Presentasi Laporan Kemajuan PKM-P

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Program Kreatifitas Mahasiswa
Advertisements

Metode Pembuatan Bioarang
Teknologi Biobriket.
Teknik Bioenergi Dosen Pengampu: Dewi Maya Maharani. STP, M.Sc
KELOMPOK 3 By: 1) Adam Wisnu W. (03) 2) Della Septa A .P (18)
Pengembangan Usaha Mobile Charger dengan Energi Alternatif
PERSamaan persepsi monitoring dan evaluasi program kreativitas mahasiswa (PKMP) Oleh : Tim PKM RISTEK DIKTI Jakarta 2016.
LAPORAN KEMAJUAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA BIDANG KEGIATAN: PENGABDIAN MASYARAKAT   JUDUL PROGRAM “PENGENALAN KOMPUTER SEBAGAI NILAI PLUS PROGRAM.
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN :
PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA Pembimbing: Juang Gema Kartika, S.P.
LAPORAN KEMAJUAN PKMK EXOTIC AROMATIC PEN
Analisis Ekonomi Penambangan Kapur
PEMANFAATAN EKSTRAK LIMBAH BUNGKIL JARAK PAGAR (Jatropha curcas L
PROGAM KREATIVITAS MAHASISWA   PEMANFAATAN EKSTRAK BAWANG MERAH (Allium cepa L) SEBAGAI STIMULATOR PENINGKAT PRODUKSI GETAH KARET (Hevea brasiliensis)
LAPORAN KEMAJUAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PENELITIAN KAJIAN PRODUKSI KECAP MANIS BERBASIS KACANG KOMAK (Lablab purpureus (l.) sweet) DENGAN METODE.
Program Kreativitas Mahasiswa 2010
Arifah Rizqiani (D /2006) (Ketua)
Dosen Pembimbing Dr. Ir. Eni widajati, MS
SAYUR JAMUR TIRAM KERING SEBAGAI PELENGKAP MAKANAN BERGIZI
Latar Belakang Delivery order (minimal 5 porsi) Pukul 19.00–22.00 WIB Waktu Jl. Babakan Tengah No. 19 Tempat Jual di tempat Delivery order (minimal.
COOTAZ (COOKIES TALAS ) KHAS BOGOR DARI TEPUNG TALAS BOGOR SEBAGAI PENGEMBANGAN PRODUK TURUNAN TALAS DAN ALTERNATIF PANGAN SEHAT BIDANG.
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
TEPUNG PLETEKAN (RUELLIA TUBEROSE L
INDUSTRI KREATIF HASIL PERKEBUNAN DAN KEHUTANAN
POTENSI BEBERAPA EKSTRAK GULMA UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT MOSAIK
Metode Pembuatan Bioarang
PKMK TORAKUR.
PENGARUH PERENDAMAN TERHADAP SIFAT PAPAN SEMEN PARTIKEL BAMBU
Metode Pembuatan Bioarang
Monitoring dan Evaluasi PKMK
MENGATASI KEMATIAN MASAL IKAN DI WADUK CIRATA
Progress Report Kemajuan Pkmk-cookies Sapu-sapu Periode Januari-april
LAPORAN KEMAJUAN Pemanfaatan Kacang Hijau (Vigna radiata L ) Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Nugget Bidang Kegiatan: PKM Kewirausahaan.
PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA     PENGEMBANGAN ILES- ILES (Amorphophallus muellleri) SEBAGAI BAHAN PEMADAT DALAM MEDIA TANAM TEKNOLOGI KULTUR JARINGAN.
KOMERSIALISASI NUGGET KELINCI SEBAGAI BAHAN PANGAN RENDAH KOLESTEROL
Potensi Limbah Lumpur Minyak Kelapa Sawit dengan Pseudomonas fluorescens dalam Menekan Penyakit Busuk Pangkal Batang pada Kelapa Sawit (Ganoderma sp.)
Institut Pertanian Bogor
Disusun Oleh : Dwi Evi Lestiana P. C Kharina Savira C
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
Program Kreatifitas Mahasiswa-Penelitian
Laporan Kemajuan PKMP Pembuatan dan Karakterisasi Sel Fotoelektrokimia Padat ITO/CdS/Kitosan-KOH/Grafit untuk Konversi Energi Matahari.
LAPORAN KEMAJUAN MI’ ZEGER: MINUMAN HERBAL DALAM KEMASAN (MHDK) JAHE
UJI PEMANFAATAN BAKTERIOFAGE SEBAGAI
TEPUNG TELUR.
LAPORAN PERKEMBANGAN PKMK STRATEGI PEMASARAN MINUMAN
Program Kreativitas Mahasiswa
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
KEWIRAUSAHAAN PRESENTASI PROPOSAL USAHA (Maks 5 kelompok) Kuliah ke 13.
PKM Penelitian Pengembangan Yoghurt Sari Kacang Hijau Rendah Lemak Sebagai Pangan Dietetik.
STUDI DAYA HANTAR LISTRIK PADA BENIH MELON ( Cucumis melo L
(Lycopersicon esculentum)
PRESENTASI PKM PENELITIAN
EDUKASI ASPEK KEAMANAN PANGAN SERTA APLIKASI KONSUMSI PROTEIN HEWANI YANG TERJANGKAU PADA KASUS MUARA KAMAL -PKM PENGABDIAN MASYARAKAT- Dibiayai oleh Direktorat.
Anggi Kusuma Wardani Pertanian/THP
PKM-M FTP UB presentation loading TEP.
REAKSI PENYABUNAN (SAPONIFIKASI)
Oleh : Rosy Anjani Syafitri J0B Dosen Pembimbing :
INDUSTRI KREATIF HASIL PERKEBUNAN DAN KEHUTANAN
Pemanfaatan Limbah Kayu Sebagai Bahan Baku Pembuatan Placemat
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
PKM Penelitian Pengembangan Yoghurt Sari Kacang Hijau Rendah Lemak Sebagai Pangan Dietetik.
PEMBERIAN RANSUM BERKADAR ENERGI TINGGI PADA PROGRAM “FLUSHING” UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH KELAHIRAN PADA DOMBA LOKAL Wahyu Ismoyo D Fanny K. Tondok D
LATAR BELAKANG Makanan yang berwarna warni merupakan daya tarik yang paling utama di kalangan masyarakat, terutama anak-anak. Aroma yang wangi, rasa yang.
Program Kreativitas Mahasiswa 2010
Program Kreatifitas Mahasiswa-Penelitian
UPN “VETERAN” JAWA TIMUR – UNESA
OLEH: AHMAD SAPRIN NIM. F1C
PEMANFAATAN MINYAK KELAPA MURNI (VCO) YANG TELAH DIEKSTRAKSI SENYAWA FENOLIK SEBAGAI BAHAN BAKU SURFAKTAN DIETANOLAMIDA DAN GLISEROL PEMANFAATAN MINYAK.
Transcript presentasi:

Presentasi Laporan Kemajuan PKM-P Konversi Kimia Limbah Biomassa Batang Kelapa Sawit Sebagai Bahan Perekat Kayu Berkualitas Tinggi dan Ramah Lingkungan

Latar belakang Perekat yang sekarang digunakan berasal dari turunan minyak bumi, tidak dapat diperbaharui dan tidak ramah lingkungan Bahan berlignoselulosa dapat dilikuifikasi menjadi perekat Potensi kelapa sawit sangat besar Batang kelapa sawit menimbulkan masalah lingkungan Belum ada penelitian mengenai likuifikasi batang kelapa sawit khususnya di Indonesia

Tujuan Menghasilkan perekat berbasis limbah batang kelapa sawit Mengukur/mengevaluasi sifat-sifat perekat yang dihasilkan Menguji kualitas perekat sebagai perekat eksterior pada kayu lapis

Luaran yang diharapkan Produk berupa perekat dan kayu lapis yang direkat dengan perekat tersebut Data mengenai sifat-sifat perekat likuida dan keteguhan rekat kayu lapis Artikel mengenai perekat likuida berbasis limbah batang kelapa sawit dan pengaplikasiannya pada kayu lapis Peluang mendapatkan paten dari produk yang dihasilkan

Keunggulan Berasal dari bahan alami Meningkatkan nilai limbah batang kelapa sawit Menanggulangi masalah limbah batang kelapa sawit

Metode Waktu dan tempat pelaksanaan Februari sampai Juni 2010 Laboratorium Kimia Hasil Hutan dan Laboratorium Biokomposit, Departemen Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan IPB

Metode Tahapan penelitian Pembuatan serbuk ukuran 60 mesh Likuifikasi serbuk Pembuatan perekat resin phenol Evaluasi sifat perekat Pembuatan kayu lapis Pengujian keteguhan rekat

Ketercapaian tujuan kegiatan Pembuatan serbuk ukuran 60 mesh Mencari tanaman kelapa yang sudah tidak produktif Memisahkan batang bagian dalam dengan bagian luar Setiap bagian dipotong menjadi bentuk chip Chip dikeringkan kemudian dipotong menjadi flake Menggiling flake menjadi serbuk Serbuk disaring, pisahkan sesuai dengan ukuran Ambil serbuk berukuran 60 mesh kemudian keringkan hingga mencapai kadar air 5% Hasil : Serbuk berhasil didapatkan, terdapat kendala yaitu alat penggiling tidak bisa digunakan untuk menggiling bahan bersilika tinggi, solusinya adalah meminta jasa PAU untuk menggiling

Ketercapaian tujuan kegiatan Likuifikasi serbuk Sebanyak 5 sampai 20 gram phenol dan sejumlah asam sulfat dicampur dengan 5 gram serbuk kayu dalam labu. labu tersebut lalu dipasang dengan posisi tercelup pada bak minyak pada suhu 150°C selama 2 jam hingga proses likuifikasi selesai. Prosedur yang sama diterapkan jika menggunakan HCl. Hasil : Serbuk yang dilikuifikasi dengan katalis H2SO4 berhasil dengan baik, untuk katalis HCL terdapat kegagalan yaitu pada likuifikasi serbuk bagian dalam. Setelah dilakukan pengulangan serbuk berhasil dilikuifikasi dengan baik

Ketercapaian tujuan kegiatan Pembuatan perekat resin phenol Kedalam likuida kayu yang telah dihasilkan tersebut ditambahkan 2,5 bagian formalin kemudian pH diatur hingga mencapai 9 dengan menambahkan secara perlahan larutan NaOH 40%. Likuida tersebut diaduk secara kontinu dalam suhu 90°C selama 30 menit dan pH diatur hingga mencpai 11 Hasil : Perekat resin phenol yang dihasilkan sangat encer dan tidak selengket likuida kayu yang dihasilkan sebelumnya. Kendala dalam pembuatan perekat ini adalah tidak tersedianya ruang asam yang berfungsi baik. Solusinya pembuatan dilakukan diruangan terbuka

Ketercapaian tujuan kegiatan Pembuatan kayu lapis Vinir yang telah dikeringkan diberi perekat likuida dan PF dengan berat labur 200 dan 225 gram/m2 untuk setiap jenis perekat, setelah itu tiga vinir digabung dengan arah serat saling tegak lurus satu sama lainnya. Gabungan vinir tersebut kemudian dikempa pada suhu 130°C selama 5 menit Hasil : Pada kayu lapis yang dibuat mengunakan perekat PF terdapat banyak bercak cokelat akibat perekat yang tembus, sedangkan padakayu lapis dengan perekat likuida kayu hanya terdapat sedikit bercak

Permasalahan dan penyelesaian Administratif Secara umum dalam pelaksanaan penelitian, tidak ditemukan kendala berarti dalam hal administratif.   Teknis Terdapat kesulitan dalam pelaksanaan karena kurangnya peralatan di lab, dan benturan dengan penelitian lain. Kemampuan alat tidak sesuai dengan yang dibutuhkan, sehingga penyelesaian proses harus meminta bantuan pihak luar, sehingga menyebabkan peningkatan biaya. Kerusakan alat yang terjadi menyebabkan penelitian menjadi terhambat.

Permasalahan dan penyelesaian Organisasi Pelaksana Pelaksana terdiri dari lima orang, dikarenakan penelitian dilakukan saat liburan maka terdapat beberapa orang dari anggota yang tidak dapat mengikuti karena sudah terlanjur memesan tiket untuk pulang, beberapa yang lain mengikuti kegiatan magang di Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, juga ada anggota yang sedang menjalani PKL.   Keuangan Dalam pembelian bahan-bahan dan alat penelitian, terdapat beberapa yang tidak dapat menyediakan bukti pembayaran, ataupun lupa memintanya

Laporan keuangan Pemasukan : Dana DIKTI Rp. 4.900.000,00 Total pemasukan Rp. 4.900.000,00 Pengeluaran : Bahan habis pakai Rp. 2.627.500,00 Peralatan penunjang Rp. 564.000,00 Transportrasi, sewa lab dll Rp. 1.680.000,00 Total Pengeluaran Sementara Rp. 4.671.500,00 Saldo Rp. 228.500,00

Dokumentasi

Dokumentasi