Apakah Nilai itu?.  Nilai merupakan wujud daripada afektif (affective domian) dan berada dalam diri seseorang.  Secara utuh, nilai merupakan suatu sistem.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Kehidupan sosial manusia
Advertisements

MANUSIA, NILAI, MORAL, DAN HUKUM
Apakah Etika Itu?.
PANCASILA 10 PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA PENGANTAR
MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB Oleh: Antarin Prasanthi.
NILAI,NORMA,MORAL DAN HUKUM
Hakikat Manusia dan Perkembangannya
PENILAIAN RANAH AFEKTIF
NILAI DAN NORMA SOSIAL Oleh : ABD. BASIT,S.Sos.
NILAI PERSONAL DAN NILAI LUHUR PROFESI DALAM PELAYANAN KEBIDANAN
LANDASAN DAN PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM
PENGERTIAN KEBUDAYAAN
MANUSIA, HUKUM DAN MORAL
Pembentukan Sikap Dan Tingkah Laku
Home Home Kelompok 3 Fitri Suci Maharsih Nurkhasanah Yoana Natalia E
PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF FILOSOFIS
STIGMA DAN IDENTITAS SOSIAL
M HALIM NILAI, NORMA DAN HUKUM.
Kebudayaan.
KEPRIBADIAN.
Pembimbing Dr. Ir. Syaad Patmanthara, M.Pd
Pertemuan ke – IV, Perilaku Individu dalam Organisasi
PERILAKU PETANI Sub Pokok Bahasan Ini Mempelajari Teori Perilaku Manusia Dan Faktor Yang Berkorelasi Dng Perilaku Manusia BY : SUTRISNO.
MANUSIA SEBAGAI INDIVIDU DAN MAKHLUK SOSIAL
Etika Dan Regulasi Maria Christina.
Perkembangan Moral, Nilai dan Agama PSIKOLOGI REMAJA
Hasim As’ari TEORI ETIKA 1.
Mengenal Diri Sendiri:
ARIF ABDUL AZIZ EA09 UNIVERSITAS GUNADARMA
LANDASAN DAN PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM
PANCASILA SEBAGAI ETIKA POLITIK
ETIKA BISNIS “Perspektif Etika Bisnis dalam Ajaran Islam (Sudut Pandang) dan Barat, dan Etika Profesi” Nurdesri Wahyu Ningtyas 4EA Fakultas.
Konsep Diri By : Afrira Esa Putri.
ETIKA BISNIS DAN PROFESI
PERILAKU PETANI Sub Pokok Bahasan Ini Mempelajari Teori Perilaku Manusia Dan Faktor Yang Berkorelasi Dng Perilaku Manusia BY : SUTRISNO.
DOSEN FEBRIYANTO PSIKOLOGI PENDIDIKAN DOSEN FEBRIYANTO
PENGERTIAN DAN HAKIKAT IPS DALAM PROGRAM PENDIDIKAN
MANUSIA SEBAGAI INDIVIDU DAN MAKHLUK SOSIAL
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU, SOSIAL, DAN BUDAYA
SIKAP DAN TINGKAH LAKU. TINGKAH LAKU MANUSIA DAN LINGKUNGAN SOSIAL (HUMAN BEHAVIOR AND SOCIAL ENVIRONMENT)
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL
NILAI DAN NORMA SOSIAL GURU MATA PELAJARAN SOSIOLOGI
MANUSIA DAN PENDIDIKAN
Kehidupan sosial manusia
BIAS BUDAYA DAN AGAMA DALAM “KLAB”
Kepribadian Dan Pembelajaran
NILAI PERSONAL DAN NILAI LUHUR PROFESI DALAM PELAYANAN KEBIDANAN
Oleh: Hetti Mulyaningsih
PENDIDIKAN MERUPAKAN KEBUTUHAN VITAL MANUSIA
Filsafat Pendidikan Perenialisme
BIMBINGAN KONSELING: SEBUAH PENGERTIAN
ETIKA FILSAFAT DZIKRINA HIRONI, S.Psi HP /
KONSEP ETIKA DAN ETIKET
PUTRI NOVIAWATI /4EA09 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA
Masyarakat, Norma dan Hukum
Kelompok 12 Danu Saputra Desti Pratiwi Riska Agustiyarini.
MANUSIA SEBAGAI INDIVIDU DAN MAKHLUK SOSIAL
Kebudayaan.
LANDAS AN PSIKOLOGIS DALAM PENGEM BANGAN KURIKULUM
Mengenal Diri Sendiri:
PANCASILA 10 PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA PENGANTAR
STRATEGI PEMBELAJARAN BERORIENTASI PADA AKTIVITAS SISWA (PBAS)
Hakikat Manusia 9/16/ :07 PM.
KAIDAH SOSIAL.
Apakah Etika Itu?.
Sasaran pendidikan Manusia, maka perlu tahu sifat hakikatnya
Etika Profesi Pertemuan 1 Pengantar Etika Profesi
KEPRIBADIAN, KONSEP & CITRA DIRI
NILAI, SIKAP, dan KEPUASAN KERJA
KEPRIBADIAN.
Transcript presentasi:

Apakah Nilai itu?

 Nilai merupakan wujud daripada afektif (affective domian) dan berada dalam diri seseorang.  Secara utuh, nilai merupakan suatu sistem (value system) dimana terdapat berbagai jenis nilai (nilai keagamaan, sosial budaya, ekonomi, hukum, etik, dsb)

Sistem Nilai sangat dominan dalam menentukan perilaku dan kepribadian seseorang.

A value is an idea-a concept-about what someone thinks is importent in life (Nilai adalah idea atau konsep tentang apa yang dipikirkan seseorang atau dianggap penting oleh seseorang). (Fraenkel, 1977:6)

Nilai adalah patokan normatif yang mempengaruhi manusia dalam menentukan pilihan diantara cara-cara tindakan alternatif. (Kupperman, dalam Mulyana, 2004:9)

Nilai adalah suatu kepercayaan/keyakinan yang bersumber pada sistem nilai seseorang, mengenai apa yang patut dilakukan seseorang atau mengenai apa yang berharga dari apa yang tidak berharga.(Milton Rokeah (Djahiri;1985:20)

K epribadian adalah keseluruhan prilaku individu yang merupakan hasil interaksi antara potensi-potensi bio- psiko-fisikal yang terbawa sejak lahir dengan rangkaian situasi lingkungan, yang terungkap pada tindakan dan perbuatan serta reaksi mental-psikologisnya jika mendapat rangsangan dari luar, dengan kata lain kepribadian merupakan totalitas nilai-nilai yang terbentuk dari proses perkembangannya.

Nilai dalam bahasa Inggris value, bahasa Latin valere (berguna, mampu, berdaya, berlaku, kuat). Nilai ditinjau dari segi harkat adalah kualitas suatu hal yang menjadikan hal itu dapat disukai, diinginkan, berguna, atau dapat menjadi objek kepentingan. Nilai ditinjau dari segi keistimewaan adalah apa yang dihargai, dinilai tinggi atau dihargai sebagai sesuatu kebaikan. Lawan dari suatu nilai positif adalah “tidak bernilai” atau “nilai negatif”. Baik akan menjadi suatu nilai dan lawannya (jelek, buruk) akan menjadi suatu “nilai negative” atau “tidak bernilai”. Nilai ditinjau dari seudut Ilmu Ekonomi yang bergelut dengan kegunaan dan nilai tukar benda-benda material, pertama kali menggunakan secara umum kata ‘nilai’.(Loren Bagus, 2002)

Nilai merupakan keyakinan/belief yang sudah merupakan milik diri dan menjadi barometer dalam tindakan dan keinginan (action and will). Norma merupakan keharusan yang lebih bersifat operasional karena adanya sanksi. Moral lebih bersifat tuntutan dari luar (masyarakat) karena kiprah umum atau praktika yang nyata. (Djahiri, 1995).

Perlukah nilai itu diajarkan ?

Aliran Relativisme : nilai tidak bisa diajarkan karena hakekat nilai bersifat relatif, subjektif, temporer, dan situasional. Aliran Relativisme : nilai tidak bisa diajarkan karena hakekat nilai bersifat relatif, subjektif, temporer, dan situasional. Aliran kebebasan (value free): Nilai tidak perlu dan tidak boleh diajarkan karena bertentangan dengan kodrat kebebasan dasar manusia untuk menentukan pilihannya secara bebas dan mandiri. Aliran kebebasan (value free): Nilai tidak perlu dan tidak boleh diajarkan karena bertentangan dengan kodrat kebebasan dasar manusia untuk menentukan pilihannya secara bebas dan mandiri.

Aliran Absolutisme (Dogmatisme) : Nilai tidak perlu diajarkan karena segala nilai dan norma yang sudah ada dianggap baik dan wajib dilaksanakan tanpa peduli setuju atau tidak setuju, mau atau tidak. Aliran Absolutisme (Dogmatisme) : Nilai tidak perlu diajarkan karena segala nilai dan norma yang sudah ada dianggap baik dan wajib dilaksanakan tanpa peduli setuju atau tidak setuju, mau atau tidak. Aliran keyakinan yang rasional: Perlunya diajarkan nilai untuk penerimaan yang sadar, mantap, dan penuh daya nalar. Aliran keyakinan yang rasional: Perlunya diajarkan nilai untuk penerimaan yang sadar, mantap, dan penuh daya nalar.

Tugas guru dalam konteks nilai & Norma: Menjajagi tingkat kesadaran nilai- nilai yang ada dalam diri siswa; Menjajagi tingkat kesadaran nilai- nilai yang ada dalam diri siswa; Meluruskan nilai yang kurang baik dan menangkal masuknya nilai yang tidak baik; Meluruskan nilai yang kurang baik dan menangkal masuknya nilai yang tidak baik; Membina, dan mengembangkan nilai-nilai yang ada pada diri siswa; Membina, dan mengembangkan nilai-nilai yang ada pada diri siswa; Menanamkan nilai-nilai baru. Menanamkan nilai-nilai baru.