1 Kendala : 6 X 1 + 4 X 2 + X 3 <= 32 000 6 X 1 + 7 X 2 + 3 X 3 <= 16 000 4 X 1 + 5 X 2 + 12 X 3 <= 32 000 x 1, x 2, x 3  0 Maksimumkan 40 X 1 + 30 X.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
POTENSI & KENDALA PENGEMBANGAN AGRIBISNIS
Advertisements

Integer Programming.
Riset Operasional Pertemuan 4
Semua Kendala/contraint berupa persamaam dengan sisi kanan Nonnegatif Semua Variabel Nonnegatif Fungsi tujuan dapat Maksimum maupun Minimum Kendala –
TEKNIK OPTIMASI MULTIVARIABEL DENGAN KENDALA PERTIDAKSAMAAN
DATA PARTISIPATIF Desa Anawolu Kabupaten Sumba Barat Propinsi Nusa Tenggara Timur.
CAPAIAN INDIKATOR KINERJA UNDIP TAHUN 2014 Fakultas/Program Pascasarjana/Lembaga …
IV. Faktor-faktor Lain • Pasar tenaga kerja • Prestasi kerja
(Kendala Menyimak Efektif, Prilaku Menyimak, Meningkatkan Prilaku)
HASIL DESK DEPUTI BIDANG PEMBIAYAAN
Bab 2 PROGRAN LINIER.
Analisis Sensitivitas Secara Grafis
Pengali Lagrange Tim Kalkulus II.
ABSTRAK   Auto2000 Madiun adalah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan maupun layanan purna jual mobil Toyota karesidenan Madiun. Persaingan bisnis.
Seminar Pajak dan Retribusi Daerah
Algoritma Pemotongan Algoritma Gomory Langkah 1 x3* = 11/2 x2* = 1
Metode Simpleks Dua Fase (Tahap)
BAHAN AJAR M.K. PROGRAM LINEAR T.A. 2011/2012
1 Pertemuan 23 Branch And Bound I (B – A – B) Matakuliah: T0034/Analisis & Perancangan Algoritma Tahun: 2005 Versi: 1/0.
TUJUAN Mahasiswa mendemonstrasikan tehnik bercerita dalam mengambarkan objek wisata dalam Bahasa Indonesia tentang objek wisata di Jepang.
TEKNIK OPTIMISASI dan PERALATAN MANAJEMEN BARU
ANALISIS PERMINTAAN ..
KISI – KISI UAS Instrumen Kebijakan Moneter, Faktor yg mempengaruhi Keputusan BI dalam peredaran uang Peranan UMKM dalam perekonomian Indonesia, Tujuan.
CAPAIAN KINERJA FAKULTAS TEKNIK AKHIR TAHUN 2016
METODE SIMPLEKS MINIMALISASI. METODE SIMPLEKS MINIMALISASI.
Metode Dua Phase.
Metode simpleks yang diperbaiki menggunakan
METODE BIG M DAN DUAL SIMPLEKS
Bahan kuliah MMA-IPB KEPEMIMPINAN STRATEGIK DAN RESOLUSI KONFLIK
Lucas - The Art of Public Speaking
Nama: Aulia Puspitarini NPM: Kelas: 4EA09
Melakukan pengamatan dan pemantauan
Matakuliah : K0074/Kalkulus III Tahun : 2005 Versi : 1/0
SILABUS MANAJEMEN PRODUKTIVITAS
Metode Dua Phase.
Pertemuan ke-5 25 Oktober 2016 PARANITA ASNUR
Product Mix Tugas 1 Managemen Sains.
PENGENDALIAN MANAJEMEN PROYEK
PRAKERIN.
Rencana Aksi Strategis: Analisis STAKEHOLDERS
METODE DUA FASE.
METODE BIG M.
(REVISED SIMPLEKS).
Linear Programming (Pemrograman Linier)
CHELSEA KINTAN ASMARA TEKNIK KOMPUTER JARINGAN SMKN 13 BANDUNG
Solusi Meraih Pembangunan Inklusif Disabilitas
Manajemen Aktivitas yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan kepemimpinan, serta pengawasan terhadap pengelolaan sumber daya yang.
Tugas Manajemen Operasi
Fungsi layanan perpustakaan berbasis TI
Nama : Novita sari Nim : A
METODE BIG M.
8. Beberapa kendala yang muncul pada model waterfall adalah :
PENGENDALIAN MANAJEMEN PROYEK
METODA “M” BESAR (BIG “M”) Ardaneswari, D.P.C., STP, MP.
LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP)/BALAI DIKLAT KEAGAMAAN (BDK)
Struktur Teks dan Genre Mikro Laporan Kegiatan
Pemberian Kompensasi Komunikasi Bisnis Minggu, 11 Nopember 2018
Laporan Pertanggung Jawaban Acara Besar Kementrian Agama dan Pendidikan Ilham Arnif MS09.
SEMINAR HASIL-HASIL PENELITIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010
Harapan Swasta dalam Alih Teknologi Inovasi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian PRESENT BY GARUDAFOOD.
Endah R. Palupi Memen Surachman Kartika Warid
Program Linier – Simpleks Kendala
Pemrograman Bilangan Bulat (Integer Programming)
Program Linier - Daerah Fisibel Tak Terbatas
Program Linier – Bentuk Standar Simpleks
Kelompok 8 : Roiman Efendi Inaku Nabilah Nahdah H.Latif.
PULSE REPORT.
KENDALA PELAKSANAAN PPID DI KABUPATEN KOLAKA
Perawatan kendaraan Rifdarmon S.P d, M.P d.T. Mahasiswa memahami kontrak perkuliahan agar tidak terjadi kendala selama perkuliahan perawatan kendaraan.
EVALUASI DIRI GURU EDG. 1.Evaluasi diri merupakan upaya untuk mengetahui gambaran mengenai kinerja dan keadaan dirinya berkenaan dengan kekuatan, kelemahan,
Transcript presentasi:

1 Kendala : 6 X X 2 + X 3 <= X X X 3 <= X X X 3 <= x 1, x 2, x 3  0 Maksimumkan 40 X X X 3  ~ Bentuk standar L.P Fungsi tujuan ~ implisit batasan ~ persamaan (+var. slack) var. slack ~ fungsi tujuan a) Z - 24 X X 2 = 0 ~ maksimumkan b) 0.5 X 1 + X 2 + s1 = 12 1/16 X 1 + 1/24 X 2 + s 2 = 1 X 1, X 2, s 1, s 2  0

2 Z - 24 X X 2 = 0 ~ maksimumkan 0.5 X 1 + X 2 + s1 = 12 1/16 X 1 + 1/24 X 2 + s 2 = 1 X 1, X 2, s 1, s 2  0  ~ menentukan solusi awal memilih var  (var. non Basic) Ingat n - m n = variabel ~4 m = persamaan ~ = 2 var.  Pemilihan ~ 4 var. (x 1, x 2, s 1, s 2 ) 2 var  = x 1, x 2 Var. non Basic ALASAN ?

3  ~ menyusun tabel simplex Basic Z X 1 X 2 s 1 s 2 Solusi Z s s 2 0 1/16 1/  memilih var. non basic yang akan ditukar a) kolom pivot ~ nilai(-) terbesar pada fungsi tujuan (Z) kolom x 1 (nilai (-) terbesar = -24) b) index tiap baris ~ solusi/kolom pivot (Z tidak deperhitungkan) 12/0.5 = 24 1/(1/16) = 16 c) baris pivot ~ nilai terkecil baris 2 s 2 pivot = 16 (perpotongan)

4 ARTI : pada tabel berikutnya / iterasi berikutnya X 1 menjadi var. basic s 2 menjadi var. non basic Menghitung baris pivot baru ~ membagi semua nilai pada baris pivot dengan pivot baris pivot lama : 0 1/16 1/ : 1/ /

5 e)Menghitung nilai baris lainnya * baris lama - (koefisien kolom pivot) * nilai baru baris pivot * nilai pada kolom pivot = 0 Z : pivot baru : 1 2/ (-24) Z s1 : pivot baru : 1 2/ (0.5) 0 2/

6  ~ menyusun tabel simplex Basic Z X 1 X 2 s 1 s 2 Solusi Z s / X /  memilih var. non basic yang akan ditukar a) kolom pivot ~ nilai(-) terbesar pada fungsi tujuan (Z) kolom X 2 (nilai (-) terbesar = -4) b) index tiap baris ~ solusi/kolom pivot (Z tidak deperhitungkan) 4/(2/3) = 6 16/(2/3) = 24 c) baris pivot ~ nilai terkecil baris 1 s 1 pivot = 2/3 (perpotongan)

7 ARTI : pada tabel berikutnya / iterasi berikutnya X 2 menjadi var. basic s 1 menjadi var. non basic Menghitung baris pivot baru ~ membagi semua nilai pada baris pivot dengan pivot baris pivot lama : 0 0 2/ : 2/ /

8 e)Menghitung nilai baris lainnya * baris lama - (koefisien kolom pivot) * nilai baru baris pivot * nilai pada kolom pivot = 0 Z : pivot baru : 0 1 3/ (-4) Z X 1 : 1 2/ pivot baru : 0 1 3/ (2/3)

9  ~ menyusun tabel simplex Basic Z X 1 X 2 s 1 s 2 Solusi Z X / X Pada baris Z sudah tidak ada koefisien yang bernilai negatif maka solusi sudah optimal X 1 = 12 X 2 = 6 Z = 408