INTERPRETIF Pertemuan 5

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
FUNDASI PENELITIAN KUALITATIF
Advertisements

Pendekatan Dalam Penelitian Sosial
Aksiologi Dalam Ilmu Pendidikan
Komunikasi Organisasi
ETNOMETODOLOGI SEMINAR SMT 7, 2 OKTOBER 2013.
Paradigma Positivistik & Konstruktivistik
MPS PENDEKATAN DAN KARAKTERISTIK PENELITIAN KUALITATIF.
Fenomenologi.
Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Ditinjau dari Berbagai Aspek
Pendekatan Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
PERSPEKTIF FILSAFAT ILMU KOMUNIKASI Pertemuan 3
TEORI INTERAKSI SIMBOLIK
SEJARAH PENELITIAN KUALITATIF
Metode Penelitian Paradigma, Teori dan Tipe Penelitian Sosial
Teori tindakan Elearning kedua.
PARADIGMA PENELITIAN KUALITATIF
Komunikasi Antarpribadi (2)
PARADIGMA PENELITIAN SUATU PENDEKATAN PENELITIAN SELALU MELIBATKAN ASUMSI FILOSOFIS (PARADIGMA) DAN METODE YANG BERBEDA-BEDA.
Paradigma Positivistik & Konstruktivistik
Tradisi Penelitian Kualitatif
Posisi Semiotika dan Tradisi-tradisi Besar Filsafat Pemikiran
KOMUNIKASI SEBAGAI PROSES SIMBOLIK
METODE GROUNDED THEORY
Pendekatan ilmiah vs non ilmiah
Komunikasi Organisasi
ASPEK DAN MAZHAB FILSAFAT ILMU KOMUNIKASI Pertemuan 2
PENDEKATAN PENELITIAN KUALITATIF
METODOLOGI PENELITIAN
Paradigma Dalam Sosiologi
Paradigma Dalam Sosiologi
Menemukan Ide dan Merumuskan Konsep
Realitas & “Kesadaran” Semiotika
Metode Kualitatif Bab 2.
Latar Belakang Permasalahan Tujuan Penelitian Manfaat
Mendesain Studi Kualitatif (Designing a Qualitative Study)
Dasar-Dasar Komunikasi Antarbudaya
PENDEKATAN PENELITIAN (Strategi Penelitian) KUALITATIF
Bab 2 Paradigma Penelitian Kualitatif
PENDEKATAN PENELITIAN (Strategi Penelitian) KUALITATIF
TRADISI TEORI KOMUNIKASI
Menemukan Ide dan Merumuskan Konsep
BUDAYA DAN ETIKA Perubahan lingkungan semakin turbulen, sistem dan subsitem organisasi menjadi makin terbuka dan tingkat persaingan semakin ketat dan.
FILSAFAT PENDIDIKAN EKSISTENSIALISME
Kuliah 6 Editorial dan Penyuntingan Berita
Kelompok 4 Afdhal fiqri wae Arie Setyo Wibowo Bayu Kukuh Jati prakoso
PENDEKATAN KUALITATIF: METODE PENELITIAN ETNOGRAFI
Teori Dasar (2).
1 November 2012 “The World of Word”.
Kelompok 12 Danu Saputra Desti Pratiwi Riska Agustiyarini.
KONSTRUCTED REALITIES
Fenomenologi.
PARADIGMA PENELITIAN Apakah Paradigma Penelitian itu……?
PERSPEKTIF SOSIOLOGI DALAM PENELITIAN KUALITATIF
Mendisiplinkan Kajian Budaya
JENIS-JENIS PENELITIAN KUANTITATIF & KUALITATIF
PENELITIAN KUALITATIF
OLEH: KELOMPOK 1 LAILA FITRIYAH LH AHMAD ZWAGERI METODOLOGI PENELITIAN NON-POSITIVISME.
Metode dan Strategi Penelitian Kualitatif
Metode Penelitian Komunikasi – 2
FILSAFAT ILMU Dosen Pembimbing : Subhan Kelompok 1 Wulan Anggraini Rahmah hidayati Faradhiba Dosen Pembimbing : Subhan Kelompok 1 Wulan Anggraini Rahmah.
Paradigma Positivistik & Konstruktivistik
KONSTRUKTIVISME Pertemuan 6
FILSAFAT DAN ETIKA ILMU KOMUNIKASI
Psikologi Lintas Budaya
Menemukan Ide dan Merumuskan Konsep
MANUSIA dan REALITAS.
PSIKOLOGI SOSIAL Syam, Nina
POSITIVISME DAN POSTPOSITIVISME Pertemuan 4
Komunikasi Organisasi
THEORIES OF EDUCATIONAL MANAGEMENT
Transcript presentasi:

INTERPRETIF Pertemuan 5 FILSAFAT DAN ETIKA ILMU KOMUNIKASI 2 0 0 9 INTERPRETIF Pertemuan 5

Pandangan Dasar Interpretif Perspektif Interpretif muncul karena ketidakpuasan atas teori PostPositivisme yang dianggap terlalu umum, terlalu mekanis, tak mampu tangkap nuansa/kompleksitas interaksi manusia Perspektif Interpretif mencari pemahaman bagaimana kita membentuk dunia pemaknaan melalui interaksi dan bagaimana kita berperilaku terhadap dunia yang kita bentuk itu Bina Nusantara University

Tiga (3) pandangan dasar pembentuk Interpretif: a). Fenomenologi = Dunia kehidupan adalah dasar makna yang dilupakan ilmu pengetahuan (Husserl, pencetus hermeneutika) = Dunia sehari-hari yang membentuk kenyataan kita = Dunia sehari-hari titik tolak teori/refleksi filosofis = Kita sering memaknai dunia sehari-hari tak apa adanya tapi berdasarkan teori, refleksi filosofis tertentu/penafsiran penuh kepentingan/kebiasaan kita = Fenomenologi serukan zuruck zu de sachen selbst (kembali kepada benda-benda itu sendiri) Bina Nusantara University

= Ajukan metode pemahaman atas dunia kehidupan = Prinsip dasar fenomenologi: pengetahuan ditemukan dalam kesadaran individu, makna adalah derivasi dari potensialitas objek/pengalaman khusus hidup pribadi, dunia dialami/dibangun maknanya melalui bahasa b). Hermeneutika = Ajukan metode pemahaman atas dunia kehidupan = Tegaskan bahasa sbg fenomena khas manusia (memahami manusia dimulai dari bahasa) = Bahasa: objektivasi kesadaran manusia atas kenyataan = Bahasa cerminkan realitas penutur dan yg dipikirkannya = Seluruh kehidupan dimaknai sebagai sebuah teks Bina Nusantara University

c. Interaksionisme Simbolik = Hermeneutika tunjukkan pentingnya teks-teks dalam dunia sosial dan metode analisis yang tekankan hubungan pengaruh antara teks, pengarang, konteks = Hermeneutika siapkan jalan untuk menghindar dari tekanan dalam penjelasan/kontrol pada penelitian kalangan positivis serta pemahaman subjektif atas hidup sosial c. Interaksionisme Simbolik = Tekankan pemahaman dunia sosial berdasarkan makna yg diproduksi/diinterpretasi melalui simbol interaksi sosial = Pikiran manusia (mind) dan interaksi sosial dipakai untuk menginterpretasi masyarakat sosial tempat kita hidup Bina Nusantara University

Teori Interpretif dalam Komunikasi Ontologi Teori Interpretif = Menolak penafsiran seorang realis atas dunia sosial = Realitas sosial hadir dalam berbagai bentuk konstruksi mental, berdasasrkan situasi sosial pengalamannya, bersifat lokal dan spesifik, bentuk/formatnya tergantung orang yang mengalaminya Bina Nusantara University

Epistemologi Interpretif = Ajukan epistemologi subjektif: tak ada hukum universal/hubungan kausal yang disimpulkan mengenai dunia sosial = Ada usaha mendapatkan pemahaman lokal dari kelompok sosial/kejadian khusus = Pemahaman didapat dari visi pelaku realitas; pelaku perlu kurangi jarak antara subjek yang mengetahui dan objek pengetahuan Bina Nusantara University

Aksiologi Interpretatif = Nilai-nilai personal dan profesional merupakan lensa yang melaluinya fenomena sosial diamati = Lensa ini bisa diuji dan dikaji pengaruhnya dalam proyek penelitian yang dibuat, namun ini tidak bisa dihapuskan/ditutupi dari usaha ilmiah = Penilaian seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor luar, tapi juga oleh faktor dalam dirinya misalnya seks/jenis kelamin dll Bina Nusantara University

Struktur dan Fungsi Teori Interpretif Penganut interpretif cendrung pada pemahaman khusus/lokal daripada penjelasan general Teori berdasarkan model ilmu alam tak cocok Teori interpretif arahkan pemahaman kita pada dunia yang dibangun secara sosial melalui interaksi komunikatif Dibagi 2: teori interpretif umum/general interpretive theories (proses konstruksi sosial/interaksi melewati batas situasional menuju general) dan grounded theory yang fokus pada fenomena komunikasi lokal Bina Nusantara University

Komunikasi dalam Perspektif Interpretif Etnografi Komunikasi = Hermeneutika sumbang metode penelitian komunikasi etnografis = Penelitian mulai dari konsep pengalaman dekat menuju pengalaman jauh = Pengalaman dekat: konsep yang memiliki arti bagi anggota masyarakat budaya setempat = Sedangkan pengalaman jauh: pengertian untuk pihak luar Bina Nusantara University

Dramatisme dan Narasi = Keduanya dipengaruhi interaksionisme simbolik (fokus pada penggunaan simbol komunikasi) = Dramatisme lihat manusia sebagai aktor di atas pentas metaforis yang sedang berperan; komunikasi dianggap perilaku menghadirkan kisah tertentu = Teori narasi memaknai pesan/proses komunikasi sebagai proses penceritaan dengan struktur tertentu = Dua teori ini mainkan adegan berarti dengan mengisahkan kisah berturut-turut, sebaliknya menceritakan kisah berturut-turut artinya sedang menampilkan adegan dari aktor tertentu Bina Nusantara University