Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Kerangka Kerja Kompetensi TIK untuk Guru
Advertisements

KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT
KEBIJAKAN PROGRAM PEMBANGUNAN BIDANG PERPUSTAKAAN PROVINSI JAWA TIMUR
Heris Hendriana Hotel Situ Buleud Purwakarta, 28 Februari 2013
CIRI CIRI SEKOLAH MELAKSANAKAN MBS
Macam (KTI) Karya Tulis Ilmiah
Bagaimana Memanfaatkan Komputer dalam Pembelajaran?
PENILAIAN PEMBELAJARAN IPS
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang
MENJAGA KEBERLANGSUNGAN PAUD DI MASYARAKAT Aam Kurnia, M.Pd
PENULISAN KARYA ILMIAH
PENGEMBANGAN KURIKULUM PAUD
Sosialisasi KTSP PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 NOMOR 23 TAHUN 2006Tentang STANDAR KOMPETENSI KELULUSAN (SKL) DEPARTEMEN PENDIDIKAN.
Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan
PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN KELAS X
SKL SMK/MAK 1.Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja 2.Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan.
1 PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM KURIKULUM 2013 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN.
Pengantar Diskusi Komisi I PAUD dan DIKMAS
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN KELUARGA
Manajemen Penguatan Kemitraan Satuan Pendidikan, Keluarga dan Masyarakat Disampaikan pada Pelatihan untuk Pelatih Pendidikan Keluarga, Bogor, Oktober.
Untuk Orangtua Siswa SMA
KEBIJAKAN SBI dan RSBI Kementerian Pendidikan Nasional
Pendidikan Gratis dan Standar Pelayanan Minimal
CASCADING DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN TANAH BUMBU
KOMITMEN MASYARAKAT INTERNASIONAL TERHADAP PENDIDIKAN LITERASI
TEMA PRIORITAS DALAM PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH (PTK) DAN PENULISAN PRAKTIK TERBAIK Isu-Isu Terkini.
Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal
SOASIALISASI PANDUAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH OLEH Ir. RIA ANDARI, M
Bimbingan Teknis Penguatan Pendidikan Karakter
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PMP
J Refleksi Pembelajaran dan Tindaklanjutnya melalui PTK
MODEL-MODEL PEMBELAJARAN
Bimbingan Teknis Penguatan Pendidikan Karakter
Sosialisasi dan Pelatihan Penguatan Pendidikan Karakter
PUSAT KURIKULUM DAN PERBUKUAN
PERTEMUAN 4 HARLINDA SYOFYAN, S.Si., M.Pd
“MEMBANGUN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DARI PINGGIRAN”
PLPG RAYON 113 UNS SURAKARTA 2017
SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
OLEH: Dr. Faizul Ishom, M.Eng
INSTRUMEN PEMETAAN MUTU DI SATUAN PENDIDIKAN
VISI,MISI,DAN TUJUAN SEKOLAH/MADRASAH
SKL SMALB Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan.
RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH (RPS) Oleh Drs. Haryanto, M.Si.
Media Pembelajaran Berbasis Web Interaktif
INSTRUMEN PEMETAAN MUTU DI SATUAN PENDIDIKAN
J PENGEMBANGAN KEPROFESIAN GURU
KEBIJAKAN SBI dan RSBI Kementerian Pendidikan Nasional
KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN DI PROVINSI JAWA TENGAH Oleh : Kepala BP2MK Wilayah III Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KOMPETENSI INTI (KI) KOMPETENSI DASAR (KD) PPT
KABUPATEN/KOTA MELALUI KEMITRAAN BERSAMA MEMBANGUN
EVALUASI KOORDINASI KEBIJAKAN PROGRAM
Profil Lulusan SMA Bertaraf Internasional
2.1.A ANALISIS DOKUMEN: SKL, KI-KD, SILABUS MATA PELAJARAN MATEMATIKA
MENUMBUHKEMBANGKAN DAN MEMBUDAYAKAN LITERASI DI INDONESIA
Materi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 30 Mei 2017 RAPAT KABINET TERBATAS 1. Evaluasi Paruh Waktu RPJMN APBNP Tahun 2017.
MUATAN LOKAL KURIKULUM MUATAN LOKAL
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 23 TAHUN 2006 Tentang
BIRO HUKUM DAN ORGANISASI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SEMINAR NASIONAL UPI BOOKPEDIA III Bandung, 22 Maret 2018 OPIK
LESSON STUDY, KETERAMPILAN SAINS, DAN LITERASI SAINS OLEH: KELOMPOK 7 RESMA WAHYUNI( ) YANTI ELFIKA DESTI( ) DOSEN PENGAMPU: Dr. ZULYUSRI,
Model PAUD dan Dikmas Sebagai Dukungan Penjaminan Mutu Lembaga
LITERASI DALAM PEMBELAJARAN DI SMP
Makromolekul IPA Terapan H. M. Yusuf A.S
IMPLEMENTASI PPK DI SEKOLAH
STATISTIK PENDIDIKAN. PARTISIPASI SEKOLAH Terdapat dua ukuran partisipasi sekolah yang utama: 1.Angka Partisipasi Kasar (APK) 2.Angka Partisipasi Murni.
1 PELATIHAN SPMI UNTUK FASILITATOR PMP DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2016.
Bappeda DIY disampaikan dalam Seminar Nasional LP3M UMY
Integrasi PPK dan GLN dalam Pembelajaran Berbasis HOTS In 1 Kegiatan 2 Waktu: 1 JP Bimbingan Teknis Guru Sasaran.
Transcript presentasi:

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2017 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia GERAKAN LITERASI NASIONAL

Konsep dan Indikator Literasi 1 Konsep dan Indikator Literasi

LITERASI SECARA UMUM Pemahaman LITERASI secara umum: Tujuan LITERASI: “Literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan skill yang dimiliki dalam hidupnya.” (Education Development Center) Tujuan LITERASI: Untuk menciptakan individu yang mampu menerapkan keahlian yang dimilikinya dalam hidup

Literasi Budaya dan Kewarganegaraan KLASIFIKASI LITERASI Literasi Bahasa Literasi Numerasi Literasi Sains Literasi Digital Literasi Finansial Literasi Budaya dan Kewarganegaraan (World Economic Forum, 2015)

LITERASI BAHASA DEFINISI INDIKATOR Kemampuan membaca dan menulis Kualitas atau kemampuan melek huruf/aksara yang di dalamnya meliputi kemampuan membaca dan menulis Kemampuan dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. INDIKATOR MASYARAKAT - Angka melek aksara - Publikasi buku per tahun SEKOLAH - Skor PISA literasi membaca - Skor PIRLS literasi membaca - Rata-rata nilai UN Bahasa Indonesia - Rata-rata skor UKG Guru Bahasa Indonesia KELUARGA Jumlah bahan bacaan literasi bahasa yang dimiliki setiap keluarga

LITERASI NUMERASI DEFINISI INDIKATOR SEKOLAH Kemampuan untuk menyelesaikan masalah, menjelaskan proses dan menganalisis informasi yang berkaitan dengan numerasi. Seseorang disebut literat numerasi, jika: Mengetahui dasar-dasar dari penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian Dapat menggunakan konsep numerasi secara percaya diri dan efektif Dapat memahami bagaimana mentransfer keterampilan yang dimiliki untuk memecahkan masalah. INDIKATOR MASYARAKAT SEKOLAH - Skor PISA literasi matematika - Skor TIMSS literasi matematika - Rata-rata Skor UKG Guru Matematika - Rata-rata nilai UN Matematika KELUARGA Jumlah bahan bacaan literasi numerasi yang dimiliki setiap keluarga

LITERASI SAINS DEFINISI INDIKATOR SEKOLAH Kemampuan untuk menggunakan pengetahuan sains, mengidentifikasi pertanyaan, menarik kesimpulan dalam rangka memahami serta membuat keputusan yang berkenaan dengan alam. Seseorang disebut literat terhadap sains, jika memiliki kompetensi untuk: Menjelaskan fenomena sains Mengevaluasi & mendesain pengetahuan & keterampilan sains secara mandiri Menginterpretasi data & bukti sains INDIKATOR MASYARAKAT Jumlah program yang berkaitan dengan lingkungan dalam suatu daerah SEKOLAH Skor PISA literasi sains Skor TIMSS literasi sains Rata-rata skor UKG Guru IPA Rata-rata nilai UN IPA KELUARGA Jumlah bahan bacaan literasi sains yang dimiliki setiap keluarga

LITERASI DIGITAL DEFINISI INDIKATOR SEKOLAH Kemampuan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi atau jaringan untuk menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi dan memanfaatkan secara bijak. Fitur: dasar-dasar komputer, penggunaan internet dan program-program produktif, keamanan dan kerahasiaan, dan gaya hidup digital. INDIKATOR SEKOLAH Ketersediaan akses internet di sekolah Bahan literasi digital yang ada di sekolah KELUARGA Jumlah penduduk yang menggunakan komputer dan gawai berdasarkan kelompok umur, jenis kelamin, tempat tinggal, dan lama waktu penggunaan per hari. MASYARAKAT Jumlah penduduk yang mengakses internet berdasarkan kelompok umur, jenis kelamin, tempat tinggal & lama waktu penggunaan / hari. Penurunan angka penduduk yang terjerat kasus pelanggaran UU ITE menurut kelompok umur

LITERASI FINANSIAL DEFINISI INDIKATOR SEKOLAH Kemampuan untuk memahami bagaimana uang berpengaruh di dunia (bagaimana seseorang mengatur untuk menghasilkan uang, mengelola uang, menginvestasikan uang dan menyumbangkan uang untuk menolong sesama). Rangkaian proses atau aktivitas untuk meningkatkan pengetahuan, keyakinan, dan keterampilan konsumen dan masyarakat sehingga mereka mampu mengelola keuangan dengan baik. INDIKATOR Penurunan tingkat kemiskinan penduduk Indonesia SEKOLAH Jumlah siswa dan guru yang menggunakan produk layanan tabungan dan koperasi KELUARGA MASYARAKAT Jumlah penduduk usia produktif yang menggunakan produk layanan jasa keuangan (Tabungan, Asuransi, Saham, Lembaga Pendanaan, Dana Pensiun, Industri jasa keuangan syariah) Jumlah uang kartal yang beredar berkurang

LITERASI BUDAYA DAN KEWARGANEGARAAN DEFINISI Kemampuan untuk memahami, menghargai dan berpartisipasi secara mahir dalam budaya. Kemampuan untuk berpartisipasi secara aktif dan menginisiasi perubahan dalam komunitas dan lingkungan sosial yang lebih besar. INDIKATOR Penggunaan bahasa daerah di lingkungan keluarga Penurunan angka kejahatan dan pelanggaran anak di bawah umur SEKOLAH Rata-rata nilai USBN - PKn Jumlah sekolah yang memiliki aktivitas seni budaya & bahasa daerah (mulok, ekstrakulikuler) KELUARGA MASYARAKAT Jumlah penduduk Indonesia yang menguasai bahasa dan seni budaya daerah masing-masing Angka partisipasi dalam pemilu

Gerakan Literasi Nasional (GLN) 2 Peta Jalan Gerakan Literasi Nasional (GLN)

PETA JALAN IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI NASIONAL KELUARGA Sosialisasi program literasi keluarga 80 Kab/Kota 100 Kab/Kota 150 Kab/Kota 184 Kab/Kota Penyediaan bahan-bahan bacaan untuk keluarga 5 bahan Apresiasi pelaksanaan literasi di keluarga 15 orang Pelibatan masyarakat dalam penulisan artikel pendidikan keluarga 30 naskah

PETA JALAN IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI NASIONAL SEKOLAH Penyusunan bahan bacaan literasi bagi siswa dan masyarakat 475 bahan bacaan   780 bahan bacaan 1085 bahan bacaan 1390 bahan bacaan Jumlah sekolah pelaksana GLS 60% 80% 100% Skor PISA membaca - 414 Skor INAP Penurunan pada level “kurang” untuk: Matematika:57,13 Membaca: 46,83 Sains:53,61

PETA JALAN IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI NASIONAL SEKOLAH Rasio membaca 1.000:5   1.000:10 1.000:15 1.000:20 Gerakan kebudayaan untuk siswa 27.810 siswa 1 kegiatan 19 buku 26.800 siswa 69 kegiatan 76 kegiatan 100 siswa 80 kegiatan Penyusunan bahan literasi budaya dan kewarganegaraan 75 buku 3 kegiatan 130 buku 150 buku 159 buku Penyusunan Karya Ilmiah melalui Kegiatan Simposium Guru Dikdas dan GTK PAUD dan Dikmas 40 dokumen 80 dokumen

PETA JALAN IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI NASIONAL SEKOLAH Penyusunan Karya Ilmiah Guru Dikdas dan GTK PAUD dan Dikmas dalam bentuk jurnal ilmiah 24 dokumen 48 dokumen Penyusunan Karya Ilmiah melalui Kegiatan Apresiasi Guru Dikdas dan GTK PAUD dan Dikmas 30 dokumen 60 dokumen Penyusunan Karya Ilmiah melalui Gutu TK dan Dikmas dan Kepala TK Berprestasi 6 dokumen 12 dokumen

PETA JALAN IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI NASIONAL SEKOLAH Peningkatan Kompetensi Literasi bagi GTK 150 guru SD/SMP 1 kegiatan 400 guru SD/SMP/SMA/SMK 100 Kepala SD/SMP/SMA/SMK 4 kegiatan

PETA JALAN IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI NASIONAL MASYARAKAT Pelaksanaan GIM 24 Kota/Kab di 34 Provinsi 50 Kota/Kab di 34 Provinsi 75 Kota/Kab di 34 Provinsi 100 Kota/Kab di 34 Provinsi Pemberantasan buta aksara 97.600 orang   150.000 orang Pengembangan Kampung Literasi 36 Kota/Kab 50 Kota/Kab 75 Kota/Kab 100 Kota/Kab Penguatan pegiat literasi 120 orang 240 orang Bantuan sarana taman baca masyarakat 36 lembaga 100 lembaga 150 lembaga Bimbingan teknis pegiat literasi 136 pegiat 204 pegiat 272 pegiat 340 pegiat Pendampingan pembelajaran literasi komunitas baca 136 komunitas   204 komunitas 272 komunitas 340 komunitas

PETA JALAN IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI NASIONAL MASYARAKAT Refleksi dan penguatan pembelajaran literasi 272 peserta   408 peserta 544 peserta 680 peserta Festival literasi 160 Kab/Kota 300 Kab/Kota 514 Kab/Kota 516 Kab/Kota Kabupaten/Kota literasi 10% jumlah kabupaten/ kota 30% jumlah kabupaten/ 60% jumlah kabupaten/ 100% jumlah kabupaten/ Pengayaan pengetahuan mengenai kebudayaan Indonesia 3 buku 84 kegiatan 1.580 seniman 10.547 orang 68 komunitas adat 8.312 orang 80 komunitas adat 1.580 seniman 7.515 orang 90 komunitas adat 74 kegiatan 7.872 orang 105 komunitas adat Penumbuhan karakter bangsa 24.490 orang 608 siswa 11 kegiatan 125 desa adat 26.250 orang 609 siswa 75 komunitas adat 30.000 orang 610 siswa 2 kegiatan

TERIMA KASIH Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia