KOLOID PEMBUATAN “ES KRIM”

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
A. Dispersi Koloid Jika suatu zat dilarutkan ke dalam suatu pelarut tertentu maka zat terlarut tersebut akan terdispersi ke dalam pelarutnya (medium pendispersi).
Advertisements

KRISTALISASI.
Oleh : Adhetya Kurniawan, M.Pd.
MATA PELAJARAN : KIMIA KELAS/SEMESTER : XII /GANJIL
KONSEP MATERI DAN PERUBAHANNYA
Kristalisasi.
Koloid merupakan sistem dispersi
Kimia Dasar 1 (Anorganik)
RESEP MEMBUAT rainbow cake
Kristalisasi.
Resep kue Blackforest By:fira 5A.
Adelya Desi Kurniawati, STP., MP., M.Sc.
By : shodiq.f nax 5c.  Bahan:  6 buah pisang raja yang sudah matang  sirup warna merah (bisa rasa cocopandan, rose, atau yang lain)  es serut kasar.
Kimia  Fatihatu Habiba( 13 )  Ganang Ade S.( 14 )  Murkalinda( 19 )  Putri Arum W.( 23 )  Sunday Y.( 29 )
SISTEM KOLOID.
KOLOID Untuk SMK Teknologi dan Pertanian
By radya rafi setyawan Resep puding cake.
KD II SISTEM KOLOID.
BAB VIII Larutan Sifat dasar larutan Konsentrasi larutan
Mitha Puspitasari, S.T., M.Eng Ir. Tunjung Wahyudi, M.T
KOLOID.
MUDUL6 KOLOID DAN LARUTAN
Pemisahan campuran berdasarkan : Penyaringan / Filtrasi:
EMULSI PANGAN Dr. Ir. Ani Suryani, DEA.
Kristalisasi.
SIFAT KOLIGATIF LARUTAN NON ELEKTROLIT DAN LARUTAN ELEKTROLIT
KOLOID.
MATERI DAN PERUBAHANNYA Kimia SMK
PRODUK HASIL PETERNAKAN PART II
tentang UNSUR,SENYAWA,DAN CAMPURAN
SIFAT PERMUKAAN Deterjen Buih.
KOLOID.
Es krim Madu Berbahan Dasar Singkong
BAB 2 KLASIFIKASI MATERI
Pengolahan Kue dan Roti Chocolate and Garnishing Pertemuan 7
Kimia Dasar 1 materi dan penggolongannya
Pancake Durian.
SIFAT PERMUKAAN SISTEM KOLOID PANGAN AKTIVITAS PERMUKAAN.
KOLOID Kelas XI Semester 2
Sistem Koloid Kimia Dasar II Natalia Diyah Hapsari Pendidikan Kimia
PENGOLAHAN DENGAN FERMENTASI
KOLOID Idha Ayu Kusumaningrum S
SIFAT PERMUKAAN Wettability dan Solubility
DISPERSI KOLOID Apa koloid itu ?
Koloid.
Nur Ilham Risma Hidayati Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat
MACAM MACAM SEDIAAN OBAT
SISTEM KOLOID INDIKATOR CONTOH PENGERTIAN POSTETS
SIFAT-SIFAT KOLOID SEL
Praktikum FTS- Cair Semi Padat Krim Vitamin C Kelompok 5 Grassella (I ) Rizki Wahyudi (I ) Armi Rusmariani (I ) Erlinda (I )
01 WINTER Template PENGGOLONGAN MATERI.
RESEP DAN CARA MEMBUAT MAKANAN KHAS INDONESIA
KOLOID KELOMPOK 5: BELLA OKTARI EMMIA YULITA GINTING FELYSIA ALODIA
How to Make Brownies Ice Cream Sandwich
PENGELOMPOKKAN SISTEM KOLOID
Kimia Dasar I Materi Dan Teori Atom
MACAM MACAM SEDIAAN OBAT
Pengertian & Perbedaan Atom, Molekul, Ion, Unsur, Senyawa, Campuran
Alfiati Intan Nur J (A /PGSD 2A)
Praktikum Kimia Anorganik
AVENIA CLARISSA / 25 ERLYN AVIANDRY / 28 IRENE SETIA / 13
Bramantio Negoro Grade 12
Koloid Ali.
ANITA FITRIA R XI IPA 6 SMA NEGERI 1 ARGA MAKMUR ‘’SISTEM KOLOID’’
Sistem koloid Sistem koloid terdiri atas fase terdispersi dengan ukuran tertentu dalam medium pendispersi. Zat yang didispersikan disebut fase terdispersi,
CARA PEMBUATAN KOLOID FISIKA KIMIA II DI Susun Oleh : Afan Septi Robyanto ( ) Asep Mujahidin Baihaqi ( ) Andri Syahriar ( ) Dimas.
SISTEM KOLOID. SISTEM DISPERSI Sistem dispersi adalah campuran antara fasa terdispersi (fasa dalam) dengan medium pendispersi (fasa luar) yang bercampur.
KOLOID.
 Koloid mudah di temukan di mana-mana : susu,agar-agar, tinta, sampo, serta awan merupakan contoh-contoh kolid yang dapat dijumpai sehari- hari.
KIMIA DASAR. Ilmu kimia adalah bagian dari ilmu alam yang mempelajari komposisi dan struktur zat kimia serta hubungan dengan sifat zat tersebut. Struktur.
Transcript presentasi:

KOLOID PEMBUATAN “ES KRIM” Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh KOLOID PEMBUATAN “ES KRIM” Aziz Akbar Hakim Dzikril Firmansyah A.R (MazDzikril)

Pengertian Koloid Sistem Koloid adalah suatu bentuk campurannya yang keadaannya terletak antara larutan dan suspensi. Untuk memudahkan pembahasan sistem koloid, digunakan fase terdispersi berupa padatan dan fase pendispersi, misalnya air. Sistem Koloid adalah campuran yang heterogen. Ada tiga jenis zat yaitu: padat, cair, dan gas. Ketiga fase zat ini dapat dibuat sembilan kombinasi campuran fase zat. Tetapi hanya delapan kombinasi zat yang dapat membentuk sistem koloid.

Sistem Koloid Fase Cair-Cair (Emulsi) Pada tugas kimia kali ini, kita akan menjelaskan tentang pembuatan sistem koloid berupa fase cair-cair (emulsi) dengan bahan “Es Krim”. Koloid fase emulsi terbentuk dari fase terdispersi cair dan medium pendispersi cair. Campuran yang terbentuk bukan berupa larutan, melainkan bersifat homogen. Zat penghubung yang menyebabkan pembentukan emulsi disebut “emulgator”. Sebelum menjelaskan darimana koloid es kirm tersebut, kita akan menjelaskan proses pembuatan “Es Krim”. Berikut penjelasannya:

Proses Pembuatan “Es Krim” Siapkan bahan – bahan untuk pembuatan “Es Krim” “Es Krim” instan. Biskuit sebagai toping. Gelas dan Sendok Chocochips sebagai toping juga

Mixer Mangkuk Toples Air sebanyak 300mL

Tuangkan “Es Krim” instan dan air sebanyak 300 mL ke dalam mangkuk Tuangkan “Es Krim” instan dan air sebanyak 300 mL ke dalam mangkuk. Lalu aduk dengan mixer. Setelah di”mixer” hingga adonan menjadi kental, masukkan toping berupa biskuit dan chocochips ke dalam adonan “Es Krim”.

Aduk dengan sendok hingga merata. Lalu masukkan ke dalam toples. Setelah masukkan adonan “es Krim” ke dalam lemari pendingin selama 1 hari.

Dari percobaan pada slide sebelumnya, dijelaskan bahwa koloid ditemukan saat terjadinya proses pengadukan adonan. Jika adonan masih kasar atau mengendap di bawah, lakukan percobaan berulang kali sampai adonan tercampur rata. Es krim sebenarnya tak lain adalah busa, atau gas yang terdispersi dalam cairan. Es krim terlihat padat namun jika diamati di bawah mikroskop, es krim tampak terbentuk dari beberapa komponen, yaitu padatan gula, lemak susu, udara (ukurannya tidak lebih dari 0,1 mm), kristal-kristal es, dan air yang melarutkan gula, garam, dan protein susu

Kesimpulan (No Tulen) Es krim adalah buih setengah beku yang mengandung lemak teremulsi dan udara. Sel-sel udara yang ada berperanan untuk memberikan tekstur lembut pada es krim tersebut. Tanpa adanya udara, emulsi beku tersebut akan menjadi terlalu dingin dan terlalu berlemak

Penutupan Itu saja penjelasan dari kami. Jadi intinya jangan takut untuk melakukan sesuatu hal yang bisa berguna dan bermanfaat untuk orang lain. Manusia adalah makhluk sosial (dan ciptaan Allah) yang membutuhkan orang lain. Sebagai manusia sudah seharusnya untuk mengingatkan, memberitahu, dan membantu satu sama lain jika mengalami kesalahan atau kesulitan. Berbuat amar ma’ruf nahi munkar adalah suatu keharusan dan kewajiban dan suatu saat kita akan merasakan berkah dan nikmatnya. Jika bukan kita semua, lalu siapa lagi? Jika bukan sekarang, kapan lagi?

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Terima kasih atas perhatiannya. Kurang lebihnya mohon dimaafkan. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh