SIKLUS AKUNTANSI RUMAH SAKIT

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
UNIVERSITAS PADJADJARAN
Advertisements

Laporan Keuangan dan Siklus Akuntansi
LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH
AKUNTANSI Oleh: DINA MAULINA, S.Kom
OVERVIEW LAPORAN KEUANGAN & SIKLUS AKUNTANSI
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
Materi pertemuan ke 4 dan 5
KONSEP DAN SIKLUS AKUNTANSI
PSAK 2 – LAPORAN ARUS KAS IAS 7 - Statement of Cash Flows
Akuntansi Keuangan Menengah 1
LAPORAN KEUANGAN.
Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan
MEMAHAMI LAPORAN KEUANGAN KOPERASI UNTUK MANAJER
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BLUD
OVERVIEW LAPORAN KEUANGAN & SIKLUS AKUNTANSI
STRUKTUR DASAR AKUNTANSI
STRUKTUR DASAR AKUNTANSI
KOMITE STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN
Akuntansi dan Pelaporannya
Bab 4 Penyelesaian Siklus Akuntansi
Bab 2 Tahap Pencatatan Rita Tri Yusnita.
AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH 2
BAB 4 ARUS INFORMASI AKUNTANSI
Hasbiana dalimunthe se.mak
AKUNTANSI PERUSHAAN JASA
Tujuan Laporan Arus Kas
PERKIRAAN (ACCOUNT).
AKUNTANSI RUMAH SAKIT.
Bab 4 Penyelesaian Siklus Akuntansi
AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH 1
OVERVIEW LAPORAN KEUANGAN & SIKLUS AKUNTANSI
STATEMENT OF CASH FLOW LAPORAN YANG MEMUAT INFORMASI :
PSAK 2 – LAPORAN ARUS KAS IAS 7 - Statement of Cash Flows
Akun/Perkiraan dan Transaksi Perusahaan
Koperasi simpan pinjam
Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan
PSAK 2 – LAPORAN ARUS KAS IAS 7 - Statement of Cash Flows
BAB 8 LAPORAN KEUANGAN DAN PENCATATAN AKHIR. BAB 8 LAPORAN KEUANGAN DAN PENCATATAN AKHIR.
PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN.
PERTEMUAN-4 STRUKTUR DASAR AKUNTANSI SIKLUS AKUNTANSI
Penyelesaian Siklus Akhir
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN
Laporan Arus Kas Oleh : Muhammad Zainal Abidin SE, Ak, MM.
Laporan Arus Kas Oleh : Muhammad Zainal Abidin SE, Ak, MM.
Presented by Prasetyo Widyo Iswara, S.E., M.A.
BAB 4. Menyelesaikan Siklus Akuntansi
AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
05 Laporan Arus Kas Konsolidasi AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN 2 EKONOMI
PSAK 2 – LAPORAN ARUS KAS KETUA : JAMALUDIN ANGGOTA :
STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN BERBASIS AKRUAL Pernyataan 01
PELAPORAN KEUANGAN PROYEK
1.Ade Candra 2.Dayana Putri Utami 3.Muarif 4.Muhammad Zian Akbar 5.Mundasari 6.Novita Agusti Rahma 7.Riezky Isnaeni 8.Sonia Ayesha Riska.
Penyusunan Neraca awal dan Jurnal Transaksi
Akuntansi Sektor Publik
Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Ditjen Perbendaharaan
Penyelesaian Siklus Akuntansi
KOMITE STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN
LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH
ASSETS = LIABILITIES + OWNER EQUITY
OVERVIEW LAPORAN KEUANGAN & SIKLUS AKUNTANSI
AKUNTANSI KEUANGAN MADYA 1
MODul 1: Pengantar akuntansi dan keuangan
Akuntansi Keuangan Menengah 1
Cash Flow – PSAK 2.
OVERVIEW LAPORAN KEUANGAN & SIKLUS AKUNTANSI
AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH 1
AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK Gloria Rizki Adiarti SE,Ak.MM,CA.
KEBIJAKAN PENGELOLAAN PENDAPATAN BADAN LAYANAN UMUM
LAPORAN KEUANGAN MEMPROSES LAPORAN KEUANGAN.
Transcript presentasi:

SIKLUS AKUNTANSI RUMAH SAKIT Oleh: Kelompok 8 Agus Eko Yulianto (F1316008) Nur Dzatu Ummu Khollila (F1316075) Riza Nurul Afsari (F1316088) Dosen Pengampu : Sutaryo, S.E., M.Si. Ak S1 Transfer Akuntansi 2016

Landasan Peraturan UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. UU No. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. UU No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum. Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah. Peraturan Menteri Keuangan No. 171/PMK.05/2007 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat; Peraturan Menteri Keuangan No. 76/PMK.05/2008 tentang Pedoman Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum; Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan (KDPPLK), Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (ISAK).

Definisi Rumah Sakit Rumah sakit adalah sebuah institusi perawatan kesehatan profesional yang pelayanannya disediakan oleh dokter, perawat, dan tenaga ahli kesehatan lainnya. Tujuan utama rumah sakit bukan untuk mencari laba tapi mementingkan fungsi sosial dengan memberikan pelayanan dalam bentuk pelayanan medis. Namun harus disadari bahwa tidak semua rumah sakit adalah organisasi yang bersifat nirlaba. Beberapa rumah sakit dioperasikan sebagai layaknya perusahaan yang mencari laba, bahkan beberapa di antaranya melakukan penjualan sahamnya di pasar modal.

Karakteristik Industri Menyediakan jasa pelayanan kesehatan bagi masyarakat, diantaranya berupa jasa pemeriksaan dan perawatan dokter, jasa pelayanan laboratorium, dan farmasi. Perusahaan penyelenggara jasa kesehatan (Rumah Sakit) selain berusaha mendapatkan aliran kas masuk untuk mencukupi kebutuhan membayar jasa para dokter dan tenaga medis lainnya, pemakaian dan perawatan peralatan laboratorium dan medis, dan kebutuhan lainnya, sekaligus memiliki peran sosial yang dapat diwujudkan melalui berbagai program yang ditetapkan oleh manajemen dan sesuai dengan peraturan pemerintah. Sumber-sumber utama pendapatan perusahaan diantaranya berasal dari jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, dan jasa dokter. Bapepam

Karakteristik BLU Rumah Sakit BLU rumah sakit bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat ddengan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip efisiensi dan produktivitas, dan penerapan praktik bisnis yang etis dan sehat, serta tidak semata-mata mencari keuntungan. BLU rumah sakit merupakan unit pelaksana teknis Kementerian Kesehatan yang diberi tugas dan wewenang untuk menyelenggarakan kegiatan jasa pelayanan, pendidikan, penelitian, dan pengembangan serta usaha lain dalam bidang kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan senantiasa berorientasi kepada kepentingan masyarakat. Kemenkes

Kepemilikan dan Bentuk Rumah Sakit Perusahaan terbuka  dimiliki oleh investor. Contoh: PT. Siloam International Hospital Tbk.; PT. Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (RS Omni). Perusahaan  PT. Rumah Sakit Pelni, PT. Pertamedika (RS Pertamina) Rumah sakit milik pemerintah pusat  RSCM (BLU) Rumah sakit milik pemerintah daerah  RSUD (BLUD)

Siklus Transaksi Rumah Sakit

Siklus transaksi di Rumah Sakit Siklus pendapatan terkait dengan pemberian jasa pelayanan rumah sakit kepada pasien atau pihak lain dan penerimaan pembayaran pasien atau tagihan dari pihak lain. Siklus pengeluaran terkait dengan pengadaan barang dan/atau jasa dari pihak lain dan pelunasan utang dan kewajibannya. Siklus produksi/pelayanan terkait dengan transformasi sumber daya rumah sakit menjadi jasa pelayanan rumah sakit. Siklus keuangan terkait dengan perolehan dan pengelolaan capital fund (dana modal), seperti modal kerja (sumber dana kas atau dana likuid lainnya) dan sumber dana jangka panjang Siklus pelaporan keuangan tidak terkait dengan siklus operasi (operating cycle) sebagaimana empat siklus pertama di atas. Siklus ini memperoleh data operasi dan akuntansi dari siklus yang lain dan memprosesnya menjadi laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi berterima umum.

SIKLUS AKUNTANSI RUMAH SAKIT

NERACA SALDO SETELAH PENYESUAIAN Siklus Akuntansi LAPORAN KEUANGAN JURNA PENUTUP DOKUMEN SUMBER SIKLUS AKUNTANSJ NERACA SALDO SETELAH PENYESUAIAN JURNAL BUKU BESAR NERACA/DAFTAR SALDO PENYESUAIAN

Jurnal Transaksi Merupakan catatan tentang transaksi ekonomi yang terjadi di dalam organisasi Penjurnalan dilakukan setiap kali terjadi transaksi . Jurnal, berisi informasi tentang: Tanggal transaksi Nama akun dan jumlahnya yang harus didebet dan dikredit Keterangan singkat atas transaksi tersebut Pendebetan dicatat di sisi kanan dan pengkreditan dicatat pada sisi kiri

Buku Besar Buku besar (general ledger) merupakan rekening individual yang ada dalam laporan keuangan Setiap buku besar mempunyai kode akun sesuai dengan yang disajikan dalam laporan keuangan Buku besar mencatat perubahan saldo setiap rekening individual

Posting Posting ke Buku Besar -  pemindahan akun yang dicatat dalam buku jurnal ke dalam buku besar Langkah-langkah: Masukkan  tanggal posting, jumlah yang didebet dan yang dikredit di dalam jurnal dan ke dalam kolom-kolom yang sesuai di dalam buku besar Di dalam kolom referensi pada jurnal, masukkan nomor akun buku besar

Neraca Saldo Daftar Saldo/ Neraca Saldo Daftar saldo atau neraca saldo ini disusun berdasarkan saldo akhir yang terdapat dalam setiap akun individual atau buku besar Disusun pada akhir periode ketika akan membuat laporan keuangan

Jurnal Penyesuaian Untuk mencatat penyesuaian akun/rekening pada akhir periode Hal-hal yang menyebabkan perlunya penyesuaian antara lain: Transaksi tidak mungkin dicatat secara harian dengan pertimbangan efisiensi Beberapa biaya tidak dicatat dalam periode waktu tertentu, karena biaya tersebut berkaitan dengan berlalunya waktu dan bukan merupakan akibat dari pemakaian sumber daya sehari-hari Transaksi tidak dicatat karena sebab lain

Jurnal Penyesuaian Jurnal penyesuaian dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu: 1. Deferrals prepaid expenses – Beban/biaya telah dibayar tunai dan dicatat sebagai aset sebelum digunakan atau dikonsumsi Unearned Revenue- Kas telah diterima dan dicatat sebagai hutang (kewajiban) sebelum pendapatan diperoleh 2. Accruals Accrued Revenues – Pendapatan telah diperoleh tetapi kas belum diterima atau belum dilakukan pencatatan Accrual Expenses – Beban telah terjadi tetapi kas belum dibayarkan atau belum dilakukan pencatatan

Penyelesaian Dalam Siklus Akuntansi Kertas Kerja (Worksheet) Jurnal Penutup Jurnal Koreksi Jurnal Pembalik

Kertas Kerja/ Worksheet Alat kerja akuntan yang digunakan dalam proses pembuatan jurnal penyesuaian dan laporan keuangan Langkah-langkah pembuatan Kertas Kerja: Membuat daftar saldo (neraca saldo), yang diambil dari setiap akun individu dalam buku besar Membuat penyesuaian dalam kolom penyesuaian Membuat daftar saldo setelah penyesuaian Menggolongkan akun-akun ke dalam akun neraca dan akun operasi Menyusun laporan keuangan (laporan operasi, neraca dan arus kas)

Jurnal Penutup Jurnal Pembalik Berfungsi untuk menutup akun-akun temporer Memindahkan surplus/ defisit ke akun permanen/ neraca Merupakan Pilihan (bisa dilakukan atau tidak) Dibuat pada awal periode akuntansi Merupakan lawan dari jurnal penyesuaian yang telah dibuat pada periode sebelumnya Untuk memudahkan proses akuntansi pada periode selanjutnya

Laporan Keuangan Rumah Sakit UNTUK PIHAK EKSTERNAL UNTUK PIHAK INTERNAL NERACA LAPORAN OPERASI LAPORAN ARUS KAS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN LAPORAN KINERJA UNIT LAPORAN BIAYA FORECASTING BIAYA FEASIBILITY STUDY DLL

Laporan Keuangan ETAP NERACA LAPORAN AKTIVITAS/OPERASI LAPORAN LABA RUGI LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS LAPORAN ARUS KAS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN ETAP NERACA LAPORAN AKTIVITAS/OPERASI LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH LAPORAN ARUS KAS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN ETAP  BLU LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN LABA RUGI & PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS LAPORAN ARUS KAS CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PSAK

Neraca Tujuan utama neraca adalah untuk menyediakan informasi tentang posisi keuangan meliputi aset, kewajiban, dan ekuitas pada tanggal tertentu. Informasi dalam neraca digunakan bersama-sama dengan informasi yang diungkapkan dalam laporan keuangan lainnya sehingga dapat membantu para pengguna laporan keuangan untuk menilai: Kemampuan rumah sakit dalam memberikan jasa pelayanan kesehatan secara berkelanjutan; Likuiditas dan solvabilitas; dan Kebutuhan pendanaan eksternal. Kemenkes

Neraca NERACA RSUD “X” PER 31 DESEMBER 2011 dan 2012 ASET 2011 2012 Kenaikan/ penurunan % ASET LANCAR xxx ASET TETAP ASET KSO ASET LAINNYA TOTAL ASET XXX KEWAJIBAN KEWAJIBAN JANGKA PENDEL KEWAJIBAN JANGKA PANJANG TOTAL KEWAJIBAN EKUITAS TOTAL KEWAJIBAN + EKUITAS

Aset Aset adalah sumber daya yang dikuasai oleh BLU rumah sakit sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan dari mana manfaat ekonomi di masa depan diharapkan akan diperoleh BLU rumah sakit. Manfaat ekonomi masa depan yang terwujud dalam aset adalah potensi dari aset tersebut untuk memberikan sumbangan, baik langsung maupun tidak langsung, arus kas dan setara kas kepada rumah sakit. Aset Aset Lancar Kas dan setara kas Investasi jangka pendek Piutang pelayanan Piutang lain-lain Persediaan Uang Muka Aset Tetap Tanah Gedung dan Bangunan Peralatan dan Mesin Jalan, Irigasi dan Jaringan Konstruksi dalam Perngerjaa Jumlah aset tetap Akumulasi Penyusunan Aset Lainnya Aset kerjasama operasi Aset sewa Aset tak berwujud Aset lain-lain

Aset Transaksi terkait kewajiban Pembelian aset Penurunan nilai piutang Pemakaian persediaan Penurunan nilai persediaan Depresiasi Penurunan nilai aset tetap

Aset RSUD “X” AKUN NERACA ASET 2011 2012 Kenaikan/ penurunan % ASET LANCAR xxx Kas dan Setara Kas Investasi jangka pendek Piutang pelayanan Piutang lain-lain Persediaan Uang Muka Biaya dibayar di muka JUMLAH ASET LANCAR

Aset AKUN Neraca RSUD “X” ASET 2011 2012 Kenaikan/ penurunan % ASET TETAP xxx Tanah Gedung dan Bangunan Peralatan dan Mesin Jalan, jaringan Aset tetap lain Konstruksi dalam pengerjaan JUMLAH ASET TETAP Akumulasi penyusutan NILAI BUKU ASET TETAP Aset KSO Aset lain-lain

Kewajiban Kewajiban adalah utang rumah sakit masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu, penyelesaiannya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya rumah sakit yang mengandung manfaat ekonomi. Kewajiban jangka pendek  diselesaikan kurang dari satu tahun. Kewajiban jangka panjang  diselesaikan lebih dari satu tahun. Aset Kewajiban Jangka Pendek Utang usaha Utang pajak Biaya yang masih harus dibayar Pendapatan diterima dimuka Bagian lancar utang jangka panjang Utang jangka pendek lainnya Kewajiban Jangka Pendek Kredit investasi Pinjaman jangka panjang dari lembaga keuangan

Kewajiban Transaksi terkait kewajiban Utang usaha – pengadaan persediaan / aset tetap Penerimaan uang muka pasien / jaminan pemerintah Penerimaan uang muka untuk sewa dibayar dimuka Beban yang masih harus dibayar Utang gaji – pembayaran gaji Utang pajak – pembayaran gaji Reklasifikasi kewajiban jangka panjang menjadi jangka pendek Kewajiban Estimasi

Kewajiban AKUN Neraca RSUD “X” KEWAJIBAN 2011 2012 Kenaikan/ penurunan % Kewajiban Jangka pendek xxx Hutang Usaha Hutang Pajak Biaya yang masih harus dibayar Pendapatan diterima di muka Bagian lancar utang jangka panjang Hutang jangka pendek lainnya JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA PENDEK KEWAJIBAN JANGKA PANJANG JUMLAH KEWAJIBAN

Ekuitas Ekuitas adalah hak residual atas aset rumah sakit setelah dikurangi semua kewajiban; Ekuitas adalah sumber daya yang penggunaannya tidak dibatasi untuk tujuan tertentu oleh penyumbang atau hasil operasional rumah sakit. Ekuitas sebagai bagian dari pemilik (pemerintah) harus dilaporkan sedemikian rupa, sehingga memberikan informasi mengenai sumbernya secara jelas dan disajikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar akuntansi. Ekuitas Kewajiban Jangka Pendek Ekuitas Awal Surplus defisit tahun lalu Surplus defisit tahun berjalan Ekuitas Donasi

Ekuitas Transaksi terkait ekuitas Setoran modal Tambahan modal Tambahan donasi Revaluasi aset tetap Jurnal penutup

Lanjutan AKUN Neraca RSUD “X” Ekuitas Lanjutan AKUN Neraca RSUD “X” EKUITAS 2011 2012 Kenaikan/ penurunan % Ekuitas Awal xxx Surplus /Defisit tahun lalu Surplus/Defisit tahun berjalan Ekuitas Donasi JUMLAH EKUITAS

Laporan Operasi Laporan Operasi (Statement of Operations) mencakup tentang pendapatan, beban, untung dan rugi, serta transaksi lainnya yang mempengaruhi saldo dana selama periode berjalan.

LAPORAN OPERASI RSUD “x” TAHUN 2010 DAN 2011 2012 Kenaikan/ penurunan % PENDAPATAN xxx PENDAPATAN USAHA JASA LAYANAN HIBAH/DONASI/SUMBANGAN NON PEMERINTAH PENDAPATAN APBN/APBD PENDAPATAN USAHA LAINNYA TOTAL PENDAPATAN XXX BEBAN BEBAN LAYANAN BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI BEBAN LAINNYA TOTAL BEBAN SURPLUS/DEFISIT PENYETORAN/PENARIKAN KAS NEGARA SURPLUS/DEFISIT TAHUN BERJALAN DILUAR PENDAPATAN APBN

Pendapatan Pendapatan Pendapatan (revenues) adalah arus masuk bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal selama suatu periode, yang mengakibatkan kenaikan ekuitas. Penghasilan (income) adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk arus masuk/penambahan aset atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal (penyumbang). Pendapatan Pendapatan Usaha dan jasa layanan Pendapatan usaha rawat jalan Pendapatan usaha rawat darurat Pendapatan usaha rawat inap Hibah Pendapatan APBN Pendapatan usaha lainnya Keuntungan penjualan aset non lancar Pendapatan investasi

Pendapatan Komponen pendapatan dipengaruhi oleh kegiatan utama usaha rumah sakit tersebut. Ada beberapa rumah sakti memunculkan komponen pendapatan yang lain seperti: Farmasi Penunjang medis Selisih kapitasi – selisih antara iuran yang diterima dengan pelayanan yang diberikan. Umum Standar tidak memberikan acuan dan pedoman jenis pendapatan rumah sakit.

AKUN OPERASI RSUD “x” TAHUN 2010 DAN 2011 Akun Pendapatan AKUN OPERASI RSUD “x” TAHUN 2010 DAN 2011 2011 2012 Kenaikan/ penurunan % PENDAPATAN xxx PENDAPATAN USAHA JASA LAYANAN Pendapatan Usaha Rawat Jalan Pendapatan Usaha Rawat Inap Pendapatan Usaha Rawat Darurat HIBAH/DONASI/SUMBANGAN NON PEMERINTAH PENDAPATAN APBN/APBD Operasional Investasi PENDAPATAN USAHA LAINNYA TOTAL PENDAPATAN

Beban Beban adalah penurunan manfaat ekonomi selama satu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar kas atau berkurangnya aset atau terjadinya kewajiban yang mengkibatkan penurunan ekuitas. Beban diakui pada saat timbulnya beban tersebut sebesar jumlah yang digunakan untuk pelayanan rumah sakit, jumlah yang telah dibayar, jumlah yang harus dibayarkan jumlah yang diestimasi atau sebesar jumlah yang dialokasikan. Pengungkapan rincian beban dan tambahan pengungkapan untuk estimasi Beban Beban layanan Beban umum dan administrasi Beban lainnya Rugi penjualan aset non lancar Kerugian penurunan nilai Kerugian lainnya

AKUN OPERASI RSUD “x” TAHUN 2010 DAN 2011 Akun Beban AKUN OPERASI RSUD “x” TAHUN 2010 DAN 2011 2011 2012 Kenaikan/ penurunan % BEBAN xxx BEBAN LAYANAN Beban Pegawai Beban pemakaian bahan/persediaan Beban Jasa Layanan Beban Pemeliharaan Beban Langganan Daya dan Jasa Beban subsidi Pasien Beban penyusutan JUMLAH BEBAN LAYANAN

AKUN OPERASI RSUD “x” TAHUN 2010 DAN 2011 Akun Beban AKUN OPERASI RSUD “x” TAHUN 2010 DAN 2011 2011 2012 Kenaikan/ penurunan % BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI xxx Beban Pegawai Beban Administrasi Perkantoran Beban Pemeliharaan Beban Langganan Daya dan Jasa Beban Penyusutan Beban Amortisasi Beban Promosi Beban Premi Asuransi Beban Penyisihan Kerugian Piutang Beban Umum dan Administrasi lain TOTAL BEBAN UMUM & ADMINISTRASI XXX

Laporan Arus Kas Kemenkes Tujuan utama laporan arus kas adalah menyediakan informasi mengenai sumber, penggunaan, perubahan kas dan setara kas selama periode akuntansi serta saldo kas dan setara kas pada tanggal pelaporan. Arus kas dikelompokkan dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Informasi laporan arus kas digunakan bersama-sama dengan informasi yang diungkapkan dalam laporan keuangan lainnya sehingga dapat membantu para pengguna untuk menilai: kemampuan rumah sakit dalam menghasilkan kas dan setara kas; sumber dana rumah sakit; penggunaan dana rumah sakit; dan kemampuan rumah sakit untuk memperoleh sumber dana serta penggunaannya untuk masa yang akan datang. Kemenkes

Klasifikasi Arus Kas Aktivitas operasi adalah aktivitas penghasil utama pendapatan (principal revenue-producing activities) dan aktivitas lain yang bukan merupakan aktivitas investasi dan aktivitas pendanaan. Aktivitas investasi adalah perolehan dan pelepasan aktiva jangka panjang serta investasi lain yang tidak termasuk setara kas Aktivitas pendanaan (financing) adalah aktivitas yang mengakibatkan perubahan dalam jumlah serta komposisi modal dan pinjaman perusahaan

Arus Kas dari Kegiatan Operasi Perubahan current asset dan current liabilities Laba bersih Arus kas dari kegiatan operasi + Kerugian dan - Keuntungan + Beban bukan kas seperti depresiasi dan amortisasi

Arus Kas dari Kegiatan Investasi Hasil dari : Penjualan aset tetap Penjualan investasi Penagihan pokok pinjaman kepada pihak lain + Arus kas dari kegiatan Investasi Kas dibayarkan kepada : Pembelian aset tetap Pembelian investasi Pembeli _

Arus Kas dari Kegiatan Pendanaan Hasil dari : Penerbitan saham Penerbitan obligasi Pinjaman + Arus kas dari kegiatan Financing Dibayarkan untuk : Membeli treasury stock Menarik obligasi Membayar pokok pinjaman Membayar deviden _

LAPORAN ARUS KAS RSUD “x” TAHUN 2010 DAN 2011 2012 Kenaikan/ penurunan % ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI ARUS KAS MASUK xxx ARUS KAS KELUAR ARUS KAS NETTO DR AKT OPERASI ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI XXX ARUS KAS NETTO DR AKT INVESTASI ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN ARUS KAS NETTO DR AKT PENDANAAN KENAIKAN NETTO KAS SALDO KAS AWAL SALDO KAS AKHIR

AKUN ARUS KAS RSUD “x” TAHUN 2010 DAN 2011 Aktivitas Operasi AKUN ARUS KAS RSUD “x” TAHUN 2010 DAN 2011 2011 2012 Kenaikan/ penurunan % ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI xxx ARUS KAS MASUK Penerimaan Usaha dan jasa layanan Penerimaan Hibah Penerimaan APBN/APBD Penerimaan kas lainnya ARUS KAS KELUAR Belanja Pegawai Belanja barang Penyetoran ke Kas negara Belanja lain-lain

AKUN ARUS KAS RSUD “x” TAHUN 2010 DAN 2011 Aktivitas Investasi AKUN ARUS KAS RSUD “x” TAHUN 2010 DAN 2011 2011 2012 Kenaikan/ penurunan % ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI xxx ARUS KAS MASUK Hasil Penjualan Aset Tetap Perolehan Aset Lainnya ARUS KAS KELUAR Perolehan Aset Tetap Perolehan Aset Tetap lainnya

AKUN ARUS KAS RSUD “x” TAHUN 2010 DAN 2011 Aktivitas Pendanaan AKUN ARUS KAS RSUD “x” TAHUN 2010 DAN 2011 2011 2012 Kenaikan/ penurunan % ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN xxx ARUS KAS MASUK Perolehan Pinjaman ARUS KAS KELUAR Pembayanan Pokok Pinjaman

Catatan atas Laporan Keuangan Tujuan utama Catatan atas Laporan Keuangan adalah memberikan penjelasan dan analisis atas informasi yang ada di Neraca, Laporan Aktivitas, Laporan Arus Kas, dan informasi tambahan lainnya sehingga para pengguna mendapatkan pemahaman yang paripurna atas laporan keuangan. Informasi dalam Catatan atas Laporan Keuangan mencakup antara lain: Pendahuluan; Kebijakan akuntansi; Penjelasan atas pos-pos neraca; Penjelasan atas pos-pos laporan aktivitas; Penjelasan atas pos-pos laporan arus kas; Kewajiban kontinjensi; dan Informasi tambahan serta pengungkapan lainnya. Kemenkes

Catatan atas Laporan Keuangan Laporan keuangan BLU rumah sakit disertai dengan lampiran: Analisis laporan keuangan yang terdiri dari: Rasio Likuiditas, Rasio Aktivitas, Rasio Solvabilitas, Rasio Rentabilitas; Laporan aktivitas yang disajikan secara komparatif antara proyeksi sebagaimana tercantum dalam RBA dengan realisasi periode berjalan; BLU rumah sakit dapat menyajikan lampiran lain sesuai kebutuhan. Kemenkes

THANK YOU 