2 – CH – C R OH R : rantai samping

10 PENGARUH GUGUS SAMPING (R) Asam amino bersifat : asam, basa dan netral NH a – CH - COOH CH 2 – CH 2 – COOH (Glutamat) asam NH a – CH - COOH (CH 2 ) 4 – NH 2 (Lisin) basa NH a – CH - COOH CH 2 OH (Serin) netral

11 5. SIFAT-SIFAT ASAM AMINO Padat Kristal Titik didih tinggi Sangat larut dalam air, polar dan membentuk ion-ion. Gugus amino (NH 2 ) : basa kuat dan dpt menarik ion H + dari H 2 O membentuk NH 3 +

12 Gugus amino (NH 2 ) : basa kuat, dapat menarik ion H + dari air membentuk NH 3 + Gabungan asam amino dirangkai oleh : ikatan peptida Ikatan peptida terbentuk dari : COOH asam amino pertama dengan NH 2 dari asam amino berikutnya. NH 2 – CH - COOH NH 2 – CH – COOH H CH 3 (Glisin) (Alanin) O - C – NH – O H 2 – CH – C - NH – CH – COOH (Glisilalanin) H CH 3

13 6. JENIS-JENIS ASAM AMINO Sampai sekarang baru dikenal 24 macam asam amino, yang dapat digolongkan menjadi dua kelompok yaitu asam amino eksogen dan asam amino endogen. Asam amino endogen dapat dibentuk dalam tubuh manusia, sedangkan 10 asam amino eksogen tidak dapat dibentuk oleh tubuh manusia, karena itu disebut asam amino esensial, artinya harus didapatkan dari makanan sehari-hari. Yang tergolong asam amino esensial adalah lisin, leusin, isoleusin, treonin, metionin, valin, fenilalanin, histidin, dan arginin

14

15

16

17

18 7. Asam amino dalam teknologi pangan Dalam teknologi pangan, asam amino mempunyai beberapa sifat yang menguntungkan maupun yang kurang menguntungkan. Misalnya D-triptofan mempunyai rasa manis 35 kali kemanisan sukrosa, sebaliknya L-triptofan mempunyai rasa yang sangat pahit. Asam glutamat sangat penting peranannya dalam pengolahan makanan, karena dapat menimbulkan rasa yang lezat.

19 8. Kebutuhan protein tubuh Kebutuhan manusia akan protein dapat dihitung dengan mengetahui jumlah nitrogen yang hilang. Bila seseorang mengkonsumsi ransum tanpa protein, maka nitrogen yang hilang tersebut pasti berasal dari protein tubuh yang dipecah untuk memenuhi kebutuhan metabolisme Kebutuhan protein untuk tubuh manusia rata-rata sebesar 1 g protein/kg berat badan per hari

20 9. Fungsi protein bagi tubuh Protein darah : albumin : menjaga tekanan osmosis protrombin dan fibrinogen : proses pembekuan darah gamma- globulin : kekebalan Protein struktur : Kuku, tanduk, rambut, otot, bagian non mineral gigi dan tulang Sebagai enzim : katalisator Pengaturan proses-proses : hormon insulin Sebagai racun/bisa : ular, laba-laba, bakteri (Clostridium tetani) Antibiotik

21

22 10. Kandungan protein pada bahan pangan 1. Protein nabati terkandung dalam Tempe, Tahu, Kedelai, Kacang Kapri, dll 2.Protein Hewani terkandung dalam Telur, Daging, susu, ikan, udang, cumi dll.

23 Kacang-kacangan

24 Susu

25 THE END


Download ppt "PROTEIN. Sekuens: 1.Komposisi dan ciri-ciri protein 2.Struktur protein 3.Klasifikasi protein 4.Struktur asam amino 5.Sifat-sifat asam amino 6.Jenis-jenis."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google