DI PERGURUAN TINGGI DALAM KONTEKS

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
1. RESPONSI I I. Orang yang baik adalah orang yang : II. Guru yang ideal adalah guru yang : III. Peserta didik yang baik adalah : IV. Jika saya memiliki.
Advertisements

PEMANTAPAN SISTEM SERTIFIKASI DOSEN DALAM PERSPEKTIF BUDAYA AKADEMIK DAN PROFESIONALISME DOSEN TIM SERTIFIKASI DOSEN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN.
PEMBAHARUAN SISTEM SERTIFIKASI DOSEN DALAM PERSPEKTIF BUDAYA AKADEMIK DAN PROFESIONALISME DOSEN SRI SUJANTI, SH Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah.
KARAKTER “MARITIM” MAHASISWA UNIVERSITAS HASANUDDIN
PERAN PENDIDIKAN SEBAGAI MODAL UTAMA MEMBANGUN KARAKTER BANGSA
PENDIDIKAN KARAKTER DAN BUDAYA KARAKTER BANGSA
PENDEKATAN BUDAYA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA INDONESIA
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang
Rancang Bangun Pengembangan
PENDIDIKAN KARAKTER DIREKTORAT PEMBINAAN SMA
SEBAGAI SALAH SATU UPAYA MEMBANGUN DAYA SAING BANGSA
MANAJEMEN KESISWAAN.
APA PENDIDIKAN KARAKTER?
PEMBUDAYAAN PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA
PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN GURU SEKOLAH DASAR BERKARAKTER
Dr.Ida Bagus Putera Manuaba, Drs., M.Hum.
Dosen UU UU Kualifikasi Akademik PM PM.36/0/D/2001 PAK. Dikti, Okt 2009 K. Pedagogik K. Profesional K. Sosial K. Kepribadian Profesional.
1 PENDIDIKAN KARAKTER MOH. SALEH, SH., MH. UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA 2011 KEBIJAKAN PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA.
Sosialisasi KTSP PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 NOMOR 23 TAHUN 2006Tentang STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL) DEPARTEMEN PENDIDIKAN.
PENDIDIKAN KARAKTER Universitas Negeri Yogyakarta Oleh:
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA
GRAND DESIGN PENDIDIKAN KARAKTER
PEMBAHARUAN SISTEM SERTIFIKASI DOSEN DALAM PERSPEKTIF BUDAYA AKADEMIK DAN PROFESIONALISME DOSEN.
Nurul F. KARAKTER ? Karakter adalah ….. Karakter dimaknai sebagai cara berpikir dan berperilaku yang khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama.
BUDAYA AKADEMIK dan tri darma perguruan tinggi
PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER
KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA PADA SATUAN PENDIDIKAN Tim Pengembang PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA.
Pendidikan Sebagai Suatu Sistem
DOSEN DAN TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI (TEORI DAN PRAKTEK)
Pendidikan Sebagai Sebuah Sistem Munawar Ketua LP3M-UB
Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum.
PENDIDIKAN KARAKTER DISEKOLAH
KEBIJAKAN NASIONAL PENDIDIKAN KARAKTER 2011
SEMINAR DAN LOKAKARYA NASIONAL “BELA NEGARA” “GRAND DESIGN KURIKULUM BELA NEGARA DAN RANCANGAN IMPLEMENTASINYA” TEGUH SOEDARTO Surabaya, 1 Oktober 2016.
PENGEMBANGAN KARAKTER DAN LAYANAN KONSELING
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER
TATA TERTIB KEHIDUPAN KAMPUS
PENDIDIKAN KARAKTER DIREKTORAT PEMBINAAN SMA
Karakter= budi pekerti + x = ?
GRAND DESIGN PENDIDIKAN KARAKTER
PEMANTAPAN SISTEM SERTIFIKASI DOSEN DALAM PERSPEKTIF BUDAYA AKADEMIK DAN PROFESIONALISME DOSEN TIM SERTIFIKASI DOSEN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN.
NORMA AKADEMIK DAN ETIKA KAMPUS
Pendidikan karakter Apakah karakter? Apakah pendidikan karakter?
PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN GURU SEKOLAH DASAR BERKARAKTER
PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER
PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER
PROGRAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK)
PUSAT KURIKULUM DAN PERBUKUAN
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang
KONSEP DAN HAKIKAT PEMBELAJARAN IPS
PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang
Pendidikan Karakter di SMP
Dipresentasikan Pada Forum Rakorda Jarlit Bidang Pendidikan
PEBERDAYAAN POTENSI MAHASISWA MENUJU PENGEMBENGAN SOFT SKILL
BIMBINGAN KLASIKAL: PERKEMBANGAN SOSIAL
Pendekatan Terpadu dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
BUDAYA AKADEMIK dan tri darma perguruan tinggi
PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang
AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR APARATUR SIPIL NEGARA PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DENGAN PENDEKATAN LINGKUNGAN DI SMP NEGERI 1 CANDIROTO KABUPATEN TEMANGGUNG.
PENGANTAR PENDIDIKAN KARAKTER
Nilai Karakter dalam Hubunganya dengan Tuhan: - Religius
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang
PENDIDIKAN KARAKTER Prof. Dr. Ir. Charles L. Kaunang, MS
MEMBANGUN KARAKTER DI KALANGAN MAHASISWA
Kebijakan Dikti Tentang Kenaikan Jabatan AKADEMIK DOSEN
Pengembangan karakter
PKn yang berhasil menumbuhkan sikap mental : bersifat cerdas,
Peran Pendidikan Keluarga dalam Mewujudkan Anak Indonesia Berkarakter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2016.
Transcript presentasi:

DI PERGURUAN TINGGI DALAM KONTEKS PENDIDIKAN KARAKTER DI PERGURUAN TINGGI DALAM KONTEKS KEBIJAKAN NASIONAL PENDIDIKAN KARAKTER KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi

Daftar Isi Pendidikan karakter untuk perguruan tinggi Norma kemahasiswaan di Indonesia Program prioritas pendidikan tinggi Bidikmisi www.themegallery.com

Pendidikan Karakter Sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa: Tema Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2011 Pendidikan Karakter Sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa: Raih Prestasi Junjung Tinggi Budi Pekerti

Hakekat Pendidikan Karakter dalam Perspektif Budaya Akademik Menyontek dan plagiat secara filosofis adalah bentuk ketiadaan disiplin dan moral DISIPLIN MORAL BUDAYA AKADEMIK Ilmu dalam perspektif moral dan sosial Ilmu dalam perspektif Kehidupan berbangsa dan bernegara

Satuan Pendidikan, Keluarga, dan Masyarakat Tujuan, Fungsi, Ruang Lingkup FUNGSI: Pengembangkan potensi dasar, agar “berhati baik, berpikiran baik & berperilaku baik”. TUJUAN: Mengembangkan karakter peserta didik agar mampu mewujudkan nilai-nilai luhur Pancasila Perbaikan perilaku yg kurang baik dan penguatan perilaku yg sudah baik. Penyaring budaya yg kurang sesuai dg nilai-nilai luhur Pancasila. RUANG LINGKUP SASARAN Satuan Pendidikan, Keluarga, dan Masyarakat

jujur, beriman dan bertakwa, amanah, adil, bertanggung jawab, berempati, berani mengambil resiko, pantang menyerah, rela berkorban, dan berjiwa patriotik cerdas, kritis, kreatif, inovatif, ingin tahu, berpikir terbuka, produktif, berorientasi Ipteks, dan reflektif OLAH PIKIR OLAH HATI Perilaku Berkarakter peduli, ramah, santun, rapi, nyaman, saling menghargai, toleran, suka menolong, gotong royong, nasionalis, kosmopolit , mengutamakan kepentingan umum, bangga menggunakan bahasa dan produk Indonesia, dinamis, kerja keras, dan beretos kerja OLAH RASA/KARSA OLAH RAGA tangguh, bersih dan sehat, disiplin, sportif, andal, berdaya tahan, bersahabat, kooperatif, determinatif, kompetitif, ceria, dan gigih NILAI-NILAI LUHUR

MASYARA-KAT ADIL MAKMUR SEJAHTERA BUDAYA/SUASANA AKADEMIK MEMBANGUN BUDAYA AKADEMIK DALAM PERSPEKTIF KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA Daya Saing Pengakuan Standar PT Unggul MASYARA-KAT ADIL MAKMUR SEJAHTERA Manfaat KEMANDIRIAN MODAL INSANI BERKUALITAS INFRASTRUKTUR BERKUALITAS PROGRAM BERKUALITAS AKUNTABILITAS BUDAYA/SUASANA AKADEMIK

PERKEMBANGAN BUDAYA AKADEMIK DINAMIKA EKSTERNAL LATAR BELAKANG LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI DOSEN ETIKA AKADEMIK MAHA SISWA ORIENTASI/ARAH PERKEMBANGAN BUDAYA AKADEMIK MASYARAKAT AKADEMIK NILAI-NILAI LUHUR BUDAYA AKADEMIK

Pelaksanaan Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi Integrasi ke dalam kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kpd masyarakat yang berkarakter Pembiasaan dalam kehidupan keseharian di Perguruan Tinggi KEGIATAN KEMAHASIS WAAN TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI BUDAYA PT (KAMPUS)/ BUDAYA ORGANISASI KEGIATAN KESEHARIAN BUDAYA AKADEMIK Perspektif Nilai-nilai karakter dlm totalitas Budaya Akademik Integrasi ke dalam kegiatan kemahasiswaan antara lain: Pramuka, Olahraga, Karya Tulis, Seni Penerapan pembiasaan kehidupan keseharian di lingkungan keluarga, asrama, dan masyarakat

NORMA KEGIATAN KEMAHASISWAAN DI INDONESIA

PENGARUH LATAR BELAKANG NORMA KEGIATAN KEMAHASISWAAN DI INDONESIA DINAMIKA EKSTERNAL PENGARUH LATAR BELAKANG ETIKA NORMA KEGIATAN KEMAHASISWAAN DI INDONESIA KURIKULER BELAJAR KO-KURIKULER MAHASISWA AKADEMIK EKSTRA-KURIKULER NILAI UTAMA BUDAYA AKADEMIK BEBAN PROPORSIONAL, PRODUKTIF DAN POSITIF

Program Prioritas Pendidikan Tinggi Bidikmisi

Pelapor Prestasi Akademik Mahasiswa Bidikmisi Jumlah PT yang melaporkan melalui laman Bidik Misi : 51 PT Jumlah peserta didik : 9285 orang Perempuan : 5495 orang Laki-laki : 3790 orang IPS rerata : 3,10 IPS mahasiswa : 3,04 IPS mahasiswi : 3,16 Jumlah peserta didik IPS <2,0 : 424 orang Jumlah peserta didik IPS = 4,0: 96 orang

3,58 Rerata IPS = 3,1 ∑ PT = 51 PT ∑ MHS = 9285 2,58

Terima Kasih