Sugeng rawuh ! sholih_in@yahoo.com Fb : sholihin aminarta.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PARAGRAF II Pertemuan 8 Matakuliah : G0012 Bahasa Indonesia
Advertisements

PARAGRAF.
RAGAM EKSPOSISI Setyawan Pujiono, M.Pd Jur. Pendidikan Bahasa Indonesia FBS UNY.
PENULISAN LAPORAN BISNIS
Paragraf Merupakan suatu bagian dari bab pada sebuah karangan atau karya ilmiah yang mana cara penulisannya harus dimulai dengan baris baru.
MENULIS PARAGRAF ARGUMENTASI
KARANGAN ILMIAH Marlina, M.Pd..
BAB I PENULISAN KARANGAN
Mata Kuliah Metode Penulisan Karya Ilmiah Maret 2012
Wacana Deskriptif Wacana deskriptif adalah wacana/bacaan yang menggambarkan sesuatu dengan jelas dan terperinci dengan cara menjelaskan detail-detailnya.
Menulis sebagai Proses
Induksi Ati Harmoni
PARAGRAF 2.
BAB V TEMA, TOPIK DAN JUDUL.
Oleh: IDA ROSIDA,A.Ma DCT KELOMPOK TEMATIK
Alinea Alinea atau paragraf adalah rentetan kalimat yang berkaitan sehingga membentuk makna yang serasi antarkalimat tersebut. Struktur alinea terdiri.
Proposal Penyusunan perencanaan penelitian hukum perlu dijelaskan mengenai metode analisa yang akan diterapkan. Misalnya metode kualitatif atau metode.
HAKIKAT MENULIS.
Nina Widyaningsih, S.Pd, M.Hum
KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR
KOMUNIKASI EFEKTIF.
BAB IX. PENULISAN KARANGAN ILMIAH Kompetensi Dasar: Mahasiswa mengetahui berbagai hal tentang penulisan karangan ilmiah Karang adalah menyusun Karangan.
MEMBACA & MENULIS KARANGAN POPULER
PERTEMUAN KETIGA KETERAMPILAN MENULIS oleh Teguh Prakoso
PARAGRAF DISUSUN OLEH : Ulfa Yana Dhiro ( )
PARAGRAF.
PARAGRAF DAN BENTUK-BENTUK WACANA oleh Nori Purwanasari
KARANGAN RINI ASTUTI S.I.KOM., MM.
PRAKTIK KETERAMPILAN BERBICARA
PENULISAN KARANGAN Mengarang adalah :
KOMUNIKASI EFEKTIF.
Nina Widyaningsih, S.Pd., M.Hum
KARAKTERISTIK MATEMATIKA
SYARAT DAN TUJUAN PENELITIAN Dwiyati Pujimulyani 2015
DEFINISI PARAGRAF 1 Paragraf adalah satuan bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat.
KOMUNIKASI EFEKTIF Dirangkum oleh: ANANG HERMAWAN.
Komunikasi Efektif Sangra Juliano P.
Modul 2 Kegiatan Belajar 1
KARANGAN RINI ASTUTI S.I.KOM.,MM.
Assalamu’alaikum Kami kelompok 3
KONSEP PEMIKIRAN INDUKTIF DAN DEDUKTIF
Danang Wahyu Utomo WACANA Danang Wahyu Utomo
PARAGRAF ABDUL HALIM ( ) HELDA YANTI ( ) SUDARLIAH ( )
PERTEMUAN KEENAM KETERAMPILAN MENULIS oleh Teguh Prakoso
PARAGRAF/ALINEA Pertemuan 7
KESANTUNAN PARAGRAF Mahasiswa diharapkan dapat memiliki pengetahuan tentang kesantunan membuat paragraf yang berprinsip pada kesatuan, kepaduan, dan.
BAHASA UNTUK PENELITIAN
Paragraf/ Alinea Karangan yang pendek / singkat yang berisi sebuah pikiran dan didukung himpunan kalimat yang saling berhubungan untuk membentuk satu gagasn.
Penalaran Tujuan bab ini adalah agar para maha-siswa dapat bernalar dengan baik dalam penyusunan karya ilmiah yang ditulis. Penalaran yaitu proses berpikir.
Struktur Pidato Pendahuluan
KARAKTERISTIK MATEMATIKA
PARAGRAF DALAM WACANA BAHASA INDONESIA
WACANA NARASI TUJUAN CIRI-CIR I LANGKAH MENULIS NARASI MENULIS NARASI POLAJENIS WACANA DESKRIPSI CIRI 2MACAM DESKRIPSI DESKRIPSI TAHAP PENULISAN WACANA.
KOMUNIKASI EFEKTIF Dirangkum oleh: ANANG HERMAWAN.
JASON A MARTIN L MICHAEL L REYVIN A RONALDO M
Penulisan Karya Ilmiah
MENULIS DAN MENGARANG Tulisan yang telah tercipta didukung oleh beberapa unsur dan berada pada satu garis pemahaman, yaitu bersama mengungkapkan gagasan.
KETERAMPILAN BERBAHASA.
Penulisan Esai Disampaikan dalam Diklat LPM UNIROW Tuban
Sistematika Penulisan Karya Ilmiah
KETERAMPILAN BERBAHASA.
Ringkasan, Abstrak dan Sintesis
PERENCANAAN PENULISAN KARYA ILMIAH
JENIS KARANGAN DAN PEMARAGRAFAN.   Pengertian Karangan Karangan adalah karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikannya.
Paragraf / Alinea Karangan yang pendek / singkat yang berisi sebuah pikiran dan didukung himpunan kalimat yang saling berhubungan untuk membentuk satu.
Muhammad Nidzomuddin, S.Sos
ASPEK PENALARAN DALAM KARANGAN
KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR
PARAGRAF/ALINEA DAN POLA PENGEMBANGANNYA
Penulisan Karangan Ilmiah
Transcript presentasi:

Sugeng rawuh ! sholih_in@yahoo.com Fb : sholihin aminarta

L o a d i n g 100 25 75 % 50 sholih_in@yahoo.com 25 75 50 % sholih_in@yahoo.com Fb : sholihin aminarta

5

4

3

2

1

SISHOL Present SISHOL Present SISHOL Present SISHOL Present mempersembahkan

Page 10

Page 11

MENULIS DAN PENALARAN Oleh : sholihin | wahyu restika sari | ika sulistyawati | sri nuryani | edi priyanto

Menulis sebagai Proses Pengertian menulis Menulis dapat definisikan sebagai suatu kegiatan penyampaian pesan (komunikasi) dengan menggunakan bahasa tulis sebagai medianya. Unsur - unsur dalam Komunikasi Tulis

Mitos atau Pendapat yang keliru tentang menulis Menulis itu mudah Kemampuan menggunakan unsur mekanik tulisan merupakan inti dari menulis Menulis itu harus sekali jadi Orang yang tidak menyukai dan tidak pernah menulis dapat mengajarkan menulis Pusing ya bro ... SAMA, gue juga wkwkwkw............

Hubungan Menulis dengan Keterampilan Berbahasa yang lain Lisan dan Langsung Tertulis dan Tidak Langsung Aktif Reseptif (menerima pesan) Menyimak Membaca Aktif Produktif (menyampaikan pesan) Berbicara Menulis 1. Hubungan Menulis dengan Membaca - Penulis sebagai pembaca - Pembaca sebagai penulis

vs 2. Hubungan Menulis dengan Menyimak 3. Hubungan Menulis dengan Berbicara Perbedaan Berbicara dan menulis - Suasana Berbahasa - Unsur-unsur nonverbal - Sajian ide atau gagasan vs

Ragam Wacana 1. Deskripsi (Pemerian) Melukiskan atau menggambarkan sesuatu dengan berdasarkan kesan-kesan dari pengamatan, pengalaman, dan perasaan penulisnya. 2. Narasi (Penceritaan atau Pengisahan) Menceritakan proses kejadian suatu peristiwa untuk memberikan gambaran sejelas-jelasnya kepada pembaca mengenai fase, langkah, urutan, atau rangkaian terjadinya sesuatu hal

4. Argumentasi (Pembahasan/Pembuktian) 3. Eksposisi (Paparan) Menerangkan sesuatu hal yang dapat memperluas pengetahuan dan pandangan pembaca. 4. Argumentasi (Pembahasan/Pembuktian) Meyakinkan pembaca mengenai kebenaran yang disampaikan oleh penulisnya. 5. Persuasi Mempengaruhi sikap dan pendapat pembaca mengenai suatu hal. Here comes your footer  Page 18

Menulis sebagai Proses Pendekatan dalam pembelajaran menulis 1. Pendekatan frekuensi 2. Pendekatan gramatikal 3. Pendekatan Koreksi 4. Pendekatan formal Here comes your footer  Page 19 Banyaknya latihan mengarang akan membantu meningkatkan keterampilan menulis

Fase dalam Menulis sebagai Proses Tahap Prapenulisan (Persiapan) a. Menentukan Topik b. Mempertimbangkan maksud atau tujuan penulisan c. Memperhatikan sasaran karangan (pembaca) d. Mengumpulkan informasi pendukung e. Mengorganisasikan ide dan informasi

2. Tahap Penulisan (Pengembangan isi karangan) Awal Isi Penutup

3. Pascapenulisan (telaah dan revisi) Kegiatan ini terdiri atas penyuntingan dan perbaikan Membaca keseluruhan karangan b. Menandai hal-hal yang perlu diperbaiki c. Melakukan perbaikan sesuai dengan temuan saat penyuntingan

PENALARAN Pengertian Penalaran adalah suatu proses berpikir dengan menghubung-hubungkan bukti, fakta, petunjuk, ataupun sesuatu yang dianggap bahan bukti, menuju pada suatu kesimpulan

Keterkaitan menulis dengan penalaran Tulisan yang dihasilkan seseorang tergantung dari bagaimana ia menata proses berpikir, memahami sesuatu, dan menghubungkan satu hal dengan hal lain.

PROSES PENALARAN A. Bertolak dari hal-hal yang khusus (informasi demi informasi atau fakta demi fakta) menuju sebuah kesimpulan Here comes your footer  Page 25 Here comes your footer  Page 25

Kesimpulan / Pengetahuan B. Berawal dari suatu kesimpulan (pengetahuan yang telah ada) menuju hal-hal yang khusus Kesimpulan / Pengetahuan Temuan D Temuan A Temuan C Temuan B

= nafsu Jenis penalaran 1. Penalaran Induktif a. Generalisasi Bertolak sejumlah gejala yang serupa untuk menarik kesimpulan = nafsu b. Analogi Bertolak dari dua peristiwa yang satu sama lain memiliki kesamaan c. Hubungan Kausal (Sebab-Akibat) Semua peristiwa yang terjadi terjalin dalam rangkaian sebab-akibat Here comes your footer  Page 27

rentenir = 2. Penalaran Deduktif Proses berpikir yang bertolak dari sesuatu yang umum menuju hal-hal khusus a. Silogisme Proses penalaran yang menghubungkan dua proposisi (pernyataan) yang berlainan untuk menurunkan sebuah kesimpulan yang merupakan proposisi ketiga = rentenir b. Entimem Menghilangkan bagian silogisme yang dianggap telah dipahami Here comes your footer  Page 28

SALAH NALAR ? ? Kekeliruan dalam proses berpikir karena keliru menafsirkan atau menarik kesimpulan ? ? ? ? Macam-macam salah nalar ? ? 1. Generalisasi yang Terlalu Luas ? ? Terjadi karena kurangnya data yang dijadikan dasar generalisasi a. Generalisasi Sepintas Membuat generalisasi berdasarkan data yang sangat sedikit b. Generalisasi Apriori Melakukan generalisasi atas gejala atau peristiwa yang belum diuji kebenaran atau kesalahanya

2. Kerancuan Analogi Penggunaan analogi yang tidak tepat. Dua hal yang diperbandingkan tidak memiliki kesamaan pokok. : = 3. Kekeliruan Kausalitas Keliru menentukan dengan tepat sebab dari suatu peristiwa atau hasil (akibat) dari suatu kejadian

4. Kesalahan Relevansi Terjadi apabila bukti, peristiwa, atau alasan yang diajukan tidak berhubungan atau tidak menunjang sebuah kesimpulan. a. Pengabaian persoalan Disebabkan oleh pengalihan suatu isu atau permasalahan dan menggantikannya dengan isu atau permasalahan lain yang tidak berkaitan

baik buruk b. Penyembunyian persoalan Memberikan satu jawaban atas sebuah permasalahan yang rumit 1. Pemikiran ini atau itu 2. Tidak bisa diikuti 3. Argumentum ad misericodium 4. Argumentum ad baculum 5. Argumentum ad otoritas

c. Kurang memahami persoalan Salah nalar ini terjadi karena seseorang mengemukakan pendapat atau alasan tanpa memahami persoalan yang dihadapinya dengan baik “Dalam mengajar bahasa indonesia guru adalah contoh yang akan dilihat dan diikuti oleh murid-muridnya. Oleh karena itu, guru dalam mengajar perlu memakai bahasa indonesia yang baik dan benar ” Betul.........?

5. Penyandaran terhadap Prestise Seseorang Menggunakan pendapat para ahli sebagai orang yang lebih tahu dalam membahas suatu masalah. Syarat pendapat dapat digunakan : 1.Orang itu diakui keahliannya oleh orang lain 2.Pernyataan yang dibuat berkenaan dengan keahliannya, dan relevan dengan persoalan yang sedang di bahas 3.Hasil pemikirannya dapat diuji kebenarannya

Page 35

Page 36

Terima kasih Sampai jumpa lagi...