Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

NUR LAILATUL RAHMAH, S.Si., M.Si..  PEMBANDINGAN BERGANDA  UJI t DENGAN BEDA NYATA TERKECIL (BNT)  UJI TUKEY DENGAN BEDA NYATA JUJUR (BNJ)  UJI JARAK.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "NUR LAILATUL RAHMAH, S.Si., M.Si..  PEMBANDINGAN BERGANDA  UJI t DENGAN BEDA NYATA TERKECIL (BNT)  UJI TUKEY DENGAN BEDA NYATA JUJUR (BNJ)  UJI JARAK."— Transcript presentasi:

1 NUR LAILATUL RAHMAH, S.Si., M.Si.

2  PEMBANDINGAN BERGANDA  UJI t DENGAN BEDA NYATA TERKECIL (BNT)  UJI TUKEY DENGAN BEDA NYATA JUJUR (BNJ)  UJI JARAK DUNCAN (DMRT)

3 R., S. Kusriningrum Perancangan Percobaan. Airlangga University Press. Surabaya.

4  Uji lanjutan dari Anova  Hasil yang diperoleh melalui uji F menunjukkan apabila H 0 ditolak atau H 1 diterima belum dapat memberikan keterangan tentang perlakuan mana yang berbeda.  Kecuali untuk t = 2, karena jelas bahwa yang satu tentu berbeda dengan yang lain.  Untuk menentukan perlakuan mana yang berbeda dengan yg lain bila t > 2, kita perlu membandingkan perlakuan tsb satu per satu.

5  Misal: t = 4 (perlakuan A, B, C dan D) pembandingnya adalah: y- A dan y- B y- B dan y- C y- A dan y- C y- B dan y- D y- A dan y- D y- C dan y- D y- A, y- B, y- C, y- D adalah nilai tengah atau rata-rata pengamatan untuk perlakuan A, B, C dan D. Banyaknya pasangan yang mungkin untuk diperbandingkan apabila dinyatakan dengan simbol kombinasi: 4! == 6 buah pembandingan 2! Pembandingan seperti di atas disebut dengan pembandingan berganda 4242

6 a) Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) b) Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) c) Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD) atau Uji Jarak Duncan dengan Jarak Nyata Terkecil (JNT)

7  Uji BNT disebut juga Least Significant Difference (LSD)  Misal ingin membandingkan 2 perlakuan yg punya rata-rata pengamatan y- A dan y- B, maka:  BNT ( α) = t (α) (db galat) x s atau BNT ( α) = t (α) (db galat) x s 2 Merupakan nilai terkecil utk menunjukkan adanya perbedaan antara y- A dan y- B 1/n A + 1/n B

8  Keterangan: (α) = taraf nyata α = 0,05, untuk BNT (5%) α = 0,01, untuk BNT (1%) t (α) = titik kritis sebaran t untuk taraf nyata α dan derajat bebas dari galatnya s 2 = kuadrat tengah galat = KTG n A dan n B = banyaknya pengamatan (ulangan) untuk perlakuan A dan B Besaran  s = s 2 Jika n A dan n B = n  maka  s √2 / n = √2s 2 / n Besaran di atas disebut galat baku (standard error) dua nilai tengah atau galat baku beda = se(y- A - y- B ) 1/n A + 1/n B

9  Jika s 2 = KTG, maka: a) n A ≠ n B  se(y- A - y- B ) = KTG BNT ( α) = t (α) (db galat) x KTG b) n A = n B = n  se(y- A - y- B ) = √ 2 KTG / n BNT ( α) = t (α) (db galat) x √ 2 KTG / n Uji BNT digunakan bila F hit > Ftabel Sebaiknya untuk perlakuan ≤ 3, krn semakin besar perlakuan akan meningkatkan peluang kesalahan 1/n A + 1/n B

10  Lihat contoh soal 1 mengenai 21 ekor babi yang menerima 3 macam ransum pakan yg berbeda dengan ulangan 7 kali. Dari hasil analisis sidik ragam diperoleh bahwa F hitung > F tabel (0,05). Uji F  beda nyata, utk mengetahui perbedaan antara masing-masing perlakuan, maka dilakukan uji BNT untuk memperoleh notasi yg membedakan perlakuan yg satu dengan yang lain.

11 UlanganPerlakuanTOTAL ABC 170,264,088,4 261,084,682,6 387,673,090,2 477,079,083,6 568,681,080,8 673,278,684,6 757,471,093,6 Total495,0531,2603,81630,0 Rata-rata70,7175,8986,26

12 Sumber keragama n (S.K.) Derajat bebas (d.b.) Jumlah kuadrat (J.K.) Kuadrat tengah (K.T.) F hitungF tabel 0,050,01 Perlakuan2842, ,29047,84**3,556,01 Galat percobaan 18967,371553,7429 Total201809,9524

13 a)Rata-rata bobot babi utk ketiga perlakuan A, B dan C berturut-turut: 70,71; 75,89 dan 86,26 b)Tentukan taraf nyata, misal utk α = 0,05 dan kemudian tentukan BNT (5%), sbb: BNT (α) = t (α) (db galat) x √ 2 KTG / n = t (5%) (18) x √ 2 KTG / n = 2,101 x √ (2 x 53,7429) / 7 = 8,23

14 1. Berilah notasi a pada perlakuan C (sebagai awalan) 2. Analisislah dengan mengurutkan dari rata-rata terbesar (C) dengan rata-rata di bawahnya (B): C : notasi a B  C – B : * (tanda bintang berarti berbeda) sehingga ganti notasi b A  B – A : tb (tidak ada bintang, berarti sama) sehingga notasi tetap b, sehingga notasi: A = a B = b C = b PerlakuanRata-rata perlakuan (x - ) Beda (selisih)BNT (5%) (x - - A)(x - - B) C86,23 a15,52*10,34*8,23 B75,89 b5,18 A70,71 b

15  KESIMPULAN : Bobot babi tertinggi diperoleh pada perlakuan C yang berbeda nyata dengan perlakuan B dan A. Bobot babi yang terendah didapat pada perlakuan B dan A dan antara perlakuan B dan A tersebut tidak berbeda nyata.

16  Uji BNJ disebut juga Honestly Significant Difference (HSD)  untuk mengetahui selisih dua perlakuan berbeda atau tidak a) n A ≠ n B BNJ ( α) = Q (α) (t, db galat) x KTG √2 b) n A = n B = n BNJ ( α) = Q (α) (t, db galat) x √KTG / n 1/n A + 1/n B

17  Perbedaan BNJ dgn BNT adalah pada nilai kritis yang digunakan, bukan titik kritis sebaran t student, tetapi titik kritis taraf nyata teratas dari studentized range untuk t buah perlakuan.  Titik kritis ini disebut Q( α), dimana nilai tsb bergantung pada t yaitu banyaknya perlakuan yang akan dibandingkan dengan db g, juga taraf nyata yg dipilih (lamp. 3 dan 4)

18 Percobaan PEMUPUKAN = 5 perlakuan (P,Q,R,S,T) Rata-rata = 1,616; 1,718; 1,792; 1,904 dan 2,056 Ulangan = 5 Taraf nyata = α = 0,05 db galat = 20 KTG = 0,0061 Ujilah dengan BNJ untuk menentukan perlakuan mana yg memberikan hasil produksi hijauan yg tertinggi! PENYELESAIAN (BNJ) BNJ (5%) = Q (5%) (5, 20) x √ 0,0061/5 = 4,24 x 0,0349 = 0,148

19 Perlakuan pemupukan Rata-rata (x-)BedaBNJ (5%) (x - -P)(x - -Q)(x - -R)(x - -S) T2,0560,440*0,338*0,264*0,152*0,148 S1,9040,288*0,186*0,112 R1,7920,176*0,074 Q1,7180,102 P1,616

20 1. Lihat tabel selisih 2. Berilah notasi a pada perlakuan T (sebagai awalan) 3. Analisislah dengan mengurutkan dari rata-rata terbesar (T) dengan rata-rata di bawahnya (S) dan lihatlah tanda bintang dan tidak (tb): 4. Jika ada notasi yang sama, harus dicek lagi dengan membandingkan notasi Q dengan S dan R; dst sampai semua perlakuan dibandingkan secara ganda Perlakua n SelisihTandaNotasiKeterangan Tawalan-a ST - S*bGanti notasi RS - RtbbNotasi Sama QS - Q*cGanti notasi PQ - PtbcNotasi Sama

21 Notasi akhir (LIHAT TABEL SELISIH) !  S – Q : * : betul berbeda: notasi tetap  R – Q : tb : sama: maka tambah notasi c  R – P : * : seharusnya beda, jadi yg awalnya P notasinya c, maka diganti dengan d  Q – P : tb : sama: maka tambah d Perlaku an SelisihTandaNotasi awal Notasi akhir Keterangan notasi akhir Tawalan-aa ST - S*bbNotasi tetap RS - RtbbbcDitambah notasi c QS - Q*ccdDitambah notasi d PQ - PtbcdNotasi awal c, tetapi berubah menjadi d

22  Kesimpulan yg diperoleh: Produksi tertinggi diperoleh pada perlakuan T yg berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Produksi terendah didapat pada perlakuan P dan Q

23  Uji Jarak Berganda Duncan disebut juga Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) = Uji Jarak Duncan  untuk menentukan apakah dua nilai rata-rata atau mean dengan jarak tertentu, berbeda atau tidak  DIGUNAKAN untuk F hit > F tabel maupun F hit < F tabel  DMRT tidak menggunakan satu titik kritis, tapi menggunakan (t-1) titik kritis  disebut Jarak Nyata di di student kan (Significant Studentized Range = SSR) atau Jarak Nyata Duncan (JND) (Lamp 5 dan 6)  Selain itu, DMRT juga menggunakan LSR (Least Significant Range) atau Jarak Nyata Terkecil (JNT)

24  JADI, untuk menentukan apakah dua mean/nilai tengah/ rata-rata pengamatan dengan jarak tertentu berbeda atau tidak berbeda dapat digunakan rumus sbb:  Dimana: s.e. = √KTG/n  d.b. galat = t(n-1) LSR = SSR x s.e.

25  Hasil rata-rata pengamatan perlakuan A, B, C, D, E, F dan G berturut-turut = 6,82; 6,74; 7,02; 6,88; 7,50; 7,96; dan 9,80  Ulangan: 4 kali (n)  KTG = 0,3722  d.b. galat = 21  α = 0,05  Lakukan uji jarak Duncan untuk mengetahui perlakuan mana yang memberikan hasil tertinggi dan juga memberikan hasil terendah.

26 Perl aku an Rata-rata perlakua n (X - ) BedapSSRLSR (x - -B)(x - -A)(x - -D)(x - -C)(x - -E)(x - -F) G9,803,06*2,98*2,92*2,78* 2,30*1,84*73,331,02 F7,961,22*1,14*1,08*0,940,4663,291,01 E7,500,760,680,620,4853,250,99 C7,020,280,200,1443,180,97 D6,880,140,0633,090,94 A6,820,0822,940,90 B6,74 s.e. = √KTG/n = √0,3722/4 = 0,305 Teladan SSR perlakuan G = 3,33 (lihat tabel: p=7; db galat 21; α = 0,05) LSR perlakuan G = 3,33 X 0,305 = 1,02 *)Nilai selisih lebih besar dari LSR

27  Karena ada yang sama, maka perlu dilakukan pengecekan ulang: F-D : * : sudah benar beda, jadi tidak ada perubahan E-D : tb : harus sama, jadi perlu ditambah c pada E C-D : tb : harus sama, jadi perlu ditambah c pada C untuk pembandingan yang lain, maka tetap lihat simbol pada tabel selisih. Pada kasus ini, ternyata dari perlakuan E sampai B simbolnya tb, sehingga ketika dicek ulang juga tb, maka tidka ada perubahan. PerlakuanSelisihTandaNotasi AWAL KeteranganNotasi AKHIR Keterangan Gawalan-9,80 aaTetap FG-F*7,96 bGanti notasibTetap EF-Etb7,50 bTetapbcDitambah c CF-Ctb7,02 bTetapbcDitambah c DF-D*6,88 cGanti notasicTetap AD-Atb6,82 cTetapc BD-Btb6,74 cTetapc

28  KESIMPULAN: Hasil tertinggi diperoleh pada perlakuan G yang berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Sedangkan hasil terendah didapat pada perlakuan B, A, D, C dan E.

29  HASIL PENELITIAN Kelompok (induk) PerlakuanJumlah ABCDE I74,671,777,676,281,4381,5 II76,875,777,380,081,5391,3 III72,178,077,479,378,7385,5 JUMLAH223,5225,4232,3235,5241,61158,3

30  Ujilah dengan DMRT ( α = 0,05) ! Sumber keragaman (S.K.) Derajat bebas (d.b.) Jumlah kuadrat (J.K.) Kuadrat tengah (K.T.) F hitungF tabel 0,050,01 Kelompok29,71 4,8551,1113 Perlakuan473,2418,314,19*3,847,01 Galat percobaan 834,954,369 Total14117,90


Download ppt "NUR LAILATUL RAHMAH, S.Si., M.Si..  PEMBANDINGAN BERGANDA  UJI t DENGAN BEDA NYATA TERKECIL (BNT)  UJI TUKEY DENGAN BEDA NYATA JUJUR (BNJ)  UJI JARAK."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google