Pemrograman Bergerak Pembuatan Service 1.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
3 – Activity and Intent Willy, M.Kom.
Advertisements

Sistem Komunikasi.
Pemrograman JAVA (TIB09)
Workshop SCS: Java Game Programming
Inheritance Ery Setiyawan Jullev A.
Praktikum 8 Pemrograman Berbasis Obyek
- PERTEMUAN 4 - PERULANGAN
Pertemuan : Object Oriented Programming
Flow Control & Looping Pertemuan 4 Pemrograman Berbasis Obyek Oleh Tita Karlita.
Pemrograman Berorientasi Obyek dengan JAVA Interface
Company LOGO PEMOGRAMAN APLIKASI BERGERAK (Java ME)
Inheritance Matakuliah : T0984 / Algoritma dan Metode Object Oriented Programming II Pertemuan : 4 Tahun : 2008 Versi : 1/0.
Pertemuan 6 PEWARISAN AND POLYMORPHISM
Struktur Project Android
Mobile Programming Pertemuan 3 Presented by Mulyono
Pengaktifan Activity secara Explicit
Java Remote Object Invocation (RMI)
Mobile Programming Intro Android.
UI Controls dengan Widget TextView, EditText dan Button
Pengelolaan Database Lanjutan
POLYMORPHISM, ABSTRACT CLASS DAN INTERFACE
@kovazzevic | SMKN 24 Jakarta
Abstract Class.
Algoritma & Pemrograman 1
INTERFACE Pertemuan 005.
Content Provider pada Android
Pemrograman Mobile Android # 3
Struktur Class Java Android
Pemrograman Perangkat Mobile
As’ad Djamalilleil Database As’ad Djamalilleil
Pengelolaan Database Lanjutan 2
As’ad Djamalilleil Struktur Android As’ad Djamalilleil
As’ad Djamalilleil Intent As’ad Djamalilleil
Pemrograman Bergerak Pembuatan Activity 1.
Mobile Teknologi Pertemuan 3
Pemrograman Berorientasi Object
ANDROID ACTIVITY.
Pemrograman Berorientasi Objek
Mobile computing – Android Activity dan Intent
Content Provider pada Android
Pemrograman Perangkat Mobile
Mendayagunakan Activity External
Pertemuan 3 : Komponen Aplikasi Android
Android multimedia Anggota : Ragil Setiawan ( )
Diskusi Pertemuan 4 Anggota : Kukuh Prasetyo Adhi ( ) Warsito Aji ( ) Karima Dewi R ( ) Alfano Kurniawan W ( ) Bagus.
Pengenalan Pemrograman Mobile PART 3.
Permograman Mobile 2 Notification, dialog, dan intent.
P E R T E M U A N 5 FRAGMENT.
PEMROGRAMAN MOBILE 2 Nama Anggota : Moh.Solahudin ( )
PEMROGRAMAN MOBILE 2 Nama Anggota : Kelompok 1 Rizky Aditya
PEMROGRAMAN MOBILE Kelompok 2
PEMROGRAMAN MOBILE 2 KELOMPOK 7 TI 15 D.
Android database sqlite
Notification, Dialog, dan Intent
FRAGMENT Pemrograman Mobile 2 Disusun Oleh :
Pengenalan Pemrograman Mobile PART 5 - FRAGMEN.
KELOMPOK 6 Ragil Setiawan Muhamad Ma’ruf Siti Roudhotul Janah
Kelompok 3 Khoerul Umam Dwi Yulianto K.W
PERTEMUAN 5 KELOMPOK 2.
9 Mobile Computing 2 SKS Dedy Alamsyah, S.Kom..
PENGENALAN Pemrograman MOBILE 2
Klompok 2 Dedi wahyudi ( ) Muhammad ichan ( )
Mobile Programming Intent dan Activity.
Mobile Programming Folder Resources (Res) dan tata kelolanya
Mobile Computing Fery Updi, M.Kom..
Dialog, NOTIFICATion, Intent
Pemrograman Perangkat bergerak Dosen: RBD
Pemrograman Berorientasi Objek
PEMROGRAMAN MOBILE 1 RPS 8
Komponen activity Dosen: Maimun, S.T., M.T.. 1. Activity Kegiatan apa yang akan ditampilkan dan dilakukan user pada sebuah window Berisi lifecycle / daur.
Transcript presentasi:

Pemrograman Bergerak Pembuatan Service 1

Service Suatu service adalah sebuah komponen yang mana berjalan di background tanpa adanya interaksi langsung dengan pemakai. Karena tidak memiliki user interface, dia tidak terkait kepada siklus hidup dari suatu activity. Service memiliki prioritas diatas in-active activity, dan dapat dikonfigurasi untuk direstart jika dihentikan android terkait dengan kekurangan resources ketika resource tersedia kembali. http://developer.android.com/guide/components/services.html

Dua Jenis Service Started, diaktifkan oleh suatu komponen aplikasi (misalnya suatu activity) dengan memanggil startService(). Setelah dijalankan service berjalan seterusnya, bahkan setelah komponen yang mengaktifkannya berhenti. Biasanya service yang tidak mengembalikan hasil kepada pemanggil. Service dapat menghentikan dirinya dengan stopSelf() ataupun stopService(). Bound, suatu service diikat ketika suatu komponen aplikasi mengikatkan kepadanya dengan memanggil bindService(). Suatu bound service menawarkan suatu antarmuka client- server yang memperbolehkan komponen berinteraksi dengan service, mengirim request, mendapatkan hasil. Bound service berjalan sepanjang komponen aplikasi yang terikat kepadanya. Beberapa komponen dapat mengikat kepada service tersebut suatu saat, tetapi setelah semuanya unbind, maka service dihentikan.

Siklus Hidup Service OnBind() terjadiketika komponen lain bind dengan service dengan memanggil bindService(). Anda dapat menyediakan suatu interface untuk berkomunikasi dengan klien dengan mengembalikan IBinder, anda tetap harus mengimplementasikan metode ini, jika anda tidak memperbolehkan binding, maka dikembalikan null. OnStartCommand() akan terjadi jika service diaktifkan dengan startService(), service akan berjalan dibackground untuk jangka waktu yang tidak terbatas, anda bertanggung jawab untuk menghentikan service dengan perintah stopSelf() atau stopService() context.startService() | ->onCreate() - >onStartCommand() [service running] context.stopService() | ->onDestroy() [service stops]

Pembuatan Service Permbuatan service dilakukan dengan membuat suatu Class yang merupakan subclass dari Service public class MyService extends Service { private static final String TAG = "MyService"; MediaPlayer player; @Override public IBinder onBind(Intent intent) { // TODO Auto-generated method stub return null; } public void onCreate() { Toast.makeText(this, "My Service Created", Toast.LENGTH_LONG).show(); Log.d(TAG, "onCreate"); player = MediaPlayer.create(this, R.raw.wonderful_tonight_eric_clapton); player.setLooping(false); // Set looping public void onStart(Intent intent, int startid) { Toast.makeText(this, "My Service Started", Toast.LENGTH_LONG).show(); Log.d(TAG, "onStart"); player.start(); public void onDestroy() { Toast.makeText(this, "My Service Stopped", Toast.LENGTH_LONG).show(); Log.d(TAG, "onDestroy"); player.stop();

Mendaftarkan Service Sama seperti Activity, suatu service perlu didaftarkan pada AndroidManifest <service android:name=".MyService" <intent-filter android:label="com.hendra.testservice.MyService"> </intent-filter> </service>

Menjalankan Service (internal) Untuk menjalankan service yang berada pada aplikasi yang sama kita dapat menggunakan startService dengan mengirim Intent secara explicit. public class TestServiceActivity extends Activity { private static final String TAG = "TestServices"; @Override public void onCreate(Bundle savedInstanceState) { super .onCreate(savedInstanceState); setContentView(R.layout.main); } public void buttonStartOnClick(View v) { Log.d(TAG, "onClick: starting service"); startService(new Intent(this, MyService.class)); public void buttonStopOnClick(View v) { Log.d(TAG, "onClick: stopping service"); stopService(new Intent(this, MyService.class)); Suatu service yang dijalankan dengan perintah startService akan tetap berjalan sampai terjadi pemanggilan terhadap stopService(), atau terjadi pemanggilan perintah stopSeft() pada internal service tersebut.

Menjalankan Service (external) Sedangkan untuk menjalankan service dari aplikasi yang berbeda, perlu menggunakan permisi sesuai dengan yang didefinisikan pada Service di AndroidManifest, dan menggunakan perintah startService dengan mengirim Intent secara implicit. public class TestExternalServiceActivity extends Activity { private static final String TAG = "TestExternalServices"; @Override public void onCreate(Bundle savedInstanceState) { super.onCreate(savedInstanceState); setContentView(R.layout.main); } public void buttonStartOnClick(View v) { Log.d(TAG, "onClick: starting service"); Intent serviceIntent = new Intent(); serviceIntent.setAction("com.hendra.testservice.MyService"); startService(serviceIntent); public void buttonStopOnClick(View v) { stopService(serviceIntent); <uses-permission android:name= "com.hendra.permission.MYSERVICE_PERMISSION"> </uses-permission>

Sekian & Terima Kasih 9