Andri Setiawan Diskusi Panel, PPI Belanda 08 Desember 2012, Enschede

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Kerangka Kerja Kompetensi TIK untuk Guru
Advertisements

PROSPEK PENGEMBANGAN INDUSTRI TELEMATIKA DI KALIMANTAN BARAT
Perkeretaapian Khusus Tahap III Tahapan Menuju Perubahan Regulasi Jakarta 21 Juni 2011.
STRATEGI OPERASI UNTUK BARANG DAN JASA
Bab 1 Pemasaran Mengatur Hubungan Pelanggan yang Menguntungkan
Strategi Nasional Literasi Keuangan
PEDOMAN PENYUSUNAN RENCANA INDUK PENELITIAN (RIP)
RENCANA KERJA PEMERINTAH
PEDOMAN PENYUSUNAN RENCANA INDUK PENELITIAN (RIP)
Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Anak di daerah
KESIAPAN SDM INDONESIA DALAM PELAKSANAAN INTEGRASI LOGISTIK ASEAN 2013
PENERAPAN e-PROCUREMENT
PENYELARASAN PROGRAM / KEGIATAN BAPETEN
Satryo Soemantri Brodjonegoro Direktur Jendral Pendidikan Tinggi
Bab 9 Pengembangan Produk Baru dan Strategi Siklus Hidup Produk
Peran RZWP3K dalam Perencanaan Pembangunan Bidang Kelautan
The Group of Twenty Afrika Selatan Amerika Serikat Arab Saudi
Makalah Kunci (Keynote Speech)
DIALOG MENTERI NEGARA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DENGAN LEMBAGA MASYARAKAT PEDULI ANAK Jakarta, 31 Agustus 2010.
ARAH PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Anggaran Responsif Gender
Jakarta Convention Centre, 29 Januari 2010
Dr. Ir. Marzan A. Iskandar KEPALA BPPT
Oleh: Prof. Urip Santoso. Dasar Hukum Pembentukkan DRD Undang Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penetapan.
Oleh: Prof. Ir. Urip Santoso, S.IKom., M.Sc., Ph.D
PENGUATAN SISTEM INOVASI DAERAH
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI SINERGI “PENINGKATAN DAYA SAING BANGSA MELALUI PENINGKATAN KERJASAMA DUNIA INDUSTRI” Oleh: DR. Handito Joewono Ketua.
Direktorat JENDERAL Bina Kefarmasian DAN ALAT KESEHATAN
Is Fatimah. 28/03/ Sudahkan memahami SKEMA PENDANAAN (RD, RT, KP, DF) Insentif SINas ?
STANDAR NASIONAL PENELITIAN (Permendikbud No. 49 tahun 2014)
Pertemuan 5 P.D. Tak Eksak Dieksakkan
KEMANDIRIAN DESA BERBASIS IT
Pengukuran Kinerja Sektor Publik
B. Kombaitan dan Ridwan Sutriadi
Pokja. Program ini dimaksudkan dapat bersentuhan langsung dengan kebutuhan minimal masyarakat maupun stake holders dalam rangka meningkatkan kepercayaan.
Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat
Bab 2 Model, Strategi, dan Roadmap e-Government
SOSIALISASI e-LEARNING DI PERGURUAN TINGGI
Pertumbuhan Ekonomi II
Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH
Jayapura, 13 Agustus SEJAHTERA DEMOKRATIS BERKEADILAN Memperkuat triple tracks strategy serta pembangunan inklusif dan berkeadilan Memantapkan.
PENGUATAN DIMENSI SOSIAL- KEMANUSIAAN DALAM ARN Disampaikan dalam Rapat Penyusunan ARN Disampaikan dalam Rapat Penyusunan ARN
Konsep Dasar Manajemen dan Paradigma Manajemen yang Berubah
Creative Industry Peran teknologi informasi dalam perekonomian Indonesia 16 Juni 2012 Stadium General STIENUS Yogyakarta.
RENCANA INDUK PENELITIAN (RIP) UNIVERSITAS DIPONEGORO
Pengukuran Kinerja Sektor Publik
Keragaman dan Karakteristik Negara Berkembang
Administrasi Data dan Basis data
Konsep Pengembangan Wilayah
Deputi Bidang Pengembangan Regional
KAJIAN ANALISIS DAN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN SISTEM INOVASI DAERAH (SIDA) DALAM PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2015 PT. Secon Dwitunggal Putra.
Peranan Usaha Mikro, Usaha Kecil Dan Menengah (UMKM)
Kebijakan Pendidikan Tinggi Prof. Munawar Ketua LP3M-UB
DUKUNGAN DPR DALAM PEMBENTUKAN LEMBAGA PEMBIAYAAN INDUSTRI
Pembangunan Infrastruktur dan Sinergi Pusat-Daerah
KEBIJAKAN DAN LANGKAH STRATEGIS PEMBANGUNAN SDM INDONESIA UNGGUL
KAJIAN ANALISIS DAN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN SISTEM INOVASI DAERAH (SIDA) DALAM PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2015 PT. Secon Dwitunggal Putra.
POLICY FOCUS AREAS.
PERUBAHAN DAN PERTUMBUHAN STRUKTUR EKONOMI INDONESIA
Implementasi Pemahaman Globalisasi Ekonomi dalam Pembangunan Wilayah: STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING DI ERA MASYARAT EKONOMI ASEAN (MEA) Oleh : Dr. Kurniyati.
Arah dan Kebijakan AGENDA RISET NASIONAL Lokakarya
PROBLEM KELEMBAGAAN Dr. Sutikno, SE., ME..
KOMPARASI VISI BANGSA-BANGSA
Vemmie D. Koswara Asdep Budaya dan Etika Iptek
SOSIALISASI DEWAN RISET DAERAH BENGKULU
PENGUATAN SISTEM INOVASI DAERAH
LAPORAN KEGIATAN DRD TAHUN 2011
Direktorat Kelautan dan Perikanan
RIP UNAIR
Konsep Teknologi DAYA SAING KULIAH 11.
Transcript presentasi:

Andri Setiawan Diskusi Panel, PPI Belanda 08 Desember 2012, Enschede Evaluasi Kebijakan Teknologi di Indonesia: Melihat Tantangan dan Peluang Andri Setiawan Diskusi Panel, PPI Belanda 08 Desember 2012, Enschede

Outline Pengantar Beberapa konsep teknologi Teknologi sebagai bagian Socio-Technical Systems Interaksi Teknologi dan Ekonomi Inovasi dan Daya Saing Pilar Competitiveness Pilar Inovasi Kebijakan Teknologi di Indonesia Era Habibie Era Reformasi – Sekarang Sistem Inovasi Nasional Evaluasi Kebijakan Teknologi

Pengantar Kebijakan teknologi pada hakikatnya dipengaruhi oleh cara pandang para pengambil kebijakan terhadap teknologi. Teknologi sebagai hasil budaya dan pola pikir manusia merupakan sebuah kegiatan bagaimana merubah ‘sesuatu’ menjadi ‘sesuatu’ (yang lain): Technology = How-to transform something into something Beberapa paham tentang konsep teknologi Technological Determinism (Perkembangan) Teknologi menentukan perubahan sosial Technological Instrumentalism Teknologi sebagai alat untuk mencapai tujuan Technological Constructivism (social determinism) Manusia/masyarakat menentukan (perkembangan) teknologi Technological Coevolution Teknologi dan sosial/masyarakat saling mempengaruhi dan menentukan perubahan.

Pengantar Teknologi sebagai bagian dari Socio-Technical Systems Sosial Ekonomi Lingkungan Institusi

Interaksi Teknologi dan Ekonomi Selain cara pandang terhadap teknologi, kebijakan teknologi pada hakikatnya masih didominasi terhadap cara pandang para pengambil kebijakan terhadap interaksi teknologi dan ekonomi Tingkat pertumbuhan ekonomi (GDP growth) (sering) dikaitkan dengan tingkat pertumbuhan faktor produksi (TFP growth), dimana teknologi berperan dalam peningkatan faktor produksi. Technology/Supply Push vs Market/Demand-Pull Technology Push  berkaitan dengan radical innovation Demand-Pull  berkaitan dengan incremental innovation Mana yang lebih prioritas? Pengembangan teknologi atau pemenuhan permintaan ekonomi/pasar? To create atau to consume? Apakah pertumbuhan ekonomi selalu disebabkan perkembangan (ilmu) dan teknologi? Atau sebaliknya?

Daya Saing dan Inovasi Kebijakan teknologi pada akhirnya berperan penting dalam membangun daya saing (dan inovasi termask didalamnya) Daya saing (competitiveness) Selain keunggulan komparatif, keunggulan daya saing menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi sebagai prasyarat dicapainya kesejahteraan Faktor penting dalam membangun/menumbuhkan keunggulan daya saing adalah inovasi Inovasi melakukan sesuatu dengan cara yang baru untuk menjawab permasalahan berperan penting dalam memberikan dan meningkatkan nilai tambah (terhadap produk, jasa, dll) yang pada akhirnya bisa meningkatkan daya saing (competitiveness)

Pilar Competitiveness (Sumber: The Global Competitiveness Report 2011-2012, World Economic Forum)

Pilar Inovasi Kapasitas untuk melakukan inovasi Kualitas institusi riset Belanja perusahaan/industri untuk kegiatan R&D (Research & Development) Kolaborasi universitas dan industri dalam kegiatan R&D Belanja pemerintah untuk produk teknologi maju Jumlah dan kualitas SDM peneliti dan engineer Perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual Pemanfaatn patent

Kebijakan Teknologi di Indonesia Bagaimana dengan Indonesia? Era Habibie (1978-1998) Fokus kebijakan pada penguasaan teknologi tinggi di segala bidang (terutama perangkat keras) Secara institusi, Menristek merangkap sebagai Kepala BPPT, integrasi fungsi Kementrian Ristek dan BPPT Pendirian industri-industri strategis sebagai sarana penguasaan teknologi: IPTN (teknologi dirgantara), INTI & LEN (elektronik), PINDAD (alat berat dan militer), PAL (teknologi kelautan), INKA (transportasi darat/kereta api), Krakatau Steel (baja dan material alat berat), Boma Bisma Indra (mesin berat) Sarana dan prasarana penelitian digunakan untuk menopang industri-industri strategis. Misal: ITB (Teknik Penerbangan), ITS (Teknik Kelautan), UGM (Teknik Nuklir), Puspiptek Serpong.

Kebijakan Teknologi di Indonesia Era Reformasi – Sekarang Awal Reformasi: Fokus kebijakan diarahkan untuk menggunakan seluruh sarana dan prasarana Iptek untuk mengatasi krisis ekonomi Fungsi BPPT mulai dipisahkan dari Kementrian Ristek (namun tetap dikepalai oleh Menristek). Kemenristek bertugas mengkoordinasikan lembaga penelitian. Peran industri strategis (mulai) dikurangi. Sekarang: Fokus kebijakan pada pemanfaatan iptek untuk kesejahteraan dan kemajuan peradaban (peningkatan produktivitas dan daya saing produk industri, peningkatan profesionalisme SDM dan penyelesaian permasalahan lingkungan). Kementrian Ristek berperan sebagai koordinator dan fasilitator sehingga tidak dengan sendirinya melakukan riset. Produk utama dari Kementerian Ristek adalah kebijakan.

Kebijakan Teknologi di Indonesia Sekarang: Prioritas pengembangan dan penelitian teknologi di bidang pangan, energi, teknologi informasi dan komunikasi, transportasi, pertahanan dan keamanan, obat dan kesehatan, dan material maju. Adanya agenda penguatan Sistem Inovasi Nasional (SINAS) sebagai sistem yang mengatur hubungan antara unsurunsur yang mampu menyediakan iklim yang mendorong inovasi

Sistem Inovasi Nasional (Sumber: Agenda Riset Nasional 2010-2014, Kementrian Riset & Teknologi )

Domestic (comparative, domestic population based) Perbandingan Market Size Indonesia terhadap beberapa Negara Asia 2011-2012 Country Overall Rank Market Size China 26 2 India 56 3 Japan 9 4 Korea Rep. 24 11 Indonesia 46 15 Taiwan 13 16 Thailand 39 22 Malaysia 20 29 Singapore 37 Brunei Darussalam 28 121 Market Size: Domestic (comparative, domestic population based) Foreign (competitive, market creation based)

Top 20 Global Competitiveness 2011-2012 (Sumber: The Global Competitiveness Report 2011-2012, World Economic Forum)

Perbandingan Tingkat Daya Saing Indonesia terhadap beberapa Negara Asia tahun 2011-2012 Country Overall Rank Basic Requirement Efficiency Enhancer Innovation Singapore 2 1 11 Japan 9 28 3 Taiwan 13 15 16 10 Malaysia 20 21 25 22 Korea Rep. 24 19 18 China 26 30 31 Brunei Darussalam 71 73 Thailand 39 46 43 51 Indonesia 53 56 41 India 91 37 40 (Sumber: The Global Competitiveness Report 2011-2012, World Economic Forum)

Index Daya Saing Global Indonesia (Sumber: The Global Competitiveness Report 2011-2012, World Forum) Economic

Perbandingan Technological Readiness Indonesia terhadap beberapa Negara Asia 2011-2012 1. Technological adoption - availability of latest technology - firm level-technology absorption - FDI and technology transfer 2. ICT use - internet bandwidth infrastructure - fixed line telephones - mobile telephone subscription - internet users Country Overall Rank Technological Readiness Singapore 2 10 Korea Rep. 24 18 Taiwan 13 Japan 9 25 Malaysia 20 44 Brunei Darussalam 28 57 China 26 77 Thailand 39 84 India 56 93 Indonesia 46 94 (Sumber: The Global Competitiveness Report 2011-2012, World Economic Forum)

Stage of Development Indonesia (Sumber: The Global Competitiveness Report 2011-2012, World Economic Forum)

(Sumber: The Global Competitiveness Report 2011-2012, World Economic Forum)

Peluang dan Tantangan Internal Eksternal Populasi penduduk (SDM dan Peluang Pasar Domestik)? Kekayaan alam? Institusi? … Eksternal Perubahan iklim? Krisis ekonomi dunia?

Tantangan Kita…

Evaluasi terhadap Kebijakan Teknologi Indonesia Mengapa Indonesia tertinggal dalam industri dan kemajuan teknologi khususnya dibanding Negara macan Asia baru seperti Korea Selatan, Taiwan, dan India? Apa masalah yang menjadi rendahnya inovasi dan daya saing Indonesia? Indonesia masih mengandalkan keunggulan komparatif ketimbang keunggulan daya saing Masih rendahnya produktivitas penelitian Masih lemahnya kerjasama Universitas-Industri-Pemerintah dalam Anggaran riset yang masih rendah Selebihnya, mari kitas diskusikan bersama…

Evaluasi terhadap Kebijakan Teknologi Indonesia Apa yang bisa menjadi kunci-kunci kemajuan inovasi dan daya saing Indonesia? Sumber Daya Manusia Diperlukan SDM yang memiliki kapasitas dan kapabilitas keilmuan yang baik Institusi Peningkatan kerjasama Universitas-Industri-Pemerintah dalam pengembangan SDM, dan pengembangan dan pemanfaatan teknologi Regulasi Regulasi yang mendorong kemudahan investasi dalam penemuan/inovasi baru di bidang Iptek Insentif untuk kolaborasi riset dan pengembangan teknologi khususnya antara universitas dan industri perlu ditingkatkan Anggaran riset yang memadai dan tepat dalam sasaran dan penggunaannya Selebihnya, mari kita diskusikan bersama…

Evaluasi terhadap Kebijakan Teknologi Indonesia Bagaimana mestinya kebijakan pengembangan dan penerapan teknologi di Indonesia? Di mana gap-nya berada, apakah di konsep atau kebijakannya atau kah di implementasinya? Dan bagaimana kita bisa memperbaiki hal ini? Dalam tataran konsep, kebijakan teknologi yang disusun saat sudah menyentuh aspek-aspek penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Tantanganya ada dalam skala taktis atau implementasi di lapangan. … mari kita diskusikan bersama…

Terima Kasih