SATGANA PMI 30 orang Tenaga Sukarela Korps Sukarela

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PERAN PEMERINTAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA
Advertisements

Permendiknas No. 19 Tahun 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
PEMBINA PMR MADYA PALANG MERAH INDONESIA (PMI)
KEPALA INSPEKTORAT UTAMA SEKRETARIAT UTAMA 1
Syarat Anggota Kelompok :
PANDUAN.
Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M)
Modul 3: Tanggapan Cepat
PENANGGULANGAN BENCANA Ka.Sub. Div. Tanggap Darurat dan Pemulihan
QUALITY ASSURANCE SPECIALIST (QAS) dan KETERKAITAN DENGAN PPM
PENGORGANISASI BIDANG KEPERAWATAN
PENGANTAR TANGGAP DARURAT
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)
GERAKAN PALANG MERAH DAN BULAN SABIT MERAH INTERNASIONAL
GERAKAN PALANG MERAH DAN BULAN SABIT MERAH INTERNASIONAL.
TANGGAP DARURAT BENCANA PALANG MERAH INDONESIA
Kepalangmerahan dan HPI
Penanggulangan Bencana
Penanggulangan Bencana
SATGANA PMI.
UNCLASSIFIED SEP 2015 Jakarta, Indonesia GEMA BHAKTI 15 Urban Search and Rescue.
Manajemen Relawan Workshop Relawan
SISTEM INFORMASI PENANGGULANGAN KRISIS AKIBAT BENCANA
Biro Administrasi Kesra dan Kemasyarakatan Setda DIY
PERGURUAN TINGGI IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMIN MUTU INTERNAL
Menerapkan manajemen dan administrasi di bidang Farmasi
PENANGANAN BENCANA NASIONAL
MITIGASI DAN PENANGANAN DARURAT BENCANA
PESERTA PELATIHAN AKREDITASI FKTP PUSKESMAS KECAMATAN CENGKARENG
Permendiknas No. 19 Tahun 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
DIREKTORAT RISET DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS INDONESIA 2009
Proses Manajemen Bencana
Sapartinah Markus PENGERTIAN DAN CAKUPAN TKSM
Manajer Kewirausahaan : Kompetensi Kewirausahaan Chapter 22
Assessment PMI PROVINSI (SATGANA PUSAT).
PENGGUDANGAN LOGISTIK
Tujuh Standar Keselamatan Pasien
Memahami Kerangka Kerja Implementasi CoE
Simulasi Bencana & Kampanye Hidup sehat
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN LEBAK
STANDAR PENGELOLA PKBM
SMK3 : Pengelolaan SDM dan Kepemimpinan
S E L A M A T D A T A N G.
BIMBINGAN TEKNIS PENINGKATAN
PALANG MERAH INDONESIA Oleh : Drs. Agus Heryanto, M.Si.
Fungsi Anggaran Fungsi otorisasi: Anggaran Negara menjadi dasar untuk melaksanakan pendapatan dan belanja pada tahun yang bersangkutan. Fungsi perencanaan:
Menyelamatkan Arsip Dari Bencana : Antara Idealisme dan Realitas
Pengantar akreditasi rumah sakit di Indonesia
STANDAR PRAKTEK KEPERAWATAN
PRINSIP DASAR MANAJEMEN BENCANA
PERAN PEMERINTAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA
ASPEK-ASPEK SOSIAL BUDAYA DALAM PELAYANAN KEBIDANAN
PENYELENGGARAAN PENANGGULANGAN BENCANA
DASAR Amanat UU Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan dalam Pasal 47, Pasal 48 dan Pasal 50. (terkait kelembagaan) serta Pasal 87.
Disusun oleh : Dra. Prasinta Dewi, MAP
Awal Prasetyo Oleh: Wakil Ketua II 16-Sep-18
PERMENSOS NO. 5 TAHUN 2016 TENTANG PELAKSANAAN PP 76 TAHUN 2015
STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (SNP) di SATUAN PENDIDIKAN
Pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif Masyarakat Peduli, Tanggap serta Mampu untuk Hidup Bersih dan Sehat Disampaikan pada: Orientasi Kader Pemberdayaan.
Materi 8: SISTIM KOMANDO TANGGAP DARURAT BENCANA
Materi 3 MANAJEMEN OPERASI TANGGAP DARURAT
ORIENTASI DIKLATSAR KORPS SUKARELAWAN Suherwin KSR PMI Unit Markas PMI Gowa.
PERAN RELAWAN PENANGGULANGAN BENCANA
Logistic Management in Disaster
PROSES MANAJEMEN BENCANA
Dasar Hukum : 1. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 Pasal 18 Tentang Penanggulangan Bencana 2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2008 Tentang.
MITIGASI SIAGA BENCANA BERBASIS MASYARAKAT
TUGAS POKOK 1. Bertugas membantu Ketua dalam memimpin pelaksanaan kegiatan dibidang Keuangan dan administrasi umum. 2. Bertanggung jawab kepada Ketua.
PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA ENERGI DIREKTORAT PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA DIREKTUR JENDERAL PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN.
Oleh : Dahlan Yusuf, ST. M.Sc Kepala Bidang Rehab dan Rekon BPBD Kota Tidore Kepulauan BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KOTA TIDORE KEPULAUAN TAHUN.
Transcript presentasi:

SATGANA PMI 30 orang Tenaga Sukarela Korps Sukarela Tim yang dimobilisasi untuk melaksanakan pelayanan tanggap darurat bencana

STRUKTUR OPERASIONAL

Struktur Operasional Satgana PMI Daerah

Sistem Mobilisasi Satgana 1. Warning / Peringatan 2. Alert / Pesan 3. Mobilisasi

MEKANISME MOBILISASI Briefing Tim oleh Pengurus/Kamacab/Koordinator Pengajuan kebutuhan Sumber daya dan Ren.op Mengaktifkan Posko Asesmen & fungsi-fungsi pelayanan tanggap darurat Koordinasi dgn pihak terkait & Lap.kegiatan Evaluasi harian dan laporan berkala Inventarisasi perlengkapan dan peralatan Laporan pertanggungjawaban

TUGAS KELOMPOK Jabarkan tugas masing2 bidang : Kelompok 1 : Korlap, dukungan administrasi, Humas, Keuangan, IT Kelompok 2 : Logistik, PSP, RFL, Watsan Kelompok 3 : Relief dan distribusi, DU, Ambulance,Yankes,Pengurus Kelompok 4 : Shelter,PP,Asesmen,Evakuasi, Markas PMI Waktu 20 menit, presentasi 5 menit

URAIAN TUGAS Pengurus PMI Memerintahkan Korlap untuk menyiapkan langkah – langkah operasional tanggap darurat Memerintahkan Kamacab PMI menyiapkan kebutuhan tim Satgana di lapangan ( surat tugas, asuransi, dll) Koordinasi dengan lintas terkait Mengkaji anggaran dan menyetujui sesuai kebutuhan operasi tanggap darurat Monev dan pelaporan

Markas PMI Melaksanakan perintah Pengurus dalam mencukupi kebutuhan penugasan tim Satgana Menyampaikan saran Mendampingi dan mengawasi pelaksanaan operasi tanggap darurat

Koordinator Lapangan Memimpin Kegiatan Memberi tugas pada unit pelayanan dan dukungan administrasi Mengkoordinir setiap kegiatan pada lintas sektoral Melaporkan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas kepada Pengurus / Kamacab.

Dukungan Administrasi Tata usaha dan hubungan masyarakat Mengelola sistem pengarsipan Mengkaji kebutuhan yang diperlukan Menyiapkan sarana bantuan, administrasi untuk logistik, keuangan Bertanggungjawab & melaporkan kegiatan kepada KamaCab melalui Komandan Satgana

Pencarian dan evakuasi korban Pertolongan pertama jika diperlukan Laporan kegiatan Membantu mendirikan penampungan Transportasi

Assesment Analisa data dari hasil asesmen Asesmen di wilayah yang terkena dampak Analisa data dari hasil asesmen Menyediakan data untuk pertimbangan pengambilan keputusan dalam operasi Mengumpulkan data yang berhubungan dengan kebutuhan prioritas korban Up dating data terkait Laporan kegiatan

Pertolongan Pertama Penyelamatan dan pengamanan korban Pertolongan Pertama secara langsung Membuat data mengenai pelayanan (jenis luka atau kondisi korban) Laporan kegiatan

Penampungan Darurat Memilih lokasi untuk mendirikan penampungan darurat Mendirikan penampungan darurat Berkoordinasi dengan unit Wtsan mengenai kebuthan air dan sanitasi di penampungan darurat Laporan kegiatan

Pelayanan Kesehatan Pelayanan kesehatan darurat Membantu Rumah sakit lapangan Berkoordinasi dengan petugas kesehatan yang lain Rekomendasi kepada komandan terkait pelayanan kesehatan Laporan kegiatan

Ambulance Berkoordinasi dengan unit pelayanan kesehatan dalam mobile clinic Evakuasi korban Laporan kegiatan

Dapur Umum Mempersiapkan makanan untuk korban dan seluruh petugas Penyusunan menu makanan Pelibatan masyarakat Mempersiapkan logistik terkait dapur umum Laporan kegiatan

Relief / distribusi Melakukan operasi relief Menentukan titik-titik distribusi Administrasi logistik Database relief ( dimana, apa, berapa) Laporan kegiatan

Watsan Kegiatan watsan Berkoordinasi dengan unit pelayanan shelter Pengkajian titik-titik air Laporan kegiatan

Restoring Family Links Melakukan kegiatan RFL Membuat daftar saya selamat- saya mencari Menyediakan media ( satphone,RCM ) untuk menghubungi keluarga Menfasilitasi reunifikasi Laporan kegiatan

P S P Memberikan konseling dan mental support Laporan kegiatan

Logistik Menerima dan mengeluarkan barang dari gudang tanggap darurat Inventarisasi dan tertib administrasi logistik Memilih lokasi gudang logistik tanggap darurat Laporan kegiatan

Teknologi Informasi Asesmen kebutuhan akses informasi Menjamin ketersediaan alat dan akses komunikasi Melakukan perawatan peralatan TI Laporan kegiatan

Keuangan Pencatatan arus keluar masuk keuangan Membuat filing bukti pembayaran, penerimaan dan pengularan uang Bertanggungjawab atas pengelolaan keuangan Laporan kegiatan

Humas Pengembangan citra PMI Diseminasi Kepalangmerahan Informasi yang berhubungan dengan operasi di lapangan Laporan kegiatan

PERLENGKAPAN SATGANA PERORANGAN

PERLENGKAPAN SATGANA T I M

Contoh Atribut Anggota Satgana

SATGANA PMI DI ABAD 21

HARUS TAMPILKAN CITRA BAIK ? SATGANA : POSISI TERDEPAN HARUS TAMPILKAN CITRA BAIK BAGAIMANA CARA HARUS TAMPILKAN CITRA BAIK ?

Abad ke – 21 ditandai dengan : Perubahan yang makin cepat ; Tantangan makin meningkat ; Ketidak pastian makin meningkat ; Kompetisi makin ketat Supaya berhasil SATGANA kini harus : Mampu memberikan tanggapan yang cepat ; Fleksibel dan mampu beradaptasi ; Menyadari kualitas ; Terfokus pada konsumen ; Dapat berinovasi .

Di era kini SATGANA HARUS Dapat beradaptasi ; Berkomitmen ; Bermotivasi tinggi ; Terampil ; Energik ; Nyaman dengan keragaman kompleksitas & perubahan ; Pekerja kelompok yang baik Etis .

PROFESIONAL : BEKERJA SESUAI DENGAN KOMPETENSI DAN KEWENANGANNYA BERBASIS ATURAN HUKUM INTERNASIONAL, NASIONAL, ATURAN INTERNAL PALANG MERAH PETUNJUK PELAKSANAAN PEDOMAN PERILAKU

SATGANA Kompetensi umum : Memahami gerakan PM Memahami konsep 7 prinsip dasar PM Memahami ketentuan-ketentuan dasar HPI dan lambang Memahami organisasi PMI, Visi, Misi dan Program

SATGANA Kompetensi khusus : Menguasai dan mampu menerapkan manajemen khusus dan SOP dari masing-masing bidang penugasan.

PMI merupakan satu-satunya Organisasi yg menjalankan fungsi Kep.Pres No.25 Th. 1950 jo Kep.Pres No.246 Th 1963 : PMI merupakan satu-satunya Organisasi yg menjalankan fungsi Kepalangmerahan menurut Konvensi Geneva 1864, 1906, 1929,1949 Landasan Hukum Nasional Bagi PMI Untuk Terjun Dalam Konflik Senjata

Implikasi : SATGANA harus berkemampuan & profesional Menjalankan pelayanan berdasarkan kemampuan, terencana dan tepat waktu. SATGANA harus dibina secara berkelanjutan : pasca latihan dan pelatihan. Fokus SATGANA pd pelayanan masyarakat Bukan berorientasi pd lomba.

Dasar Pemikiran : Keberhasilan SATGANA Dalam Jalankan Tugas : Mendorong tumbuhnya apresiasi positif masyarakat untuk PMI. Tumbuhkan kepercayaan masyarakat pd PMI. PMI didukung masyarakat. Bulan Dana PMI lancar. Dana PMI mencukupi untuk pengembangan – peningkatan kemampuan KSR.

Penting Pembekalan – Pelatihan – Latihan – Pembinaan Pasca Pelatihan dan Pasca Latihan Secara Berkelanjutan Untuk SATGANA

? Terima Kasih