Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Depresiasi Mesin, bangunan, dll. suatu saat akan tidak dipakai lagi/diganti karena : - adanya mesin yang lebih muktahir - perubahan jumlah/jenis mesin.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Depresiasi Mesin, bangunan, dll. suatu saat akan tidak dipakai lagi/diganti karena : - adanya mesin yang lebih muktahir - perubahan jumlah/jenis mesin."— Transcript presentasi:

1 1 Depresiasi Mesin, bangunan, dll. suatu saat akan tidak dipakai lagi/diganti karena : - adanya mesin yang lebih muktahir - perubahan jumlah/jenis mesin yang digunakan - perubahan di mesin itu sendiri - keinginan masyarakat yang berubah Dengan adanya sebab2 di atas selama umur ekonomis, mesin dan properti lainnya akan mengalami depresiasi.

2 2 Depresiasi Definisi: Pengurangan dari nilai suatu asset tetap Depresiasi selama 1 thn = nilai asset pada awal tahun ke i – nilai asset pada akhir tahun ke i Contoh: Pembelian sebuah mobil seharga $15,000 pada awal tahun Depreciation Akhir tahun Nilai pasarPengurangan nilai $15,000 10,000 8,000 6,000 5,000 4,000 $5,000 2,000 1,000

3 3 Mengapa kita harus menghitung depresiasi? Gross Income -Expenses: (Cost of goods sold) (Depreciation) (operating expenses) Taxable Income - Income taxes Net income (profit) Konsep akuntansi: Depresiasi dipandang sebagai bagian dari pengeluaran atau biaya yang mengurangi pendapatan setelah pajak.

4 4 Depresiasi Asset Depresiasi Depresiasi Ekonomis Penurunan dari utilitas suatu asset selama waktu penggunaan Depresiasi akunting Alokasi sistematis dari suatu nilai asset selama umur depresiasinya —sering digunakan dalam analisis ekonomi teknik Depresiasi fisik Depresiasi buku Depresiasi pajak

5 5 Faktor Yang dipertimbangkan dalam Depresiasi Asset Umur depresiasi (how long?) Nilai sisa (salvage value) Basis biaya (depreciation basis) Metode depresiasi (how?)

6 6 Metode Depresiasi Metode Depresiasi: –Metode Straight-Line –Metode Declining Balance –Metode Sum of the Years’ Digits

7 7 Metode Straight – Line (SL) Prinsip Suatu asset tetap memberikan servis yang seragam selama umur hidupnya. Besarnya depresiasi konstan untuk setiap tahun Rumus : Depresiasi per tahun (Dr) D r = (P – S) / n, Nilai buku (book value/BVr) BV r = P – r Dr, dimana : P = nilai asset pada tahun ke-0 S = nilai sisa asset n = umur ekonomis dari asset BVr : nilai asset pada tahun ke-r setelah dikurangi depresiasi.

8 Laju depresiasi (%) = 100 % - persentase dari nilai sisa n 8

9 Contoh 1 – Metode Straight Line Suatu mesin dibeli dengan harga $35,000. Umur ekonomis mesin ini ditaksir 20 tahun dan perkiraan dari nilai sisa mesin pada tahun ke-20 adalah sebesar $ 3,500. a.Berapa besar depresiasi per tahun ? b.Berapa laju depresiasi ? c.Berapa nilai mesin setelah dua tahun dipakai ? 9

10 Jawab: Depresiasi/tahun (Dr) = (P – S)/n = (35,000-3,500)/20 = $ 1,575/tahun. Laju depresiasi = (100%- 10%)/20 = 4.5%/tahun Nilai mesin setelah 2 tahun dipakai = nilai buku mesin tahun ke-2 (BV 2 ) = P – r * Dr = $35,000 – (2*$1,575) = $ 31,

11 11 Contoh 2 – Metode Straight-Line nD r B r 11,6008,400 21,6006,800 31,6005,200 41,6003,600 51,6002,000 P = $10,000 n = 5 Years S = $2,000 Dr = (P - S)/n =1,600 D1 D2 D3 D4 D5 B1 B2 B3 B4 B5 $10,000 $8,000 $6,000 $4,000 $2, Total depreciation at end of life n Depresiasi Nilai buku

12 12 Metode Declining Balance Prinsip: - Suatu asset tetap memberikan servisnya dalam laju yang menurun - Depresiasi diperkirakan lebih besar pada awal periode umur si asset, dan semakin tuanya umur depresiasi menurun. Rumus : Book value (BVr) Depresiasi tahun ke r (D r ) : D r = BV r-1 – BV r = f * BV r-1

13 Dimana : P : nilai awal asset BVr : nilai buku (nilai asset pada tahun ke r) f : laju declining balance = 2/n n : umur ekonomis asset Kelemahan metode declining balance : - Tidak bisa digunakan untuk menghitung depresiasi jika nilai sisa mesin pada tahun ke n diketahui sama dengan nol. - Nilai sisa = S = BV n = P(1-f) n 13

14 14 Contoh 3 – Metode Declining Balance n012345n D r $4,000 2,400 1, B r $10,000 6,000 3,600 2,160 1, D1 D2 D3 D4 D5 B1 B2 B3 B4 B Total depreciation at end of life n $10,000 $8,000 $6,000 $4,000 $2,000 Annual Depreciation Book Value Diketahui : P = $ 10,000 n = 5 tahun

15 Laju declining = f = 2/n = 2/5 = 0.4 Depresiasi (Dr) dan book value (BVr) tahun ke : a. D 1 = f * BV 0 = 0.4 * 10,000 = $ 4,000. BV 1 = BV 0 – D 1 = 10,000 – 4,000 = $ 6,000. b. D 2 = f * BV 1 = 0.4 * 6,000 = $2,400. BV 2 = BV1 – D 2 = $6,000 - $2,400 = $3,600. c. D 3 = f * BV 2 = 0.4 * 3,600 = $ 1,440. BV 3 = BV 2 – D 3 = 3,600 – 1,440 = $2,160. d. D 4 = f * BV 3 = 0.4 * 2,160 = $ 864. BV 4 = BV 3 – D 4 = 2,160 – 864 = $1,296. e. D 5 = f * BV 4 = 0.4 * 1,296 = $ 518. BV 5 = BV4 – D5 = 1,296 – 518 = $

16 16 Metode Sum-of-Years’ Digits (SOYD) Principle - Hampir sama dengan metode declining balance tetapi dengan laju depresiasi yang menurun - Depresiasi lebih besar pada awal tahun dan menurun pada tahun-tahun selanjutnya. Rumus SOYD = sum of years digit = n(n+1)/2 Depresiasi tahunan : Book Value :

17 17 Dimana : C = (P-S)/SOYD PENYEDERHANAAN : n = 5 tahun  SOYD = = 5(5+1)/2 = 15 D 1 = 5/15 * (P – S) D 2 = 4/15 * (P – S) D 3 = 3/15 * (P – S) D 4 = 2/15 * (P – S) D 5 = 1/15 * (P – S)

18 18 Contoh 4 – Sum-of-years’ digits method D1 D2 D3 D4 D5 B1 B2 B3 B4 B5 $10,000 $8,000 $6,000 $4,000 $2, Total depreciation at end of life Annual Depreciation Book Value P = $10,000 N = 5 years S = $2,000 SOYD = =15 n12345n12345 D n (5/15)(8,000)=$2,667 (4/15)(8,000)=$2,133 (3/15)(8,000)=$1,600 (2/15)(8,000)=$1,067 (1/15)(8,000)=$533 B n $7,333 5,200 3,600 2,533 2,000 n

19 Contoh 5 : Sum of Years Digit Mesin dibeli dengan harga $ 20,000. Umur mesin 5 tahun. Nilai sisa tahun ke 5 = $ 5,000. Berapa nilai depresiasi dan nilai bukunya ? 19

20 20 Kesimpulan Biaya/pengeluaran keseluruhan dari penggantian suatu asset tidak sesuai dikenakan hanya pada satu tahun tertentu tetapi perlu disebarkan selama umur ekonomis Biaya yang dikenakan tersebut disebut dengan depresiasi. Dari sudut pandang ekonomi teknik, yang menjadi concern utama adalah depresiasi secara akunting; yaitu alokasi yang sistematik dari nilai asset selama umur ekonomisnya.

21 21 Empat informasi yang diperlukan dalam penghitungan depresiasi, yaitu : 1. Basis biaya 2. Nilai sisa 3. Umur ekonomis 4. Metode depresiasi Banyak perusahaan memilih metode depresiasi Straight-Line karena penghitungannya relatif mudah.

22 22 Depletion is a cost allocation method used particularly for natural resources. Cost depletion is based on the units-of-production method of depreciation. Percentage depletion is based on a prescribed percentage of the gross income of a property during a tax year. Given the frequently changing nature of depreciation and tax law, we must use whatever percentages, depreciable lives, and salvage values mandated at the time an asset is acquired.

23 23 Component of Depreciation Book DepreciationTax depreciation (MACRS) Cost basisBased on the actual cost of the asset, plus all incidental costs such as freight, site preparation, installation, etc. Same as for book depreciation Salvage value Estimated at the outset of depreciation analysis. If the final book value does not equal the estimated salvage value, we may need to make adjustments in our depreciation calculations. Salvage value is zero for all depreciable assets

24 24 Component of Depreciation Book DepreciationTax depreciation (MACRS) Depreciable life Firms may select their own estimated useful lives or follow government guidelines for asset depreciation ranges (ADRs) Eight recovery periods– 3,5,7,10,15,20,27.5,or 39 years– have been established; all depreciable assets fall into one of these eight categories. Method of depreciation Firms may select from the following: Straight-line Accelerated methods (declining balance, double declining balance, and sum-of- years’ digits) Units-of-proportion Exact depreciation percentages are mandated by tax legislation but are based largely on DDB and straight- line methods. The SOYD method is rarely used in the U.S. except for some cost analysis in engineering valuation.


Download ppt "1 Depresiasi Mesin, bangunan, dll. suatu saat akan tidak dipakai lagi/diganti karena : - adanya mesin yang lebih muktahir - perubahan jumlah/jenis mesin."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google