Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ET2080 JARINGAN TELEKOMUNIKASI Tutun Juhana – Program Studi Teknik Telekomunikasi STEI - ITB.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ET2080 JARINGAN TELEKOMUNIKASI Tutun Juhana – Program Studi Teknik Telekomunikasi STEI - ITB."— Transcript presentasi:

1 ET2080 JARINGAN TELEKOMUNIKASI Tutun Juhana – Program Studi Teknik Telekomunikasi STEI - ITB

2 2 Konsep Frekuensi  Sinyal telekomunikasi merupakan kombinasi dari banyak gelombang cosinus atau sinus dengan kekuatan dan frekuensi yang berbeda  Frekuensi adalah jumlah siklus gelombang sinyal di dalam satu detik  Satuan frekuensi adalah Hertz  Jika suatu sinyal memiliki 1000 siklus gelombang per detik maka frekuensinya 1000 Hz  Nilai maksimum sinyal disebut amplituda ET2080 Jaringan Telekomunikasi

3  Setiap sinyal telekomunikasi dapat dinyatakan oleh penjumlahan gelombang fundamental cosinus sebagai berikut v(t) =Acos( ω t+ φ ) = Acos(2 π ft + φ ) f = frekuensi sinyal t = waktu dalam satuan detik φ = pergeseran fasa ω = frekuensi sudut (angular) dalam satuan radian per detik  Perioda satu siklus gelombang disebut T  T = 1/f dan f = 1/T  menyatakan jarak yang ditempuh oleh satu siklus gelombang  = c/f = cT c = kecepatan rambat sinyal  Kecepatan suara di udara mendekati c = 346 m/s; kecepatan cahaya atau gelombang radio di udara mendekati c = km/s ET2080 Jaringan Telekomunikasi 3

4 4

5 Frequency-Domain Concepts (Stalling’s)  An electromagnetic signal can be made up of many frequencies.  Example: s(t) = (4/  )x(sin(2  ft) + (1/3)xsin(2  (3f)t)) Fig. 2.4(a) + Fig. 2.4(b) = Fig. 2.4(c) There are two component frequencies: f and 3f.  Based on Fourier analysis, any signal is made up of components at various frequencies, in which each component is a sinusoid wave, at different amplitudes, frequencies, and phases. ET2080 Jaringan Telekomunikasi 5

6 6

7  Spectrum - range of frequencies that a signal contains  In Fig. 2.4(c), spectrum extends from f to 3f.  Fundamental frequency –  when all frequency components of a signal are integer multiples of one frequency, it’s referred to as the fundamental frequency  (earlier example) f and 3f  fund. freq = f  The period of the total signal is equal to the period of the fundamental frequency.  refer to Fig. 2.4 again! ET2080 Jaringan Telekomunikasi 7

8  Absolute bandwidth - width of the spectrum of a signal  In Fig. 2.4(c), it is 3f – f = 2f.  Effective bandwidth –  A signal may contain many frequencies.  But most of the energy may concentrate in a narrow band of frequencies.  These frequencies are effective bandwidth. ET2080 Jaringan Telekomunikasi 8

9 9 Effective Bandwidth Calculation  Effective Bandwidth sebuah sinyal diukur dari titik dimana daya sinyal turun menjadi setengah dari daya sinyal maksimum  Bandwidth ini biasa disebut bandwidth 3dB (10 log [(1/2Pmax)/Pmax]  -3dB) ET2080 Jaringan Telekomunikasi

10 10 ET2080 Jaringan Telekomunikasi

11 Approximating Square Wave by Signals  adding a frequency of 5f to Fig. 2.4(c)  Fig. 2.5(a)  adding a frequency of 7f to Fig. 2.4(c)  Fig. 2.5(b)  adding all frequencies of 9f, 11f, 13f,...  Fig. 2.5(c), a square wave  This square wave has an infinite number of frequency components, and thus infinite bandwidth. ET2080 Jaringan Telekomunikasi 11

12 ET2080 Jaringan Telekomunikasi 12

13 Cacat yang dialami sinyal ketika ditransmisikan  Distorsi akibat redaman  Distorsi fasa  Distorsi akibat noise ET2080 Jaringan Telekomunikasi 13

14 14 Distorsi akibat redaman  Setiap kanal komunikasi bersifat meredam sinyal  Sinyal-sinyal berfrekuensi tinggi akan lebih teredam dibandingkan sinyal-sinyal berfrekuensi rendah  Distorsi akibat redaman dapat dicegah apabila semua frekuensi mengalami tingkat redaman yang sama ET2080 Jaringan Telekomunikasi

15 Distorsi fasa  Waktu yang diperlukan oleh sinyal untuk melewati kanal komunikasi disebut delay  Delay absolut adalah adalah delay yang dialami sinyal ketika melewati kanal pada suatu frekuensi referensi  Di lain pihak, waktu propagasi sinyal yang frekuensinya berbeda akan berbeda pula  Kondisi ini ekivalen dengan pergeseran fasa  Jika pergeseran fasa terjadi pada seluruh frekuensi yang terkandung pada sinyal komunikasi, maka sinyal output akan sama dengan sinyal input  Sebaliknya apabila pergeseran fasa tidak linier dengan frekuensi maka sinyal output akan terdistorsi  Distorsi delay disebut juga distorsi fasa  Distorsi akibat delay ini biasanya dinyatakan dalam milisecond atau microsecond di sekitar frekuensi referensi ET2080 Jaringan Telekomunikasi 15

16 ET2080 Jaringan Telekomunikasi 16 A delay (phase) equalizer tends to flatten the delay characteristic of a voice channel

17 17 Noise  Noise merupakan setiap sinyal yang tidak diinginkan di dalam sirkit telekomunikasi  Noise merupakan pembatas kinerja telekomunikasi yang utama  Noise dapat dibagi ke dalam empat katagori:  Thermal noise  Intermodulation noise  Crosstalk  Impulse noise ET2080 Jaringan Telekomunikasi

18 Thermal Noise  Thermal noise merupakan noise yang muncul pada seluruh media transmisi dan perangkat komunikasi akibat pergerakan elektron  Thermal noise merupakan faktor penentu batas bawah sensitivitas sistem penerima  Thermal noise berbanding lurus dengan bandwidth dan suhu  Thermal noise untuk sistem dengan bandwidth B adalah: P n = -228,6 dBW + 10 log T + 10 log B T = suhu kerja absolut (dalam satuan Kelvin)  Satuan P n adalah dB W  Note: Kelvin = Celsius + 273,15  Untuk penerima (receiver) yang bekerja pada suhu ruang (290 K), thermal noise pada receiver tersebut adalah: P n = -228,6 dBW + 10 log NF dB +10 log B Hz P n = -204 dBW + NF dB +10 log B Hz  NF adalah noise figure dalam satuan dB ET2080 Jaringan Telekomunikasi 18

19  Contoh: 1. Misalnya ada suatu receiver yang memiliki temperatur derau (noise) 100 K dengan bandwidth 10 MHz, berapa level thermal noise pada output receiver tersebut? Jawab: P n = -228,6 dBW + 10 log T + 10 log B = -228,6 dBW + 10 log log 10 7 = -228, = -138,6 dBW 2. Misalnya ada suatu amplifier dengan temperatur derau K dan bandwidth 10 MHz, hitung level thermal noise di output! Jawab: P n = -228,6 dBW + 10 log log 10 7 = -228, = -118,6 dBW 3. Suatu receiver mempunyai noise figure 4 dB dan beroperasi pada suhu ruangan (290 K). Bandwidth receiver tersebut adalah 20 MHz, berapa thermal noise threshold? – Jawab: P n = -228,6 dBW + 10 log NF dB +10 log B Hz = -204 dBW + 4 dB + 73 dB = -127 dBW ET2080 Jaringan Telekomunikasi 19

20 Intermodulation Noise  Intermodulation noise muncul akibat gejala intermodulasi  Bila kita melewatkan dua sinyal masing-masing dengan frekuensi F1 dan F2 melalui suatu medium atau perangkat non-linier, maka akan dihasilkan frekuensi-frekuensi spurious yang berasal dari frekuensi harmonisa sinyal  Frekuensi-frekuensi spurious ini bisa terletak di dalam atau di luar pita frekuensi kerja yang diinginkan ET2080 Jaringan Telekomunikasi 20 Medium/perangkat non-linier F1F1 F2F2 Second-order products: 2F 1,2F 2,F 1  F 2 Third-order products: 2F 1  F 2, 2F 2  F 1 Fourth-order products: 2F 1  2F 2, 3F 1  F 2 Penyebab intermodulation noise a.l.: –Level input terlalu tinggi sehingga perangkat berkerja daerah non- linier –Kesalahan penalaan perangkat sehingga perangkat bekerja secara non-linier

21 21 Crosstalk  Crosstalk terjadi akibat kopling antar dua jalur sinyal yang tidak diinginkan  Ada dua tipe crosstalk:  Intelligible crosstalk Bila crosstalk menyebabkan paling tidak ada empat kata yang dapat didengar (dari sumber yang tidak diinginkan) selama percakapan 7 detik  Unintelligible crosstalk Setiap bentuk gangguan akibat crosstalk lainnya ET2080 Jaringan Telekomunikasi

22 22 Impulse noise  Impulse noise merupakan noise tidak kontinu yang terdiri dari pulsa-pulsa tak beraturan atau noise spikes berdurasi pendek dengan amplituda yang relatif tinggi  Spike-spike ini biasa disebut hits  Impulse noise sangat mengganggu transmisi data ET2080 Jaringan Telekomunikasi

23 23 Signal-to-noise ratio (S/N)  (S/N) = Level signal/Level noise (S/N) dB = Level signal (dBm) – Level noise (dBm) ET2080 Jaringan Telekomunikasi

24 24 Noise Figure  NF = (S/N) in /(S/N) out  NF dB = (S/N) dB input - (S/N) dB output  Contoh  Suatu receiver memiliki noise figure 10 dB. S/N pada output adalah 50 dB, berapa S/N input?  Jawab: NF dB = (S/N) dB input - (S/N) dB output 10 dB = (S/N) dB input – 50 dB (S/N) dB input = 60 dB ET2080 Jaringan Telekomunikasi


Download ppt "ET2080 JARINGAN TELEKOMUNIKASI Tutun Juhana – Program Studi Teknik Telekomunikasi STEI - ITB."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google