STATISTIK DAN PROBABILITAS pertemuan 5 & 6 Oleh : L1153 Halim Agung,S

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
BAB V ukuran pemusatan Dipersiapkan oleh : Ely Kurniawati
Advertisements

UKURAN TENDENSI SENTRAL DAN PENYIMPANGAN
Ukuran Nilai Sentral : Modus dan median.
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) : mempunyai kecenderungan memusat
Topik : Menentukan modus dan median pada data Tunggal.
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) : mempunyai kecenderungan memusat
PENGUKURAN NILAI PUSAT (TENDENSI SENTRAL)
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) : B A B V
BAB III UKURAN PEMUSATAN
UKURAN TENDENSI Ukuran Penyebaran (measure of variability)
UKURAN PEMUSATAN DAN LETAK DATA
Prepared: TOTOK SUBAGYO, ST,MM
HARGA TENGAH (UKURAN PEMUSATAN)
NILAI TENGAH Nilai rata-rata (mean) adalah nilai yang dianggap cukup representatif untuk menggambarkan nilai-nilai yang terdapat dalam suatu data. Nilai.
Indikator Kompetensi Dasar :
HARGA-HARGA TENGAH & SIMPANGAN
KUARTIL, DESIL, DAN PERSENTIL
5.
Gejala Pusat dan Ukuran Letak
(NILAI TENGAH/ NILAI SENTRAL)
jumlah bilangan-bilangan dibagi oleh banyaknya bilangan.
UKURAN PENYEBARAN DATA
NURRATRI KURNIA SARI, M.Pd
UKURAN PEMUSATAN DATA Sub Judul.
UKURAN GEJALA PUSAT DAN UKURAN LETAK
Ukuran Nilai Sentral : Modus dan median.
BAB V ukuran pemusatan Dipersiapkan oleh : Ely Kurniawati
BAB 5 UKURAN NILAI PUSAT.
BAB 3 UKURAN PEMUSATAN.
(UKURAN PEMUSATAN DAN UKURAN PENYEBARAN)
UKURAN-UKURAN STATISTIK
Distribusi Frekuensi.
(UKURAN PEMUSATAN DAN UKURAN PENYEBARAN)
Ukuran Pemusatan - Data Tunggal
Ukuran Pemusatan (1).
Ukuran Pemusatan - Data Berkelompok
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) : B A B V
Resista Vikaliana, S.Si. MM
UKURAN TENDENSI SENTRAL DAN POSISI
Distribusi Frekuensi.
CHAPTER 1 DESKRIPSI DATA
STATISTIKA.
Ukuran Pemusatan Data Lanjut
BIO STATISTIKA JURUSAN BIOLOGI
SUB POKOK BAHASAN 2 UKURAN GEJALA PUSAT DAN UKURAN LETAK
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) : B A B 2
Analisis Data Statistik Deskriptif
jumlah bilangan-bilangan dibagi oleh banyaknya bilangan.
STATISTIKA DESKRIPTIF Ukuran Gejala Pusat Data Yang Dikelompokkan STATISTIKA DESKRIPTIF Nuky Sellya / B.04.
Analisis Data Statistik Deskriptif
Ukuran Pemusatan - Data Tunggal
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) : B A B V
Ukuran Pemusatan Data Choirudin, M.Pd
Ukuran Pemusatan (2).
(UKURAN PEMUSATAN DAN UKURAN PENYEBARAN)
Ukuran Pemusatan Data Choirudin, M.Pd
UKURAN PENYEBARAN DATA
VI. UKURAN PEMUSATAN UKURAN PEMUSATAN ADALAH SUATU UKURAN YANG MEMPUNYAI KECENDERUNGAN MEMUSAT ARTINYA CENDERUNG BERADA DI TENGAH-TENGAH DARI KELOMPOK.
VI. UKURAN PEMUSATAN UKURAN PEMUSATAN ADALAH SUATU UKURAN YANG MEMPUNYAI KECENDERUNGAN MEMUSAT ARTINYA CENDERUNG BERADA DI TENGAH-TENGAH DARI KELOMPOK.
(UKURAN PEMUSATAN DAN UKURAN PENYEBARAN)
CHAPTER 1 DESKRIPSI DATA
CHAPTER 1 DESKRIPSI DATA
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) :
UKURAN PEMUSATAN (Mean)
UKURAN PEMUSATAN Rata-rata (average) : B A B V
Setelah data diperoleh, selanjutnya data diproses melalui tiga macam ukuran, yaitu :
Ukuran tendesi sentral dan posisi
OLEH : SITTI HAWA, ST, MPW.  Ukuran pemusatan atau disebut rata – rata adalah menunjukan dimana suatu data memusat atau suatu kumpulan pengamatan memusat.
PEMUSATAN DAN LETAK DATA
Ukuran Pemusatan - Data Tunggal
Transcript presentasi:

STATISTIK DAN PROBABILITAS pertemuan 5 & 6 Oleh : L1153 Halim Agung,S STATISTIK DAN PROBABILITAS pertemuan 5 & 6 Oleh : L1153 Halim Agung,S.Kom

PERTEMUAN 5 BAB V NILAI SENTRAL Rata-rata (averages) merupakan nilai yang cukup representatif bagi penggambaran nilai-nilai yang terdapat dalam suatu data. Rata-rata yang demikian itu dianggap sebagai nilai sentral dan dapat digunakan sebagai pengukuran lokasi sebuah distribusi frekuensi.

atau Rata – rata hitung adalah rata-rata sebenarnya (true mean), rata-rata hitung data yang belum dikelompokkan dari serangkaian observasi x1,x2,x3,…,xn. Adalah jumlah semua observasi dibagi banyaknya observasi yang dilakukan atau

Diketahui jumlah pencari kerja tahun 2007 Bulan Tenaga Kerja Januari 5000 Pebruari 7500 Maret 6000 April 9500 Mei 8000 Juni 5500 Juli 6500 Agustus 7200 September 8600 Oktober 9200 Nopember 7400 Desember 6700 jumlah 87100

Rata-rata hitung data yang telah dikelompokkan merupakan rata-rata hitung perkiraan Titik tengah tiap-tiap kelas umumnya dianggap sebagai nilai tunggal yang cukup representatif bagi semua nilai observasi yang dikelompokkan kedalam kelas kelas yang bersangkutan

atau Contoh : Rata-rata data yang telah dikelompokkan Interval kelas frekuensi 20,00 – 29,99 3 30,00 – 39,99 5 40,00 – 49,99 10 50,00 – 59,99 15 60,00 – 69,99 40 70,00 -79,99 25 80,00 – 89,99 17 90,00 – 99,99 Jumlah 110

maka Interval f mi fimi 20,00 - 29,99 3 24,995 74,985 30,00 - 39,99 5 34,995 174,975 40,00 - 49,99 10 44,995 449,95 50,00 - 59,99 15 54,995 824,925 60,00 - 69,99 40 64,995 2599,8 70,00 - 79,99 25 74,995 1874,875 80,00 - 89,99 17 84,995 1444,915 90,00 - 99,99 94,995 474,975 Jumlah 120 7919,4 maka

Median,modus,quartil,desil, persentil Median adalah nilai / titik tengah dari suatu hasil observasi yang telah disusun mulai dari data terkecil kedata yang terbesar umumnya dianggap sebagai nilai tunggal yang cukup representatif bagi semua nilai observasi Modus adalah nilai yang paling sering muncul dari suatu observasi Quartil adalah membagi seluruh distribusi kedalam 4 bagian yang sama Desil adalah membagi seluruh distribusi kedalam 10 bagian yang sama Persentil adalah membagi seluruh distribusi kedalam 100 bagian yang sama

Modus (Mo) Mo = modus Tbmo = batas bawah kelas Mo d1 = selisih frekuensi kelas Mo dgn kelas sebelumnya d2 = selisih frekuensi kelas Mo dgn kelas sesudahnya i = panjang kelas Mo n = ukuran sampel Contoh : 10 3 12 5 7 10 8 14 14 14 3 5 7 8 10 10 12 14 14 14 Mo = 14

Median (Me) Me = median Tbme = batas bawah kelas Me i = panjang kelas Me n = ukuran sampel Contoh : 2 2 2 3 4 5 5 5 6 6 Me = (4+5)/2=4.5

Kuartil : sekumpulan data dibagi menjadi 4 bagian sama banyak Letak kuartil gunakan rumus Contoh : 3 3 3 4 4 5 5 5 6 6 Letak Q1= data ke 1(10+1)/4=2,75 yaitu data ke 2 dengan ke 3 Nilai Q1 = data ke 2 + 0,75 (3-3) = data ke 2 = 3

Desil : sekumpulan data dibagi menjadi 10 bagian sama banyak Letak desil gunakan rumus Contoh : 3 3 3 4 4 5 5 5 6 6 Letak D7 =data ke 7(10+1)/10 = 7,7 yaitu data ke 7 dan data ke 8 Nilai D7 = data ke 7 + 0,7(data ke8 – data ke7) = 5+0,7(5-5)=5

Persentil : sekumpulan data dibagi menjadi 100 bagian sama banyak Letak Persentil gunakan rumus Contoh : 3 3 3 4 4 5 5 5 6 6 Letak P10 =data ke 10(10+1)/100 = 1,1 yaitu data ke 2 dan data ke 1 Nilai P10 = data ke 1 + 0,1(data ke2 – data ke1) = 3+0,1(3-3)=3

Interval f F 20,00 - 29,99 3 30,00 - 39,99 5 8 40,00 - 49,99 10 18 50,00 - 59,99 15 33 60,00 - 69,99 40 73 70,00 - 79,99 25 98 80,00 - 89,99 17 115 90,00 - 99,99 120 Jumlah

Latihan 1 Diketahui data sebagai berikut: 10 12 13 12 13 12 14 15 13 14 15 16 17 14 14 Tentukanlah : rata-rata , median dan modus Kuartil bawah dan kuartil atas Desil ke 4 dan persentil ke 92

Latihan 2 Tentukanlah : Rata-rata dan modus Q1,Q2,Q3,D9,P23 interval frekuensi 11 – 15 5 16 – 20 15 21 – 25 25 26 – 30 45 31 – 35 50 36 – 40 30 41 – 45 46 – 50 51 – 55 10 56 – 60 Tentukanlah : Rata-rata dan modus Q1,Q2,Q3,D9,P23