Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROTEKSI dan AKTIVASI Sebagai kontrol dalam sintesis organik

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROTEKSI dan AKTIVASI Sebagai kontrol dalam sintesis organik"— Transcript presentasi:

1 PROTEKSI dan AKTIVASI Sebagai kontrol dalam sintesis organik

2 A. PROTEKSI Perlindungan terhadap gugus fungsional tertentu dari suatu reaktan. Suatu gugus fungsional dapat mengganggu Reaksi pada gugus fungsional / tempat lain Dalam suatu molekul yang kompleks.

3 Contoh :

4 Pada sintesis MT-1 berdasarkan diskoneksi tersebut di atas, reagen Grignard dapat menyerang karbonil keton terlebih dahulu yang lebih reaktif menghasilkan produk yang salah (bukan MT-1). Untuk menghindari hal tersebut, maka gugus keton harus dilindungi terlebih dahulu (diproteksi). Metode yang biasa digunakan adalah membuatnya menjadi asetal /ketal siklik (direaksikan dengan etanadiol / etilenglikol).

5 Asetal / ketal, sebagaimana eter lainnya, stabil terhadap kebanyakan reagen, seperti: basa, reagen hidrida, reagen Grignard dan kondisi reduksi katalitik. Asetal / ketal tidak stabil terhadap asam, sehingga mudah dilepaskan kembali dalam kondisi ini setelah reaksi yang dimaksudkan selesai. Syarat suatu senyawa untuk dapat digunakan sebagai gugus pelindung ( protecting agent) adalah: 1. Mudah dimasukkan dan dilepaskan kembali 2. Tidak bereaksi dengan reagent yang bersangkutan

6 Proteksi melibatkan 3 langkah reaksi, yaitu:
1. Pembentukan suatu turunan yang inert (Direaksikan dengan gugus proteksi) 2. Menjalankan reaksi yang diinginkan 3. Melepaskan kembali gugus proteksi

7

8 A. AKTIVASI Proses menambah reaktivitas suatu gugus / region tertentu dari suatu reaktan. Kadang-kadang aktivasi gugus / region tertentu lebih baik dari pada proteksi suatu gugus / bagian tertentu dari molekul.

9 Contoh :

10 Sintesis : Reaksi ini hanya memberikan rendemen hasil yang rendah, karena produk reaksi sama reaktifnya dengan “starting material”, sehingga reaksi selanjutnya bisa terjadi.

11 Kita tidak dapat melindungi gugus karbonil tanpa menghentikan reaksi
Kita tidak dapat melindungi gugus karbonil tanpa menghentikan reaksi. Untuk itu dilakukan aktivasi satu posisi dengan menambahkan gugus aktivasi CO2Et dan menggunakan ester Etil asetoasetat sebagai ekivalen sintetik dari anion aseton. Setelah reaksi alkilasi dengan PhCH2Br selesai, maka gugus aktivasi (CO2Et) dapat dihilangkan dengan cara Hidrolisis dan Dekarboksilasi

12 Reaksi :

13 Mekanisme reaksi :

14 Proteksi dan Aktivasi dapat dilakukan bersama-sama dalam suatu molekul reaktan.
Contoh:

15  Proteksi dan Aktivasi pada asam asetat akan
menghasilkan Ester Malonat. Tidak lagi bersifat asam H bersifat asam, karena diapit oleh 2 buah gugus karbonil yang bersifat sebagai penerik elektron Mudah terenolisasi


Download ppt "PROTEKSI dan AKTIVASI Sebagai kontrol dalam sintesis organik"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google