Ns.Hadi Priyo Sujono,SKep,SPd

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PENGANTAR EPIDEMIOLOGI PENYAKIT MENULAR
Advertisements

dr Roslaili Rasyid M.Biomed
DASAR DIETETIK untuk pasieN
Darwis Dosen Jurusan Gizi
ANTIBIOTIKA BY : SRIDANA, S.Farm.,Apt..
PENGANTAR ANTI MIKROBA
Matrissya Hermita Biopsikologi UG
Mungkinkah tidak punya gejala DM tapi dinyatakan menderita DM ? Mungkinkah punya gejala DM tapi dinyatakan tidak menderita DM?
MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN ANAK DI RUMAH SAKIT Sekilas tentang Buku Saku Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit dan Metode Pelatihan.
Infeksi saluran kemih (ISK)
TBC.
ASUHAN KEBIDANAN PADA ANAK
Saikhu Akhmad Husen, Drs, M.Kes.
Pseudomonas SETIO HARSONO.
SELF ASSESSMENT PEMBERIAN ANTIBIOTIK
MALVIN EMERALDI RSUP Fatmawati Gawat Darurat Maternal.
PNEUMONIA.
Sistem Kardiovaskular dan Gizi
OLEH: Ns. Titik Anggraeni, S.Kp.,M.Kes.
KELOMPOK 9 KEPERAWATAN GERONTIK.
BRONKITIS AKUT Ivan Julius Mesak Fidelis Apri Angkat
PERTUSIS Suharyo.
Oleh : dr. Irfan Rahmanto
UPAYA KESEHATAN DI INDONESIA
Penyakit tuberculosis
SUCI FITRIA III B.
SARS Suharyo.
PEMANFAATAN MIKROBA BAKTERI Lactobacillus sp PADA BIDANG KESEHATAN
VARISELA OLEH NUGROHO.
MANAJEMEN KESEHATAN IKAN
FARINGITIS Oleh: dr. Irma Susanti.
ASKEP KLIEN DENGAN MASTOIDITIS
Jenis, Penyebab, Patofisiologi dan gambaran klinis pada ibu MASTITIS
YONI MAI PUTRI IIB.
Infeksi Nosokomial.
Demam Tifoid Eggi Arguni.
Childhood Tuberculosis
PNEUMONIA dr. Purwanto.
MARASMUS MATERI KULIAH.
Terapi Jus & Diet (7.10): Jenis-jenis Penyakit dan Resep Terapinya
KEJANG DEMAM Rahma Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK UNTAD
INFEKSI NEONATAL.
KARAKTERISTIK PENYAKIT PADA LANSIA
Infeksi Tulang dan Sendi
EPIDEMIOLOGI PENYAKIT MENULAR
Nama kelompok : 1. Berliana Nugraheni 2. Beatrico Lyo 3
Pharmaceutical Care pada Penyakit Infeksi
ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGAN TUBERCULOSIS MILLER
ANTI BIOTIKA Farmakologi Klinik.
MUHAMMAD ABDILLAHTULKHAER
SEPSIS NEONATORUM.
SYOK OBSTETRIK KELOMPOK 7.
INFEKSI AKUT KASUS OBSTETRI
INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT
Patogenisitas Sebagian bakteri Stafilokokus merupakan flora normal pada kulit, saluran pernafasan, dan saluran pencernaan makanan pada manusia. Bakteri.
Ns.Hadi Priyo Sujono,SKep,SPd
EVALUASI INFORMASI PENYAKIT (Materi PBW) Teori Simpul SUMBER
Hati (hepar) Merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia (2 kg) yang terletak di rongga perut sabelah kanan di bawah diafragma.
SARS Suharyo.
ISPA Infeksi Saluran Pernafasan Akut. ISPA  ISPA adalah infeksi saluran pernapasan akut yang terjadi secara tiba-tiba, mulai dari hidung sampai gelembung.
PERTUSIS Suharyo.
Aspek Mikrobiologi dalam Pencegahan dan Penanggulangan Infeksi Nosokomial.
PENYAKIT DEGENERATIF. Apa itu PENYAKIT DEGENERATIF?  Merupakan suatu penyakit yang muncul akibat proses kemunduran fungsi sel tubuh yaitu dari keadaan.
Abi Muhlisin, SKM., M.Kep. PSIK FIK UMS. Hemopoesis pada Kehamilan Volume plasma meningkat 20 – 100 % Volume eritrosit meningkat (1400 mL  bertambah.
ISPA Infeksi Saluran Pernafasan Akut. ISPA  ISPA adalah infeksi saluran pernapasan akut yang terjadi secara tiba-tiba, mulai dari hidung sampai gelembung.
This presentation uses a free template provided by FPPT.com PNEUMONIA Keperawatan Anak.
Kehamilan di sertai penyakit rubella dan hepatitis
HIPEREMISIS GRAVIDARUM
Ns. Yanti Rostianti, S.Kep, M.SI
InfeksiSaluranPernafasanAkut (ISPA). Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA) Akut 1. PENGERTIAN 2. FAKTOR PENYEBAB 3. KLASIFIKASI ISPA 4. FAKTOR AGEN, HOST,
Transcript presentasi:

Ns.Hadi Priyo Sujono,SKep,SPd Infeksi Pada Usia Lanjut Ns.Hadi Priyo Sujono,SKep,SPd KOORDINATOR PROGRAM ARU PUSKESMAS TULAKAN KABUPATEN PACITAN Email:Hadipriyos@yahoo.co.id

KENALAN YOK!

INFEKSI PADA USIA LANJUT USIA LANJUT  DAYA TAHAN TURUN  INFEKSI  INFEKSI  MORBIDITAS & MORTALITAS  ANGKA KEMATIAN DI AMERIKA : PNEUMONIA : LANSIA 3 X USIA MUDA SEPSIS : 3 X USIA MUDA ISK : 5 – 10% APPENDISITIS 15 – 20 % KOLESISTITIS : 2 – 8 X USIA MUDA ENDOKARDITIS INFEKSIOSA : 2 – 3 X USIA MUDA

PREDISPOSISI INFEKSI PADA USIA LANJUT MIKROORGANISME DALAM JARINGAN TUBUH “HOST” DAN MENGALAMI REPLIKASI INTERAKSI KUMAN (AGENT), HOST (PEJAMU) DAN LINGKUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI/RESIKO : FAKTOR USIA LANJUT : MALNUTRISI PENURUNAN IMUNITAS TUBUH PROSES PATOLOGIK ( KO – MORBID) FAKTOR KUMAN : JUMLAH KUMAN VIRULENSI FAKTOR LINGKUNGAN : DIDAPAT DI MASYARAKAT RUMAH SAKIT PANTI WREDA

LANSIA KUMAN LINGKUNGAN : PENURUNAN FISIOLOGIS IMUNITAS JUMLAH VIRULENSI PROSES PATOLOGIS NUTRISI KUMAN LANSIA LINGKUNGAN : MASYARAKAT RUMAH SAKIT PANTI RAWAT WREDA PENURUNAN FISIOLOGIS : GINJAL, HATI, PARU, OTAK, JANTUNG, DLL. NUTRISI : Hb, ALBUMIN, Cu, Zn, HIDRASI IMUNITAS : KULIT, MUKOSA, LIMFOSIT B & T, MAKROFAG, DLL. PROSES PATOLOGIS : DM, MALIGNANCY, PPOM, DEKOMPENSASIO KORDIS, DLL. INTERAKSI FAKTOR PREDISPOSISI INFEKSI PADA LANSIA

FAKTOR PADA PENDERITA FAKTOR NUTRISI : NUTRISI PADA LANSIA SERING TIDAK BAIK  AWITAN, PERJALANAN DAN AKIBAT AKHIR DARI INFEKSI KLINIK : HIDRASI, KADAR HEMOGLOBIN, ALBUMIN, MIKRONUTRIEN PENTING (Cu, Zn, Vitamin) FAKTOR IMUNITAS TUBUH : IMUNITAS ALAMIAH : KULIT, SILIA, LENDIR MUKOSA, DLL.  KWALITAS & KWANTITAS IMUNITAS HUMORAL & SELULER : IMUNOGLOBULIN, SITOKIN & NETROFIL, MAKROFAG FAKTOR PERUBAHAN FISIOLOGIS : PARU, GINJAL, HATI, PEBULUH DARAH  FUNGSI  FUNGSI OROFARING   GERAKAN KONTRA PERISTALTIK  ASPIRASI SPONTAN FLORA KUMAN KE SALURAN NAFAS BAWAH.

FAKTOR LINGKUNGAN FAKTOR KUMAN INFEKSI = MASYARAKAT  RUMAH SAKIT  PANTI WREDA VIRULENSI KUMAN BERBEDA PADA MASING-2 TEMPAT FAKTOR KUMAN JUMLAH KUMAN X VIRULENSI INFEKSI = MEKANISME DAYA TAHAN TUBUH

MANIFESTASI INFEKSI PADA LANSIA DEMAM : TIDAK MENCOLOK/TIDAK SELALU ADA GLICKMAN &HILBERT (1982) : 20% SEPSIS  HIPOTERMI BATASAN DEMAM (YOSHIKAWA) (MUNGKIN INFEKSI) : PENINGKATAN SUHU MENETAP > 2o F ( PENINGKATAN SUHU ORAL > 37,2oC ATAU REKTAL > 37,5oC GEJALA TIDAK KHAS : GEJALA INFEKSI PADA ORANG MUDA SERING TAK ADA GEJALA YANG SERING DIJUMPAI : KESADARAN TURUN/KONFUSIO INKONTINENSIA JATUH ANOREKSIA ATAU KELEMAHAN UMUM

GEJALA AKIBAT PENYAKIT PENYERTA (KO-MORBID) : SERING TERDAPAT PADA LANSIA SERING MENUTUPI, MENGACAUKAN, MENGHILANGKAN GEJALA KHAS AKIBAT PENYAKIT UTAMANYA BERBAGAI INFEKSI PENTING PADA LANSIA PNEUMONIA : PENYEBAB UTAMA † AKIBAT INFEKSI PADA LANSIA (THE OLD MEN’S FRIEND) INFEKSI SALURAN KEMIH : PENYEBAB UTAMA BAKTEREMIA/SEPSIS PD LANSIA INFEKSI INTRA ABDOMINAL : GANGREN APENDIK & VESIKA FELEA, DIVERTIKULITIS INFEKSI JARINGAN LUNAK : DEKUBITUS & LUKA PASCA OPERASI BAKTEREMIA/SEPSIS : 40% PADA LANSIA  60% KEMATIAN

PENATALAKSANAAN INFEKSI PADA USIA LANJUT DIAGNOSIS : (DENGAN ASSESMEN GERIATRI) PENYAKIT INFEKSI YANG TERDAPAT PENYAKI KO-MORBID YANG MENYERTAI GANGGUAN MENTAL/KOGNITIF YANG MUNGKIN MEMPERSULIT PENGOBATAN SUMBER DAYA SOSIAL/MANUSIA YANG ADA UNTUK PENATALAKSANAAN JANGKA PENDEK ATAU PANJANG

TERAPI ANTIBIOTIKA : TERAPI SUPORTIF : DIBERIKAN BILA SEMUA SPESIMEN PEMERIKSAAN TELAH DIKIRIM KE LABORATORIUM DIBERIKAN ANTIBIOTIKA SPEKTRUM LUAS SECARA EMPIRIS ANTIBIOTIKA SPEKTRUM SEMPIT DIBERIKAN SETELAH ADA HASIL KULTUR & SENSITIFITAS (CATATAN : SPESIMEN DARI SALURAN NAFAS BAWAH SERING SUKAR DIDAPAT  PERBAIKAN KLINIK JADI PEDOMAN) ANTIBIOTIKA DIBERIKAN LANGSUNG DENGAN DOSIS PENUH TERAPI SUPORTIF : GIZI KURANG (MUDAH INFEKSI)  PERBAIKAN GIZI : DIET DENGAN KAOLRI DAN PROTEIN CUKUP (ENTERAL PARENTERAL) VITAMIN DAN MINERAL HIDRASI YANG CUKUP

KUMAN PENYEBAB PADA BEBERAPA INFEKSI LANSIA DIBANDINGKAN DEWASA MUDA JENIS PENYAKIT KUMAN PADA DEWASA MUDA KUMAN ETIOLOGI PADA LANSIA Pneumonia di masyarakat Str. pneumonia Str. Pneumonia, H. influenzae, Staf. Aureus, batang gram (-) Infeksi saluran kemih E. coli E. coli, Proteus spesies, Kleibsela spes, kuman batang gram (-0 Meningitis Virus , Str. Pneumonia Sama + batang gram (-) lain Endokarditis infeksiosa Str. viridans Enterokoki, Str. Pneumonia, Str. Viridans Sepsis Gram (-), Str. aureus Gram (-), M. subkutis, Str. aureus

ANJURAN TERAPI ANTIBIOTIK EMPIRIK PADA PNEUMONIA USIA LANJUT ASAL INFEKSI PATOGEN YANG MUNGKIN ANTIBIOTIKA ANJURAN MASYARAKAT Str. Pneumonia, H. influenza,Klebseila Sp, Staf. Aureus, Legionela Sp Sefalosporin generasi II, Tikarsilin/Klavulanat, Eritromisin dan kuinolon (atau Astreonam) RUMAH SAKIT Kleibsela Sp, E. coli, Enterobacter Sp, Pseudomonas aeroginosa, Staf. Aureus, Str. Pneumonia, bakteri anaerob Sefalosporin generasi III, Tikarsilin/Klavulanat, Ampisilin/Sulbaktam, Ampisilin atau Eritromisin + kuinolon atau Aminoglikosida PANTI RAWAT WREDA Kleibsela Sp, E. coli, Str. pneumonia Sefalosporin generasi II atau III, Tikarsilin/Klavulanat, Ampisilin + kuinolon

TERIMA KASIH