Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

S eni M empertemukan Tiga Dunia

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "S eni M empertemukan Tiga Dunia"— Transcript presentasi:

1 S eni M empertemukan Tiga Dunia

2 PENELITIAN: Adalah sebuah seni mempertemukan Tiga Dunia Dunia Pembelajar Dunia Pengetahuan Dunia Realitas

3 Dunia Pengetahuan Dunia Pembelajar MASALAH: jika ‘tiga-dunia’ itu tidak bertemu METODE PENELITIAN: Alat untuk mempertemukannya PENELITI: Orang yang berusaha untuk mempertemukan

4 Menemukan Masalah: Jutaan orang biasa melihat apel jatuh, Tapi hanya Newton yang bertanya kenapa. Masalah bisa saja ditemukan:  Setelah melihat realitas;  Setelah membaca buku;  Ide yang muncul dari pikiran terlatih.

5 Melihat Realitas; Bisa melalui: – Terlibat langsung; – Observasi langsung; – Menyimak hasil liputan; – Menghadiri seminar ilmiah; – Aktif dalam diskusi ilmiah;

6 Meninjau Kepustakaan [Dunia Pengetahuan] Kepustakaan (Buku, Jurnal, Tesis, Disertasi,...) – Meninjau Konsep, definisi istilah; – Meninjau Teori; – Meninjau hasil-hasil penelitian sebelumnya “Suatu teori adalah seperangkat konstruk (konsep), batasan, dan proposisi yang menyajikan suatu pandangan sistematis tentang fenomena dengan merinci hubungan- hubungan antar variabel, dengan tujuan menjelaskan dan memprediksikan gejala itu.” (Kerlinger,1986).

7 Peneliti [Pembelajar]: » Memfokuskan perhatian pada masalah; » Menghimpun data; » Memproses/mengolah data; » Menjelaskan; » Menafsirkan; » Menyimpulkan

8 Prosedur:

9 Sampai disini, Cobalah!  Pilihlah sebuah topik yang menarik, pertama adalah menarik bagi peneliti, dan kemudian pertimbangkan apakah kira-kira juga menarik bagi pembaca nanti. Mengapa yang pertama harus menarik bagi peneliti? Karena sangat mustahil seorang peneliti bisa merampungkan penelitiannya dengan baik jika dirinya sendiri tidak menyukai apa yang dibahasnya itu. Dan mengapa harus menarik bagi pembaca? Karena apalah artinya hasil penelitian jika nantinya tidak terbaca oleh orang lain. Lalu  buatlah abstraksi tentang topik tersebut dalam beberapa paragraf. Topik inilah yang nantinya akan menjadi gagasan utama yang harus dipelajari dan dieksplorasi oleh peneliti. Kemudian  beri judul. Judul yang baik dan terencana akan menjadi jalan utama untuk masuk dalam proses penelitian. Bagaimana untuk bisa menuliskan judul penelitian yang baik? Coba lengkapi kalimat ini, “Penelitian saya akan membahas ”, lalu buatlah kerangka jawaban atas pertanyaan tersebut. Dari sinilah kita dapat menuliskan sebuah judul yang pantas.

10 CONTOH: Saya tertarik dengan topik: – “pembelajaran bahasa Inggris di sekolah” Abstraksi: – “Bahasa Inggris menjadi pelajaran pokok di semua jenjang sekolah, SD hingga SMA, bahkan juga pada jenjang perguruan tinggi. Namun faktanya, rata-rata kemampuan komunikasi lisan berbahasa Inggris anak- anak Indonesia masih tergolong rendah. Penelitian saya akan membahas mengapa pembelajaran bahasa Inggris di sekolah rata-rata tidak berhasil” Kerangka Jawaban: – Diduga banyak faktor yang menyebabkan, salah satunya adalah metode pembelajarannya. Selama ini pembelajaran bahasa Inggris lebih banyak ditekankan pada tatabahasa dan minim praktik komunikasi lisan. Judul: – “ ”

11 Metodologi Penelitian Paradigma, Metode, Teknik ParadigmaMetodeTeknik

12

13 Paradigma/ Pendekatan Penelitian Paradigma

14 Penelitian kuantitatif, bisa mengungkap seberapa kuat kausalitasnya.... tapi tidak bisa mengungkap bagaimana mekanisme kausalitasnya... “bagaimana X mempengaruhi Y” (How causal mecanism?). Sehingga diperlukan pendekatan lainnya, yaitu kualitatif.

15 KUANTITATIF CARA BERPIKIR POSITIVISTIK: Memandang segala sesuatu serba empirik, deterministik, dan selalu dalam hubungan kausalitas POSISI TEORI: untuk dibuktikan atau diverifikasi KUALITATIF CARA BERPIKIR INTERPRETIF (NATURALISTIK): Memandang bahwa segala sesuatu yang tampak hakikatnya hanya merupakan refleksi atau pantulan dari yang tidak tampak POSISI TEORI: dipakai sebagai piranti untuk memahami fenomena Paradigma

16 Metode

17 Teknik Teknik Penelitian meliputi: Teknik Sampling Teknik pengumpulan data Teknik pengolahan data Teknik analisis data Teknik penulisan laporan hasil penelitian

18 Kerangka Penelitian Kuantitatif JUDUL PENELITIAN I. PENDAHULUAN – A. Latar Belakang – B. Identifikasi Masalah – C. Pembatasan Masalah – D. Rumusan Masalah – E. Tujuan Umum Penelitian – F. Manfaat Penelitian II. LANDASAN TEORI, KERANGKA BERPIKIR, DAN PENGAJUAN HIPOTESIS – A. Deskripsi Teori – B. Penelitian yang Relevan – C. Kerangka Berpikir – D. Hipotesis Penelitian

19 ...lanjutan III. METODE PENELITIAN – A. Tujuan Khusus Penelitian – B. Waktu dan Tempat Penelitian – C. Variabel Penelitian – D. Metode Penelitian – E. Teknik Pengambilan Sampel – F. Teknik Pengumpulan Data – G. Teknik Pengolahan Data IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN – A. Deskripsi Data Hasil Penelitian – B. Pengujian Persyaratan Pengolahan Data – C. Pengolahan Data – D. Interpretasi dan Pembahasan V. KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN – A. Kesimpulan – B. Implikasi – C. Saran DAFTAR PUSTAKA

20 Peranan STATISTIKA dalam PENELITIAN KUANTITATIF

21 M erumuskan masalah M emahami konsep, teori, dan temuan-temuan seblumnya yang relevan M engajuan Hipotesis M enentukan Sampel/subjek  Perlu statistika M engumpulkan data  Perlu instrumen (alat ukur), sehingga butuh statistika untuk uji validitas dan reliabilitas instrumen M enyajikan data  Perlu statistika M enganalisa data  Perlu statistika M endiskusikan (Pembahasan) M enyimpulkan M enulis laporan hasil penelitian STATISTIKA untuk kepentingan PENELITIAN BERPARADIGMA KUANTITATIF

22 Dewasa ini, program paket aplikasi (software) untuk kepentingan perhitungan/ analisis statistik sudah tersedia sangat banyak dan beragam... (SPSS, MONITAB, AMOS, LISREL, ANATES, SAS,...) Sehingga, tidak perlu lagi pusing dengan perhitungan manual.... Analisis statistik terasa mudah... Semudah Click...

23 Click itu gampang... Jika science behind click telah dipahami dengan baik.

24 “6 Pertanyaan Kunci” dalam proses penelitian kuantitatif I.Apa pertanyaan penelitiannya? II.Apa variabel penelitiannya? III.Bagaimana mengukur / observasi variabel penelitian tersebut? IV.Bagaimana mendapatkan datanya? V.Bagaimana teknik analisis datanya? VI.Apa hasilnya?

25 I. Apa pertanyaan penelitiannya? Pertanyaan Deskriptif: – Contoh: i.Bagaimana rata-rata ketrampilan berpikir kritis siswa? ii.Bagaimana persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika berbasis masalah? iii....

26 I. Apa pertanyaan penelitiannya? Menanyakan efek (pengaruh) sebuah perlakuan (treatment) tertentu; – Contoh: i.Apakah penggunaan LCD sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap suatu materi pembelajaran? ii.Apakah terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematik yang signifikan, antara siswa yang terbiasa diberikan soal tes objektif dengan siswa yang terbiasa diberikan soal tes subjektif? iii.Diantara tiga model pembelajaran, yaitu: pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis masalah, dan pembelajaran quantum; manakah yang paling efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa? iv....

27 I. Apa pertanyaan penelitiannya? Menanyakan hubungan antar variabel – Contoh: i.Apakah terdapat hubungan yang signifikan antara besarnya uang saku dengan prestasi belajar? ii.Apakah seorang hafidz al-Quran cenderung lebih mudah dalam belajar matematika? iii.Apakah prestasi akademik anak di sekolah ada kaitannya dengan tingkat pendidikan terakhir orang tuanya? iv....

28 II. Apa variabel penelitiannya? Apa? Ada berapa? Jenisnya? Pola hubungan antar variabelnya?

29 III. Bagaimana pengukuran / penskalaan variabel penelitian tersebut? Melalui Tes? observasi? Dokumentasi? Penyebaran angket? Percobaan/eksperimen?... Butuh alat ukur? Berupa apa, angket? Lember observasi? Peralatan lab?... Bagaimana validitas dan reliabilitasnya?

30 IV. Bagaimana mendapatkan datanya? Melalui survey? Atau eksperimen? Jika survey, sebutkan populasi dan sampelnya Jika eksperimen, katakan subjek/objek partisipannya

31 V. Bagaimana Teknik Analisis Datanya?

32 Pemilihan Teknik Analisis Statistik dipengaruhi oleh 3 faktor utama: Tujuan penelitiannya Banyaknya variabel penelitiannya Skala pengukuran yang digunakan

33 Variabel fakta atau biasa juga disebut observed variable. Yaitu variabel yang pengukurannya tidak memerlukan landasan teori, pengukurannya bisa dilakukan secara langsung. Contoh: usia siswa, biaya sekolah, dsb. Variabel konstruk / variabel laten atau biasa juga disebut unobserved variable. Yaitu variabel yang pengukurannya memerlukan landasan teori, pengukurannya tidak tibisa dilakukan secara langsung. Contoh: kualitas hidup, hasil belajar, kecerdasan emosi, dsb. Berdasarkan tingkat pengukurannya, variabel dibedakan atas: variabel fakta dan variabel konstruk

34 Berikut adalah berapa contoh pola hubungan antar variabel, yang sering dijumpai dalam beberapa penelitian korelasional

35 Analisis Korelasi (bivariat)

36 Analisis Korelasi (Multivariat)

37 Analisis Regresi Sederhana Analisis Korrelasi

38 Analisis Korelasi Ganda, Analisis Regresi Berganda

39 Analisis Jalur (Path analysis)

40 Analisis SEM (Structural Equation Modeling)

41 Analisis SEM (Structural Equation Modeling)

42 Analisis SEM (Structural Equation Modeling)

43 Analisis SEM (Structural Equation Modeling)

44 Do you want to discover the effect of independent variabels on dependent variables? How will you measure the dependent variable? Category numeric between repeated 2 levels 3+ levels 2 levels 3+ levels Median Test Kruskal-Wallis Sign Test Friedman between repeated mixed 2 levels 3+ levels t-Test ANOVA Paired t-Test Repeated measures ANOVA Factorial ANOVA Sumber: Hath, Evelyn & Anne (1991). The Research Manual: design and Statistics for applied Linguistic

45 Do you want to discover a relationship between variables? Do you want to measure the strenght of the relationship? Do you want to use the relationship to predict the dependent variable on the basis of the independent ? Do you want to use the relationship to discover underlying variables? Is the relationship among categorical variables? Do you want to establish a causal relationship? Numerical data Categorical data Pearson Spearman Rho; Kendal Tau; Point Biserial; Phi;... One independent variable 2+ independent variable Simple Regression Multiple Regression Linear Dimensional Principal Component plus Factor Analysis Multi dimensional Scaling One independent variable 2+ independent variable Categorical data Numerical data Loglinear Path Analysis Path Analysis

46 Rasanya tidak ada cara lain yang lebih dahsyat untuk menjadi seorang peneliti hebat, Selain dengan cara: Meneliti... Meneliti... dan Meneliti....


Download ppt "S eni M empertemukan Tiga Dunia"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google