KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Kerangka Kerja Kompetensi TIK untuk Guru
Advertisements

UNDANG–UNDANG NO. 20 TH.2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
PEMBELAJARAN SAINTIFIK DAN PENILAIAN AUTENTIK
 APA YANG BAPAK/IBU TAHU TENTANG KURIKULUM 2013.
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2014 Tentang PERAN GURU TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DAN GURU KETERAMPILAN.
KEBIJAKAN DITJEN DIKTI DALAM MEMPERSIAPKAN AKREDITASI PERGRUAN TINGGI ILLAH SAILAH DIREKTUR PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN DITJEN DIKTI-KEMDIKBUD.
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PENERAPAN PENDEKATAN.
Kerangka Strategis Mendikbud
PENDEKATAN SCIENTIFIC MATA PELAJARAN PRAKARYA
Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
BINDIKLAT Kebijakan Direktorat Departemen Pendidikan Nasional
Penjaminan Mutu Pendidikan
Direktorat Pembinaan SMA PANDUAN PENYELENGGARAAN
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
Landasan Kurikulum 2013 UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional: Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, bahan.
KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC
IMPLEMENTASIKURIKULUM 2013
Pengantar Diskusi Komisi I PAUD dan DIKMAS
LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) JAWA TIMUR
KEBIJAKAN SBI dan RSBI Kementerian Pendidikan Nasional
LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) JAWA TIMUR
KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
SOSIALISASI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA
HASIL SIDANG KOMISI VIII RENSTRA DEPDIKNAS
Pendidikan Sebagai Suatu Sistem
Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal
TERWUJUDNYA PENDIDIKAN YANG UNGGUL, KREATIF DAN RELIGIUS
PAPARAN CALON KEPALA SEKOLAH
PENGEMBANGAN LPTK DAN PPG
RENCANA program 2017 SUBDIT KELEMBAGAAN DAN SARANA PRASARANA
Kurikulum sekolah rintisan bertaraf intenasional
Oleh : Drs. H. JAMUN EFENDI,M.Pd.i
Pembelajaran saintifik Implementasi Kurikulum 2013
PEMBELAJARAN SAINTIFIK DAN PENILAIAN AUTENTIK
DITJEN MANAJEMEN DIKDASMEN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
PENYUSUNAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
RENCANA DAN STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI KAB. BUNGO
Materi dan Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
PENGEMBANGAN RPP Implementasi Kurikulum
KEBIJAKAN SBI dan RSBI Kementerian Pendidikan Nasional
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
UNDANG–UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
Standar Nasional Pendidikan
BIMBINGAN TEKNIS PENINGKATAN
Pembelajaran saintifik Implementasi Kurikulum 2013
PERAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM
PROGRAM STUDI KEDOKTERAN
KONSEP PENDEKATAN SCIENTIFIC
Materi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 30 Mei 2017 RAPAT KABINET TERBATAS 1. Evaluasi Paruh Waktu RPJMN APBNP Tahun 2017.
PEMBANGUNAN PENDIDIKAN Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
MUATAN LOKAL KURIKULUM MUATAN LOKAL
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
2018 Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
BIRO HUKUM DAN ORGANISASI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
PEMBELAJARAN SAINTIFIK DAN PENILAIAN AUTENTIK Workshop Wakasek Kurikulum.
Model PAUD dan Dikmas Sebagai Dukungan Penjaminan Mutu Lembaga
Kebijakan Pemerintah DALAM Pengembangan Perpustakaan Sekolah
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2014 DR. AYUBA PANTU, M.Pd.
UNGGUL DALAM PRESTASI AKADEMIK UNGGUL DALAM PRESTASI NON AKADEMIK UNGGUL DALAM PENCAPAIAN HASIL NILAI UJIAN NASIONAL UNGGUL DALAM PENINGKATAN PROFESIONALISME.
Pembangunan Jawa Barat Disdik Provinsi Jawa Barat
SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) SOSIALISASI Disampaikan pada: Kegiatan Sosialisasi SPMI Diknas Kab. Kepulauan Sula Oleh: Sulman Sibela, S.Pd KEMENTERIAN.
OLEH : Plt. KEPALA DINAS PENDIDKAN ILYAS S. SITORUS, SE, M.Pd.
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KONSEP PENDEKATAN.
Transcript presentasi:

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 1

BIODATA PEMBICARA : Nama Lengkap : H. Mohamad Adning, S.Pd, M.Pd Jabatan : Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran Muda di Pustekkom Kemdikbud Alamat : Jl. Komp. Kejaksaan Agung RI, Blok A. No. 16, Ciputat E-mail : adning@kemdikbud.go.id Hp/WA : 0816 1177 524 Pengalaman Produksi Produser Film Bioskop: Kau dan Aku Cinta Indonesia Pengarah acara Bunda Pintar di radio Suara Edukasi Pengkaji Media untuk beberapa video pembelajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Penulis Naskah video, audio pembelajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Konsep, Philosofi & Kebijakan Pendayagunaan TIK untuk Pendidikan 3

Kabupaten/kota : 446 Kecamatan : 5.263 Desa : 62.806 Penduduk : 247 juta Luas Wilayah : 5.193.252 km2 Bentangan Horisontal : 1/8 kel. Bumi Jumlah Pulau : 17.508 Garis Pantai : 80.000 km

Tantangan Pendidikan Di Indonesia Masih banyak anak usia sekolah yang belum dapat menikmati pendidikan dasar 9 tahun Dari anak usia sekolah 7-12 tahun  masih dibawah 80% (APK SMP 85,22; APK SMA 52,2) Tidak meratanya penyebaran sarana dan prasarana pendidikan/sekolah (sebagai contoh; tidak semua sekolah memiliki telepon, apalagi koneksi internet) Kota vs Desa/Daerah Terpencil/Daerah Perbatasan Indonesia Barat vs Indonesia Timur Tidak seragamnya dan masih rendahnya mutu pendidikan di setiap jenjang sekolah Tingkat kelulusan UN  masih rendah Nilau UN yang diperoleh siswa  masih rendah

Tantangan Pendidikan Di Indonesia (2) Tenaga Pengajar Jumlah guru yang ada 2.692.217, yang memenuhi syarat sertifikasi 727.381 orang atau 27%  perlu 1.964.836 atau 73% Survey HDI th 2005, Indonesia menduduki ranking 112 dari 175 negara (jauh berada di bawah Malaysia dan Bangladesh) Rendahnya tingkat pemanfaatan ICT di sekolah/kampus (Digital Divide) Tidak semua sekolah mempunyai sarana ICT Dari yang sudah ada ICT  penggunaanya kurang optimal (utilitas rendah)

Komitmen e-Pendidikan di dalam Renstra Kemdibud 2010-2014 VISI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2014 “Terselenggarannya Layanan Prima Pendidikan Nasional untuk Membentuk Insan Indonesia Cerdas Komprehensif“ VISI MISI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2010 – 2014 (MISI 5K) Meningkatkan Ketersediaan Layanan Pendidikan Meningkatkan Keterjangkauan Layanan Pendidikan Meningkatkan Kualitas/Mutu dan Relevansi Layanan Pendidikan Meningkatkan Kesetaraan dalam Memperoleh Layanan Pendidikan Meningkatkan Jaminan Kepastian Memperoleh Layanan Pendidikan MISI 5K MOTTO “Melayani Semua dengan Amanah” Tersedia dan Terjangkaunya Layanan PAUD Berkualitas Tersedia, Terjangkaunya, dan Terjaminnya Kepastian memperoleh Layanan Pendidikan Dasar Berkualitas Tersedia dan Terjangkaunya Layanan Pendidikan Menengah yang Berkualitas dan Relevan Tersedia dan Terjangkaunya Layanan Pendidikan Tinggi Berkualitas, Relevan, dan Berdaya Saing Internasional Tersedia dan Terjangkaunya Layanan Pendidikan Orang Dewasa Berkelanjutan Tersedianya Sistem Tata Kelola yang Handal STRATEGIS TUJUAN Peningkatan Kompetensi Pendidik Penguatan Manajemen Satuan Pendidikan Penyempurnaan Sistem Pembelajaran Data &Informasi Serta Akreditasi Pendidikan Penyediaan Sarana Dan Prasarana Subsidi Untuk Pendidikan Formal Subsidi PNFI Penataan Struktur Organisasi Pengelolaan Aset BMN Penguatan Sistem Pengawasan Penguatan Akuntabilitas STRATEGI PENINGKATAN MUTU LPTK & LULUSANNYA PEMBERDAYAAN KEPSEK & PENGAWAS SEKOLAH PENERAPAN METODOLOGI PEND.AKHLAK MULIA &KARAKTER BANGSA PENGEMBANGAN METODOLOGI PEND. YG MEMBANGUN MANUSIA BERJIWA KREATIF, INOVATIF, SPORTIF & WIRAUSAHA KETERPADUAN SISTEM EVALUASI PENDIDIKAN PENGUATAN & PERLUASAN PEMANFAATAN TIK PENYEDIAAN BUKU TEKS MURAH PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DUNIA USAHA PENGUATAN DAN PERLUASAN PNFI REFORMASI BIROKRASI KOORDINASI ANTAR K/LSERTA PUSAT & DAERAH AKSELERASI PEMBANGUNAN PEND. DI DAERAH PERBATASAN, TERTINGGAL & BENCANA SERTIFKASI & KUALIFIKASI GURU RASIONALISASI PENDANAAN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT PENYELARASAN PENDIDIKAN DENGAN KEBUTUHAN DUNIA USAHA DAN DUNIA INDUSTRI ARAH KEBIJAKAN

LANDASAN HUKUM Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan. Permendikbud Nomor 24 Tahun 2007 Standar Sarana dan Prasarana untuk SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 38 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional Permendikbud No 68 Tahun 2014 Tentang Peran Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Guru Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi dalam Implementasi Kurikulum 2013 2. Pelaksanaan Proses pembelajaran : Buku teks pelajaran a. buku teks pelajaran yang akan digunakan oleh sekolah/madrasah dipilih melalui rapat guru dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah dari bukubuku teks pelajaran yang ditetapkan oleh Menteri; b. rasio buku teks pelajaran untuk peserta didik adalah 1 : 1 per mata pelajaran; c. selain buku teks pelajaran, guru menggunakan buku panduan guru, buku pengayaan, buku referensi dan sumber belajar lainnya; d. guru membiasakan peserta didik menggunakan buku-buku dan sumber belajar lain yang ada di perpustakaan sekolah/madrasah.

? How do we handle this? ICT= Information and Communication Technology TIK= Teknologi Informasi dan Komunikasi ?

AKTIVITAS BELAJAR BERPUSAT PADA SISWA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK (PENDEKATAN DALAM KURIKULUM 2013) KEGIATAN AKTIVITAS BELAJAR MENGAMATI (OBSERVING) MELIHAT, MENGAMATI, MEMBACA, MENDENGAR, MENYIMAK (TANPA DAN DENGAN ALAT) MENANYA (QUESTIONING) MENGAJUKAN PERTANYAAN DARI YANG FAKTUAL SAMPAI KE YANG BERSIAT HIPOTESIS DIAWALI DENGAN BIMBINGAN GURU SAMPAI DENGAN MANDIRI (MENJADI SUATU KEBIASAAN) PENGUMPULAN DATA (EXPERIMENTING) MENENTUKAN DATA YANG DIPERLUKAN DARI PERTANYAAN YANG DIAJUKAN MENENTUKAN SUMBER DATA (BENDA, DOKUMEN, BUKU, ESKPERIMEN) MENGUMPULKAN DATA

AKTIVITAS BELAJAR BERPUSAT PADA SISWA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK (PENDEKATAN DALAM KURIKULUM 2013) KEGIATAN AKTIVITAS BELAJAR MENGASOSIASI (ASSOCIATING) MENGANALISIS DATA DALAM BENTUK MEMBUAT KATEGORI, MENENTUKAN HUBUNGAN DATA/KATEGORI MENYIMPULKAN DARI HASIL ANALISIS DATA DIMULAI DARI UNSTRUCTURED-UNI STRUCTURE-MULTI STRUCTURE-COMPLICATED STRUCTURE MENGOMUNI-KASIKAN (COMMUNICATING) MENYAMPAIKAN HASIL KONSEPTUALISASI DALAM BENTUK LISAN, TULISAN, DIAGRAM, BAGAN, GAMBAR ATAU MEDIA LAINNYA

KONSEP PEMANFAATAN TIK DALAM PEMBELAJARAN KURIKULUM 1 2 3 4 5 Guru Guru dgn media Media Guru Media Media Guru Peserta Didik

Penggunaan teknologi yg tepat, efisien dan efektif

Terima Kasih 16