PERPUSTAKAAN SEBAGAI PUSAT SUMBER PEMBELAJARAN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Permendiknas No. 19 Tahun 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
Advertisements

Kerangka Kerja Kompetensi TIK untuk Guru
Assalamu'alaikum....
KEPALA PERPUSTAKAAN SEKOLAH
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 19 Tahun 2007
UNDANG–UNDANG NO. 20 TH.2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
1 PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN.
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN RASIONAL KURIKULUM.
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
Apa yang dimaksud dengan pembelajaran diperguruan tinggi?
KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN
Peran Guru Dalam Membangun Budaya Sekolah
PENILAIAN KINERJA GURU (Teacher Performance Appraisal)
DALAM MENINGKATKAN KUALITAS GURU DI SEKOLAH
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2014 Tentang PERAN GURU TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DAN GURU KETERAMPILAN.
PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH
PENGELOLAAN KURIKULUM
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
PENILAIAN KINERJA GURU
Keprofesian Bidang Bimbingan dan Konseling serta Ketatalaksanaan Pendidikan Adriy.weebly.com.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PAUD
Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
IMPLEMENTASIKURIKULUM 2013
LANDASAN YURIDIS PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI INDONESIA
PEMAKAIAN STANDARD LITERASI INFORMASI
KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR BERBASIS KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA.
KURIKULUM 2013 DAN PROFESIONALISASI BIMBINGAN DAN KONSELING
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING)
Konsep Dasar PKM & Penyelenggaraannya
MATERI PELATIHAN Panduan Peningkatan dan Penjaminan Mutu Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sebagai Dasar Pelaksanaan Perbaikan Mutu Berkelanjutan.
PENGUATAN PROSES PEMBELAJARAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
Kurikulum sekolah rintisan bertaraf intenasional
Penyaji: Momon Sulaeman
STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN (PTK)
STRUKTUR KURIKULUM 2013 Pendekatan Saintifik.
STANDAR TENAGA PERPUSTAKAAN SEKOLAH/MADRASAH
KOMPETENSI GURU, KEPALA SEKOLAH DAN PENGAWAS SEKOLAH
Model Pembelajaran InovaTIF
PENYUSUNAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
4 PILAR PENDIDIKAN MENURUT UNESCO
KONSEP DASAR PEMBELAJARAN INOVATIV DAN PERTISIPATIF
Penerapan model pembelajaran
MANAJEMEN KURIKULUM Prof. Dr. H. E. Mulyasa, M.Pd PENDIDIKAN DASAR
PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU IPS DALAM PEMBELAJARAN ABAD KE-21
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING)
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
PENDEKATAN, MODEL, STRATEGI & METODE PEMBELAJARAN
HANDOUT 1 BELAJAR PEMBELAJARAN
BAB II SIKAP PROFESIONAL KEGURUAN
Penyusunan Peraturan Akademik SMA
Guru Profesional dan Standarisasi Pendidikan Nasional
PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING)
Peranan Teknologi Pendidikan pada Pengembangan Kurikulum 2013
STRUKTUR BUKU GURU PPT – 3.2.
PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN GURU
Apa yang dimaksud dengan pembelajaran diperguruan tinggi?
STRATEGI PEMBELAJARAN BERORIENTASI PADA AKTIVITAS SISWA (PBAS)
Pembelajaran AKTIF dimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, mempertanyakan,
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
profil guru yang ideal dengan pendekatan psikologis
Peranan Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Bimbingan Konseling (BK)
Kebijakan Pemerintah DALAM Pengembangan Perpustakaan Sekolah
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2014 DR. AYUBA PANTU, M.Pd.
UNGGUL DALAM PRESTASI AKADEMIK UNGGUL DALAM PRESTASI NON AKADEMIK UNGGUL DALAM PENCAPAIAN HASIL NILAI UJIAN NASIONAL UNGGUL DALAM PENINGKATAN PROFESIONALISME.
PENDEKATAN, MODEL, STRATEGI & METODE PEMBELAJARAN.
Transcript presentasi:

PERPUSTAKAAN SEBAGAI PUSAT SUMBER PEMBELAJARAN MUHAMAD IHSANUDIN, M.Hum PENGURUS PUSAT ASOSIASI TENAGA PERPUSTAKAAN SEKOLAH INDONESIA (PP-ATPUSI)

Visi Pendidikan Abad 21 Membentuk Masyarakat Berbasis Pengetahuan (Knowledge Based Society) Indikatornya: Memiliki kemampuan tinggi dalam memecahkan masalah Kreatif, inovatif, beretika, dan demokratis Menjadi pembelajar mandiri (Independent leaner) Menjadi pembelajar sepanjang hayat (Longlife leaner)

Produktif, Kreatif, Inovatif, Afektif Visi Kurikulum 2013 Mewujudkan insan Indonesia yang Produktif, Kreatif, Inovatif, Afektif melalui penguatan Sikap, Keterampilan, dan Pengetahuan yang terintegrasi Sumber: Kemdikbud, 2012 3

Perkembangan Visi Pendidikan Local Orientation National Focus Global Nature Future Present Past

Arah Pendidikan Global Teacher-Centered Student-Centered Learning-Centered Future Present Past

Landasan Peradaban Barat Wisdom Knowledge Information Data Sumber: Sharma, Knowledge Hierarchy

Hubungan Data, Informasi, Pengetahuan dan Kebijaksanaan -Where is the Life we have lost in living? -Where is the wisdom we have lost in knowledge? -Where is the knowledge we have lost in information? -Where is the information we have lost in Data? (Baris terakhir ini tambahan dari penyaji). TS. Elliot (1888-1965)

Fase Perkembangan Masyarakat Barat Agriculture Society Industrial Society Information Society Knowledge Society Innovation Society Di mana posisi Indonesia sekarang? Mereka yang mampu berinovasilah yang bisa survive di masa depan

Apa Hakekat Perpustakaan? Perpustakaan adalah tempat kumpulan DATA, INFORMASI, PENGETAHUAN dan KEBIJAKSANAAN umat manusia sejak zaman dahulu sampai sekarang. Hanya saja DIPK itu dikemas dalam bentuk dan media seperti buku, ensiklopedi, koran, majalah, jurnal, laporan penelitian, dan lain-lain

Mengapa Perpustakaan Penting? Mengapa di negara-negara maju perpustakaannya juga maju, gedungnya besar-besar, koleksinya juga besar, dan pengunjungnya juga banyak? Sebaliknya, mengapa di negara-negara berkembang atau negara-negara miskin perpustakaannya juga tidak berkembang, gedungnya kecil-kecil, koleksinya juga minim dan pengunjungnya juga sedikit?

Makna Belajar sesungguhnya… Mengolah DATA menjadi informasi Mengolah INFORMASI menjadi pengetahuan Mengolah PENGETAHUAN yang ada menjadi PENGETAHUAN BARU (Inovasi) Menerapkan pengetahuan dalam kehidupan merupakan KEBIJAKSANAAN. Inilah puncak tertinggi kemuliaan seseorang di dunia ini. Contoh: Menurut PENGETAHUAN korupsi adalah suatu kejahatan dan pelanggaran hukum/moral. ORANG BIJAK TIDAK AKAN KORUPSI!

APA TUGAS SEORANG PUSTAKAWAN/GURU/PENDIDIK? PUSTAKAWAN/PENDIDIK IDEAL KNOWLEDGE INFORMATION DATA KNOWLEDGE SOCIETY & INNOVATION SOCIETY MAKNA BELAJAR YANG SESUNGGUHNYA

Pendekatan Pembelajaran Berbasis Perpustakaan Dalam Kurikulum 2013 Project Based Learning Problem Based Learning Resource Based Learning Inquiry Based Learning Pendekatan Pembelajaran Berbasis Perpustakaan Dalam Kurikulum 2013

Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) “ Suatu model pembelajaran yang didasarkan pada prinsip menggunakan masalah sebagai titik awal membangun pengetahuan baru.” H.S. Barrows 1982

INQUIRY BASED LEARNING LEARNING SHOULD BE AROUND STUDENT’S QUESTIONS STUDENTS TO WORK TOGETHER TO SOLVE PROBLEMS RATHER THAN RECEIVING DIRECT INSTRUCTION ON WHAT TO DO FROM THE TEACHER.

6 Langkah Pembelajaran Berbasis Perpustakaan 6 Langkah Pembelajaran Berbasis Perpustakaan. Dapat digunakan oleh semua bidang studi.

Pustakawan mengajar (masuk kelas)

Resource Based Learning

Guru berkolaborasi dengan pustakawan dalam pembelajaran

Perpustakaan sekolah tidak berkembang bila… Sistem pengajaran dengan CERAMAH (lecture) Sistem pembelajaran dengan MENGHAFAL (recall) Pembelajaran dilakukan hanya di dalam KELAS Sistem evaluasi/penilaian dengan PILIHAN GANDA (recall), bukan pemecahan masalah/kasus. Paradigma pembelajaran Teacher-Centred, bukan Student-Centred.

Pertanyaannya… Apakah Tenaga Perpustakaan Sekolah di Indonesia memahami semua perkembangan ini? Bagaimana mereka seharusnya berperan? Apa saja kompetensi yang harus mereka miliki?

8 Peran Perpustakaan/Pustakawan Sekolah yang profesional School Library/Librarian Roles Resource Agent Literacy Development Agent Knowledge Construction Agent Academic Achievement Agent Independent Reading and Personal Development Agent Technological Literacy Agent Rescue Agent Individualized Learning Agent

8 Peran Perpustakaan/ Pustakawan yang profesional (1) Resource Agent: Menyediakan koleksi yang memenuhi kebutuhan kurikulum Menawarkan berbagai koleksi/informasi yang up to date dengan berbagai pilihan Pustakawan mendidik/ membimbing siswa dalam pencarian informasi/koleksi Mengajarkan cara-cara meman-faatkan informasi/koleksi secara efektif

(2) Literacy Development Agent Pustakawan mengajarkan siswa: - keterampilan mencari informasi - keterampilan mengevaluasi informasi - keterampilan mengolah (organize) informasi - keterampilan memanfaatkan informasi untuk pemecahan masalah (problem solving)

(3) Knowledge Construction Agent Pustakawan mendidik siswa tentang tahap-tahap mengkonstruksi (membangun) pengetahuan dengan pemanfaatan literatur/koleksi dalam pembelajaran yang biasa disebut Information Literacy (Big 6 Model, SCONUL Model, Empowering 8 Model, ect.) Mendidik siswa mampu menemukan pengetahuan baru dan memahami pengetahuan baru tersebut melalui proses berpikir analitis dan kritis

(4) Academic Achievement Agent Pustakawan sebagai motor/penggerak pembelajaran di perpustakaan yang menfasilitasi siswa agar mampu menyelesaikan tugas-tugas pembelajaran/ penelitian dengan hasil yang lebih berkualitas. Pustakawan yang profesional berperan secara signifikan meningkatkan prestasi siswa di sekolah

(5) Independent Reading and Personal Development Agent Perpustakaan membentuk budaya baca, sehingga tertanam dalam diri siswa budaya baca secara mandiri (Reading literacy, lifelong reader). Perpustakaan membentuk kepribadian/kompetensi siswa, sesuai minat, bakat dan kemampuan dirinya -Disediakan bahan bacaan variatif, mulai bahan bacaan ringan/ menyenangkan (pleasure reading), hingga bahan bacaan serius (knowledge reading), dll.

(6) Technological Literacy Agent Mengenalkan teknologi informasi kepada siswa Menyediakan berbagai media dan software pembelajaran - Mengajarkan cara-cara menggunakan TI tersebut pada mereka -Tujuan: agar pembelajaran mereka lebih hidup/menarik

(7) Rescue Agent Perpustakaan menjadi rujukan (UGD) bila siswa mengalami “Information Crises” (kepanikan informasi) . Misalnya: - siswa membutuhkan informasi cepat - siswa panik sumber yang dia cari tidak ditemukan - siswa panik tidak bisa download sumber yang diinginkan - siswa panik file-nya tidak bisa dibuka, dsb.

(8) Individualized Learning Agent Pustakawan menjadi tempat siswa bertanya untuk mengatasi kesulitan-kesulitannya dalam pembelajaran di perpustakaan Pustakawan menjadi advisor/ navigator (penasehat/penunjuk jalan) bagi siswa untuk memperoleh informasi yang dibutuhkannya, menilai informasi, dan memanfaatkan informasi itu untuk menyelesaikan tugas-tugasnya.

KOMPETENSI KEPALA & TENAGA PERPUSTAKAAN SEKOLAH PENGELOLAAN INFORMASI MANAJERIAL PENGELOLAAN INFORMASI KEPENDIDIKAN KEPRIBADIAN SOSIAL PENGEMBANGAN PROFESI STANDAR KOMPETENSI TENAGA PERPUSTAKAAN SEKOLAH (Permendiknas No.25/2008)

Kepala Perpustakaan Kompetensi Manajerial 1.1 Memimpin tenaga perpustakaan sekolah/madrasah 1.2 Merencanakan program perpustakaan sekolah/madrasah 1.3 Melaksanakan program perpustakaan sekolah/madrasah 1.4 Memantau pelaksanaan program perpustakaan sekolah/madrasah

Tenaga Perpustakaan Kompetensi Manajerial 1.1 Melaksanakan kebijakan 1.2 Melakukan perawatan koleksi 1.3 Melakukan pengelolaan anggaran dan keuangan

2. Kompetensi Pengelolaan Informasi 2.1 Mengembangkan koleksi perpustakaan sekolah/madrasah 2.2 Mengorganisasi informasi 2.3 Memberikan jasa dan sumber informasi 2.4 Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi

3. Kompetensi Kependidikan 3.1 Memiliki wawasan kependidikan 3.2 Mengembangkan keterampilan memanfaatkan informasi 3.3 Mempromosikan perpustakaan 3.4 Memberikan bimbingan literasi informasi

4. Kompetensi Kepribadian 4.1 Memiliki integritas yang tinggi 4.2 Memiliki etos kerja yang tinggi

5. Kompetensi Sosial 5.1 Membangun Hubungan sosial 5.2 Membangun Komunikasi

6. Kompetensi Pengembangan Profesi 6.1 Mengembangkan ilmu 6.2 Menghayati etika profesi 6.3 Menunjukkan kebiasaan membaca

Perpustakaan sekolah tidak berfungsi, bila… Metode belajar dengan MENGHAFAL Metode mengajar dengan CERAMAH Sistem mengajar DI DALAM KELAS SAJA! Sistem mengajar yang hanya merujuk pada DIKTAT GURU (Teacher-centered).

Peraturan Pemerintah dan Pedoman Yang Berkaitan dengan Pengembangan Perpustakaan Sekolah/Madrasah UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional UU No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan Permendiknas No 24 Tahun 2007 tentang Standar sarana dan prasarana untuk sekolah/madrasah Permendiknas No. 25 Tahun 2008 Tentang Standar Kompetensi Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah Pedoman Perpustakaan Sekolah IFLA/UNESCO

Kesimpulan Perpustakaan seyogianya menjadi sumber belajar yang utama dan paling strategis di sekolah/madrasah Setiap stake holder di sekolah/madrasah hendaknya segera membangun, meningkatkan dan mengembangkan perpustakaannya sesuai amanat undang-undang, peraturan menteri, dan amanat cita-cita negara kita yaitu untuk mencerdaskan setiap anak bangsa

Kesimpulan Sistem pembelajaran yang teacher-centered hendaknya dikurangi atau diganti dengan student-centered dengan berbasis aneka sumber dan media, serta pemanfaatan teknologi informasi secara optimal. Perpustakaan bukan sekedar TUMPUKAN BUKU dan pustakawan BUKAN PENJAGA BUKU. Pustakawan semestinya melaksanakan 8 peran di atas. 8 Peran tersebut akan berjalan baik bila tenaga perpustakaan sekolah seorang yang profesional yang memiliki kompetensi sesuai Standar Kompetensi Tenaga Perpustakaan Sekolah yang tertuang dalam Permen Diknas No. 25 Tahun 2008.

Kesimpulan ATPUSI (Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia) dibentuk untuk membantu mewujudkan Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia yang profesional sesuai harapan-harapan di atas. Perlu dibuka program pendidikan dan pelatihan tenaga perpustakaan sekolah secara massive dan cepat. ATPUSI membantu mempertemukan berbagai institusi yang terlibat dalam menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan bagi tenaga perpustakaan sekolah di Indonesia.

Penutup Semoga apa yang kita cita-citakan terwujud Terima kasih.