PENIMBANGAN BERAT BADAN DAN PENGUKURAN TINGGI / PANJANG BADAN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
TIPS ERGONOMI BAGI PENGGUNA KOMPUTER
Advertisements

STAF PENGAJAR FISIKA DEPT. FISIKA, FMIPA, IPB
PERMAINAN TONNIS
Di susun oleh : Ahmad Ali Ridho Aldhila Anjas Careca Guru Pamong : H. Ali Zuhdi, SPd.
TIPS ERGONOMI BAGI PENGGUNA KOMPUTER
Teknik Dribling Dwi Astuti PJKR a
Mekanik Tubuh & Ambulasi
ZOOTEKNIK SEMULA DIARTIKAN SEBAGAI ILMU PETERNAKAN ( ANIMAL HUSBANDRY ). KEMUDIAN DIBATASI PADA TEKNIK YANG DILAKUKAN DALAM MENANGANI TERNAK. SEMUA.
PROSESOR PERSIAPKAN SOKET PROSESOR PADA MAINBOARD DENGAN MEMBUKA ATAU MENARIK DAHULU TANGKAI SOKET KE ATAS AGAR TIDAK TERKUNCI. LETAKKAN PROSESOR PADA.
MODUL 1 . KKPI KEGIATAN BELAJAR 2
TEKNIK KONSTRUKSI BANGUNAN
Senam Lantai.
BAHAN AJAR RENANG.
PENGOPERASIAN ALAT SIPAT DATAR
Penggunaan KMS Balita Dalam Pemantauan Pertumbuhan Balita
Antopometri Pepin N, S.Kep.,Ns.M.Kep.
 Tanda-tanda / penampilan keadaan seseorang yg diakibatkan oleh keseimbangan pemasukan zat gizi di satu pihak dan pengeluaran di pihak lain  Dapat dilihat.
PEMBELAJARAN SENAM LANTAI
Senam Hamil; Langkah bijak mempersiapkan persalinan
Psb-psma Ikhlas berbagi rela memberi REFERENSI LATIHAN MATERI PENYUSUN INDIKATOR SK / KD UJI KOMPETENSI BERANDA SELESAI.
KEBIJAKAN PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN KEMENTERIAN KESEHATAN TA 2014
Oleh : Wahyuni Tri Widayati
1. PENGUATAN ABDOMINAL DASAR
ShALAT.
SR42 BMI TAPE Wide 14 mm Length 1,5 m.
2 Kompetensi Dasar Indikator
Mouse optis Kelompok XXIV.
PEMBELAJARAN BOLA VOLI
PEMANTAUAN STATUS GIZI BALITA DAN IBU HAMIL
ATLETIK : LARI SAMBUNG, LEMPAR CAKRAM
Pertumbuhan Anak Pemantauan dr. Ayling Sanjaya,M.Kes, SpA
PRESISI DAN AKURASI Apa Definisi?.
MODUL 9. Analisa & Perancangan Kerja
Akupresur ( Pijat ) Bayi untuk Tumbuh Kembang BALITA
LATIHAN FISIK PADA LANSIA
SENAM NIFAS Dwi Astuti,M.Kes.
PEMBELAJARAN BOLA VOLI
Media Pembelajaran ADP
Matakuliah Keterampilan Dasar dan Lanjut Bolavoli
METODE PENGEMBANGAN FISIK
PEMERIKSAAN ANTROPOMETRI
Dosen : Ratih Setyaningrum,MT
1. PENGUATAN ABDOMINAL DASAR
SENAM HAMIL MATERI PERKULIAHAN MAHASISWA FISIOTERAPI
Pertemuan Nasional Akselerasi Pencapaian MDG’s
ANAMNESA,PEMERIKSAN FISIK,ANAMNESA DAN ASUHAN PADA BAYI BARU LAHIR
Kemampuan Gerak Dasar.
KEGIATAN BELAJAR 2 Mengetik 10 Jari.
Mempelajari Administrasi Perkantoran
Devi Baniarti Eka Novitasari Eva Laili Rahmawati Nini Ariani
TIPS ERGONOMI BAGI PENGGUNA KOMPUTER
MEMAHAMI KOMUNIKASI DALAM PELAYANAN JASA
UNIVERSITAS GALUH CIAMIS
TEHNIK MENGATUR DAN MEMINDAHKAN PASIEN
MANAJEMEN PENATALAKSANAAN KASUS GIZI BURUK PADA BALITA
KARTU MENUJU SEHAT (KMS)
ATLETIK TOLAK PELURU.
PENTAKSIRAN DALAM PENDIDIKAN JASMANI (Ujian Kecergasan)
KEGIATAN BELAJAR 2 Mengetik 10 Jari.
PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT
POSTUR PENTINGNYA POSTUR DALAM KEHIDUPAN Postur
PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT
Pemeriksaan Fisik Oleh Zaenal Arifin.
BULAN PENIMBANGAN BALITA (BPB) & PEMBERIAN VITAMIN A MEIKA SUSANA.
ANTROPOMETRI & DESAIN SARANA
Efrizal Fariandi, A.Md.Gizi.  Penentuan Umur : - Hitung umur dalam tahun dan bulan penuh Cara :  Tentukan tanggal bln, tahun pengukuran  Cantumkan.
PEMANTAUAN STATUS GIZI BALITA DAN IBU HAMIL SUSI DYAH PUSPOWATI, MSI UPTD Puskesmas Sibela Dinas Kesehatan Kota Surakarta KULIAH PENGANTAR.
AKTIVITAS GERAK BERIRAMA MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA & KESEHATAN By. Nina Aprianti, S. Pd.
1. Penilaian Maturitas Neuromuskular Postur Untuk mengamati postur, bayi ditempatkan terlentang dan pemeriksa menunggu sampai bayi menjadi tenang pada.
ROLLING DEPAN, SIKAP LILIN DAN KAPAL TERBANG PADA SENAM LANTAI.
Transcript presentasi:

PENIMBANGAN BERAT BADAN DAN PENGUKURAN TINGGI / PANJANG BADAN RISKESDAS 2010 BLOK X PENIMBANGAN BERAT BADAN DAN PENGUKURAN TINGGI / PANJANG BADAN

LATAR BELAKANG MDGs GOAL 1: Target 1c. Reduce by Half the proportion of people who suffer from HUNGER: 1.8. Prevalence of UNDERWEIGHT children under five years of age 1.9. Proportion of population below minimum level of dietary energy consumption

STATUS GIZI Keadaan yang diakibatkan oleh status keseimbangan antara zat gizi yang dikonsumsi dengan zat gizi yang diperlukan oleh tubuh untuk berbagai proses biologis (pertumbuhan, perkembangan, Pemeliharaan kesehatan, aktivitas, metabolisme) Indikator status gizi ( antropometri, klinis, biokimia)

TIGA MACAM INDIKATOR ANTROPOMETRI 1. Berat badan menurut umur (BB/U) 2. Tinggi badan menurut umur (TB/U) 3. Berat badan menurut tinggi badan (BB/TB)

Berat Badan (BB) TINGGI Badan (TB) UMUR (U) Berat Menurut tinggi badan (BB/TB) INDEKS MASSA TUBUH (IMT) BERAT BADAN Menurut UMUR (BB/U) IMT Menurut UMUR (IMT/U) TINGGI BADAN Menurut UMUR (TB/U) UMUR (U)

TUJUAN Mengetahui proporsi jumlah balita underweight ( status gizi kurang dan buruk berdasarkan indikator status Gizi Berat Badan menurut Umur) Mengetahui karakteristik masalah gizi pada balita ( balita pendek, balita gemuk, balita gizi lebih)

KUESIONER INDIVIDU: RKD10.IND (BLOK X)

PENIMBANGAN BERAT BADAN PERSIAPAN : Pasang baterai pada bagian bawah timbangan Pasang 4 (empat) kaki timbangan pada bagian bawah timbangan 3. Letakan timbangan pada lantai yang datar 4. Buka alas kaki dan jaket serta keluarkan isi kantong yang berat seperti kunci, dll

PROSEDUR PENIMBANGAN 1. Tombol Biru Aktifkan dg menekan tombol biru (sebelah kanan) Muncul angka 888,88 (Belum siap digunakan) Muncul angka 0,00 dg bulatan dikiri atas (Telah siap digunakan)

2. Posisi kaki ditengah timbangan, sikap tenang, kepala tidak menunduk Hasil penimbangan : 52,70 kg dibulatkan 52,7 kg Posisi kaki ditengah timbangan, sikap tenang, kepala tidak menunduk Angka di kaca jendela akan muncul, dan tunggu sampai angka tidak berubah (STATIS) Catat angka yang terakhir (ditandai dengan munculnya tanda bulatan O diujung kiri atas kaca display) dan isikan kedalam kuesioner. Angka BB dibulatkan satu digit misal 0,51 - 0,54 dibulatkan menjadi 0,5 dan 0,55 - 0,59 dibulatkan menjadi 0,6 Minta Responden turun dan alat timbang akan OFF secara otomatis.

Posisi kaki ibu tepat di tengah alat timbang PROSEDUR PENIMBANGAN ANAK UMUR < 2 TH ATAU ANAK YANG BELUM BISA BERDIRI Buka topi, jaket, sepatu, kaos kaki atau asesoris yang digunakan anak/ibu Aktifkan alat timbang. Timbang ibu anak tsb Posisi kaki ibu tepat di tengah alat timbang Catat BB ibu (ditandai dengan munculnya tanda bulatan O diujung kiri atas kaca display)

Minta Responden turun dan tunggu sampai OFF secara otomatis. Aktifkan kembali alat timbang Timbang ibu dan anak (digendong) bersama-sama. Catat angka yang terakhir Berat badan anak adalah selisih antara (berat badan ibu dan anak) dengan berat badan ibu. PEMBULATAN berat badan anak dilakukan setelah pengurangan (berat badan ibu dan anak) dengan berat badan ibu.

B = 72,65 kg A = 59,55 kg Berat anak = 72,65 kg – 59,55 kg = 13,10 kg

PENGUKURAN TINGGI DAN PANJANG BADAN I. BAGIAN ALAT UKUR MULTIFUNGSI 4 1 5 2 6 3 7

PROSEDUR PENGUKURAN TINGGI BADAN (BERDIRI) Pasang alat ukur sesuai petunjuk Letakkan alat ukur pada lantai atau permukaan yang datar. Lepas Alas kaki , penutup kepala/topi atau topi/peci dari responden yang akan diukur Responden yang akan diukur diminta naik ke alas alat ukur dengan posisi membelakangi alat ukur

5. Responden diminta berdiri tegak, pandangan lurus ke depan 6. Perhatikan, dinding belakang alat ukur harus berada ditengah tubuh bagian belakang yang diukur, jangan melenceng kekiri atau kekanan

Lima bagian badan yaitu Kepala, bahu, punggung pantat dan tumit menempel di dinding alat ukur. Bila ini tidak mungkin minimal 3 bagian yang menempel di dinding alat ukur Posisi pengukur berada di depan yang diukur. Bila yang diukur lebih tinggi dari pengukur gunakan alat bantu seperti kursi

Gerakan alat geser sampai menyentuk kepala, jangan terlalu ditekan Gerakan alat geser sampai menyentuk kepala, jangan terlalu ditekan. Perhatikan bahwa bagian belakang alat geser harus menempel rapat pada dinding belakang alat ukur.

10. Bila angka tinggi badan dibaca dari arah depan: lihat angka skala pada jendela baca yang terletak pada bagian depan alat geser tepat di garis berwarna merah. 11. Bila angka tinggi badan dibaca dari skala yang terletak disamping: baca angka yang terletak di bagian bawah alat geser. Catat angka ini pada formulir yang disediakan.

PROSEDUR PENGUKURAN PANJANG BADAN BAYI DAN ANAK YANG BELUM BISA BERDIRI

Gabungkan bagian alat ukur (cukup 2 batang yang digabungkan) Pasang besi penopang agar alat geser dapat bergerak bebas . Pemasangan besi penopang ini harus searah dengan bagian yang menonjol pada siku tetap (siku yang tidak bergerak di ujung alat ukur)

3. Pilih lantai atau meja yang rata untuk meletakkan alat ukur. 4. Angka skala panjang badan harus di posisi atas untuk memudahkan pembacaan

5. Posisi siku tetap harus berada di sebelah kiri pengukur, dan posisi pembantu pengukur berada di belakang siku tetap 6. Anak dibaringkan dengan kepala menempel pada siku tetap. Pembantu pengukur memegang dagu dan pipi anak dari arah belakang siku tetap

7. Garis imajiner (dari titik lobang telinga ke ujung mata) harus tegak lurus dengan lantai tempat anak dibaringkan Pengukur memegang lutut anak agar kaki anak menempel ke lantai 8. Sambil memegang lutut anak, pengukur menggerakkan alat geser ke arah telapak kaki anak.

9. Posisi kedua telapak kaki anak harus rapat dan tegak lurus saat menempel pada alat geser. Pengukur harus cepat mnggerakkan alat geser sampai menempel pada telapak kaki anak, dan segera baca skala panjang badan

10. Baca skala panjang badan yang terletak di sebelah kiri alat geser dan catat di formulir yang disediakan. Menggerakkan alat geser dan membaca skala harus dilakukan dengan cepat karena anak sering rewel dan bergerak.

TERIMA KASIH