OLEH: Ns. Titik Anggraeni, S.Kp.,M.Kes.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Disentri amoeba dan basiler
Advertisements

Yetti Wira Citerawati Sy
DASAR DIETETIK untuk pasieN
Kiki Hardiansyah Safitri, S.Kep, Ns
KEMBUNG Kembung (bloating) merupakan segala pembesaran atau peningkatan diameter area abdominal yang tidak normal. Kondisi ini menimbulkan sensasi kembung,
Paskalis Lukimon (Ners)
Kelompok 2.
ASUHAN KEBIDANAN PADA ANAK
KESEHATAN TENTANG DIARE.
DIARE Diare akut keluarnya BAB 1x/ lebih yg berbentuk cair dlm 1 hari/ lebih & berlangsung < 14 hari (Cohen MB) Diare episode keluarnya tinja cair sebanyak.
RESUSITASI CAIRAN Ns. Herlina S.Kep.
Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI
ACUTE DIARRHEA Prof. Dr. Agus Firmansyah Department of Child Health
.. SUSPEK TYPOID ...
ASI Eksklusif Air susu ibu dalam 6 bulan pertama kelahiran bayi oleh seorang ibu yang tanpa tambahan apapun baik itu minuman atau pun makanan tambahan.
Sistem Kardiovaskular dan Gizi
DIARE KELOMPOK I.
ASKEP TIFUS ABDOMINALIS PADA ANAK
PENGKAJIAN FISIK PADA ANAK DIARE
Askep Lansia dengan Gangguan sistem pencernaan
Gastroenteritis Kiki Hardiansyah Safitri, S.Kep, Ns.
RESIKO HIGIENE TERKAIT KERACUNAN MAKANAN. Bahan makanan adalah hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin.
Asuhan keperawatan klien dengan kolelithiasis
Mengenal Berbagai Rupa dan Warna Feses Bayi ASI
TYPOID PADA ANAK.
DIARRHEA (DIARE) Merupakan keadaan terjadinya peningkatan dari
ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGAN GANGGUAN GASTROINTESTINAL
LANSIA DENGAN GANGGUAN PENCERNAAN
ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN GASTRITIS PADA LANSIA
Kebutuhan Gizi Ibu Hamil
KEKURANGAN ENERGI PROTEIN
STANDAR MAKANAN RUMAH SAKIT
PENATALAKSANAAN GIZI PADA PASIEN ANAK DENGAN GASTRO ENTERITIS di RUMAH SAKIT PERSAHABATAN ONLY IVONILA RIWU ( ) 
Demam Tifoid Eggi Arguni.
DIET PASIEN GANGGUAN SALURAN PENCERNAAN
JENIS-JENIS VITAMIN DAN FUNGSINYA
PROTEIN Oleh : Kelompok 3 Chreistin Maylinda Tumbol Muhammad Fahmi
MARASMUS MATERI KULIAH.
Idiopatik Diabetes Mellitus (DM)
EPIDEMIOLOGI DIARE by WIDYA HC.
GIZI PADA LANSIA Oleh : SILVIA MELINI
KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELECTROLIT
PENYAKIT HIPOKALEMIA.
MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT (MTBS) LANJUTAN Riana Aini, Amd.Keb.
BAB: 5 SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA
TYPOID PADA ANAK.
Disusun Oleh: Nama : IMELDA SAPUTRI Npm : Sesi : A
From PSC with love.... Ridlo MemeL Widhi AB3 Anietah Apingx
DIARE Diare akut  keluarnya BAB 1x/ lebih yg berbentuk cair dlm 1 hari/ lebih & berlangsung < 14 hari (Cohen MB) Diare  episode keluarnya tinja cair.
FISIOLOGI SISTEM PENCERNAAN
PATOFISIOLOGI INFEKSI OPORTUNISTIK
MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT (MTBS) LANJUTAN.
DEMAM.
ASKEP COLITIS ULSERATIF
Swamedikasi pada Diare
Penatalaksanaan Diare Berdasarkan MTBS
PENANGANAN ANAK DENGAN DIARE
ASUHAN KEPERAWATAN DAN MANAJEMEN ASUHAN PADA KASUS DIARE
‘’DIARE PADA ANAK DAN DEWASA’’
Diare Kelompok 1.
Diare Pada Anak.
PROSES PENUAAN Saptawati Bardosono 9/17/2018.
CONCEPT MAPPING ABOUT DIARE DI SUSUN OLEH : AWINDA SARI AHMAD REDHO HILDA NUR AFNI RAMADHAN SUPRIADIN Y. KALVEIN M.M.
DIARRHEA (DIARE) Merupakan keadaan terjadinya peningkatan dari volume, kepadatan dan frekuensi dari keadaan buang air besar dibanding pola kebiasaan yang.
Penyakit Typus By:Riccy Lee Girsang.
PKMRS RSUD DR. ADJIDARMO KAB. LEBAK
FARMAKOTERAPI DIARE AKUT Rustamaji
MALNUTRISI.
HIPEREMISIS GRAVIDARUM
Ns. Yanti Rostianti, S.Kep, M.SI
Transcript presentasi:

OLEH: Ns. Titik Anggraeni, S.Kp.,M.Kes. ASKEP DIARE PADA ANAK OLEH: Ns. Titik Anggraeni, S.Kp.,M.Kes.

Pengertian Diare adalah keadaan frekuensi buang air besar lebih dari 4 kali pada bayi dan lebih dari 3 kali pada anak, dengan konsistensi feses cair, dapat berwarna hijau atau dapat bercampur lendir dan darah atau lendir saja (Ngastiyah, 1997)

Etiologi: Faktor infeksi : Enteral : infeksi saluran pencernaan oleh bakteri, virus dan parasit Parenteral : infeksi diluar saluran pencernaan Faktor malabsorsi : karbohidrat, lemak dan protein Faktor makanan Faktor psikologis

Mekanisme dasar diare: Gangguan osmotik Gangguan sekresi Gangguan motilitas usus

Manifestasi klinik: Awitan: rewel, cengeng, gelisah, nafsu makan menurun. Suhu meningkat Tinja cair, kadang bercampur lendir dan darah Muntah, bibir dan kulit kering, turgor kulit berkurang Lemah dan pucat

Akibat diare akut maupun kronik: Kehilangan air da elektrolit Gangguan gizi Hipoglikemia Gangguan sirkulasi darah

Pathway diare Etiologi: faktor infeksi, malabsorbsi, makanan dan psikologis Makanan yg tdk dpt diserap Adanya toksik/zat tertentu pada dinding usus Hiperperistaltik atau hipoperistaltik Peningkatan sekresi air dan elektrolit ke dlm rongga usus Tekanan osmotik rongga usus meningkat Usus tdk mampu menyerap makanan Air dan elektrolit dlm usus meningkat Peningkatan isi rongga usus Merangsang usus utk mengeluarkan Diare

Lanjutan Pathway Diare Penyerapan sari makanan menurun Anak gelisah, rewel Tinja cair, berlendir, berulang Nutrisi kurang dari kebutuhan Cemas pada orang tua Output cairan meningkat kelemahan Intoleransi aktivitas Nyeri Cairan kurang dari kebutuhan Anus lecet Gangguan integritas kulit

Komplikasi: Dehidrasi Kejang hipovolumik Hipokalemia Hipoglikemia Malnutrisi energi protein

Pemeriksaan penunjang: Elektrolit feses