Peran Guru Dalam Membangun Budaya Sekolah

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Permendiknas No. 19 Tahun 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
Advertisements

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang.
KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI : SEBUAH PENYEMPURNAAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Oleh : Trisakti Handayani.
KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN
Kualitas Pendidikan Makna yang tepat mengenai kualitas pendidikan dan jalan untuk meningkatkan- nya seringkali tidak dijelaskan. Biasanya, kualitas pendidikan.
Perencanaan Pembelajaran Bahasa Indonesia
STANDAR PENILAIAN.
MANAJEMEN PELAKSANAAN KBK
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
Pembinaan Kompetensi Mengajar Fisika (PKMF)
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
IMPLEMENTASIKURIKULUM 2013
J Refleksi Pembelajaran dan Tindak Lanjutnya Melalui PTK
Konsep Dasar PKM & Penyelenggaraannya
GURU Guru : pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta.
Peran Guru TIK pada Kurikulum 2013
Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawas
BAB X RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Standar Proses Pendidikan
KEPEMPIMPINAN PEMBELAJARAN
POKOK PEMBAHASAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Penyaji: Momon Sulaeman
ANALISIS KURIKULUM IPBA KELAS TINGGI
MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU SEKOLAH
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
STANDAR PROSES.
SEKOLAH MENYENANGKAN Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Permendiknas No. 19 Tahun 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
PENILAIAN KINERJA GURU
PENGEMBANGAN KURIKULUM SD Dr. RATNAWATI SUSANTO., M.M., M.Pd
PERENCANAAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SD
KOMPETENSI GURU, KEPALA SEKOLAH DAN PENGAWAS SEKOLAH
1. Mengenal karakteristik peserta didik
Silabus Siska Rizkiani.
PENYUSUNAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL
PENGEMBANGAN SILABUS.
Konsep CBSA.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
Pengembangan Muatan Lokal.
Desain Pembelajaran KTSP.
SEMINAR PROFOSAL PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 3 MAKASSAR Muh.Kasim NIM : PP
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
Nama Kelompok Emma Sherlyana A ( ) Yessi Mey W ( )
PROGRAM PENGEMBANGAN DIRI, LAYANAN AKADEMIS DAN ANALISIS POTENSI SISWA
LESSON STUDY Sebuah model pembinaan dan pelatihan guru.
SISTEM PEMBINAAN PROFESIONAL
BUDAYA SEKOLAH.
LESSON STUDY Sebuah model pembinaan dan pelatihan guru.
KURIKULUM Pengertian Kurikulum 1. Kurikulum sebagai rencana belajar.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN LEBAK
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) KOMPETENSI INTI (KI) KOMPETENSI DASAR (KD) PPT
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
HAKIKAT BELAJAR & PEMBELAJARAN
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PENGEMBANGAN SILABUS PEMBELAJARAN.
PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang
STANDAR PROSES PENDIDIKAN DAN FUNGSINYA PERTEMUAN 3 NONI AGUSTINA
MODEL-MODEL PEMBELAJARAN DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN KEJURUAN
Konsep Dasar Profesi Kependidikan
SILABUS SMK NEGERI I SINGKAWANG
LESSON STUDY Sebuah model pembinaan dan pelatihan guru.
INDIKATOR KOMPETENSI GURU BY. MOH. YANI S.Ag,MM,M.PdI
PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL
LESSON STUDY Sebuah model pembinaan dan pelatihan guru.
Budaya Sekolah. Budaya Sekolah Warg. SekManj. Pend Ling. Siswa Komitmen Prbh Perilaku Sek sbg sistem.
LESSON STUDY Sebuah model pembinaan dan pelatihan guru.
Pengertian Pembelajaran
Peranan Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Bimbingan Konseling (BK)
Transcript presentasi:

Peran Guru Dalam Membangun Budaya Sekolah OLeh Dwi Wahyono

Demokratisasi Pendidikan Desentralisasi Pendidikan Sekolah Efektif Budaya Sekolah Kompetensi Guru

Demokratisasi Pendidikan Tujuan Memberi kesempatan sekolah untuk menyusun program sesuai dengan kondisi atau kemampuan sekolah sendiri Prinsip Pendidikan demokrasi di sekolah: - interaksi dan kerjasama - saling menghormati - berfikir kreatif

Perilaku Kreatif Interaksi antara : Kompetensi, Motivasi, dan Keterampilan Sekolah: Merupakan tempat utk mengembangkan kreativitas, keberanian utk melakukan eksperimen inovatif, mengembangkan potensi diri

Desentralisasi Pendidikan Sekolah/Daerah: Menyiapkan perangkat pembelajaran: - silabus - bahan ajar - perangkat penilaian - pendukung lain yang diperlukan Pratek Pendidikan

Implikasi Pengembangan UU No. 22 th 1999 & PP No. 25 th 2000 Sentralistik ke Desentralistik Upaya peningkatan mutu Wujud pembuatan Silabus

Praktek Pendidikan tradisional Modern Status Siswa Obyek Subyek Peran guru Sumber Fasilitator Materi Subyek oriented Problem oriented Manajemen Sentralistis Desentralistis

Sekolah Efektif adalah sekolah yang semua sumber dayanya diorganisasi dan dimanfaatkan untuk menjamin semua siswanya, tanpa memandang ras, jenis kelamin, maupun status sosial dan ekonomi, bisa mempelajari materi kurikulum yang esensial di sekolah itu (Prince George County Public school, Taylor 1990)

Indikator Efektivitas Sekolah Indikator Kinerja Internal Indikator Kinerja Eksternal Indikator Operasional Indikator Produktivitas Guru

Indikator Kinerja Internal Lama belajar Tingkat keberhasilan jumlah lulusan Distribusi siswa Kinerja pengajaran Hasil belajar siswa

Indikator Kinerja Eksternal Aksestabilitas lulusan Destinasi lulusan Balikan masyarakat Penghargaan

Indikator Operasional Ukuran kelas Rasio guru/siswa Beban belajar siswa Pemakaian sumber daya Penggunaan ruang perlengkapan

Indikator Produktivitas Guru Publikasi Kontrak Undangan Situasi Kualifikasi Keanggotaan dlm asosiasi profesi

Budaya Sekolah Sekolah sebagai suatu sistem Balikan Motivatif Kondisi Proses Hasil Balikan Formatif

Kondisi Semua masukan (input) yang diperlukan sebagai kondisi dalam proses. Misal: SDM, ruangan tempat belajar dan bekerja, peralatan belajar mengajar, struktur organisasi, prosedur, instruksi, kebijakan pemerintah (kurikulum), hubungan antar pribadi, dana, dan suasana kerja.

Proses Semua kegiatan yang dilaksanakan untuk mencapai hasil (keluaran/output), misal: interaksi semua komponen sekolah dalam pembelajaran.

Hasil Semua keluaran, yaitu segala sesuatu yang dihasilkan dari proses kerja. Misal; hasil sekolah sebagai suatu sistem adalah lulusan sekolah, yaitu siswa yang telah menyelesaikan proses pembe-lajaran formal dalam jenjang tertentu.

Balikan Motivatif Informasi yang dipergunakan untuk mempengaruhi kuantitas hasil/keluaran. Informasi ini mendorong upaya untuk meningkatkan kecepatan atau bekerja lebih giat, Misalnya kepala sekolah memuji seorang guru yang berkerja dengan baik dalam menangani keluhan orang tua siswa.

Balikan Formatif Informasi yang digunakan untuk mem-pengaruhi kualitas hasil. Balikan ini mengharuskan adanya peru-bahan dalam cara menghasilkan atau kinerja dalam proses, Misalnya kepala sekolah meminta guru atau beberapa guru menggunakan teknik mengajar tertentu dalam proses belajar mengajar.

Pengertian Budaya Sekolah Kualitas kehidupan sebuah sekolah yang tumbuh dan berkembang berdasarkan spirit dan nilai-nilai tertentu yang dianut sekolah. Kualitas kehidupan sekolah biasanya dapat tertampilkan dalam bentuk bagaimana warga sekolah berhubungan satu sama lainnya.

Kultur Sekolah – Perilaku Siswa Spirit dan Nilai-nilai Karakteristik Siswa Lingkungan Tradisi Sekolah Perilaku Individu Kebijakan Struktur Latar Fisik Suasana Hubungan Sistem

Tiga Faktor yang berpengaruh terhadap Perilaku Siswa Karakteristik Bawaan Bentukan Perilaku Siswa Sikap, Minat Persepsi, Motivasi Pemikiran Keterampilan Perilaku Sistem Kultur Sekolah (Pengalaman belajar siswa di sekolah) Lingkungan (Keluarga & Sosial)

Kompetensi Guru kompetensi pengelolaan pembelajaran yang mencakup: a penyusunan perencanaan pembelajaran, b pelaksanaan interaksi belajar mengajar, c penilaian prestasi belajar siswa, d pelaksanaan tindak lanjut hasil penilaiaan; kompetensi pengembangan potensi yang diorientasikan pada pengembangan profesi; kompetensi penguasaan akademik yang mencakup: a pemahaman wawasan kependidikan, b penguasaan bahan kajian akademik.

Paradigma Pembelajaran Berpusat pada siswa Belajar dengan melakukan Menciptakan kondisi yang menyenangkan Mengembangkan kemampuan sosial Mengembangkan keterampilan pemecahan masalah Mengembangkan kreativitas siswa

Berpusat pada siswa Kegiatan pembelajaran perlu mendorong siswa untuk mengembangkan bakat dan potensi siswa secara optimal sehingga belajar menjadi bermakna

Belajar dengan melakukan Dalam sebuah kegiatan pembelajaran, guru perlu memberikan kesempatan kepada siswa untuk memikirkan, meng-analisis, melakukan, dan menyimpulkan sendiri kompetensi yang harus dikuasai sebagai hasil belajar.

Kondisi yang menyenangkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran berlangsung efektif dan optimal bila tercipta atau terdapat suasana nyaman, menyenang-kan, rileks, sehat, dan menggairahkan.

Kemampuan sosial Untuk meningkatkan terjadinya perbai-kan pemahaman siswa, kegiatan pem-belajaran perlu dirancang dalam bentuk diskusi, saling bertanya, dan saling menjelaskan

Pemecahan masalah Siswa perlu dilatih memecahkan masalah agar berhasil di kehidupannya. Kegiatan pembelajaran hendaknya mampu men-dorong dan melatih siswa untuk meng-identifikasi masalah dan memecahkannya secara tepat-jitu dgn menggunakan pengetahuannya

Kreativitas siswa Potensi siswa berbeda dalam hal pola pikir, daya imajinasi, fantasi, dan hasil karya. Kegiatan pembelajaran perlu dirancang utk mengembangkan kre-ativitas siswa. Kompetensi diperoleh siswa sebagai penemuan (kreativitas) setelah melalui berbagai pengalaman belajar.