TEKNOLOGI TEPAT GUNA DALAM PPM

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Kerangka Kerja Penyelarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja Kabinet Indonesia Bersatu II Hak Cipta © 2010 oleh Penyelarasan Pendidikan dan Dunia Kerja.
Advertisements

Kerangka Kerja Penyelarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja
Click to edit Master title style Rencana Aksi Nasional Rencana Implementasi Program Penyelarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja Hak Cipta © 2010 oleh Penyelarasan.
Menggambar Bentuk.
TINGKAT PENDAPATAN TERHADAP KECENDERUNGAN MENGKONSUMSI BARANG.
Pemilihan Letak Bisnis dan lingkungan bisnis
PKMD dan Posyandu Sebagai Bentuk Nyata PPM
KEBIJAKAN DAN REVITALISASI PERTANIAN
PERDAGANGAN LUAR NEGERI
PERANAN PETUGAS DAN KADER KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN PPM
Topik Perkuliahan 8 DIFUSI INOVASI.
Welfare Classification
Teknologi Tepat Guna Dalam PPM
macam-macam sistem ekonomi Pelaku-pelaku perekonomian di Indonesia
LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM)
MATERI : MODAL DAN ARTI PENTINGNYA BAGI PEMBANGUNAN PEREKONOMIAN
Etika dan Dampak IT Terhadap Individu dan Perusahaan
SEBAGAI SUMBER DAYA DALAM
RUANG LINGKUP EKONOMI MAKRO; MASALAH DAN KEBIJAKAN
Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro kuliah ke 1
PENGANGGURAN, INFLASI & KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kewirausahaan DAN UKM AMRIN MULIA UN.
Pendahuluan: Pengertian dan ruang lingkup ekonomi makro
MODUL STUDI KELAYAKAN BISNIS
Skala dan Kelompok Perusahaan
PRINSIP-PRINSIP PENDIDIKAN KEAKSARAAN
MODUL 11 BARANG INDUSTRI A.PENDAHULUAN
SISTEM INFORMASI PERAMALAN
DASAR_DASAR LOGIKA / 3 BAHAN TIGA DASAR-DASAR LOGIKA SEMESTER 1
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA
PERANCANGAN BAHAN AJAR MODUL
MAKROEKONOMI, edisi ke-6
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
Pertemuan 05 Pembagian jenis pajak, obyek pajak dan subyek pajak
PERKEMBANGAN EKONOMI MAKRO
Latihan soal Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi
DASAR_DASAR LOGIKA / 3 BAHAN TIGA DASAR-DASAR LOGIKA SEMESTER 1
Materi Kuliah EKONOMI PEMBANGUNAN DAN PEMBANGUNAN EKONOMI
Peran perilaku kegiatan ekonomi
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
PEMBANGUNAN EKONOMI KONSEP PEMBANGUNAN EKONOMI
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
PERUSAHAAN DALAM SISTEM SOSIAL
BAB 1 KETENAGAKERJAAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI
KRITERIA DESAIN, STANDAR DESAIN, DAN METODE ANALISIS PERTEMUAN 6
TOPIK PERKULIAHAN 11 MODEL – MODEL PPM.
EKONOMI DAN SISTEM EKONOMI
PENDEKATAN DAN STRATEGI DALAM PPM
Pelaku ekonomi di indonesia
MEDIA PEMBELAJARAN By: Durinda Puspasari.
Pertemuan 8 Tujuan Instruksional Umum
EKONOMI KELAS 10 (UMUM) SMAN 11 KAB. TANGERANG
Makroekonomi Nama anggota kelompok: Adi Riyanto Sulistiyono
BAB 3 MODEL PENAWARAN TENAGA KERJA
Tugas Konsep Membaca Kritis dan Kreatif
Hanifa Nur Auliya ( ) Ekonomi Informal.
DASAR_DASAR LOGIKA / 3 BAHAN TIGA DASAR-DASAR LOGIKA SEMESTER 1
BADAN USAHA MILIK SWASTA ASING
MATERI KULIAH BIOLOGI TERAPAN 3.
Kebijakan Pemerintah Dalam Bidang Ekonomi
PENGANGGURAN, INFLASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH
MENINGKATKAN KINERJA OLEH : Satiman Hefri Asra Omika.
Pengembangan Agribisnis dalam Pembangunan Pertanian
Assalamualaikum Wr.Wb Oleh: Ninik Widiarti A
BAB 4 ANALISA PELUANG-PELUANG USAHA
MAKROEKONOMI, edisi ke-6
Soal 1 Diketahui besarnya konsumsi masyarakat: ,6 Yd, pajak: 25%, impor: 0,15Y, investasi: 300, pengeluaran pemerintah: 150, dan ekspor: 100. Ditanyakan:
Toman Sony Tambunan, S.E, M.Si NIP
WIRAUSAHA PRODUK KERAJINAN UNTUK PASAR LOKAL Sumber Buku PKWU Kemendikbud Edisi Revisi 2018.
Transcript presentasi:

TEKNOLOGI TEPAT GUNA DALAM PPM

Tujuan Instruksional Umum dan Khusus Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa dapat memahami pengertian dan peranan teknologi tepat guna dalam PPM Tujuan Instruksional Khusus: Setelah megikuti kuliah ini, mahasiswa dapat menjelaskan pengertian, klasifikasi dan kriteria, ciri-ciri dan fungsi teknologi tepat guna dalam pelaksanaan PPM

Pengertian Teknologi Tepat Guna (Appropriate Technology Teknologi tepat guna teknologi biaya rendah dengan menggunakan materi dan keterampilan lokal, mudah dijangkau atau diperoleh dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta sikap dan distribusi lokal Schumacher: Intermediate technology (teknologi media) adalah teknologi yang sesuai bagi negara-negara berkembang dengan 4 ciri sbb: - Teknik dan alat-alat relatif sederhana sehingga tidak tergantung kepada tenaga sangat terlatih dan manajemen tingkat tinggi. - Bersifat labor intensive, bukan capital intensive, sehingga membantu mengurangi pengangguran - Menciptakan lapangan pekerjaan di desa. - Produksi untuk konsumsi lokal, sehingga memutus kelaziman lama: mengekspor bahan mentah dan mengimpor barang jadi

3. Kategori dan Kriteria Teknologi Tepat Guna Kategori Teknologi Tepat Guna - Teknologi perangkat keras (hard technology) atau teknologi kebendaan (things technology) - Teknologi perangkat lunak (soft technology) atau teknologi metoda (methods technology) Diterima oleh masyarakat (Acceptable) - Dapat diterima (acceptable) - Dapat dijangkau (Accessible) - Masuk akal (rational)

4. Penentuan Ketepatgunaan Teknologi Tepat Guna Harus sesuai dengan kriteria acceptable, accesible dan rational sbb: Dapat diterima masyarakat Dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Berbiaya rendah dan efisiensi Menggunakan sumber daya, tradisi dan kemampuan setempat Masyarakat dapat menggunakannya dan memperbaikinya dengan mudah Masyarakat ikut terlibat dalam perencanaan, perancangan, pemilihan dan adaptasinya Membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat Menutup kesenjangan antara yang kaya dengan yang miskin Menimbulkan percaya diri pada masyarakat

5. Fungsi Teknologi Tepat Guna dalam PPM Metode pengorganisasian (organizational methods): mengorganisasikan dan mengembangkan masyarakat misalnya dengan memanfaatkan metode komunikasi yang telah lazim di masyarakat seperti pertemuan arisan, pengajian, dll. Alat pemberian pelayanan (service tools): alat yang digunakan dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat seperti penimbangan bayi, pengisian KMS, dll. Isi (content): masyarakat dapat mengembangkan dan menggunakan secara langsung seperti LGG, PMT, dll.

6. Latihan Soal 13 Apabila anda seorang change agent di daerah pedesaan, jelaskan langkah-langkah yang dapat anda lakukan untuk menerapkan teknologi tepat guna dalam penyediaan air bersih (water supply) Schumacher menyatakan bahwa teknologi tepat guna (yang disebutnya intermediate techonoly) dapat memutus rantai yang lazim di negara berkembang yaitu mengekspor bahan mentah dan mengimpor barang siap pakai. Jelaskan maksudnya dengan contoh Sebutkanlah 3 kriteria teknologi tepat guna. Berikan contoh Teknologi tepat guna bersifat labor intensive. Apa maksudnya dan berikan contoh Bagaimana anda dapat melaksanakan fungsi yang ketiga dari teknologi tepat guna dalam PPM (mengenai isi atau content). Jelaskan dengan contoh