SENSORY SYSTEM : THE EYE (SISTEM SENSORIS MATA)

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
BIO OPTIK KELOMPOK 10 Indah Suci Anzarkusuma Indah Puji Lestari
Advertisements

Sistem Indera SiswaNF.com.
FISIKA KELAS X SEMESTER II
Persentasi Sistem Indra Manusia bagian [Mata]
Unit 4 Sistem Indra Learning More Biology 3.
Detty Iryani Bagian Fisiologi FK-Unand.  Mata identik dengan kamera ◦ Memiliki sistem lensa ◦ Bayangan yang terbentuk yang jatuh di retina adalah.
ALAT INDRA MANUSIA BAB 2 IPA.
Alat Optik.
MATA Kebengkakan; karena adanya radang atau infeksi
Alat-alat Optik TUJUAN : Mendiskripsikan alat-alat optik dan penerapannya sehari-hari MATERI : Menjelaskan fungsi mata sebagai alat optik. Menggambarkan.
dr. Heri Wijanarko,M.Si Fakultas Farmasi USB
ALAT-ALAT OPTIK BY: KHALIFATUR RAHMAN.
Rokok Bisa Tingkatkan Risiko Katarak
TRAUMA TUMPUL MATA Dr.SRI HANDAYANI MP,SpM BAGIAN ILMU KESEHATAN MATA
Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto FISIKA DASAR II GEOMETRIC OPTICS.
ALAT INDERA /SISTEM KOORDINASI/BIOLOGI XI IPA/SMAN 46
Sapteno Neto Smpn 1 Tamiang Layang.
SISTEM INDERA MANUSIA Kelompok 7: Tutut Widiyanti
SESI 4 CHAPTER VII DISEASES of the EYE and ADNEXA (H00-H59)
VISION VISION Pertemuan 6 Matakuliah: L0252 – Computer Aided Learning = Technology Psychology Tahun: 2009/2010.
Presentasi Kasus Katarak
OPTIK geometri.
Presentasi tentang Mata
TM SISTEM MATA DAN TELINGA PRODI MIK, FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
SESI 4 CHAPTER VII DISEASES of the EYE and ADNEXA (H00-H59)
Review Anatomi dan Fisiologi Mata Irma Nur Amalia, S.Kep., Ners
PENGKAJIAN OFTALMIK.
G e o m e t r i F o t o U d a r a ?.
ANATOMI FISIOLOGI SISTEM PENGINDERAAN
ORGANON VISUS PENGLIHAT.
DUNIA TERLIHAT INDAH JIKA KITA MELIHATNYA DENGAN MATA YANG SEHAT
KKPMT III 5 ICD-10 CHAPTER VII DISEASES OF THE EYE and ADNEXA
TERMINOLOGY MEDIS SENSORY SYSTEM : THE EYE (SISTEM SENSORIS: MATA )
Sistem Indera Fungsi Indera : menanggapi rangsang dari luar tubuh (cahaya, suhu, tekanan, suara, sentuhan)
ANATOMI SISTEM SARAF BIOPSIKOLOGI Unita Werdi Rahajeng
OPTIK GEOMETRI.
MATA.
JAWABAN SOAL TERMINOLOGI MEDIS
Penyakit Mata Kerja.
LATIHAN TM SISTEM MATA DAN TELINGA PERTEMUAN 8 DR MAYANG ANGGRAINI
Fisiologi mata Erkadius.
Sense Organ dr. Nur Arfian, Ph.D.
By Sonianto Kuddi S.Pd, B.Sc
ALAT INDERA  Organ yang berfungsi menerima rangsangan tertentu.  Memiliki reseptor  Eksoreseptor  Panca indra  Interoreseptor  terdapat.
RETINOBLASTOMA.
PRODI MIK, FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
Pendahuluan ICD9CM (KKPMT4) Prodi RMIK, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan
Mata dan Telinga Drh, desmeri heppy.
LATIHAN ICD9CM KASUS SYARAF, MATA, TELINGA PERTEMUAN 13
PENYAKIT MATA PERMASALAHAN KESEHATAN MASYARAKAT
SARAH KHAIRUNNISA ZHAFIRA RAMADHANI ALBINO.
OFTALMOLOGI KOMUNITAS
OPTICAL TOOLS.
Fisiologi III Eka Candra Sasmita Putri dr. Sp S
Marlina Jaya Diputri G1A012009
Nama anggota Kelompok : 1. Dameria Pasaribu 2. Dini Raudhatul Jannah 3
Miyah Sofani Nisrina Budhyono
ICD9CM Kasus Pancaindra dan Latihan Pertemuan 4 Tim KKPMT II
Nama Kelompok : Albert B M Alberthus Andre K Anthony David V G Edwin.
Mata.
Kelainan Kongenital Mata
PRODI ILMU KESEHATAN & FAKULTAS RMIK
MATA.
SISTEM DERIA UTAMA SUBJEK PEMBEDAHAN KOD MGS 2312 KATARAK.
ساختمان چشم (آناتومی).
PANCA INDERA LIA AULIA FACHRIAL.
Sistem indra Oleh Taufik NIP
Kesehatan indera penglihatan. I. Menjaga kesehatan mata  A. Mata sehat Tanda-tanda mata sehat:  Bagian yang putih benar-benar putih  Selaput bening.
OPTIK. Pembentukan Bayangan pada Cermin Sferis a. Cermin Cekung (Kankaf) Merupakan bagian kecil dari suatu lingkaran.
INDERA PENGELIHATAN ALAT INDERA /SISTEM KOORDINASI/BIOLOGI XI IPA/SMAN 46.
Transcript presentasi:

SENSORY SYSTEM : THE EYE (SISTEM SENSORIS MATA) SESI 2 SENSORY SYSTEM : THE EYE (SISTEM SENSORIS MATA)

SENSORY SYSTEM MATA THE EYE DESKRIPSI Pembahasan meliputi pengetahuan tentang ejaan istilah anatomi, fungsi dan istilah medis serta ganguan (patologik) sistem sensoris pengelihatan mata, berikut istilah tindakan pemeriksaan dan terapi yang terkait.

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM MAMPU: - Mendefinisikan, mengeja, dan menuliskan istilah medis dan gangguan terkait sistem sensori pengelihatan dengan benar, meningkatkan kemampuan komunikasi di antara tenaga profesi kesehatan, memenuhi tuntutan penyediaan data diagnosis dan tindakan sesuai persaratan masukan ke dalam sistem informasi statistik kesehatan, morbiditas dan mortalitas lokal, nasional dan internasional.

TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Menjelaskan: - Struktur dasar dan asesoris sistem sensoris mata - Fungsi sistem sensoris mata - Ejaan akar kata penggabung dan susunan kata istilah sistem sensoris mata dalam bahasa Inggeris, Latin atau Yunani kuno. - Ejaan susunan kata istilah medis diagnostik, simtomatik, tindakan medis terkait sistem sensoris mata berserta padanan istilah terkait dalam bahasa kedokteran Indonesia. - Definisi berbagai abbreviation terkait sistem sensoris mata. - Penyelesaian soal-soal

POKOK & SUBPOKOK BAHASAN - Struktur dan Fungsi Sistem Sensoris Mata - Definisi dan singkatan yang terkait - Akar kata Prefixes, Suffixes dan Root Sistem Sensoris Mata - Struktur Asesoris Mata - Istilah-istilah medis, gangguan patologik dan tindakan pemeriksaan dan terapi mata - Abbreviation (singkatan) istilah terkait gangguan dan tindakan medis-operasi mata - 14 kelompok soal-soal latihan

SENSORY SYSTEM: THE EYE STRUKTUR dan FUNGSI MATA Bola mata terletak di dalam rongga orbit mata di bagian depan tengkorak kepala. Struktur mata terbagi dalam 3 (tiga) lapisan (tunics). Struktur menjalankan fungsi untuk menerima sinar cahaya, membelokkan (refraksi) sinar cahaya terkait, dan mentransmisinya ke saraf sebagai impuls yang dibangkitkan oleh sinar cahaya ke lobus opticus otak.

SENSORY SYSTEM: THE EYE (Lanjutan) Begitu cahaya sampai lobus ocipital, mereka diinterpretasi sebagai gambar bayangan yang dilihat mata. Visi mata sangat bergantung pada kesehatan mata kita, pengelihatan berkaitan dengan saraf, dan otak kita.

AKAR KATA ORGAN MATA Akar Kata Definisi Contoh Istilah B. Penggabung ague/o- = watery (cair mirip air) aqueous humor blephar/o- = eyelid (kelopak mata) blepharoptosis conjuntiv/o- = conjunctiva (konjuntiva) conjunctivitis corne/o- = cornea (kornea) corneoblepharon dacry/o- = tears (air mata) dacryoma dacrycyst/o- = tear sac (kantung a. mata) dacryocele/ dacrocystocele glauc/o- = silver, gray (keperakan) glaucoma ir/o-; irid/o- = iris iridectomy kerat/o- = kornea keratoconjunctivitis lacrim/o- = air mata lacrimation

AKAR KATA ORGAN MATA (Lanjutan) Akar Kata Definisi Contoh Istilah B. Penggabung ocul/o- = mata oculomycosis ophthalm/o- = mata ophthalmoplegia opt/o = mata, vision optic, optical palpebr/o = kelopak mata palpebral phac/o-; phak/o- = lensa mata phacometer phot/o- = light (cahaya) photophobia pupill/o- = pupil pupillometer retin/o- = retina retinopathy scler/o- = sclera, sklera (keras) scleroplasty uve/o = uvea uveitis vitre/o- = glassy; yelly-like corpus vitrium

LATIHAN 1 Tulis arti akar kata penggabung di bawah ini 1. corne/o- = 2. dacry/o- = 3. glauc/o- = 4. scler/o- = 5. ophthalm/o- = 6. blephar/o- = 7. retin/o- = 8. irid/o- = 9. conjunctiv/o- = 10. kerat/o- = 11. pupill/o- = 12. phak/o- =

LATIHAN 2 Tulis akar-kata b. penggabung istilah di bawah ini 1. blepharoptosis  2. ophthalmoscope  3. photophobia  4. keratotomy  5. iridectomy  6. occulomotor  7. retinopathy  8. dacryocystitis  9. conjunctivitis  10. corneitis  11. optic  12. vitreus 

STRUKTUR MATA Struktur mata terbagi menjadi 3 lapisan tunics: - lapisan terluar = Sclera - lapisan tengah = Choroid - lapisan terdalam = Retina Pada masing lapisan ada struktur tambahan yang mempunyai fungsi spesifik terkait pengelihatan. (Lihat gambar: Mata) Lapisan terluar, terdiri dari: Sclera ; jaringan fibrosa kuat pembentuk tampilan bola mata, dan pelindung bagian terluar mata Cornea: bagian transparan (luar) mata penutup iris mata Conjunctiva: selaput mukosa pembatas bagian luar mata serta bagian dalam kelopak mata.

STRUKTUR MATA (Lanjutan) Lapisan tengah, terdiri dari: - Choroid: lapisan jaringan di bawah sklera yang mengandung banyak pembuluh darah dan saraf. - Iris: otot mengelilingi pupil mata, menimbulkan warna khusus mata. Iris mengatur lebar lobang bulatan pupil untuk mengontrol sinar cahaya yang lewat. - Pupil: bulatan bagian tertengah mata - Crystalline lens: kedudukan lensa dihubungkan ke choroid oleh Corpus cilliaris yang ditahan oleh Suspentory ligaments Choroid, iris, corpus cilliaris menjadi satu kesatuan yang disebut; UVEA

STRUKTUR MATA (Lanjutan-2) Lapisan Terdalam: Retina: jaringan saraf sensoris yang membungkus bagian dalam mata, terdiri dari susunan sel saraf rods & cones, yang mengkonversi gelombang sinar menjadi impuls saraf. Rods: bertanggungjawab terhadap visi (ketajaman pengelihatan) pada cahaya redup dan periferal Cones: bertanggungjawab terhadap visi pada cahaya terang, sentral dan warna. Optic disk (discus opticus): area di belakang mata tempat berhentinya ujung saraf mata yang berasal dari retina bersatu menjadi Nervus Opticus (Saraf cranialis ke 1) - Nervus opticus menstranmisi impuls ke lobus occipitalis otak besar.

CAVITIES of the EYE Bagian interior mata ada 2 (dua) kavitas: (1) Anterior cavity: terdiri dari anterior chamber yang ada di depan lensa dan postrior chamber yang ada di bagian area di belakang lensa. (2) Posterior cavity: cavitas terisi substansi bening seperti jelly yang disebut Vitreus humor yang membentuk fisik bola mata. Vitreous humor diperlukan untuk pengelihatan, apabila bola mata cedera dan cairan ini mengalir keluar maka akan mengakibatkan: kebutaan. Agueous dan vitreous humor membantu pembiasan sinar cahaya sewaktu melintas masuk ke bola mata menuju ke retina.

Reading: The Eye The eye is a complex organ that focuses light rays to form an image on the retina, which converts this image into a pattern of nerve impulse that are transmitted to the brain. The cornea and lens focus the light, the pupil controls the amount of light entering the eye, the ciliary body and suspensatory ligaments adjust the shape of the lens to help focus light rays on the retina. The retina contains millions of nerve cells that respond to light. When an object is near, the lens is shortened and becomes thicker; when an object is distant, the lens is lengthened and become thinner.

Reading: The Eye (Cont.-1) Ametropia is a general term that means the eye has a refractive error (an error in focusing), such as myopia, hyperopia, astigmatism or anisometropia. None of these is a disease in the ordinary sense of the word, they are caused simply by variations of shape and focusing ability of the eye. Hyperopia (farsightedness): light rays focus behind the retina  tends to run in the families. Mild and moderate in the young is overcome by accommodation  correction can be done by glasses or contact lens with convex lenses to reinforce focusing power.

Reading: The Eye (Cont.-2) Myopia (nearsightedness): light rays focus in the front of the retina  uncorrected myopia, the images of distant objects are focused in front of the retina and appear blurred  reduced by a concave (negative) lens Presbyopia is the progressive loss of accomodation (ability to focus at near range) with age. Amblyopia (poor vision in one eye without any obvious structural abnormality) (lazy eye) is often due to strasbismus. The external eye: Behind the brilliant transparency of the cornea is the fluid-filled front chamber of the eye. At the back is the iris, with the round pupil in the center.

Reading: The Eye (Cont.-3) Movement of the eye: Movement of each eyeball occurs as the result of contraction of one or more of the muscles attached around it. There are six of these muscles, each one of which pulls the eye in a specific direction. Investigation: Because of the transparency of its structures, the eye is particularly accessible for examination. Many of the disease processes affecting it can be viewed directly by use of the ophthalmoscope and slit lamp. Photography of the retina and fluorescein angiography are also used.

Reading: The Eye (Cont.-4) Disorders of eyelashes: Eyelashes are arranged in two rows at the front edge of each lid and curve outward. Growth in an abnormal direction may due to injury to the lid or, more commonly, infection. Occasionally. Lashes grow in an abnormal direction for no obvious reason. With age, the lashes become finer. Severe blepharitis (eyelid infection) may cause the lid margins to be so damaged that lash roots are destroyed. Trachoma, an eye infection in which the lid is distorted by scarring, may lead to trichiasis, a condition in which the lashes turn inward. They may rub against the cornea, causing corneal abrasion.

Reading: The Eye (Cont.-5) Eyestrain: A term often used to describe aching or discomfort in the eye. Eyestrain is not accept the popular belief that the eyes can be damaged by being used. Eye drops: Medication in solution for the treatment of the eye disorders or to aid in diagnosis. To use eye drops, the lower lid is held away from the eye and the drop allowed to fall behind it. Care should be taken to avoid touching the skin or eye with the dropper to reduce the risk of contamination. Common examples of drugs given in this form are antibiotics, corticosteroids, antihistamines, drugs to control glaucoma, and drugs to dilate or constrict the pupil.

LATIHAN 3 Cocokan istilah di lajur kiri dengan definisi di lajur kanan 1. vitreous humor a. Lobang tengah mata 2. choroid b. Lingkar otot pengatur lebar pupil 3. sclera c. Area tempat masuk ujung saraf mt 4. iris d. Lapisan fibrosa putih mata terluar 5. corpus ciliaris e. Substansi mirip jelli 6. diskus opticus f. Bagian sclera yang transparan 7. pupil g. Membrane penutup luar mata 8. kornea h. Pengatur kedudukan lensa 9. retina i. Jaringan penuh p. darah mata 10. conjunctiva j. Lapisan saraf sensoris dalam mata.

STRUKTUR ASESORIS MATA Struktur asesori mata meliputi: - orbit = eye socket (bagian tulang) - eyebrows (alis mata) - eyelids (kelopak mata, atas dan bawah) - eyelashes (bulu mata) - oil glands (kelenjar minyak) = meibomian glands antara conjunctiva dan jaringan kedua kelopak mata - lacrimal glands (kelenjar air mata) (di bagian luar) - fluid (cairan) - lacrimal sacs (kantung) (bagian duct yang melebar) - lacrimal ducts. Nasolacrimal duct Fungsi struktur asesori adalah melindungi mata dari penyakit dan cedera.

ISTILAH MEDIS TERKAIT MATA Istilah medis terkait mata terbagi dalam 3 (tiga) kategori utama: Istilah medis umum Istilah medis penyakit dan kondisi Istilah medis prosedur diagnostik, operasi, test-test laboratorium. Contoh: Roots dan Prefixes untuk Mata: Root: Arti Prefix Arti blast/o- = imatur ect- = di luar/bagian luar dipl/o- = dua/dobel en-; eso- = dalam/ke dalam fund/o- = fundus ex = luar/ke luar (dasar) intra- = di dalam presby- = tua

Contoh Suffixes untuk Mata Suffix Arti Suffix Arti -ectomy = operasi -scope = instrumen mengangkat untuk melihat -ist = spesialis -tropia = membelok -itis = inflamasi -tropion = pembelokan -metry = mengukur -opia = visi -(o)tomy = insisi ke dalam -pathy = penyakit -plasty = operasi perbaikan -ptosis = jatuh/turun

ISTILAH MEDIS UMUM MATA Istilah Arti intraocular = berkaitan dengan bag. dalam mata lacrimal = berkaitan dengan air mata miotic = berkaitan konstriksi pupil (obat) nasolacrimal = berkaitan dengan hidung dan saluran air mata ophthalmologsit = spesialis mata ophthalmology = ilmu penyakit mata optician = ahli kacamata optometrist = dokter optometry optometry = mengukur dan mentest ketajaman pengelihatan dan koreksi lensa visual acuity = ketajaman pengelihatan

LATIHAN 4 Uraikan istilah menjadi unsur kata pembentuknya dan jelaskan artinya. 1. blepharoplasty  = 2. blepharoptosis  = 3. diplopia  = 4. exophthalmia  = 5. exotropia  = 6. intraocular  = 7. iridectomy  = 8. keratotomy  = 9. nasolacrimal  = 10. presbyopia  = 11. retinopathy  =

LATIHAN 5 Tulis istilah yang sesuai dengan definisi di bawah ini 1. obat berkasiat mengkonstriksi pupil = 2. obat pelebar pupil = 3. ketajaman pengelihatan = 4. yang berkaitan dengan air mata = 5. di dalam mata = 6. ahli kaca mata = 7. dokter spesialis mata = 8. penyakit retina = 9. kelumpuhan otot mata = 10. kelopak mata menurun/turun = 11. mata bintiten =

ISTILAH PENYAKIT & GANGGUAN MATA Istilah Definisi astigmatism = eror refraksi mata yang menga- kibatkan sinar cahaya tidak terfokus normal di retina, disebabkan oleh bentuk kornea yang tidak normal blepharitis = inflamasi kelopak mata blepharoptosis = kelopak mata menurun cataract = pengeruhan profgresif lensa mata chalazion = benjolan/kista di kelopak mata yang timbul akibat kelenjar meibomian tersumbat conjunctivitis = inflamasi konjungtiva dacryocystitis = inflamasi pada kantung air mata

ISTILAH PENYAKIT & GANGGUAN MATA (Lanjutan-1) Istilah Definisi detached retina/ = retina lepas dari lapisan choroid ablatio retina mata color blind = tidak mampu mengenal warna tertentu (tidak bisa “melihat” diabetic retinopathy = gangguan retina berikut pembuluh darahnya pada DM yang tak terkontrol dengan baik diplopia = visi dobel/pengelihatan dobel ectopion = margin bulu mata terbalik ke luar (> pada kelopak bawah) entropion >< ectopion esotropia = starbismus konvengens (cross-eyed)

ISTILAH PENYAKIT & GANGGUAN MATA (Lanjutan-2) Istilah Definisi exophthalmia = mata menonjol ke luar exotropia = bola mata memutar ke luar (divergent strabismus (walleyed) strabismus = juling glaucoma = tekanan intraocular meninggi hordeolum = infeksi bakterial pada kelenjar minyak atau folikel bulu mata (sty) (bintiten) iritis = inflamasi dari iris mata keratitis = inflamasi dari kornea mata

ISTILAH PENYAKIT & GANGGUAN MATA (Lanjutan-3) Istilah Definisi hyperopia = gangguan pengelihatan jarak dekat (rabun dekat) myopia = gangguan pengelihatan jarak jauh (rabun jauh) nyctalopia = gangguan pengelihatan pada malam hari photophobia = peka abnormal terhadap cahaya (silau) photoretinitis = kerusakan atau peradangan retina akibat terlampau banyak terpajan sinar cahaya presbyopia = gangguan pengelihatan pada manula

ISTILAH PENYAKIT & GANGGUAN MATA (Lanjutan-4) Istilah Definisi pterygium = pertumbuhan iregular disertai penebalan konjungtiva di daerah nasal kornea mata retinitis pigmentosa = penyakit degenerasi retina tanpa inflamasi  mengganggu pengelihatan malam hari disertai penyempitan medan pengelihatan. retinoblastoma = tumor ganas retina retinopathy = gangguan/penyakit retina nystagmus = gerak involunter mata yang bisa dirasakan atau tidak dirasa oleh yang bersangkutan

ISTILAH PENYAKIT & GANGGUAN MATA (Lanjutan-5) Istilah Definisi sclerokeratitis = inflamasi sklera dan kornea strabismus = mata tidak mampu untuk memandang lurus ke satu arah akibat kelemahan otot mata (juling/kero) trachoma = infeksi kronik menular pada konjungtiva dengan tanda dan gejala hipertrofi dari konjungtiva uveitis = inflamasi pada iris, corpus cilliaris dan choroid mata.

LATIHAN 5 Jelaskan definisi istilah gangguan mata di bawah ini Istilah Definisi 1. blepharitis = 2. blepharoptosis = 3. conjunctivitis = 4. dacryocystitis = 5. exophthalmia = 6. diplopia = 7. entropion = 8. esotropia = 9. exotropia = 10. strabismus =

LATIHAN 6 Tuliskan istilah medis kata yang dicetak dalam huruf miring dan tebal. 1. Kekeruhan pada lensa mata adalah masalah terkait usia lanjut = … 2. Eror refraksi mata akibat tidak bisa memfokuskan sinar cahaya dapat dikoreksi dengan kacamata. = … Cedera matanya mengakibatkan ia melihat dobel. 4. Tindakan operasi perlu untuk mengkoreksi strabismus konvergen. = … 5. Pemeriksaan mata yang teliti termasuk tindakan memeriksa tekanan di dalam bola mata. = …

“Walleye” sering timbul akibat kelemahan otot mata. … LATIHAN 6 (Lanjutan) “Walleye” sering timbul akibat kelemahan otot mata. … 7. Obstruksi kelenjar meibomian disebut kista pada kelopak mata. … 8. Pada penderita hipertiroidism nampak matanya menonjol ke luar. … 9. Keadaan bulu mata melentik ke luar umumnya menyerang kelopak mata bawah Keadaan bulu mata yang mengarah ke dalam mata menimbulkan iritasi. Keadaan lebar pupil nampak mengecil. … Mata diberi obat tetes pelabar pupil mata. …

ISTILAH TIDANKAN DIAGNOSTIK & TERAPI MATA Istilah Definisi blepharoplasty = operasi plastik kelopak mata corneal transplant = transplantasi kornea mata cryoextraction of = mengangkat lensa mata dengan the lens alat (probe) pendingin enucleation of the eye = mengangkat bola mata dari orbit extracapsuar cataract = mengangkat lensa berserta extraction (ECCE) segmen anterior kapsul lensa funduscopy = memeriksa bagian fundus mata (belakang dari bagian dalam mata) dengan ophthalmoscope iridectomy = eksisi iris mata

ISTILAH TIDANKAN DIAGNOSTIK & TERAPI MATA (Lanjutan-1) Istilah Definisi intraocular lens implant = implantasi lensa mata, umumnya bersamaan dengan ekstraksi katarak keratoplasty = operasi plastik kornea ophthalmoscope = instrument untuk melihat ke bagian dalam mata ophthalmoscopy = proses pemeriksaan mata bagian interior (dalam) phacoemulsification = penghancuran lensa mata/ katarak menjadi partikel halus yang bisa disedot keluar (sucction/aspiration)

ISTILAH TIDANKAN DIAGNOSTIK & TERAPI MATA (Lanjutan-2) Istilah Definisi photo-refractive = pengangkatan sel-2 lapisan keratectomy (PRK) kornea untuk mengkoreksi keadaan myopia radical keratomy (RK) = spokelike incisions ke dalam kornea untuk mengkoreksi rabun jauh retinal photocoagulation = operasi plastik retina untuk ` mengkoreksi retina yang lepas `` ` ` (detachment) dan mencegah ` ` ` perdarahan pembuluh darah retina.

ISTILAH TIDANKAN DIAGNOSTIK & TERAPI MATA (Lanjutan-3) Istilah Definisi scleral bucking = perbaikan retina lepas dengan menreseksi atau melipat sclera ke dalam trabeculectomy = eksisi bagian kornea dan jaringan sklera untuk mengurangi tekanan intraocular virectomy = pengangkatan semua bagian vitreuos humor

LATIHAN 9 Uraikan istilah tindakan di bawah ini menjadi unsur kata pembentuknya dan jelaskan artinya. 1. blepharoplasty  = 2. funduscopy  = 3. iridectomy  = 4. keratoplasty  = 5. ophthalmoscopy  = 6. vitrectomy  = 7. photocoagulation  = 8. enucleation  = 9. phacoemulsification  = 10. cryoextraction  =

Cocokan definisi di lajur kiri dengan istilah di lajur kanan: LATIHAN 10 Cocokan definisi di lajur kiri dengan istilah di lajur kanan: corneal transplant (a) memecah lensa jadi partikel kecil ECCE (b) operasi laser retina cryoextraction of the lens (c) extracapular katarak ekstrasi enucleation (d) eksisi jaringan kornea & sklera intraocular lens implant (e) melipat sklera untuk memperbaiki retina yang lepas 6. phacoemulsification (f) mengangkat sel permukaan kornea 7. radical keratotomy (g) mengangkat bola mata dari orbit 8. retinal photocoagulation (h) mengangkat lensa dengan probe pendinginan 9. trabeculectomy (i) mengangkat vitreous humor 10. vitrectomy (j) implantasi lensa 11. scleral buckling (k) insisi spoke-like ke dalam kornea 12. photorefractive keratotomy (l) transplantasi kornea

LATIHAN 11 Tulis istilah medis frasa di bawah ini: 1. Di dalam mata = 2. Berkaitan dengan saluran air mata = 3. Dokter spesialis penyakit mata = 4. Ahli kaca mata = 5. Radang pada kelopak mata = 6. Bintiten = 7. Kelopak mata menurun/turun = 8. Pengelihatan dobel = 9. Hanya satu mata = 10. Penonjolan keluar abnormal mata = 11. Rabun dekat = 12. Radang kornea =

13. radang pada konjuntiva = 14, gangguan/penyakit retina berikut LATIHAN 11 (Lanjutan) 13. radang pada konjuntiva = 14, gangguan/penyakit retina berikut pembuluh darahnya = 15. retina lepas = 16. buta senja = 17. rabun jauh = 18. mata juling ke dalam = 19. sangat peka terhadap cahaya = 20. operasi perbaikan kelopak mata = 21. melihat bagian belakang dalam mata = 22. eksisi iris = 23. melihat bagian interior mata = 24. kelumpuhan otot mata =

LATIHAN 12 Beri tanda garis bawah pada istilah yang sesuai definisi: 1. Obat pengecil pupil mydriatic atau miotic 2. Strabismus divergent ectropion atau exotropia 3. Margin bulu mata masuk esotropia atau entropion ke dalam 4. Obat pelebar pupil mydriatic atau miotic 5. Gerak involunter mata nystagnus atau strabismus 6. Conjunctivitis kronis menular hordeolum atau trachoma 7. Infeksi folikel bulu mata pterygium atau hordeolum 8. Peningkatan tekanan mata cataract atau glaucoma 9. Penebalan iregular chalazion atau pterygium konuntiva 10. Strabismus konvergen esotropia atau entropion

ABBREVIATIONS Abbreviation Istilah lengkap EOM = extraocular movement ICCE = intracapsular cataract extraction IOL = intraocular lens IOP = intraocular pressure OD = oculus dextra (dexter) OS = oculus sinistra (sinister) OU = oculus uterque PERRLA = pupil equal, round, reactive to light and accommodation PRK = photo-reactive keratectomy REM = rapid eye movement RK = radical keratotomy VA = visual acuity. VF = visual field

LATIHAN 13 Pilih butir jawaban yang tepat: Gerak involunter mata adalah … (a) astigmatism (b) nystagmus (c) hordeolum (d) pterygium Gangguan pengelihatan karena usia lanjut adalah … (a) myopia (b) hyperopia (c) presbyopia (d) esotropia Kekeruhan lensa mata adalah … (a) cataract (b) hordeolum (c) glaucoma (d) pterygium

Istilah sebutan “cross-eyed” adalah … (a) ectropion (b) entropion LATIHAN 13 (Lanjutan-1) Istilah sebutan “cross-eyed” adalah … (a) ectropion (b) entropion (c) exotropia (d) esotropia Penebalan iregular konjungtiva adalah … (a) conjunctivitis (b) pterygium (c) hordeolum (d) nystagmus Rabun dekat adalah … (a) myopia (b) hyperopia (c) nyctalopia (d) exotropia

7. Istilah “Sty” (Bintiten) adalah … (a) pterygium (b) hordeolum LATIHAN 13 (Lanjutan-2) 7. Istilah “Sty” (Bintiten) adalah … (a) pterygium (b) hordeolum (c) entropion (d) dacryocystitis Penonjolan keluar abnormal bola mata … (a) exotropia (b) hyperopia (c) exophthalmia (d) esotropia Kelopak mata yang turun/menurun adalah … (a) blepharoptosis (b) ectropion (c) entropion (d) hordeolum