Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Pertemuan 4 Membangun Jaringan Kerja Ekonomi: Pasar dan Model (2) Matakuliah: A0324/ Manajemen Sistem Informasi Perusahaan Tahun: 2005/07 Versi: <

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Pertemuan 4 Membangun Jaringan Kerja Ekonomi: Pasar dan Model (2) Matakuliah: A0324/ Manajemen Sistem Informasi Perusahaan Tahun: 2005/07 Versi: <

1 1 Pertemuan 4 Membangun Jaringan Kerja Ekonomi: Pasar dan Model (2) Matakuliah: A0324/ Manajemen Sistem Informasi Perusahaan Tahun: 2005/07 Versi: <

2 2 Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Menguraikan pengaruh TIpada strategi pembuatan keputusan

3 3 Outline Materi Materi 1: Analisis Dampak TI pada pembuatan keputusan Materi 2: Supply Chain Management

4 4 Analisis Dampak TI pada Pembuatan Keputusan Strategis Mempengaruhi Strategi: ~ Strategi bersaing harga dapat berhasil melalui imple mentasi TI yang baik ~ Trend dalam penyusunan strategi diintegrasikan ke dalam penyusunan strategi bisnis umum bersama strategi TI

5 5 Upaya mencari peluang BARRIERS TO ENTRY- Mempersulit pesaing untuk masuk ke pasar BUILT IN SWITCHING COST- Mempersulit pelanggan untuk beralih (switch) ke pesaing MENGUBAH DASAR PERSAINGAN – Memaksa pesaing untuk bersaing dengan pola bisnis kita MENGUBAH DOMINASI DALAM HUBUNGAN DENGAN PEMASOK- Mengurangi dominasi pemasok MENGEMBANGKAN PRODUK BARU – Buka saja nuansa produk lama, tetapi juga produk yang memperluas jangkauan produk yang ada

6 6 Analisis Rantai Nilai- Analysis Value Chain ~ dalam TI metode IT Value Chain Management FILOSOFI dari Supply Chain Management  mengelola supply of goods sejak dari sumber bahan mentah sampai pada customer sebagai sutau kesatuan yang intergratif, dan bukan mengelola supply of goods sebagai suatu seri dari kegiatan- kegiatan yang terpisah-pisah.

7 7 IT Value Chain Management  untuk menganalisis dalam mengukur COST-BENEFIT dari implementasi TI berbasis proyek. Supply Chain Management fokus pada pengembangan hubungan partnering dan co-makership dengan organisasi baik up- stream maupun down stream

8 8 Supply Chain Management

9 9 Material Flow Supplier Procurement Operation DistributionCustomers Requirement Information Flow Partnering  menekankan “kemitraan” (berlawanan dengan “ kemusuhan” CO-makership  menekankan “ kerja sama membuat barang bersama” ( berlawanan dengan “membuat barang sendiri “) Partnering & Co-makership  pengertian keduanya tentang hal yang hampir sama

10 10 Cakupan dalam Analisis Value Chain 1. OPERASI DAN LOGISTIK  Pengadaan, Pengiriman, Operasi dan Struktur Produk  Pengurangan biaya dan kemampuan pengangkutan volume 2. PEMASARAN DAN PENJUALAN  Marketing- Sales dan After Sales  Penguasaan informasi pelanggan, manajemen pangsa pasar, dan peningkatan mutu layanan pembeli 3. MANAJEMEN PERUSAHAAN – Pengelolaan dan Pengawasan dengan horisontalisasi sturktur manajemen dan realisasi pengawasan melekat 4. SUMBER DAYA MANUSIA  Mengurangi interaksi birokrasi dan meningkatkan individualitas karyawan 5. PENGEMBANGAN PRODUK DAN TEKNOLOGI  Memperkaya variabilitas produk dan mempercepat waktu pengembangan produk.

11 11 Dedikasi dan mutu manusia menentukan “output”

12 12 Salah satu kunci keberhasilan bisnis adalah kemampuannya memiliki dan mempertahankan keunggulan kompetitif Competitive Advantage is a posistion of enduring superiority over competitors in terms of customer preference Keunggulan kompetitif dapat dicapai melalui berbagai jalan, salah satunya melalui manajemen logistik dan manajemen supply chain. Sumber keunggulan kompetitif terletak pada: 1. Value Advantage  kemampuan perusahaan membedakan dirinya di depan mata konsumen dari pesaingnya. 2. Cost Advantage/ productivity advantage  cara bekerja dengan biaya rendah atau memperoleh laba yang lebih tinggi.

13 13 Unsur layanan: Layanan Pengiriman Layanan Purnajual Layanan Paket Financial Layanan Dukungan Teknis

14 14 Terlalu percaya diri & lalai unsur layanan “FATAL” Mercedez Benz- segmen golongan atas-mobil mewah-harga tinggi, bukan sekedar alat transpot, tetapi lebih menciptakan status sosial  yang ditawarkan Brand atau Corporate image (value advantage). ~Mercedez Benz lupa unsur layanan, hanya percaya diri sebagai brand leader. ~Mercedez Benz ?????? Caterpillar (peralatan berat) lupa unsur IBM (Computer) layanan

15 15 Pentingnya Relativitas Kompetitif (Competitive relativities) dalam mencapai sukses di pasar Kategori Aktivitas Value Chain, ada 2 tipe: 1.Primary Activities  inbound logistics, operations, outbound logistics, marketing and sales and services 2.Support Activities  infrastructure, human resource management, technology development and procurement. Logistics activities masuk dalam Primary Activities, dan bukan Support Activities Procurement masuk dalam Support Activities

16 16 Support activities  fungsi-fungsi terintegratif yang berlangsung disetiap primary activities dalam perusahaan Keunggulan kompetitif dihasilkan dari cara perusahaan mengorganisir dan melaksanakan fungsi yang tersembunyi ini dalam perusahaannya. Untuk mendapatkan keunggulan kompetitif yang lebih unggul dari kompetitornya, perusahaan harus hasilkan nilai tertentu bagi konsumennya. Caranya: kinerja harus lebih efisien dan lebih unik dibanding kompetitornya

17 17 Mencapai Keunggulan Kompetitif melalui Manajemen Supply Chain Kegiatan- kegiatan yang mendukung Supply Chain: 1.Dukungan umum ~Hilangkan sikap “membangun kerajaan sendiri” (khususnya di marketing dan manufacturing) ~Keunggulan kompetitif dipertahankan dan pangsa pasar dipelihara ~Usahakan aliran informasi akurat dan real time ~Penggunaan TI yang users friendly ~Kedua advantages berjalan sekaligus ~Kembangkan hubungan partnership dengan organisasi upstream dan downstream ~Mengembangkan hubungan co-makership dengan supplier 2. Dukungan …

18 18 2. Dukungan Value Advantage ~ Cari jenis dan tingkat layanan sesuai selera konsumen ~ Ciptakan dan kembangkan tailored services yang lebih unggul sesuai keinginan konsumen ~ Khusus bidang distribusi lebih responsiveness dan reliability 3. Dukungan Productivity Advantage ~ Asset turnover  pengurangan inventory sampai tingkat yang direncanakan ~ Capacity Utilization  Gunakan kapasitas semaksi mal mungkin ~ Lakukan kebersamaan dalam perencanaan di semua mata rantai nilai tentang inventorynya ~ Perencanaan meliputi  procurement, inventory control, manufacturing, dan distribution ~ Optimalkan harga pembelian barang

19 19 Value HIGH AdvantageService Cost and Leader Service Leader LOWCommodity Cost Market Leader LOWHIGH Productivity Advantage Matriks Keunggulan Kompetitif

20 20 An Automotive Supply Chain

21 21 Dampak terhadap Industri Industri yang berbeda mengalami dampak TI yang berbeda Pada beberapa industri, TI telah memungkin kan transformasi besar-besaran dari berbagai aspek operasional dan manufaktur. Di dalam industri ini TI memiliki dampak-dampak yang jelas pada manufacturingnya Pada beberapa industri lainnya, TI mempunyai pengaruh yang kuat pada penjualan, distribusi, dan berbagai aspek pemasaran lainnya. Di dalam industri ini TI mempunyai dampak yang besar pada Martketing

22 22 >


Download ppt "1 Pertemuan 4 Membangun Jaringan Kerja Ekonomi: Pasar dan Model (2) Matakuliah: A0324/ Manajemen Sistem Informasi Perusahaan Tahun: 2005/07 Versi: <

Presentasi serupa


Iklan oleh Google