SERI KULIAH PENGANTAR SEJARAH PRANCIS

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
EKONOMI INTERNASIONAL
Advertisements

Gathering Klub Saham Bandung Kamis 2 Mei Gold Daily.
PERMINTAAN UANG & TINGKAT BUNGA EKUILIBRIUM
INFLASI.
Dwi Maya Loka ZM Politik dan Pemerintahan Amerika Serikat (2012) Ekonomi Kapitalis Amerika Serikat dan Krisis Moneter Amerika Serikat.
PENGANGGURAN, INFLASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH
LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN (LPS)
PERDAGANGAN Internasional
Tugas kelompok Ekonomi
KRISIS EKONOMI DI AMERIKA
PERDAGANGAN LUAR NEGERI, PROTEKSI DAN GLOBALISASI
MALAISE / CRISE D’ÉCONOMIE 1929
MATAKULIAH PENGANTAR EKONOMI
Eropa Pasca Perang Dunia II
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar!
LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN (LPS)
Faktor Eksternal Kebijakan Fiskal Faktor Internal Output
Ruang Lingkup Makro Ekonomi
REVIEW MATERI EKONOMI MAKRO (BAHAN UAS)
RUANG LINGKUP EKONOMI MAKRO; MASALAH DAN KEBIJAKAN
REVIEW MATERI EKONOMI MAKRO (BAHAN UAS)
MATAKULIAH PENGANTAR EKONOMI
PENGANGGURAN, INFLASI & KEBIJAKAN PEMERINTAH
Pendahuluan: Pengertian dan ruang lingkup ekonomi makro
Perdagangan Internasional
Hutang Luar Negeri.
Kebijakan Fiskal dan Moneter (1)
MAKROEKONOMI, edisi ke-6.
Mengapa Krisis Keuangan Terjadi dan Mengapa Hal Itu Begitu Merusak Ekonomi Chapter 8 Maria Ulfa Amanda Zahra Alviana A.A Widuri N.J Imam Z.
Matrikulasi PENGANTAR EKONOMI MAKRO Dosen: Dr. Ir
Sistem Moneter Internasional
KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL
Matrikulasi PENGANTAR EKONOMI MAKRO Dosen: Dr. Ir
Peran Bank dalam Pembangunan
PERDAGANGAN DAN HUBUNGAN EKONOMI INTERNASIONAL DALAM ERA GLOBALISASI
PERDAGANGAN INTERNATIONAL
Nama : Maya Indah S NIM : SESI : 04
NERACA PEMBAYARAN KURS VALUTA ASING DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
NERACA PEMBAYARAN KURS VALUTA ASING DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
Krisis Keuangan: Subprime Mortgage
PERDAGANGAN INTERNASIONAL
BAB 11 Perdagangan Luar Negeri, Proteksi dan Globalisasi
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM EKONOMI MAKRO
Penawaran Uang dan Kegiatan Ekonomi Negara
® Utang Pemerintah.
NERACA PEMBAYARAN KURS VALUTA ASING DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
PROSES PEMBANGUNAN DALAM PEREKONOMIAN DENGAN KELEBIHAN TENAGA KERJA
Kesesuaian Kebijakan Ekonomi Konvensional dalam Kebijakan Pembangunan
MAKROEKONOMI, edisi ke-6.
SISTEM MONETER INTERNASIONAL
Makroekonomi Perekonomian Terbuka: Konsep Dasar
Kebijakan Moneter.
Makroekonomi Nama anggota kelompok: Adi Riyanto Sulistiyono
Ekonomi Mikro dan Makro
PERTEMUAN 12.
TAHAP-TAHAP PERTUMBUHAN EKONOMI
Faktor Eksternal Kebijakan Fiskal Faktor Internal Output
BAB 12 Neraca Pembayaran, Kurs Valuta Asing dan Kegiatan Perekonomian Terbuka Neraca Pembayaran : suatu catatan aliran keuangan yang menunjukkan nilai.
PENGANGGURAN, INFLASI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH
TABUNGAN, INVESTASI, DAN SISTEM KEUANGAN
Matrikulasi PENGANTAR EKONOMI MAKRO
PERDAGANGAN LUAR NEGERI, PROTEKSI DAN GLOBALISASI
Masalah – masalah EKONOMI INTERNASIONAL
SMP Kelas 3 Semester 1 BAB VIII
KELOMPOK 6 MAKROEKONOMI
Ezra Mario Pardamean Perpindahan langsung uang dan efek. 2.Perpindahan melalui perbankan investasi. 3.Perpindahan melalui suatu perantara.
NERACA PEMBAYARAN KURS VALUTA ASING DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
KEBIJAKAN INTERNASIONAL ZAHRINA NATASHA R.J. SEKAR AMARYLIS MUHAMMAD FARHAN.
PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Krisis keuangan global menunjukkan bagaimana sistem moneter internasional menjadi global. Meskipun krisis ternyata telah menghantam ekonomi maju.
Transcript presentasi:

SERI KULIAH PENGANTAR SEJARAH PRANCIS Krisis Dunia 1929 SERI KULIAH PENGANTAR SEJARAH PRANCIS

Amerika Serikat pada Tahun 1920an Krisis dunia 24 Oktober 1929 dikenal dengan sebutan Jeudi Noir (Kamis Kelabu) yang ditandai dengan jatuhnya nilai saham di Wallstreet, New York yang kemudian menyebar menjadi krisis dunia. Pasca Perang Dunia I, Amerika yang tidak terlibat perang pun mengalami masa kejayaan ekonomi sementara perekonomian Eropa terpuruk karena perang. Penggunaan teknologi modern dan juga dukungan pemerintah yang kuat di sektor tersebut, dan tatanan sosial dan ekonomi yang baik di masyarakat menjadi faktor pendukung kejayaan Amerika Serikat.

Industri Amerika pun mengalami kemajuan yang pesat bahkan 44% produksi batu bara dunia dikuasai oleh Amerika Serikat. Dengan kemapanan ekonominya Amerika Serikat mampu memberikan bantuan ekonomi kepada Eropa untuk bangkit kembali dari keterpurukannya pasca perang. Gaya hidup masyarakat yang menggemari sistem kredit, menginvestasi uang mereka dengan membeli saham dan pola hidup konsumtif pun menunjukkan kemakmuran negaranya.

Mekanisasi pertanian pun berhasil meningkatkan produksi pertanian akan tetapi tidak berpengaruh banyak bagi petani kecil karena kalahnya persaingan dengan ‘pengusaha’ pertanian. Kurang lebih 600 ribu petani yang bangkrut karena kalah modal dengan petani kelas kakap (bermodal besar).

Keadaan Sosial Ekonomi Amerika Serikat PraKrisis 1929 Stagnansi dunia industri Amerika pada akhir tahun 1925. Kelebihan produksi di industri automobil pada tahun 1928. Peningkatan tingkat suku bunga dari 4,06% per tahun menjadi 7,6% per tahun pada tahun 1927. Hal ini disebabkan besarnya angka pembelian secara kredit yang tidak dibayarkan secara lancar dan juga besarnya modal milik orang-orang Amerika yang diinvestasikan di luar negeri.

Peningkatan pola konsumsi masyarakat tidak diiringi dengan peningkatan pendapatan sementara mayarakat semakin banyak membeli barang-barang sekunder dengan sistem kredit. Kelebihan produksi pun kemudian membuat banyak barang tidak laku di pasaran. Perekonomian Amerika Serikat pun memburuk dan mencapai puncak pada saat jatuhnya nilai saham di Wallstreet pada tahun 1929.

Penyebab Krisis Ekonomi Dunia 1929 Krisis kelebihan produksi secara umum. *Dalam bidang pertanian, krisis ini terlihat sebelum tahun 1929 dengan jatuhnya harga sejak tahun 1925-1926 di semua negara. *Di bidang industri, krisis ini terjadi karena batas waktu pembayaran yang ditangguhkan pada tahun 1929 dengan alasan: Bertumpu pada metode yang beraneka ragam yang dilakukan untuk menstimulasi konsumsi, terutama dengan penjualan kredit (Amerika Serikat). Kebutuhan-kebutuhan yang dipenuhi masih tetap penting(kasus negara lain)

*Namun suatu hari penawaran dari Amerika melebihi tingkat permintaan di wilayah Eropa padahal perekonomian Eropa sedang hancur karena perang. Politik moneter Amerika pada dasarnya membuat pertahanan akan mata uangnya sangat kuat dengan peredaran yang terbatas sehingga menghasilkan kestabilan harga, jumlah ekspor, dan lancarnya pengurasan cadangan emas dunia oleh AS. Pada tahun 1928, terjadi kekurangan kebutuhan atas mata uang sehingga masyarakat beralih ke kredit yang segera melampaui batas dan menimbulkan kejatuhan saham.

Faktor Politik Pemicu Krisis 1929 Pemerintah Amerika turut andil menjadi penyebab terjadinya krisis ekonomi 1929. Salah satunya adalah kebijakan proteksionisme (kebijakan melakukan perlindungan terhadap barang-barang produksi dalam negeri). Dalam kebijakan tersebut diberlakukan pajak yang sangat tinggi atas barang-barang import. Hal ini menimbulkan reaksi dari negara-negara lain yang kemudian turut menaikkan pajak yang tinggi atas barang-barang hasil produksi Amerika.

Pihak bank nasional berusaha keras mengatasi krisis tersebut Pihak bank nasional berusaha keras mengatasi krisis tersebut. Usaha yang dilakukan adalah dengan membeli saham-saham yang dijual tersebut dengan menggunakan cadangan uang bank yang merupakan dana masyarakat. Usaha tersebut tidak berjalan mulus karena ternyata sebagian besar nasabah menarik dana mereka dari bank sehingga bank pun tidak memiliki cadangan dana untuk menanggulangi krisis yang telah membuat perekonomian Amerika memburuk. Situasi ekonomi Amerika tetap tidak membaik.

Black Thursday atau Kamis Kelabu Pada hari Kamis, 24 Oktober 1929,nilai saham di Wall Street menurun drastis, yang mengakibatkan terjadinya “krach de Wall Street”. Pada hari ini, nilai saham di Wall Street sedang dalam keadaan yang tinggi sehingga banyak orang yang menjual sahamnya secara bersamaan. Terjadi 13 juta aksi penjualan saham secara bersamaan yang mengakibatkan jatuhnya harga saham.

Akibat dari Kamis Kelabu bagi Sektor Ekonomi Amerika Jumlah produksi automobil Amerika menurun sejak musim panas 1929 dari 622.000 mobil di bulan Maret 1929 menjadi 416.000 mobil di bulan September. Dari sudut pandang ekonomi, penyelesaian oleh masing-masing negara hanya menghasilkan proteksionisme dan kehancuran sistem perputaran modal tradisional. Jumlah pengangguran meningkat tajam.

Kacaunya tatanan kehidupan sosial. Terancamnya rezim politik yang berkuasa menuju kehancuran. Amerika dan Inggris mengubah sistem kapitalisme mereka menjadi neokapitalisme

Grafik Penjualan Saham Di Wall Street

Grafik Saham 29 Oktober 1929 http://www.metabourse.com/z-crise-1929-longitudes-declinaisons.php

Nilai saham yang semakin meningkat di bursa saham New York membuat semakin banyak orang yang berusaha membeli saham untuk mengeruk keuntungan. Banyak investor yang membeli saham dengan menggunakan kredit dari bank. Tidak mampu mengembalikan pinjaman tersebut.

Akibat Jatuhnya Nilai Saham di Wallstreet 1929 Krisis 1929 memaksa para pengusaha menjual kelebihan produksi mereka di bawah harga rata-rata. Mereka pun akhirnya mengalami kerugian. Bagi pengusaha yang tidak mampu melunasi hutang-hutang mereka diharuskan menjual aset perusahaan dan pada kahirnya harus menutup usaha mereka. Situasi ini memicu peningkatan angka pengangguran ( 3 juta di tahun 1929 dan meningkat sampai 13 juta di tahun 1932, atau sebanyak 25% dari populasi aktif). Krisis ekonomi ini menjalar ke hampir seluruh dunia, termasuk Prancis yang turut pula mendapat imbasnya.

Penyebab berkembangnya Krisis ke Hampir Seluruh Dunia Ikatan yang erat antar negara-negara di dunia melalui perdagangan. Jatuhnya nilai saham di New York tidak hanya menimpa investor Amerika melainkan juga investor Eropa terutama yang bergerak di bidang perbankan. Egoisme penyelesaian krisis oleh setiap negara. Masing-masing negara berusaha menyelesaikan krisis masing-masing dengan mendevaluasi nilai mata uangnya.

Devaluasi yang dilakukan Inggris pada tahun 1931 untuk memperbaiki ekonominya pun kemudian menggoncang tata ekonomi setelah perang yang mengakibatkan devaluasi nilai dollar oleh Amerika Serikat pada tahun 1933-1934. Ketidakmampuan LBB untuk menyelesaikan krisis dunia. Usaha pelunakan proteksionisme pada tahun 1927 dan ide untuk menciptakan suatu bank internasional pertanian tidak menghasilkan keuntungan apapun sehingga krisis menjalar ke seluruh dunia.

Krisis Ekonomi Dunia Eropa Di Eropa, Austria dan Jerman merupakan negara yang pertama kali terkena dampak krisis ekonomi ini. Hal ini terjadi banyak bank-bank Amerika yang menanamkan modalnya di negara ini. Pada tahun 1931, sebuah bank besar di Austria, le Kredit Anstalt mengalami kebangkrutan. Dua bulan kemudian giliran le Danat Bank di Jerman. Inggris Krisis ekonomi terjadi di Inggris pada tahun 1931. Pada bulan September 1931, terjadi penarikan modal besar-besaran yang mengakibatkan pemerintah harus mengurangi kadar emas yang menjadi standart mata uang poundstreling, sebesar 30%.

Di luar Eropa terutama di negara-negara yang menjual produk-produk primer : Pasar Eropa dan Amerika melakukan proteksi untuk melindungi produk nasional mereka. Selain itu jumlah konsumsi barang-barang sekunder seperti kopi dari Afrika dan Amerika Latin jauh berkurang. Oleh karena itu negara-negara pengeksport barang tersebut ikut mengalami krisis. Di Brazil, untuk mengurangi stok kopi, kereta pengangkut kopi dibakar atau dibuang ke laut.

Amerika dan New Deal Pada pemilihan presiden tahun 1932, Roosevelt dari partai demokrat berhasil mengalahkan Hoover (dari partai Republik) dengan 59% suara. Dengan naiknya Roosevelt, Amerika membuat sebuah rencana perbaikan ekonomi yang dikenal dengan nama New Deal, yang diambil dari istilah permainan poker.

Peningkatan pendapatan negara Skema New Deal Penciptaan lapangan kerja bagi para pengangguran Penanaman modal negara di bidang transportasi, jalan raya serta sektor perekonomian Peningkatan pendapatan dan peningkatan daya beli keluarga Peningkatan budget negara Peningkatan produksi Peningkatan pendapatan negara

Daftar Pustaka Lambin, Jean-Michel. Histoire 1re. 1994: Hachette Livre. Paris. http://www.medarus.org/NM/NMTextes/nm_05_01_1929_crack.htm http://www.canadianeconomy.gc.ca/francais/economy/1929_39depression.html http://www.herodote.net/dossiers/evenement.php5?jour=19291024 http://www.france5.fr/histoire_decouverte/W00140/7/ http://erra.club.fr/jouve/crises30.htm