Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

HOSPICE CARE YULIATI SKP,MM.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "HOSPICE CARE YULIATI SKP,MM."— Transcript presentasi:

1 HOSPICE CARE YULIATI SKP,MM

2 Latar Belakang Perlunya Hospice Care
Hospice adalah suatu tempat perawatan yang ditujukan untuk pasien yang menderita penyakit-penyakit kronis seperti kanker, jantung, AIDS, Stroke dll dimana harapan hidup penderita sangat tipis, sehingga kemudian fasilitas kesehatan ini lebih ditujukan pada perawatan daripada pengobatan

3 Latar Belakang Hospice bertujuan untuk memanusiawikan para penderita penyakit kronis tersebut, agar menjalani kehidupannya (terutama pengobatan atau akhir hidupnya) tidak terikat pada rutinitas obat-obatan dan kejenuhan tinggal dirumah sakit, melainkan lebih pada perawatan, peningkatan kualitas hidup serta dukungan emosional pada penderita maupun keluarganya.

4 PENGERTIAN Hospital for people who are dying
( Rumah sakit untuk orang-orang yang sekarat) Oxford Advanced Learned Dictionary 105. An estabilishment or a program that provides for physical and emotional needs of terminally ill patients ( suatu badan atau program yang disediakn untuk mengobati secara fisik maupun emosional dari pasien tahap terminal) The American Heritage Dictionary )

5 Pengertian Hospice Care adalah pelayanan perawatan untuk meringankan penyakit lanjutan atau penyakit terminal dari klien di rumah sakit dan melanjutkan pelayanan perawatan di rumah dibawah pengawasan medicare. Pelayanan Hospice Care tersebut mempertimbangkan kebutuhan khusus dari klien dengan penyakit terminal atau yang akan meningga dunia, sehingga klien memililiki kesempatan untuk meninggal di rumah sesuai dengan keinginan mereka dengan dukungan keluarga sepenuhnya.

6 Pengertian Hospice care adalah perawatan pasien terminal ( Stadium Akhir) dimana pengobatan terhadap penyakitnya tidak diperlukan lagi. Perawatan ini bertujuan meringankan penderitaan dan rasa tidak nyaman dari pasien, berlandaskan pada aspek biopsikososiospiritual (Hospice Home Care, 2011

7 Sejarah Perkembangan Hospice Care
Hospice adalah sebuah konsep dari penanganan yang diperoleh dari zaman pertengahan, yang merupakan simbolisasi dari sebuah tempat dimana para pengelan peziarah dan orang-orang yang sakit, orang- orang yang menderita luka atau sekarat bisa beristirahat dan merasa nyaman .

8 Hospice yang bersifat kontemporer saat ini menawarkan sebuah program penanganan yang komprehensif bagi pasien dan keluarga mereka dalam menghadapi penyakit yang mengancam hidup pasien tsb Hospice adalah sebuah konsep penanganan dan bukan merupakan sebuah tempat tertentu untuk mendapatkan penanganan

9 Gerakan hospice modern berawal pada tahun 1960-an ketika Dr
Gerakan hospice modern berawal pada tahun 1960-an ketika Dr. Cicely Saunders mendirikaan St. Cristopher Hospice didekat kota London Program ini adalah tehnik modern pertama yang mengkombinasikan pengendalian rasa sakit dengan penangana penuh keramahan dan kasih sayang bagi pasien yg menderita penyakit yang tdk dpt disembuhkan

10 Saat ini Term Hospice mengacu kpd sebuah konsep yang terus berkembang tentang penanganan yg penuh keramahan dan penuh dengan kasih sayang, yg dpt dilakukan pada berbagai seting, spt di rmh pasien, rumah sakit atau fasilitas-fasilitas lain yg berhubungan dg kondisi yg sama Hospice Care memfokuskan pada pemeliharaan kualitas kehidupan pasien dan bukan berfokukus pada penanganan secara agresif terhadap penyakit yg dimiliki psn. Dalam penanganan ini dukungan psikologis , emosional dan spiritual diberikan utk membantu pasien dan kel mereka dlm menghadapi proses menjelang kematian pasien.

11 Konsep rumah sakit sebagai pendekatan, holistik interdisipliner untuk akhir hidup perawatan dimulai di inggris sekitar tahun Hospice medicare disahkan di Amerika Serikat pada tahun 1982 dan telah menjadi dasar dari model rumah sakit perawatan di Amerika Serikat.

12 Perawatan kesehatan dirumah bukanlah suatu konsep baru dalam sistem pelayanan kesehatan, khususnya pada praktek keperawatan komunitas. Hal ini sudah dikembangkan sejak tahun yang pada saat itu William Rathbone of Liverpool , England dan juga Florence Nightingale melakukan perawatan kesehatan di rumah dengan memberikan pengobatan pada klien (masyarakat) yang mengalami sakit, terutama mereka dengan status sosial ekonomi rendah, kondisi sanitasi, kebersihan diri dan lingkungan, gizi buruk, sehingga beresiko tinggi terhadap berbagai jenis penyakit infeksi yang umum ditemukan di masyarakat (Smith & Maurer, 2000)

13 Seiring dengan perkembangan IPTEK dan tehnologi medis di era globalisasi ini berdampak pada sistem pelayanan kesehatan dan praktek keperawatan di Indonesia kini. Tuntutan masyarakat akan kebutuhan pelayanan kesehatan juga semakin meningkat dan berubah menjadi kebutuhan perawatan di rumah, khususnya bagi klien / keluarga dengan penyakit terminal. Disamping itu perawatan dirumah juga menjadi alternatif bagi keluarga dengan usia lanjut yang cenderung mengalami penyakit dengan kondisi kronis yang membutuhkan perawatan dan pengobatan jangka panjang. Hal ini tentu sangat memberikan keuntungan bagi klien dan keluarganya, bila mempertimbangkan aspek kenyamanan dan keamanan klien dan keluarganya lebih intens dan interaksi lebih bebas bila berada dirumah sendiri. Dan pembiayaan terapi perawatan dirumah lebih murah bila dibandingkan dengan perawatan di rumah sakit (Cost Effective)

14 Hospice Care di Amerika Serikat mengikuti bentuk protokol
Hospice Care di Amerika Serikat mengikuti bentuk protokol. Terdapat fasilitas hospice, rawat inap di Rumah Sakit, disitu pasien-pasien diarahkan pada unit spesifik atau dirawat dengan cara “tempat tidur tersebar”, dengan pasien hospice menempati tempat tidur diberbagai unit . Layanan hospice rawat jalan dan hospice di rumah sering dilakukan oleh asosiasi pearawat kunjungan. Tanpa memperhatikan lingkungan, asuhan hospice dianggap tepat jika pasien tidak lagi berespon terhadap pengobatan, intervensi- intervensi untuk penyembuhan sudah habis, dan kematian sudah mengancam

15 Dalam banyak cara, hospice lebih dipahami sebagai sikap bukan sebagai tempat, program atau unit.
Pendekatan terhadap orang menjelang ajal dilingkungan hospice dilakukan dengan cara yang positif dan menghasilkan pertumbuhan. Tujuannya adalah untuk berfokus pada keberanian dan martabat pasien pada ketergantungan. Lahirnya perawatan hospice ini telah menyentuh kemanusiaan dengan asuhan paliatif yang terkoordinasi dan penuh cinta terhadap orang yang menjelang ajal dan keluarganya. Nilai yang dapat diukur berkaitan dengan pengayaan hidup dan kehidupan pada saat menjelang ajal.

16 Perkembangan Hospice Care
Di Indonesia, perawatan di Hospis atau Hospice Care merupakan hal baru. Falsafah Hospice Care adalah manusia yang menderita harus dibantu dan diringankan penderitaannya , agar kualitas hidupnya dapat ditingkatkan selama sakit sampai ajal dan meninggal dengan khusnul Khotimah.

17 Lembaga Pelayanan Kesehatan terdiri dari : Rawat Jalan Institusi
Hospice Care Communitiy Based Agency Ruang Lingkup : Pasien yang tinggal didaerah pedalaman- pedalaman Pasiendengan CA, Heart Disease, AIDS, Kidney and Lung Disease Pasien Nursing Home Pasien yang tinggal sendirian

18 Meringankan psien dari penderitaannya
Tujuan Pelayanan Hospice Care Meringankan psien dari penderitaannya Memberikan dukungan mopril, spirituil mupun pelatihan praktis dalam hal perawatan pasien bagi keluarga pasien dan prilaku rawat Memberikan dukungan moril bagi keluarga pasien selama masa duka cita

19 Dokter Perawat Pekerja sosial Relawan Tim Pelaksana Hospice Care

20 Standar Asuhan Keperawatan :
Standar I : Perawat mengumpulkandataa-data klien Standar II : Dalam menetapkan diagnosa keperawatan, perawat melakukan analisa terhadap data yang telah terkumpul Standar III : Perawat mengidentifikasi hasil yang diharapkan baik dari klien maupun lingkungannya.

21 Standar IV : Perawat mengembangkan rencana asuhan keperawatan dengan menetapkan intervensi yang akan dilakukan untuk mencapai hasil yang diharapkan. Standar V : Perawat melaksanakan rencana intervensi yang telah ditetapkan dalam perencanaan Standar VI : Perawat melakukan evaluasi terhadap kemajuan klien yang mengarah ke pencapaian hasil yang diharapkan.

22 TERIMA KASIH


Download ppt "HOSPICE CARE YULIATI SKP,MM."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google