Allah s.w.t meletakkan kejayaan, kesuksesan & kebahagiaan umat manusia dunia dan akhirat pada pengamalan agama secara sempurna, yang di bawa oleh Baginda.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Semuanya Indah Jangan Menangis Mama
Advertisements

Pendidikan Agama Islam Kelas X SMA Semester Genap
AYO BUDAYAKAN SHOLAT SUBUH DI MASJID
PERINGATAN-PERINGATAN ILAHI (al-Mawa'idz fil Ahadis al-Qudsiyyah)
Sebuah renungan tentang… Shalat
MU’JIZAT AL-QURAN.
Pendidikan Agama Islam
BAB VI KONSEP RIZKI MENURUT ISLAM
Antara dunia dan akhirat
MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH
TAUHID; Dasar ajaran islam.
Pendidikan Agama Islam
Pendidikan Agama Islam
SYAHADAT Syahadat merupakan asas dan dasar bagi rukun Islam lainnya. Syahadat merupakan ruh, inti dan landasan seluruh ajaran Islam. Syahadat sering disebut.
Sifat-sifat Terpuji By : Uswatun Hasanah.
KESERIUSAN HAMBA KEPADA ALLAH (bentuk keikhlasan hamba)
IMAN KEPADA ALLAH.
TAAT DAN PATUH KEPADA ORANG TUA
ALLAH KASIH KARUNIA DAN PENGHAKIMAN
KELOMPOK 5 KETUA: FANDI M.A ANGGOTA: TEGAR AGUNG N. LATHIFAH MAHARANI
BAB II IMAN DAN TAQWA.
Dibalik Kehidupan insan
Perkara yang akan dipelajari:
AYO BUDAYAKAN SHOLAT SUBUH DI MASJID
Qodho’ dan Qodar Pengertian Dalil Jenis Kisah Hikmah.
Ya Allah, kepunyaan Allahlah segala yang ada di langit dan di bumi.
PENTINGNYA AGAMA DAN USAHA AGAMA
KEMENANGAN ATAS KUASA-KUASA JAHAT
BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH
DOA HARIAN RAMADHAN.
IMAN PADA ALLAH SWT SMKN 22 JAKARTA Oleh : Miswan, S.Ag.S.Kom.
Inilah Kunci Surga Surga, dengan segala kenikmatan yang belum pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga dan terlintas dalam hati manusia, memiliki.
Syirik Dan Bahaya Bagi Manusia
BERBISNIS SECARA SYAR’I…
Sayid Sabiq Guru Besar Universitas Al-Azhar Kairo
HADITS IJTIMA’I.
Al-Fath (Lari Dari Perang)
AKHLAQ TERHADAP ALAM DAN LINGKUNGAN
KELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP
Tuhan Yang Maha Esa dan Ketuhanan
Tuhan Yang Maha Esa dan Ketuhanan
Kandungan Kalimat Syahadat (Madlulusy syahadah)
Fifi Fitriani Laura Rachma Munyati Sulam Salwa Salsabila
By : 1. Rizal hartono 2.Muhammad fajar
Pendidikan Agama Islam Semester 1, 2 SKS
Eksplorasi ayat-ayat al-qur’an dengan ilmu
KELOMPOK 10 M. Yusuf Fahmi S NPM Desi Rahmawatie NPM Dian Viona NPM Annisa Febrianti NPM Fauziah Nurul Laksmi NPM.
O. Solihin Blog: Akidah Islamiyyah Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang.
Dibalik Kehidupan insan
AL-’AQIDAH AL-ISLAMIYAH
Tazkiyah Nafs (Penyucian Jiwa)
Dibalik Kehidupan insan
Oleh : Hasanuddin Sirait 15 desember 2012
Tazkiyah Nafs (Penyucian Jiwa)
BAB 5: AKHLAK MUSLIM TERHADAP KEHIDUPAN DI AKHIRAT
Dibalik Kehidupan insan
AYO BUDAYAKAN SHOLAT SUBUH DI MASJID
O. Solihin Blog: Akidah Islamiyyah Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang.
(E 11) اَلتَّوَازُنُ.
TAUHID; Dasar ajaran islam.
Dibalik Kehidupan insan
Dibalik Kehidupan insan
AYO BUDAYAKAN SHOLAT SUBUH DI MASJID
TAUHID; Dasar ajaran islam.
Dibalik Kehidupan insan
قَدْ خَسِرَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِلِقَاءِ اللَّهِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءَتْهُمُ السَّاعَةُ بَغْتَةً قَالُوا يَا حَسْرَتَنَا عَلَىٰ مَا فَرَّطْنَا فِيهَا.
“AKU MENJADIKAN SEGALA SESUATU BARU”
Tuntutan Melaksanakan Tanggungjawab
ALLAH MENCIPTAKAN… Lesson 1 for July 6, 2019.
IMAN KEPADA MALAIKAT. 1. Pengertian malaikat Allah Kata ‘malaikat’ berasal dari kata malak, bentuk jamaknya adalah malaikah. Kata malak memiliki arti.
Transcript presentasi:

Allah s.w.t meletakkan kejayaan, kesuksesan & kebahagiaan umat manusia dunia dan akhirat pada pengamalan agama secara sempurna, yang di bawa oleh Baginda Rasulullah s.a.w

Umat islam saat ini belum mempunyai kekuatan untuk mengamalkan agama secara sempurna. Tetapi para sahabat r.a telah mampu mengamalkan agama secara sempurna dikarenakan mereka memiliki “Enam Sifat “ Enam Sifat ini bukanlah agama yang sempurna. Tetapi jika umat islam saat ini memiliki enam sifat ini. Maka umat islam saat ini akan dapat mengamalkan agama secara sempurna sejauh mana manusia itu mengamalkan agama, maka sejauh itu pula Allah swt beri ketenangan dan kejayaan

Ikan, Allah swt letakkan kejayaannya di dalam air Ikan, Allah swt letakkan kejayaannya di dalam air. Jika ikan ini keluar dari air, maka ikan ini akan mati. Cacing, Allah swt letakkan kejayaannya di dalam tanah. Jika cacing ini keluar dari tanah, maka cacing akan binasa kepanasan, terinjak bahkan dimakan ayam Burung, Allah swt letakkan kejayaannya pada kebebasan di angkasa. Jika burung itu di sangkar maka burung itu akan binasa

Begitu juga manusia, Allah swt letakkan kejayaannya didunia dan diakhirat pada agama. Agama yang di bawa oleh Baginda Rasulullah saw yaitu agama islam Agama yang di amalkan secara sempurna. Jika seseorang itu keluar dari agama yang di bawa oleh Baginda Rasulullah saw atau tidak mengamalkan agama islam secara sempurna, maka orang ini juga akan binasa

Apabila Allah swt letakkan kejayaan manusia ini pada pangkat dan jabatan, maka lebih mulia lagi fira’un laknatullahallaih tetapi kejayaan manusia bukan Allah swt letakkan pada pangkat dan jabatan, maka fira’un Allah swt tenggelamkan di dasar laut, sehinggakan jasadnya tidak diterima oleh bumi

Begitu pula apabila kejayaan manusia ini Allah swt letakkan pada harta, maka lebih mulia lagi qarun laknatullahallaih tetapi kejayaan manusia tidak Allah swt letakkan pada harta, maka qarun Allah swt tenggelamkan diperut bumi bersama harta-hartanya

Begitu pula apabila kejayaan manusia ini Allah swt letakkan pada tubuh yang kuat, kekar, besar, maka mulialah kaum a’d. Mereka ini bisa membuat rumah dari gunung-gunung & mereka ini bisa mencabut pohon kelapa dengan satu tangan tetapi Allah swt tidak letakkan kejayaan pada tubuh yang kuat, maka Allah swt telah binasakan mereka melalui angin topan.

Pada zaman ini telah banyak bermunculan fira’un-fira’un kecil seperti banyak orang yang beranggapan jika ia di pilih menjadi pemimpin maka ia bisa menjamin kesejahteraan semua orang sehingga tanpa disadarinya ia mengangap dirinya tuhan layaknya fira’un yang menganggap dirinya tuhan karena kekuasaanya Padahal yang bisa memberi kesejahteraan, kesuksesan, kebahagiaan hanyalah Allah swt

Begitu pula pada zaman ini telah banyak bermunculan qarun-qarun kecil yang beranggapan dengan banyak harta maka ia akan jaya, sehingga ia merasa apa-apa yang ia miliki sekarang ini atas usaha dan hasil keringat sendiri yang membuat ia tidak mau berbagi dengan orang yang punya hak atas sebagian hartanya,layaknya qarun yang menimbun harta tanpa mengeluarkan zakat.qarun merasa harta yang ia peroleh atas jerih payah sendiri, tak ada hubungannya dengan Allah swt, Maka Allah swt tenggelamkan ia bersama hartanya. Tapi jika ia pergunakan hartanya pada jalan Allah swt, maka ia akan mendapatkan kejayaan

Sekarang pun dimana-mana telah banyak juga bermunculan generasi kaum A’d, yang sibuk menyempurnakan tubuh. Gimana supaya tubuh kuat, kekar, tampan ataupun cantik, yang tanpa disadarinya ia telah lari dari tujuan mereka di kirim kedunia, bukan untuk menyempurnakan tubuh mereka tapi untuk menyempurnakan amalan mereka. Tubuh kuat, kekar, tampan, cantik bukanlah jaminan untuk mendapatkan kejayaan, layaknya kaum A’d kekuatan mereka membuat ia sombong, maka Allah swt musnahkan mereka

Jadi kejayaan umat manusia ini Allah swt letakkan cuma pada pengamalan agama islam secara sempurna, bukan pada harta, jabatan, tubuh yang sempurna, ilmu yang tinggi tapi tidak amal, dan sebagainya. Kejayaan hanya akan di peroleh melalui pengamalan agama secara sempurna seperti yang telah di buktikan oleh para umat terdahulu sahabat r.a, yang telah mengamalkan agama secara sempurna dengan berpegang teguh pada enam sifat enam sifat bukan agama yang sempurna tapi jika umat islam sekarang punya enam sifat, maka kejayaan akan di peroleh

ENAM SIFAT ITU ADALAH : 1. YAKIN DAN PERCAYA PADA KALIMAT TAUHID “ LAAILAAHA ILLALLAH MUHAMMADURRASULULLAH ” 2. SHALAT KHUSU’ WAL KHUDU’ 3. ILMU MA’ADZ DZIKIR 4. IKRAMUL MUSLIMIN 5. TASH-HIHUN NIYYAH 6. DA’WAH WAT TABLIG

1. Yakin dan percaya pada kalimat tauhid “ LAAILAAHA ILLALLAH ” “ MUHAMADURRASULULLAH “ 1.a “LAAILAAHA ILLALLAH ” Artinya : tiada yang berhak disembah kecuali Allah swt

Jadi Allah swt merupakan satu satunya tuhan yang berhak di sembah tiada sekutu atas-Nya tapi mengapa kita hanya tahu arti dari kalimat “LAAILAAHA ILLALLAH ” ini tapi masih saja sengaja ataupun tidak sengaja masih membesarkan dan mengagungkan selain Allah swt seperti hari hari yang sering di bicarakan hanya kebesaran mahluk tentang kehebatan orang luar negeri, tentang kehebatan dukun, tentang kehebatan dokter, obat, pesawat, si fulan dan makluk lainnya

Dan contoh yang paling banyak sekarang yaitu pada saat Adzan di kumandangkan “Allahu Akbar Allahu Akbar “ semua orang islam tahu tua, muda sampai anak-anak tahu artinya yaitu Allah Maha Besar tetapi ia mengangap perutnya yang lebih besar, jualannya yang lebih besar, pekerjaanya yang lebih besar, bosnya yang lebih besar, uangnya yang lebih besar, dan sebainya yang lebih besar dari panggilan Allah tuhan sekalian Alam. jadi jika ia tidak segera mendirikan shalat, maka apa yang sedang ia lakukan itulah yang ia anggap besar, dan secara tidak langsung itulah tuhannya

Contoh lainnya pada saat masuk kerja, orang orang banyak sekali datang lebih awal takut uang kerajinan hilang, takut di suruh pulang, loyalitas pada atasan dan alasan lainnya yang hanya menjanjikan sangat sangat sedikit keuntungan jika tidak terlambat. Tapi sangat jarang orang mau datang lebih awal untuk menunaikan panggilan Allah di awal waktu yang keuntungannya jauh sangat-sangat besar yang di janjikan Allah swt, hal ini bukti mahluk lebih ia besarkan dibanding Allah

Tidak akan berjaya seseorang yang hari-harinya hanya membicarakan kebesaran mahluk. Kelak waktu sakarat ia mati membawa kebesaran mahluk sebab dalam dirinya tertanam hanya kebesaran mahluk, kalau pun ada yang berjaya mengucapkan kalimat “LAAILAAHA ILLALLAH ” waktu sakarat itu hanya di sinetron. Tapi jika hari-hari kita hanya membicarakan kebesaran Allah swt, memikirkan tentang penciptaan langit, bumi serta membicarakan tanda tanda kebesaran Allah lainnya, maka kebesaran Allah akan tertanam dalam hati, sehingga pada waktu sakarat, yang keluar hanya kebesaran Allah ibarat cangkir, yang sering di isi kopi, maka lama kelamaan penuh dan tumpah mengeluarkan kopi

Maksud & tujuan dari kalimat “LAAILAAHA ILLALLAH ” adalah “ mengeluarkan keyakinan kepada mahluk yang ada di dalam hati kita dan hanya memasukkan kebesaran Allah ke dalam hati kita ”. Meyakini bahwa selain Allah swt adalah mahluknya Allah swt. Yang tidak bisa memberi manfaat ataupun mudharat bagi mahluk lainnya tanpa izin Allah swt. Maksud mahluk di sini bukan mahluk hidup saja, tetapi semua yang di ciptakan Allah swt di namai mahluk, apa saja semuanya mahluk, kecuali Allah swt

Manusia mahluk, setan mahluk, malaikat mahluk, bumi mahluk, angin mahluk, uang mahluk, harta mahluk, kuburan mahluk, pohon mahluk, jabatan mahluk, mobil mahluk, apa saja selain Allah swt adalah mahluk. Mahluk tidak bisa memberi manfaat atau mudharat tanpa izin Allah swt. Keyakinan akan kebesaran mahluk inilah yang harus di keluarkan, dan hanya memasukkan akan kebesaran Allah swt saja kedalam hati. Kebesaran Allah akan masuk apabila hari-hari kita hanya membicarakan akan kebesaran Allah swt, dan kebesaran mahluk akan keluar jika kita setiap hari mengurangi sampai tidak pernah lagi membicarakan kebesaran mahluk

Hari ini kita masih banyak percaya dan membicarakannya setiap hari akan kehebatan makluk, seperti : dokter yang menyembuhkan dukun yang mengobati, hujan yang membuat sakit, uang yang membuat bahagia, nasi yang membuat kenyang, obat yang buat sembuh, dapat uang atas jerih payah sendiri dari hasil kerja dan lain sebagainya. Memang tidak salah kalau kita sakit dan supaya tidak sakit ada usaha, untuk sembuh seperti minum obat, pergi kedokter, pergi ke tabib, tidak hujan-hujanan, Allah tidak melarang. Malah Allah swt tidak akan merubah sakit menjadi sembuh tanpa ada usaha untuk sembuh, Allah swt sangat menganjurkan kita untuk berusaha mencari sebab yang bisa menyembuhkan kita seperti minum obat dll, hasilnya tetap Allah swt yang putuskan. Tapi jangan di jadikan usaha ini seolah-olah yang membuat kita sembuh

Seperti Karena berobat kedokter, karena berobat ke tabib, karena minum obat lah yang membuat kita sembuh, jika kita masih bersikap seperti ini, ini bukti mahluk kebesaran mahluk masih ada di dalam hati kita padahal mahluk seperti dokter, tabib & obat tidak bisa memberi manfaat dan mudharat tanpa izin Allah swt. Sebaiknya ketika kita sakit, kita langsung ingat Allah swt, bahwasnya sakit ini datangnya dari Allah swt dansetelah itu berdoa supaya Allah sembuhkan, kemudian pergi mencari sebab yang bisa menyembuhkan seperti minum obat. Sebelum minum obat usahakan kita menghilangkan keyakinan, bahwasanya obat yang membuat kita sembuh. Caranya masukkan kebesaran Allah dalam hati keluarkan kebesaran mahluk. Niatkan dalam hati

“ hai obat, sesungguhnya engkau tidak bisa memberi manfaat atau mudharat tanpa izin Allah swt, sesungguhnya engkau hanya sebagai asebab sembuh atas izin Allah swt “ baca basmallah, minum obat. Begitulah hendaknya hari hari yang harus kita lakukan supaya keyakinan terhadap mahluk akan berkurang sebaliknya keyakinan kepada Allah swt akan bertambah masalah dengan hujan-hujanan membuat anak sakit, tidur di lantai membuat anak masuk angin, dll ini juga perlu di luruskan. Memang kita di suruh oleh Allah untuk menjaga kesehatan, seperti hidup bersih dll termasuk tidak hujan-hujanan yang menjadi asebab bisa mendatangkan penyakit jika Allah swt izinkan. Bagai mana caranya menegur anak dan supaya kebesaran mahluk itu hilang “ cukup bilang, nak jangan main hujan-hujanan, nak jangan tidur di lantai “ jangan di tambah kata nanti kamu sakit

Jika kita tambahkan kata “nanti kamu sakit” bearti kita merusak dan mencemari bahkan telah mengajarkan syirik kepada anak kita bahwasanya hujan yang buat sakit, tidur di lantai yang buat masuk angin. Tapi jangan salah kaprah, terus membiarkan anak hujan-hujanan, dengan dalil hujan tidak bisa membuat sakit. Ini salah besar, dalilnya benar tapi orangnya yang nggak benar memposisikan dalil ini. Itu sama dengan menguji Allah swt. Ibarat jika belum ajal lompat kejurang dengan sengaja tidak akan mati, ini salah besar. Dalilnya benar, Cuma orangnya yang kagak benar. Itu sama dengan bunuh diri.itu sama dengan menguji Allah swt, padahal Allah swt lah yang berhak menguji hambanya, hamba tidak punya hak menguji Allah swt

Kesimpulannya segala sesuatu, di dunia ini harus dengan asebab, kenyang asebab makan, sembuh asebab berobat, dapat uang asebab kerja dan sebagainya. Tapi JANGAN DI JADIKAN ASEBAB ITU YANG MENDATANGKAN MANFAAT ATAU MUDHARAT, USAHA UNTUK ASEBAB SANGAT SANGAT DI ANJURKAN, DAN YAKINI ASEBAB ITU BISA MEMBERI MANFAAT ATAU MUDHARAT ATAS IZIN ALLAH SWT. BUKAN ASEBAB YANG MENDATANGKAN MANFAAT DAN MUDHARAT TAPI ATAS IZIN ALLAH SWT TAPI ATAS IZIN ALLAH SWT TAPI ATAS IZIN ALLAH SWT

Bukan nasi yang buat kenyang, tapi asebab makan nasi kita bisa kenyang atas izin Allah swt. Sedikit lagi informasi, pada saat kita minum obat, makan nasi, minum air. Sesampai di tenggorokkan, maka obat, nasi tadi bermunahajat kepada Allah swt, “ ya Allah akan aku apakan si fulan ini, akan aku beri manfaat atau mudharat “ jika kata Allah manfaat, maka sembuhlah kita asebab minum obat, kenyang kita asebab makan, tapi jika kata Allah mudharat, maka sakit perut, muntah, dan lain sebagainya asebab makan atau minum obat tadi.

Satu lagi jangan mencari asebab yang tidak pernah di contohkan Rasulullah saw, misal waktu sakit, supaya sembuh di suruh meletakkan sesajian pada pohon, meminta pada kuburan dan perbuatan syirik nyata lainnya untuk dijadikan sebagai asebab sembuh, kaya, kenyang, dll walaupun mengatas namakan atas izin Allah swt jadi dalam mencari asebab, jangan pernah lari dari ketentuan Allah swt dan rasulnya carilah asebab yang halal lagi baik jadi mahluk tidak ada apa-apanya di bandin Allah swt, Allah maha besar, maha pencipta, maha kaya, apa yang tidak bisa di buat oleh Allah swt

Allah swt menciptakan segala sesuatu di dunia ini dengan qudrat-Nya, tetapi Allah swt memperlihatkan kepada kita seolah-olah mahluk yang membuatnya. Allah swt tidak memerlukan bantuan sedikitpun dari mahluk-Nya dalam menciptakan apapun. Mahluk hidup yang di ciptakan Allah swt sekitar 18000 jenis, sedang mahluk yang bernama manusia saat ini jumlahnya sekitar 6 milyar, tetapi jika di bandingkan dengan jumlah jenis burung maka dua kali lebih banyak dari jumlah manusia, jika dibandingkan dengan banyaknya jenis ikan maka jenis ikan lebih banyak dari jumlah manusia ditambah jenis burung

Allah swt mampu memberikan rezeki kepada seluruh mahluk walaupun tanpa sebab, tapi manusia memenuhi kebutuhannya memerlukan sebab, pertanian,perdagangan dll. sedangkan untuk mendapatkan hasilnya memerlukan bantuan Allah swt. Untung rugi, banyak sedikit, gagal dan sukses Alllah swt lah yang menentukan. rezeki seluruh mahluk yang ada di darat di angkasa & di laut berada dalam genggaman Allah swt. Manusia tidak akan mati sebelum menghabiskan rezekinya yang telah ditentukan oleh Allah swt. Jadi apa gunanya menumpuk harta, Allah swt telah tetapkan takaran rezeki kita. Jika Allah swt tetapkan seseorang miskin maka sekuat apapun ia berusaha, ia akan tetap miskin begitu pula sebaliknya

Allah swt menciptakan ruang, dimensi, & waktu Allah swt menciptakan ruang, dimensi, & waktu. Namun Allah swt tidak bisa di ukur dengan ruang dimensi dan waktu. Allah swt mampu membuat satu hari di akhirat sama dengan seribu tahun di dunia Allah swt mampu membuat ribuan tahun di alam kubur bagaikan sekejap bagi orang beriman Allah swt tinggi tapi tidak bisa di ukur dengan ketingian, Maha Besar tapi tidak bisa di ukur dengan panjang kali lebar. Tidak bisa diukur dengan volume atau masa jenis, langit dan bumi tidak mampu menampung zat Allah. Jika zat Allah di tampakkan kepada sebuah gunung, maka gunung akan hancur. Tapi hanya hati orang beriman yang dapat menampung zat Allah

Secerdas apapun manusia, profesor, ilmuwan, atau insinyur, namun hanya bisa meneliti apa yang nampak dari mahluk ciptaan-Nya. Mereka tidak lebih cerdas dari seorang petani yang tidak tahu baca tulis, namun ketika di tanya siapa yang menciptakan dan mengatur sawah pertanianya, ia menjawab “Allah swt” mereka mengaku cendikiawan, tetapi hanya mengenal mahluk semata, tanpa mengenal siapa yang menciptakan mahluk itu, layaknya orang kafir mempertuhankan sesustu yang dapat di raba, di lihat dan di bentuk

Seandainya seluruh manusia yang terpandai di dunia ini berkumpul menciptakan sebutir beras saja, niscaya mereka tidak akan mampu. Namun umat islam sekarang mereka bangga belajar dan mendapat gelar dari ahlul bathil. Mereka lebih bangga memiliki anak sarjana, profesor, dokter yang hanya bisa memberi keuntungan materi semata, di banding memiliki anak seorang Hafizh Qur’an dan soleh yang kelak dapat mendoakan dan memberi syafaat untuk orang tua & keluarganya sesungguhnya gelar tertinggi itu Almarhum

Allah swt menciptakan tata surya dan mengaturnya dari garis peredarannya, jika sedikit saja bergeser maka tata surya ini akan saling bertabrakan Allah swt mampu menerangi surga tanpa matahari, cahaya surga berasal dari wajah para ahli surga neraka gelap bukan karena api neraka tidak menyala, tapi di karenakan wajah orang yang di azhab di dalamnya

Alam semesta ini baru diketahui oleh manusia sekitar 4% pada langit pertama. Bagaimana dengan langit ke dua sampai ketujuh. Sedangkan jarak antara langit satu dengan yang lainya 500 tahun perjalanan ilmu manusia sangatlah terbatas, bagaikan jari di celupkan ke air laut kemudian di angkat dan jatuhlah air itu setetes itulah perumpamaan ilmu manusia dan lautan luas tanpa batas itulah ilmu Allah

Masih banyak lagi kebesaran Allah lainnya yang tidak dapat di tuliskan di sini, karena jika air laut jadi tinta dan ranting pohon jadi pena serta daun-daun di dunia ini di jadikan kertasnya tidak akan cukup untuk menuliskan kebesaran-Nya dan menuliskan nikmat-Nya. Terutama nikmat islam yang telah di berikan Allah swt pada kita. Kita tidak pernah meminta di lahirkan di perutnya orang islam, tapi Allah swt telah pilih kita lahir di perut orang islam, dan orang kafir tidak pernah meminta di lahirkan di perut orang kafir, tapi mengapa Allah swt pilih mereka lahir pada perut orang kafir. Ini merupakan nikmat terbesar bagi kita umat islam lahir di perut orang islam, sehingga kita sekarang bisa menikmati indahnya islam

Ulama katakan bencana besar itu bukanlah gempa bumi, bukanlah tsunami, bukanlah kemiskinan, dan lain sebagainya yang membuat kita tidak menyukainya, tetapi bencana terbesar adalah di cabutnya islam pada diri seorang muslim atau di cabutnya kekuatan untuk beribadah yang membuat ia di tempatkan pada neraka-Nya Allah swt

Ulama katakan masalah terbesar bukannya banyak utang, miskin berkepanjangan, bencana silih berganti dan sebagainya. Di dunia ini tidak ada yang namanya masalah, karena setiap masalah di dunia dapat di selesaikan, banyak yang akan membantu. Kapan timbulnya masalah, ulama katakan masalah timbul saat di dalam kubur, tak ada satupun yang bisa membantu kecuali amal solehnya

Jika kebesaran Allah sudah melekat dalam hati kita dan kebesaran mahluk telah keluar dalam hati kita maka banyak sekali fadilahnya diantaranya * Barangsiapa meninggal sedangkan ia yakin bahwa tiada yang berhak di sembah selain Allah s.w.t, maka ia dijamin masuk surga * Barangsiapa mengucapkan laailaaha illallah dan ia meyakini di dalam hatinya apa yang diucapkan oleh lisannya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia sukai * Sekecil-kecil iman akan di balas oleh Allah s.w.t dengan surga yang luasnya sepuluh kali dunia

Semua fadilah itu bisa di dapat, jika hari hari kita sibuk membicarakan dan memikirkan akan kebesaran Allah sampai benar-benar melekat dalam hati, dan sedikit demi sedikit mengurangi membicarakan, memuji mahluk sampai benar-benar habis bagai mana caranya : caranya yaitu : * dakwahkan pentingnya iman, dalam dakwah niatkan semua yang kita dakwahkan itu semuanya untuk memperbaiki diri kita dulu, baru untuk orang lain. Ibarat melempar bola kedinding yang akan kembali kepada orang yang melemparnya latihan meningkatkan iman dengan cara membentuk halaqah iman * berdo’a agar di beri hakikat iman

YANG BENAR DATANGNYA DARI ALLAH SWT SEMATA JIKA HARI INI KITA MASIH TERANG TERANGAN BUAT MAKSIAT, BOLEH SAJA, “ASAL” # JANGAN PERNAH MAKAN REZEKI YANG DATANG DARI ALLAH SWT semua rezeki sudah pasti dari Allah swt # CARI BUMI LAIN UNTUK BERBUAT MAKSIAT, JANGAN DI BUMI ALLAH SWT apa ada kehidupan selain di bumi Allah yang bisa di tempati manusia, tidak ada lagiiiiiii # CARI TEMPAT MAKSIAT YANG ALLAH SWT TIDAK DAPAT LIHAT. Mana ada tempat seperti itu, Allah swt maha melihat APA SANGGUP ?????